Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DROP OUT PASIEN PADA PELAYANAN FISIOTERAPI : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Ramadhani, Gita; Oktamianti, Puput
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.29677

Abstract

Minat pasien untuk menggunakan layanan fisioterapi mencerminkan keinginan atau ketertarikan mereka dalam memanfaatkan fisioterapi sebagai solusi untuk mengatasi kondisi kesehatan atau masalah fisik yang sedang dialami. Minat kunjungan pasien pada pelayanan fisioterapi dipengaruhi oleh berbagai faktor yang beragam yang menyebabkan terjadinya pasien drop out . Memahami faktor-faktor ini penting untuk meningkatkan akses, kualitas pelayanan fisioterapi, dan dapat membantu meningkatkan kelangsungan program pengobatan sehingga berdampak positif pada hasil pemulihan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian pasien drop out pada pelayanan fisioterapi. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review melalui pencarian literatur di database Pubmed dan Google Scholar dengan kata kunci "Physiotherapy Patient”AND”Prevention”OR”Preventive”OR”Prevent”AND”Factors of Drop Out”OR”Drop Out”. Dari 703 artikel yang ditemukan, 8 artikel memenuhi kriteria inklusi berdasarkan penyaringan artikel menggunakan metodologi PRISMA. Analisis literatur mengidentifikasi beberapa faktor utama yang mempengaruhi pasien drop out , termasuk kualitas pelayanan, ketersediaan informasi, sikap, keterampilan terapis, fasilitas klinik dan biaya perawatan, kondisi kesehatan juga berperan penting. Faktor-faktor yang mempengaruhi pasien drop out pada pelayanan fisioterapi berkorelasi satu sama lain. Kualitas layanan yang lebih baik, komunikasi yang efektif, pengelolaan biaya dan aksesibilitas semuanya dapat membantu meningkatkan minat kunjungan pasien. Hasil ini dapat membantu penyedia layanan fisioterapi membuat rencana yang meningkatkan kunjungan pasien dan kualitas perawatan
Evaluasi Pelatihan Bidang Kesehatan Menggunakan Model Evaluasi Kirkpatrick: Systematic Review Tinurbaya, Afriani; Bachtiar, Adang; Oktamianti, Puput
GEMA EKONOMI Vol 12 No 4 (2023): GEMA EKONOMI
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/https://doi.org/10.55129/.v12i4.2927

Abstract

In relation to the importance of health for every human being, the Ministry of Health provides a large enough budget for improving the quality of health workers through training. However, the evaluations commonly used to measure training effectiveness are generally limited to pre-test and post-test to assess participants' knowledge before and after training (Kirkpatrick level 2 evaluation model). The Kirkpatrick evaluation model is a training evaluation model that is often used to measure the effectiveness of training, namely by measuring the achievement of results based on four levels (level 1 – level 4). Therefore, the authors intend to investigate various literature related to the evaluation model from various levels, which can be developed to evaluate the training of health workers by the Ministry of Health. This literature review follows PRISMA guidelines. Database searches were carried out through PubMed, Scopus and ProQuest search channels in the last 5 years (2017-2022). The results show that level 2 evaluation is most often used to assess the effectiveness of health training outcomes, namely by assessing the improvement of participants' knowledge and skills after training. Fewer level 3 and level 4 evaluations are conducted due to limited time, funds, experience, and tools. However, since each level in Kirkpatrick's evaluation model is interrelated, it is important to be able to evaluate each level sequentially so that information related to training effectiveness can be clearly depicted. Therefore, the Ministry of Health needs to prepare all the necessary resources to be able to assess the effectiveness of training at each level.
ANALISIS HUBUNGAN KUALITAS KEHIDUPAN KERJA DENGAN KINERJA BIDAN DESA DI KABUPATEN SUMEDANG TAHUN 2023 Wahidatul, Vilcka; Oktamianti, Puput
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.17583

Abstract

Pentingnya peran tenaga Kesehatan dalam peningkatan derajat Kesehatan. Salah satu Tindakan yang diambil oleh pemerintah adalah memeperluas cakupan pelyanan bidan di fasilitas Kesehatan dasar. Dalam melaksanakan tugasnya bidan harus memenuhi standar yang menjamin kualitas pelayanan yang diberikan. Tingkat efektifitas dan efesiensi layanan Kesehatan ibu dan anak dapat diukur melalui indicator cakupan K1, K4, KF3 dan pertolongan persalinan oleh tenaga Kesehatan.  Peran kinerja bidan desa di Kabupaten Sumedang belum maksimal sehingga perlu dilakukan analisis hubungan kualitas kehidupan kerjja dengan kinerja Bidan Desa di Kabupaten Sumedang tahun 2023 sebagai tujuan penelitian. penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini yaitu seluruh Bidan Desa Kabupaten Sumedang dengan sampel penelitian sebanyak 80 responden. Variabel independent yaitu kinerja bidan desa dan variable dependennya yaitu Kualitas Kehidupan Kerja. Penelitian ini menggunakan kuesioner dengan metode analisis data chi square. Hasil tidak ada hubungan antara kualitas kehidupan kerja dengan kinerja bidan desa. Tidak ada hubungan antara kualitas kehidupan kerja dengan kinerja bidam desa di Kabupaten Sumedang tahun 2023
PATIENTS SATISFACTION ANALYSIS OF PRIMARY HEALTHCARE SERVICE QUALITY IN BONDOWOSO, INDONESIA Nazhifah, Naurah; Bachtiar, Adang; Oktamianti, Puput; Candi, Cicilya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20120

Abstract

Indicators of efficiency and quality in healthcare often include patient satisfaction with the care they received. Health managers and policymakers may benefit greatly from the information gleaned from patient satisfaction surveys when conducting analyses of the existing state, awareness, quality, and quantity of process improvement initiatives and quality improvement. Improving patient satisfaction and providing patient-centered care relies heavily on meeting and even exceeding patients' expectations of the health care they get. There is still limited data about patients’ satisfaction and service quality in Bondowoso’s Primary Health Care. Therefore, this study was made to measure patients' satisfaction toward service quality in Bondowoso‘s Primary Healthcare. This is quantitative cross-sectional primary research. The data was collected using a questionnaire with 22 pairs of questions (organized in two aspects of service importance and performance) in 5 dimensions of tangibility, reliability, responsiveness, assurance and empathy. The importance-performance analysis (IPA) was used to determine the weaknesses of service quality and prioritizing the aspects requiring improvement. Data was collected at Primary Health Care Raider 514 Bondowoso from February to March 2023. Samples were filtered with several inclusion criteria based by age, residence, and their status as a patients in Primary Health Care Raider 514 Bondowoso. From 72 respondents, 54.2% (n=39) was Male, 81.9% (n=59) age were under 46 years old, 37.5% (n=27) had university degree, and 65.3% (n=47) were employed. The result of IPA showed that the Assurance in the QI (concentrate here), and reliability and responsiveness in the Q II (keep up the good work). tangible in the Q III (low priority), empathy was located in the Q IV (possible overkill). According to our findings, assurance was an aspect which was prioritized for improvement. A more comprehensive operational standard could improve assurance. Results are limited only to 1 primary health care site from February to March 2023 and limited to first level health facility patients only.
Gambaran Kebijakan Penyelenggaraan Pelatihan Tenaga Kesehatan Di Indonesia Indra Tiara Kusuma, Novrita; Oktamianti, Puput; Rachmawati, Esti
Journals of Ners Community Vol 13 No 5 (2022): Jurnal of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i5.2401

Abstract

Sumber daya manusia merupakan faktor penting dalam segala aspek di kehidupan ini bahkan salah satu misi utama Presiden Indonesia yaitu membangun sumber daya manusia yang bekerja keras, dinamis, dan produktif sehingga dapat didayagunakan dalam rangka transformasi di wilayah Indonesia. Tenaga kesehatan adalah pelaku seluruh program kesehatan yang dicanangkan oleh pemerintah. Untuk meningkatkan kompetensi para tenaga kesehatan di Indonesia dilakukan upaya pelatihan yang sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan dapat dilakukan oleh pemerintah, pemerintah daerah, swasta, maupun masyarakat umum lainnya. Makin banyaknya jumlah tenaga kesehatan di Indonesia dan berkembangnya institusi penyelenggara pelatihan maka ketersediaan kebijakan sebagai pedoman penyelenggaraan pelatihan bidang kesehatan perlu diupayakan secara optimal. Tujuan dari studi ini adalah menggambarkan ketersediaan dan kesesuaian kebijakan yang ada dengan siklus penyelenggaraan pelatihan. Studi ini menggunakan metode literature review terhadap data sekunder berupa peraturan perundang-undangan maupun peraturan kebijakan sebanyak 17 serta 4 artikel yang diperoleh dari mesin pencarian Proquest, PubMed, dan Google Scholar. Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa di setiap tahapan dalam siklus penyelenggaraan pelatihan telah diterbitkan peraturan perundang-undangan maupun peraturan kebijakan namun karena terdapat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terjadi saat ini perlu dilakukan peninjauan dan penyesuaian kembali terhadap poin-poin yang dijabarkan dalam kebijakan tersebut
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Anemia Pada Ibu Hamil Trimester III Di Puskesmas Fitra Hara, Jihan; Wibowo, Adik; Oktamianti, Puput
Journals of Ners Community Vol 13 No 6 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i6.2425

Abstract

Anemia adalah penyakit kekurangan sel darah merah karena jumlah sel darah merah lebih rendah dari jumlah normal dan menggambarkan status nutrisi dan kesehatan yang buruk. Faktor yang mempengaruhi anemia yaitu usia, penghasilan, pekerjaan, paritas, tingkat pendidikan, dan status gizi. Pengaruh anemia untuk ibu yaitu terjadi pendarahan postpartum dan kematian ibu. Sedangkan untuk janin BBLR (Berat Bayi Lahir Rendah), perkembangan malformasi kongenital pada bayi dan kematian pada bayi. Tahun 2018 kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Prambanan pada tahun 2018 meningkat dari tahun 2017 yaitu sebanyak 25,74% ibu hamil yang anemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ibu hamil Trimester III di Puskesmas Prambanan. Jenis Penelitiannya adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dari penelitian ini yaitu semua ibu hamil Trimester III yang melakukan pemeriksaan di Puskesmas Prambanan tahun 2018 yaitu sebanyak 703 ibu hamil. Teknik pengambilan sampling yaitu Simple Random Sampling dan jumlah sampel yaitu 195 responden. Dari hasil analisis uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi, usia, paritas, pendidikan, dan penghasilan dengan kejadian anemia pada ibu hamil Trimester III.
Analisa Mutu Pelayanan Rumah Sakit Terhadap Kepuasan dan Loyalitas Pasien Maranggi, Octavianus; Bacthiar, Adang; Oktamianti, Puput
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-imperatif.v4i6.304

Abstract

Latar belakang: Kepuasan pasien merupakan komponen integral dari kualitas layanan kesehatan dan telah diadopsi sebagai proksi untuk menilai kualitas dan meningkatkan keberlanjutan layanan kesehatan di banyak negara. Tujuan: Tinjauan pustaka sistematis ini bertujuan untuk mengkaji faktor- faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan di rumah sakit. Metode: Systematic Literature Review menggunakan metode sistematis PRISMA 2020 dengan database perpustakaan online Scopus, Sage Journal, Proquest, Pubmed, dan Willey dengan tema pencarian Hospital service quality indicators, patient satisfaction, patient loyalty. Penilaian dilakukan terhadap Artikel Jurnal.Hasil: Metode SERVQUAL paling banyak digunakan oleh peneliti (n=13), metode HEALTHQUAL (n=4), dan metode lainnya yang dikembangkan oleh masing-masing peneliti (n=11).Kesimpulan: Didapatkan beberapa metode analisa mutu pelayanan rumah sakit di berbagai negara dengan loyalitas pasien dan kepuasan pasien, baik yang bersifat langsung ataupun yang tidak langsung
MANAJEMEN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI DALAM PENYELENGGARAAN PELAYANAN MEDICAL CHECK UP Setyawati, Maya; Oktamianti, Puput
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.1653

Abstract

Rangkaian pemeriksaan di pelayanan instalasi medical check up (MCU) berpotensi mengakibatkan memanjangnya waktu tunggu pelayanan, maupun dalam mendapatkan hasil pemeriksaan. Penggunaan sistem informasi MCU akan mempermudah dan mempercepat user dalam melakukan pendataan sehingga penginputan, pengolahan, maupun pembuatan laporan MCU lebih cepat, dan potensi terjadinya kesalahan dalam penginputan, pengolahan maupun pembuatan laporan juga dapat diturunkan. Hingga saat ini belum banyak rumah sakit yang menerapkan penggunan sistem informasi MCU secara holistik mulai dari pendaftaran hingga mendapatkan hasil MCU. Untuk itu perlu diketahui bagaimana prinsip manajemen perancangan sistem informasi pelayanan MCU yang dapat dilakukan oleh rumah sakit untuk menjawab tantangan dalam penyelenggaraan pelayanan MCU yang efisien. Penelitian ini menggunakan metode literature review, dengan menganalisis beberapa artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi penelitian terkait perancangan sistem informasi dalam pelayanan MCU. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa perancangan sistem informasi menyesuaikan dengan kebutuhan rumah sakit berdasarkan informasi yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi maupun penelusuran dokumen. Tahapan dalam manajemen perancangan sistem informasi MCU terdiri dari analisis kebutuhan, tahap perancangan, implementasi dan uji coba. Tahap perancangan meliputi perancangan bagan alir pelayanan, rancangan input dan output, basis data dan perancangan model. Tahap implementasi dan uji coba merupakan tahapan yang penting untuk melihat kesesuaian sistem yang diujikan dengan tujuan yang telah ditentukan
GAMBARAN KEBIJAKAN PEMENUHAN KEBUTUHAN TENAGA DOKTER SPESIALIS DI INDONESIA Dewi, Rizza Norta Villeny Rosita; Oktamianti, Puput; Muliawati, Dian
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.1661

Abstract

Tenaga dokter spesialis merupakan faktor penting dalam pelayanan kesehatan spesialistik. Saat ini Indonesia masih kekurangan dokter spesialis baik dalam hal jumlah maupun distribusi. Dokter spesialis masih terkonsentrasi pada ibu kota provinsi, kota-kota besar dan kota dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Untuk meningkatkan jumlah dan distribusi tenaga dokter spesialis dilakukan berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah mulai dari mekanisme penyediaan hingga pendayagunaan. Dengan semakin banyaknya dan meratanya tenaga dokter spesialis diharapkan dapat meningkatkan akses dan derajat kesehatan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan kebijakan pemenuhan kebutuhan tenaga dokter spesialis di Indonesia. Studi ini menggunakan metode literature review terhadap data sekunder yaitu peraturan perundang-undangan sebanyak 11 peraturan dan 3 artikel yang diperoleh dari mesin pencarian Google Scholar. Hasil studi ini menunjukkan bahwa setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah didasari oleh Peraturan perundang- undangan namun perlu upaya-upaya dari Pemerintah Daerah agar kebijakan tersebut dapat memberikan manfaat secara optimal
FAKTOR PENGHAMBAT KEBERHASILAN INISIASI MENYUSU DINI (IMD) PADA PERSALINAN SESAR Nasution, Rizki Santy; Oktamianti, Puput
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.1725

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini (IMD) memiliki peran penting dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi. Pelaksanaan IMD pada ibu dengan persalinan secara sesar memiliki tantangan tersendiri karena kondisi ibu dan bayi yang berbeda dengan ibu yang melahirkan secara normal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan tantangan pelaksanaan IMD pada persalinan sesar. Studi ini menggunakan literature review terhadap data sekunder yang diperoleh dari mesin pencarian Google Scholar, Pubmed dan Scopus. Hasil studi ini menunjukkan bahwa persalinan sesar memiliki implikasi langsung dengan pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini, sehingga dibutuhkan kearifan dan kebijakan dari praktisi kesehatan dan ibu untuk memilih metode persalinan yang tepat.