Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : PERANAN

Efektivitas Pemberian Cacing Darah Beku atau Cacing Sutra Terhadap Laju Pertumbuhan dan Sintasan Benih Ikan Gabus (Channa Striata) Gerald Dean Santoro; Adni Oktaviani; Epro Barades
Jurnal Perikanan Terapan Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Perikanan Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan gabus (Channa striata) merupakan jenis ikan air tawar yang sudah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Selain itu, ikan gabus merupakan salah satu ikan air tawar yang berekonomis tinggi. Menurut Rakhmawati (2015), harga ikan gabus secara umum berkisar antara Rp. 42.000–Rp. 45.000 per kg dipasar lokal dan Rp. 250.000-Rp. 300.000 untuk ekspor. Semakin tinggi permintaan pasar terhadap ikan gabus, maka aktifitas penangkapan ikan gabus di alam juga semakin meningkat. Hal tersebut dapat menurunkan populasi ikan gabus di alam, sehingga perlu adanya upaya untuk membudidayakan ikan gabus.Pendederan ikan gabus dengan pemberian cacing darah beku mampu menghasilkan benih yang ukuranya tidak jauh berbeda dengan benih ikan gabus yang diberikan cacing sutra.Pendederan ikan gabusdilaksanakan selama 28hari menggunakan 2 akuarium dengan padat tebar 1 ekor/liter. Tingkat kelangsungan hidup pada masing-masing perlakuan yaitu 85% (Akuarium A) dan 90% (Akuarium B). Hasil pengamatan suhu di masing-masing perlakuan berkisar 27-31ºC, Nilai pH selama pemeliharaan berkisaran 6,5-7,5, Kadar oksigen terlarut dalam media pemeliharaan yaitu 5,8-6,5 ppm.
PENAMBAHAN SINBIOTIK (Lactobacillus dan Ekstrak Ubi Jalar) UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) : indonesia happy, happymarlini; Oktaviana, Adni; Febriani, Dian
Jurnal Perikanan Terapan Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Perikanan Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/peranan.v3i1.2728

Abstract

Tilapia is an important part of freshwater aquaculture in Indonesia. This fish has a high survivability and tolerance for poor water quality and has become a leading commodity for freshwater aquaculture in several Southeast Asian countries including Indonesia. Probiotics are food additives in the form of live microbes that have a beneficial effect on the host by increasing the balance of microbes in the digestive tract. Tilapia rearing was using a cement pond 4x3 meters with a total of 2 pools. Preparation of the container begins with installing the tarpaulin. After that, clean or rinse the pool. Then the pond is filled with water as high as 30 cm from the beginning of maintenance to harvest and left for 1-2 days. Ponds are aerated to increase oxygen levels in the water. Maintenance was carried out for 30 days until the size was 6-8 cm, with commercial feeding in the form of pf800 which had been mixed with synbiotics. From the results of tilapia rearing, it was concluded that the addition of synbiotics in the feed to improve the health of tilapia seeds during 30 days of maintenance was normal. The addition of sweet potato extract and lactobacillus as probiotics is good for fish health.
PEMIJAHAN DAN PENDEDERAN IKAN (Channa asiatica) DI AKUARIUM SPAWNING AND BREEDING OF FISH (Channa asiatica) IN AN AQUARIUM Rahmadi; Saputra, Adi; Oktaviana, Adni
Jurnal Perikanan Terapan Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Perikanan Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan Channa Asiatica merupakan ikan hias air tawar yang memiliki ukuran sedang hingga besar. Channa asiatica hidup di habitat rawa-rawa, aliran sungai berarus kecil bahkan mereka bisa ditemukan di genangan-genangan air di dalam hutan. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan pemijahan ikan Channa asiatica di akuarium. Teknik pemijahan merupakan proses perkawinan yang terjadi antara indukan jantan dan indukan betina yang mengeluarkan sel sperma dan sel telur dan terjadi diluar tubuh ikan (eksternal). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui teknik pemijahan pada ikan Channa asiatica atau gabus hias dan mengetahui bahwa ikan jenis Channa asiatica dapat memijah dalam akuarium. Berdasarkan penelitian Pemijahan Ikan Channa asiatica dapat dilakukan di akuarium dengan cara telur dipisahkan pada akuarium yang berbeda dengan indukan untuk menghindari indukan ikan Channa asiatica memakan telur serta mendapat SR atau angka kehidupan yang lebih baik. Pemijahan Ikan Channa asiatica, telur dapat menetas dalam kurung waktu 24 jam dengan menghasilkan fekunditas 857 butir telur, derajat pembuahan (FR) 76,07%, derajat penetasan (HR) 65,18% dan tingkat kelangsungan hidup (SR) sebesar 74,82%. Kualitas air yang diukur selama penelitian antara lain suhu 27-28oC, pH 7 dan DO 4,3-6,3 mg.L-l dimana semua parameter masih dalam kisaran optimal untuk pemeliharaan ikan channa asiatica.