Claim Missing Document
Check
Articles

Potensi Herbarium untuk Meningkatkan Kreatifitas dan Peluang Bisnis Melalui Digital Marketing Mohammad Saat Ibnu Waqfin`; Mochamad Rizal Fanani; Layyinatul Luyunah
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fakta-fakta tentang dunia cyber yang terus bergerak di bawah bilangan sepersekian detik memang mencengangkan. Sebuah kajian dari (Index, 2017) menyebutkan bahwa ada 132 juta pengguna internet di Indonesia, sementara hampir setengahnya adalah penggila media sosial, atau berkisar di angka 40%. (Index, 2017) juga mengungkap bahwa tercatat ada lebih dari 106 juta orang Indonesia menggunakan media sosial tiap bulannya. Di mana 85% di antaranya mengakses sosial media melalui perangkat seluler. "Pengguna internet di Indonesia didominasi oleh generasi millennial dan generasi Z; generasi yang lahir di era digital, dimana smartphone dan belanja online sudah menjadi bagian dari keseharian mereka. Brand yang ingin terlibat dengan konsumen yang serba terhubung ini perlu memahami hal apa yang mendorong mereka, dan bagaimana menciptakan pengalaman menarik bagi brand, yang bisa dirasakan baik secara online dan offline," ujar Gabrielle Angriani, Communications Manager Tetra Pak Indonesia. "Sosial media memiliki pengaruh besar dalam pertumbuhan bisnis, khususnya bisnis berbasis online di Indonesia. Konten buatan pengguna (user generated content) menjadi semakin penting pada era digital sekarang, yang menyumbang 65% waktu penggunaan media untuk rata-rata konsumen secara global. Selain itu, ulasan konsumen independen menjadi hal kedua terpenting yang dapat mempengaruhi proses pemasaran suatu produk.. Mitra kegiatan pengabdian pada masyarakat pada skema KKN-PPM adalah Karang Taruna dusun Kedung Gabus desa Bandarkedungmulyo. Perkembangan yang cukup pesat akhir-akhir ini serta lokasi yang cukup dekat dengan perbatasan antara kota Kediri, Jombang, Nganjuk. Pemahaman tentang Digital Marketing di desa Bandarkedungmulyo dirasa sangat kurang. Berdasarkan hasil pengamatan di desa Bandarkedungmulyo Jombang menunjukkan bahwa banyak pemuda pemudi yang masih belum paham tentang pemanfaatan media sosial yang benar. Beberapa hal yang dijumpai di desa bandarkedungmulyo jombang.
Strategi Branding untuk Membangun Identitas Brand dalam Meningkatkan Pemasaran di Desa Bandarkedungmulyo Jombang Mohammad Saat Ibnu Waqfin; Moch Komari; Rindi Andriani; Anton Muhibuddin
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) belakangan ini semakin menarik perhatian pemerintah. Beberapa hasil penelitian juga mengindikasikan peran penting UMKM dalam kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi di negara berkembang. Oleh sebab itu, pemberdayaan UMKM menjadi sangat strategis karena potensinya yang besar dalam menggerakkan kegiatan ekonomi sekaligus menjadi tumpuan sumber pendapatan dalam meningkatkan kesejahteraan sebagian besar masyarakat. Usaha mikro kecil dan menengah merupakan salah satu contoh usaha yang mungkin sekarang ini banyak kita temukan. Mereka menjalankan usahanya dengan modal yang seminimal mungkin dan dapat hasil yang lumayan. Mereka juga menganggap bahwa usaha yang dibangun dari hal terkecil maka akan membuahkan hasil yang lebih baik lagi. UMKM diyakini sebagai pilar utama pembangunan ekonomi, sehingga sudah seharusnya diberikan dorongan, kesempatan, dan dukungan sebagai wujud keberpihakan terhadap ekonomi kerakyatan. UMKM dapat dipandang sebagai katup penyelamat dalam proses pemulihan ekonomi nasional dan telah terbukti tahan terhadap krisis. Menurut Kuncoro (2008) UMKM tahan terhadap krisis dan mampu survive karena tidak memiliki utang luar negeri, tidak banyak utang ke perbankan sehingga dianggap unbankable, lebih banyak menggunakan input lokal, dan berorientasi ekspor. Oleh karena itu, peran UMKM dalam mendorong laju pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi upaya menggerakkan sektor produksi pada berbagai lapangan usaha. UMKM adalah usaha perdagangan yang dikelola oleh badan usaha atau perorangan yang merujuk pada usaha ekonomi produktif sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008. UMKM di desa Bandarkedungmulyo kecamatan bandarkedungmulyo Jombang Kabupaten Jombang mengalami banyak kendala/hambatan dalam menerapkan pemasaran
Penerapan Digital Marketing Sebagai Upaya Peningkatan Penjualan pada UMKM di Desa Kepuhdoko Jombang Mohammad Saat Ibnu Waqfin; Sindi Ramania Wulandari; Fenti Mamluatut Tifliya; Susi Indrayani; Wahyudi Wahyudi; Muhamad Khoirur Roziqin
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2021): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimas_ekon.v2i3.2112

Abstract

Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan saat ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif, memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas bagi kehidupan manusia. Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Manfaat internet semakin sangat terasa bagi para pemakainya yang tidak bisa lepas dari dunia internet ini. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menyatakan, pengguna internet di Indonesia hingga saat ini telah mencapai 82 juta orang. Dengan capaian tersebut, Indonesia berada pada peringkat ke-8 di dunia (Kominfo, 2013). Perkembangan teknologi sekarang ini telah banyak menunjukkan kemajuan yang luar biasa. Banyak hal dari sektor kehidupan yang telah menggunakan keberadaan dari teknologi itu sendiri. Kehadirannya telah memberikan dampak yang cukup besar terhadap kehidupan umat manusia dalam berbagai aspek dan dimensi. Demikian halnya dengan teknologi komunikasi yang merupakan peralatan perangkat keras dalam struktur organisasi yang mengandung nilai sosial yang memungkinkan individu untuk mengumpulkan, memproses dan saling tukar informasi
Sosialisasi Pentingnya Mencuci Tangan di Dusun Kepuhsari untuk Mencegah Terjangkit Virus Corona Mohammad Saat Ibnu Waqfin; Dwi Nofitasari; Anton Muhibuddin
Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa pandemi covid-19 seperti sekarang ini, perilaku hidup bersih dan sehat haruslah diterapkan oleh semua orang baik anak-anak maupun dewasa. Sebab, dengan perilaku hidup bersih dan sehat kita akan terhindar dari kuman maupun virus yang dapat mengintai kapan dan dimanapun kita berada. Menurut Depkes (2007), perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) bermanfaat untuk mencegah, menanggulangi dan melindungi diri dari ancaman penyakit serta memanfaatkan pelayanan kesehatan yang bermutu, efektif dan efisien.1 Salah satu cara sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan adalah dengan mencuci tangan. Cuci tangan pakai sabun (CTPS) adalah salah satu tindakan sanitasi dengan membersihkan tangan dan jari-jemari menggunakan air dan sabun sehingga menjadi bersih.2 Pentingnya membudayakan cuci tangan pakai sabun secara baik dan benar juga didukung oleh World Health Organization (WHO) hal ini ditunjukkan dengan diperingatinya hari cuci tangan pakai sabun sedunia setiap tanggal 15 Oktober.3 Sebagai bagian dari perilaku hidup bersih dan sehat, mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir adalah salah satu tindakan dasar yang harus dilakukan. Tindakan sederhana ini menjadi hal yang sangat penting terlebih pada saat pandemic covid-19 seperti sekarang ini. Oleh karena itu, pada pelaksanaan ini kita mengajak masyarakat dusun Kepuhsari untuk berperilaku hidup bersih dan sehat dengan rajin mencuci tangan. Mitra kegiatan pengabdian pada masyarakat adalah warga masyarakat di dusun Kepuhsari. Dusun ini dipilih karena fasilitas tempat mencuci tangan yang ada masih belum digunakan secara optimal untuk mendukung perilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu, kondisi masyarakat yang cenderung tidak peduli dengan anjuran pemerintah untuk rajin mencuci tangan dan menganggap virus itu tidak bisa sampai ke dusun mereka menjadi problema utama dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat menganggap CTPS tidak penting, mereka cuci tangan pakai sabun ketika tangan berbau, berminyak dan kotor saja. Hasil penelitian
Implementasi Media Pembelajaran dengan Menggunakan Epro dan E-Book dalam Meningkatkan Antusias Belajar Peserta Didik di Desa Kepuhdoko Mohammad Saat Ibnu Waqfin; Ananta Galih; Hanif Abdullah; Jamaludin Jamaludin; Zulaikhotun Nurlia
Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2021): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimas_if.v2i3.2111

Abstract

Semenjak diberlakukannya sistem pembelajaran daring, tidak sedikit peserta didik merasa sangat kesulitan dalam belajar. Selain itu, tingkat antusias belajar peserta didik semakin menurun bahkan hilang begitu saja. Hal ini sesuai dengan pemaparan salah satu wali murid yang ada di Desa Kepuhdoko. Beliau memaparkan bahwa peserta didik zaman sekarang lebih suka memegang gadget daripada memegang buku. Setelah masa pandemi sudah mulai merusut, maka pemerintah mempunyai kebijakan bahwa sekolah bisa melakukan pembelajaran secara luring tetapi dengan masa pembelajaran yang dipersingkat atau bisa disebut Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT). Hal ini berlaku sebagai dampak atas adanya pandemi yang belum kunjung usai. Sistem pembelajaran ini juga berlaku di desa Kepuhdoko. Dalam hal ini yang menjadi fokus kami dalam kegiatan ini adalah peserta didik dari dusun Kepuh dan Semaden tingkat SD/MI. Sistem pendidikan di kedua dusun ini juga mengikuti aturan dari Kemendikbud, yakni menerapkan pembelajaran tatap muka terbatas. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa peserta didik memerlukan proses untuk mengembalikan perasaan senang atau antusias belajar secara langsung dengan pendidik. Pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) merupakan skema pembelajaran transisi, dimana peserta didik akan mengikuti program kursus secara daring (online) dan luring (tatap muka) sebelum sepenuhnya beralih ke skema pembelajaran luring 100% dengan beberapa ketentuan dan mengikuti protokol kesehatan. Di desa Kepuhdoko memiliki 2 instansi pendidikan tingkat dasar, yakni MIS Darul Ulum Kepuhdoko dan SDN Kepuhdoko. Di MIS Darul Ulum Kepuhdoko kegiatan belajar mengajarnya menggunakan sistem kolaborasi antara sistem pembelajaran tatap muka dan sistem pembelajaran daring.
Aplikasi Anak Pintar Pembelajaran untuk Siswa-Siswi di TK Siswo Utomo Desa Kepuhdoko Tembelang Jombang Mohammad Saat Ibnu Waqfin; Achmad Chomaidi Alwi; Diki Cahyo Ramadhan; Izzatul Mumtaza; Rahmad Hidayatulloh; Mahcnunah Ani Zulfah
Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2022): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimas_if.v3i1.2175

Abstract

Pengembangan media pembelajaran adalah serangkaian proses atau kegiatan yang dilakukan untuk menghasilkan suatu media pembelajaran berdasarkan teori pengembangan yang telah ada. Media yang dimaksud adalah media pembelajaran sehingga teori pengembangan yang digunakan adalah teori pengembangan pembelajaran. Selain media, dalam suatu proses belajar mengajar guru juga di tuntut untuk menggunakan RPP yang merupakan suatu acuan rencana kegiatan yang akan dilakukan selama pembelajaran berlangsung. Alat penilaian juga perlu untuk melihat sejauh mana pencapaian tujuan oleh siswa. Dengan demikian, pengembangan media pembelajaran juga dilengkapi dengan RPP dan tes hasil belajar sebagai syarat dalam suatu proses pembelajaran. Guru-guru di TK Siswo Utomo Desa Kepuhdoko mengalami banyak kendala/hambatan dalam menerapkan pembelajaran yang sesuai dan menarik. Yang tentunya dapat lebih mudah memberikan pemahaman terhadap siswa-siswi di lembaga tersebut. Dengan demikian agar pembelajaran menjadi lebih aktif dan mengarah pada student center learning (SCL). Pengembangan aplikasi pembelajaran berbasis android yang ditujukan untuk TK (Taman kanak-kanak) Siswo Utomo Desa Kepuhdoko Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang. Lembaga pendidikan ini dipilih karena di TK (Taman kanak-kanak) Siswo Utomo ini tempat di mana penulis mengajar dan mengabdikan diri kepada Desa Kepuhdoko. Fasilitas sarana dan prasarana dilembaga ini masih belum digunakan secara optimal untuk mendukung mengenai media pembelajaran. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan yaitu TK (Taman kanak-kanak) Siswo Utomo Desa Kepuhdoko Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang menunjukkan bahwa kondisi fasilitas sarana dan prasarananya ternyata masih jauh dari harapan. Beberapa hal yang dijumpai di lapangan antara lain: (1) fasilitas media belajar yang ada masih sangat minim penggunaannya, (2) keterampilan guru dalam mendesain pembelajaran menggunakan metode belajar masih belum efektif.
Penerapan Alat Otomatis Hand Sanitizer sebagai Salah Satu Antisipasi Penyebaran Covid-19 di Desa Kepudoko Mohammad Saat Ibnu Waqfin; Achmadi Achmadi; Agung Prasetyo; M. Muhlas Saifuddin Nur; Nur Aslakhah Baladina; Wahyudi Wahyudi
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2021): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hand Sanitizer merupakan pembersih tangan yang memiliki kemampuan antibakteri dalam menghambat hingga membunuh bakteri. Terdapat dua hand sanitizer yaitu hand sanitizer gel dan hand sanitizer spray. Hand sanitizer gel merupakan pembersih tangan berbentuk gel yang berguna untuk membersihkan atau menghilangkan kuman pada tangan, mengandung bahan aktif alkohol 60%. Hand sanitizer spray merupakan pembersih tangan berbentuk spray untuk membersihkan atau menghilangkan kuman pada tangan yang mengandung bahan aktif irgasan DP 300 : 0,1% dan alkohol 60%. Hand sanitizer yang berbentuk cair atau spray lebih efektif dibandingkan hand sanitizer gel dalam menurunkan angka kuman pada tangan. Banyak hand sanitizer yang berasal dari bahan alkohol atau etanol yang dicampurkan bersama dengan bahan pengental, misal karbomer, gliserin, dan menjadikannya serupa jelly, gel atau busa untuk mempermudah dalam penggunaannya. Gel ini mulai populer digunakan karena penggunaanya mudah dan praktis tanpa membutuhkan air dan sabun. Gel sanitasi ini menjadi alternatif yang nyaman bagi masyarakat. Desa Kepuhdoko berada di bagian utara Kota Jombang, memiliki kondisi geografis dan sumber daya pertanian yang potensial serta kehidupan warga yang rukun tentram gotong royong. Desa Kepuhdoko terbagi menjadi lima Dusun diantaranya Dusun Doko, Dusun Kepuh, Dusun Semaden, Dusun Kepuhgisik, dan Dusun Sumberjo. Infrastruktur fasilitas umum yang tersedia di Desa Kepuhdoko sudah cukup memadai untuk menunjang kebutuhan dasar masyarakatnya. Untuk memenuhi akses pendidikan bagi masyarakat,dan juga fasilitas kesehatan. Desa Kepuhdoko memiliki tantangan yang akhir-akhir ini makin maraknya wabah dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri. Untuk menghindari penyebaran penyakit maka harus menerapkan sistem sanitizer otomatis dengan cara selalu mencuci tangan karena tangan digunakan untuk berinteraksi dengan
Pupuk Cair Pembuatan Mol dan Pupuk Organik Cair Mohammad Saat Ibnu Waqfin; Viki Rahmatullah; Nada Fahril Imami; Mohammad Suud Wahyudi
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2022): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasper.v3i1.2123

Abstract

Secara geografis Desa Kepuhdoko Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang terdiri dari 5 Dusun yaitu Dusun Kepuh, Dusun Semaden Dusun Doko, Dusun Kepuhgisik, dan Dusun Sumberejo Untuk batas sebelah utara Desa adalah sungai berantas, batas sebelah selatan Desa Pulogedang, batas sebelah timur Desa Gumulan ( Kecamatan Kesamben), sedangkan batas sebelah barat Desa Pulogedang. Luas wilayah Desa Kepuhdoko adalah 193 Ha dengan luas tanah pemukiman penduduk 45 Ha, luas tanah sawah 79 Ha dan luas tanah tegal 69 Ha. Dengan area lahan pertanian yang cukup luas sektor pertanian menjadi basis perekonomian masyarakat Desa Kepuhdoko sehingga banyak sekali permasalahan yang ada dalam sektor pertanian di Desa Kepuhdoko salah satunya adalah mahalnya harga pupuk non subsidi serta langkanya pupuk yang bersubsidi. Dari permasalahan tersebut kami memberikan solusi dengan membuat MOL dan pupuk organik sebagai alternatif untuk mengatasi masalah kelangkaan pupuk dan mahalnya harga pupuk. Petani Desa Kepuhdoko mengeluhkan harga pupuk non subsidi yang semakin mahal dan langnkanya pupuk yang bersubsidi sehingga berpengaruh pada hasil produksi pertanian di Desa Kepuhdoko, oleh karena itu kami mecoba memberikan solusi dengan memberdayakan petani Desa Kepuhdoko untuk membuat MOL dan pupuk organik agar petani bisa membuat pupuk organik sendiri dengan memanfaatkan bahan - bahan yang ada di lingkungan sekitar. Dengan demikian petani Desa Kepuhdoko lebih kreatif dan mandiri tidak selalu mengandalkan suplai pupuk dari pemerintah selain itu petani akan lebih hemat dari biaya operasional dan hasil produksi yang tak kalah memuaskan.
Langkah Dasar Memutus Rantai Penyebaran Covid-19 Melalui Edukasi Protokol Kesehatan Siswa MI Al-Ikhsan Mohammad Saat Ibnu Waqfin`; Ariska Rahmawati; Moch Khamim; Intifadzah Sunniyah
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Edukasi dan promosi kesehatan memegang peran utama dalam penanganan COVID-19. Selama masa pandemi, pemerintah telah merekomendasikan seluruh warga untuk menerapkan 3M, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Dengan edukasi dan promosi kesehatan yang baik maka tingkat penyebaran COVID-19 dapat ditekan. Edukasi merupakan salah satu upaya kesehatan masyarakat untuk mencegah penyebaran COVID-19. Salah satu pencegahan dan pengendalian penyakit COVID-19 adalah dengan pemberian vaksin. Akan tetapi, sampai sekarang vaksin COVID-19 masih dalam uji klinis dan belum terdapat vaksin COVID-19 yang telah disetujui pemberiannya pada pasien. Vaksinasi di masa depan diharapkan dapat membantu mencapai herd immunity. Promosi kesehatan mengenai cara pencegahan COVID-19 sangat penting diberikan kepada masyarakat. Selain itu, pemberian informasi mengenai cara transmisi dan tingkat keparahan penyakit juga dapat diberikan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat. Pemberian informasi dapat diberikan melalui media sosial dan media cetak, seperti poster dan pamphlet.
Pendampingan Pendampingan Kegiatan Posyandu di Desa Bandarkedungmulyo dalam Meningkatkan Persentase Kesehatan Serta Memberikan Sarana Pencegahan Penularan Covid-19 Mohammad Saat Ibnu Waqfin; Aimmatul Fitriyah; Kholidatuzzuhriyah Kholidatuzzuhriyah; Anton Muhibuddin
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

National development in the health sector through posyandu is the development of human resources for the purpose of optimizing the degree of public health as measured by the Maternal Mortality Rate (MMR) per 100,000 live births and the Infant Mortality Rate (IMR) per 1000 live births which are also components of the Human Development Index (HDI). . The goal of posyandu is to reduce the Maternal Mortality Rate (MMR) and the Infant Mortality Rate (IMR) in Indonesia through community empowerment efforts. The targets of the posyandu are all babies, toddlers, pregnant women, breastfeeding mothers, post-partum mothers as well as women at fertile age (WUS) and fertile age couples (PUS). Posyandu activities consist of maternal and child health (KIA), family planning (KB), immunization, improved nutrition, prevention and overcoming diarrhea. Posyandu has a human development linkage, this linkage can be seen from the efforts to reduce MMR and IMR in Indonesia, while in Indonesia MMR and IMR are still very high, this is due to the failure to achieve the 2015 MDG'S target to overcome this problem, it is necessary to revitalize posyandu and implement good management at posyandu so that provide a solution to the AKI and AKB problems. The goal of posyandu to reduce MMR and IMR is to increase life expectancy in Indonesia. If the life expectancy of humans in Indonesia increases it means that the quality of human life will be better so that it can improve the quality of human development from sharing sides nationally in Indonesia.
Co-Authors Abd Kholid Abdul Ghoffar, Abdul Abdul Kholid Abdullah, Hanif Achmad Aldyansyah Achmad Chomaidi Alwi Achmad Reza Faishal Amin Achmadi Achmadi Acnesya, Nadiya Intan Ade Rizal Rosyidi Afwa Elfira Zulfa Agung Prasetyo Agus Syarif Hidayatullah Agustin, Neni Ahmad Bahrul Musyaffak Ahmad Nasrullah Ahmad Robani Aimmatul Fitriyah Aldyansyah, Achmad Alfina Uyunin Nadhifah Alfiyan Nala Alfiyatul Khoiriyah Amallia Nur Aini Amin, Achmad Reza Faishal Ananta Galih Anton Muhibuddin Ariska Rahmawati Atika Nailah Syirva Aziz, M. Thoriqul Chakam Abu Musa Danang Uswatun Fatriyah Denny Nuril Hakim Dewi Wulan Sari Dian Alfin Nur Didin Sirojuddin Diki Cahyo Ramadhan Dwi Nofitasari Emi Lilawati Enggri Yani Ristanti Farid Nur Rojab Fatayati, Rida Fatkhulloh Abdul Malik Fatriyah, Danang Uswatun Fenti Mamluatut Tifliya Galih , Ananta Galih, Ananta Hanif Abdullah Hayati, Irma Nur Hidayatur Rohmah Hilmi, Samudra Ibnu Asrosi Najib Imam Taufiq Indah Miftahul Umam Intifadzah Sunniyah Istaftihul Unailah Faz Izzatilla, Izzatilla Izzatul Mumtaza Jamaludin . Jamaludin Jamaludin Jannah, Eka Miftachul Khoiriyah, Alfiatul Khoiriyah, Alfiyatul Khoirun Nisa Khoirun Nisa` Kholidatuzzuhriyah Kholidatuzzuhriyah Khusnul Abidah Ilmi Laila Rahma Mirda Laila Viki Hildiana Layyinatul Luyunah Lina Wulandari M Badrus Salam M. Aliyul Wafa M. Dzikrul Hakim Al Ghozali M. Muhlas Saifuddin Nur M. Qoyum Zuhriawan Mahcnunah Ani Zulfah Maulana Rohmatullah Moch Khamim Moch Komari Mochamad Rizal Fanani Mohamad Khoirur Roziqin Mohammad Suud Wahyudi Muhamad Khoirur Roziqin Muhammad Afif Muhammad Andika Ainur Rofiq Muhammad Andre Aprilianto Muhammad Fahmi Cholqi Muhammad Imam Khulaifi Rifky Muhammad Nur Latif Muhibuddin, Anton Mukhamad Tarno Muniroh, Igfirotum Musa, Chakam Abu Nada Fahril Imami Nadiya Intan Acnesya Nanang Qosim Nasrulloh, M Farid Ni'am, Khoirun Nisa', Khoirun Novia Rizka Saptania Nur Aslakhah Baladina Nur Farid Hanif Asshidiq Nur Indahsari, Erlyn Nurlia, Zulaikhotun Nurul Mutamimatul Husna Rahmad Hidayatulloh Rindi Andriani Rismainuri Ummu Choir Roikhatul Jannah Samirin samirin Sendy Chandiawan Abadi Septi Dwi Andini Septian Ragil Anandita Shafira Nadia Sholihah, Siti Sholikhah, Zaimatus Sinar Anang Subekti Sindi Ramania Wulandari Siti Rohanah Siti Sholihah Siti Umdlotul Khoiroh Subekti, Sinar Anang Sulis Nur Rahayu Susi Indrayani Tahta Alvina Umul Khoirun Nisa Viki Rahmatullah Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Waslah Widia Suryadi Ningsih Windi Ananda Pratama Yuantina, Yurin Zahroh, Atania Zakiyah Nur Karisma Zulaikhotun Nurlia Zulham Ainun Najib