Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Acitya Bhakti

Optimalisasi Desain Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Digital Sartika Dewi Harahap; Syamsiah Depalina Siregar; Dina Syarifah Nasution; Apriyanti Hasibuan
Acitya Bhakti Vol 2, No 1 (2022): ACITYA BHAKTI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/acb.v2i1.14521

Abstract

Masa pandemi Covid-19 yang belum berakhir menciptakan suasana belajar menjadi lebih terbatas. Pembelajaran berbasis digital tidak dapat dihindarkan demi terciptanya kelangsungan aktivitas pendidikan. Guru sebagai penyedia, pengajar dan penilai pada proses pembelajaran harus senantiasa upgrade skill dalam menghadapi realita peserta didik yang semakin jenuh akan situasi kondisi keterbatasan pola, media serta akses pembelajaran. Pengabdian kepada masyarakat ini memberikan kontribusi kepada guru-guru bahasa inggris di kabupaten Mandailing Natal yang tergabung kedalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa workshop dan pendampingan seputar desain pembelajaran bahasa Inggris berbasis digital yakni materi yang berkenaan guru melek IT, Penggunaan aplikasi Kine Master dalam mempersiapkan video pembelajaran kreatif, penggunaan platform penilaian melalui aplikasi dojo class dan pembuatan E-book kreatif dengan aplikasi flip book maker. Akhir dari kegiatan pendampingan ini, guru bahasa inggris dapat membuat E-book pembelajaran yang digunakan dalam mengajar dan melakukan penilaian kepada peserta didik dikelas daring lebih menarik dan inovatif sehingga penyuguhan materi pembelajaran dapat optimal.
Memanfaatkan Permainan Edukatif untuk Mendeskripsikan Benda: English Talent Class SMA Negeri 2 Plus Panyabungan Sartika Dewi Harahap
Acitya Bhakti Vol 2, No 2 (2022): ACITYA BHAKTI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/acb.v2i2.19502

Abstract

Keterampilan siswa/i dalam mendeskripsikan sebuah benda dalam kalimat berbahasa Inggris memiliki tantangan tersendiri di tingkat SMA. Salah satu tantangan terberat dalam keterampilan siswa/i baik dalam berbicara (speaking) dan menulis (writing) tak lain disebabkan masih kurangnya bekal kosakata bahasa inggris yang dimiliki siswa/i yang mereka diperoleh dari tingkat SD dan SMP. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi guru, Pembina Ekstrakulikuler Talent Day dalam hal ini Pembina English Talent di SMA Negeri 2 Plus Panyabungan. Talent Day adalah salah satu terobosan yang digagas oleh SMA Negeri 2 Plus Panyabungan setiap hari Sabtu. Pada kesempatan ini sekolah meminta Dosen Program Studi Tadris Bahasa Inggris STAIN Mandailing Natal dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dibantu oleh beberapa masiswa/i untuk memberikan pendampingan berupa pengalaman belajar bahasa inggris menyenangkan yakni memanfaatkan permainan edukatif. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman baru bagi peserta Kelas Talenta Bahasa Inggris (English Talent class) pada materi mendeskripsikan benda (Describing Thing) yang dipadukan dengan beberapa permainan sederhana yang menyenangkan diantaranya bernama guess the Picture, let’s play chase dan Guess me, Who Am I. Selama kegiatan berlangsung siswa/i tampak antusias, senang dan semangat juga tidak malu dan tertekan. Hal ini dikarenakan metode belajar yang digunakan tidak seperti pada belajar dikelas pada mata pelajaran wajib.  
Memanfaatkan Permainan Edukatif untuk Mendeskripsikan Benda: English Talent Class SMA Negeri 2 Plus Panyabungan Sartika Dewi Harahap
Acitya Bhakti Vol. 2 No. 2 (2022): ACITYA BHAKTI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/acb.v2i2.19502

Abstract

Keterampilan siswa/i dalam mendeskripsikan sebuah benda dalam kalimat berbahasa Inggris memiliki tantangan tersendiri di tingkat SMA. Salah satu tantangan terberat dalam keterampilan siswa/i baik dalam berbicara (speaking) dan menulis (writing) tak lain disebabkan masih kurangnya bekal kosakata bahasa inggris yang dimiliki siswa/i yang mereka diperoleh dari tingkat SD dan SMP. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi guru, Pembina Ekstrakulikuler Talent Day dalam hal ini Pembina English Talent di SMA Negeri 2 Plus Panyabungan. Talent Day adalah salah satu terobosan yang digagas oleh SMA Negeri 2 Plus Panyabungan setiap hari Sabtu. Pada kesempatan ini sekolah meminta Dosen Program Studi Tadris Bahasa Inggris STAIN Mandailing Natal dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dibantu oleh beberapa masiswa/i untuk memberikan pendampingan berupa pengalaman belajar bahasa inggris menyenangkan yakni memanfaatkan permainan edukatif. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman baru bagi peserta Kelas Talenta Bahasa Inggris (English Talent class) pada materi mendeskripsikan benda (Describing Thing) yang dipadukan dengan beberapa permainan sederhana yang menyenangkan diantaranya bernama guess the Picture, let’s play chase dan Guess me, Who Am I. Selama kegiatan berlangsung siswa/i tampak antusias, senang dan semangat juga tidak malu dan tertekan. Hal ini dikarenakan metode belajar yang digunakan tidak seperti pada belajar dikelas pada mata pelajaran wajib.  
Optimalisasi Desain Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Digital Sartika Dewi Harahap; Syamsiah Depalina Siregar; Dina Syarifah Nasution; Apriyanti Hasibuan
Acitya Bhakti Vol. 2 No. 1 (2022): ACITYA BHAKTI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/acb.v2i1.14521

Abstract

Masa pandemi Covid-19 yang belum berakhir menciptakan suasana belajar menjadi lebih terbatas. Pembelajaran berbasis digital tidak dapat dihindarkan demi terciptanya kelangsungan aktivitas pendidikan. Guru sebagai penyedia, pengajar dan penilai pada proses pembelajaran harus senantiasa upgrade skill dalam menghadapi realita peserta didik yang semakin jenuh akan situasi kondisi keterbatasan pola, media serta akses pembelajaran. Pengabdian kepada masyarakat ini memberikan kontribusi kepada guru-guru bahasa inggris di kabupaten Mandailing Natal yang tergabung kedalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa workshop dan pendampingan seputar desain pembelajaran bahasa Inggris berbasis digital yakni materi yang berkenaan guru melek IT, Penggunaan aplikasi Kine Master dalam mempersiapkan video pembelajaran kreatif, penggunaan platform penilaian melalui aplikasi dojo class dan pembuatan E-book kreatif dengan aplikasi flip book maker. Akhir dari kegiatan pendampingan ini, guru bahasa inggris dapat membuat E-book pembelajaran yang digunakan dalam mengajar dan melakukan penilaian kepada peserta didik dikelas daring lebih menarik dan inovatif sehingga penyuguhan materi pembelajaran dapat optimal.
Penguasaan Kosa Kata Bahasa Inggris melalui Alam Sekitar untuk Siswa SD Negeri 16 Percontohan Panyabungan Sartika Dewi Harahap; Syamsiah Depalina Siregar; Rica Umrina; Sri Wahyuni Hasibuan
Acitya Bhakti Vol. 3 No. 2 (2023): ACITYA BHAKTI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/acb.v3i2.29994

Abstract

Periode emas yang ada pada anak ditingkat sekolah dasar menjadi salah satu faktor dari keberhasilan penguasaan sebuah bahasa. Seperti halnya bahasa Indonesia dan bahasa daerah, bahasa Inggris dapat membaur bersama dalam pembelajaran anak diiringi dengan metode yang tepat. Berkenalan dengan alam sekaligus bahasa mampu memberi ruang konkret agar lebih mampu melekatkan kosa kata bahasa Inggris pada ingatan anak ditingkat sekolah dasar. Metode berbaur dengan alam sekitar, menyentuh benda-benda yang ada, berdiskusi disuasana alam serta menjadikan alam sekitar sebagai materi pembelajaran. Tujuan dari pengabdian kepada masayarakat ini adalah untuk memberikan ruang penguasaan kosa kata bahasa inggris di SD Negeri 16 Percontohan Panyabungan lebih dekat dan bebas. Kegiatan luar kelas yang mampu menambah kesegaran dalam belajar menjadi faktor pendukung proses penerapan dan pengaplikasiannya. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dihalaman sekolah dengan membawa 41 siswa dari dua kelas langsung berbaur kepada alam sekitar. Hasil dari kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa siswa dengan mudah mengenali setiap benda yang ada disekitar sekolah mereka dan mampu menyebutkan bahasa Inggrisnya.