Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pembuatan Cookies Daun Kelor dengan Substitusi Tepung Kacang Hijau: Solusi Kreatif Pencegahan Stunting Maksum, Tri Septian; Arsad, Nikmatisni; Puluhulawa, Lisa Efriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 4, No 3 (2025)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v4i3.34131

Abstract

Stunting adalah kondisi balita dengan tinggi badan tidak sesuai umur. Pada 2024, prevalensi stunting di Provinsi Gorontalo sebesar 18,7%, di Kabupaten Boalemo 6,3%, dan di Desa Polohungo tercatat 6 kasus pada 2023. Pemerintah terus berupaya menurunkannya, antara lain melalui fortifikasi makanan lokal seperti daun kelor dan tepung kacang hijau. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Polohungo dalam mengolah bahan pangan lokal bergizi tinggi menjadi produk makanan fungsional berupa cookies sebagai upaya pencegahan stunting dan pemberdayaan ekonomi keluarga berbasis kearifan lokal. Sasaran dalam kegiatan ini adalah masyarakat Desa Polohungo. Metode yang digunakan berupa penyuluhan dan demonstrasi. Kegiatan dilaksanakan di Desa Polohungo Kecamatan Dulupi Kabupaten Boalemo dari 1 Juli – 19 Agustus 2025, dengan jumlah peserta sebanyak 21 mahasiswa. Evaluasi kegiatan didasarkan hasil pre-test dan post-test menggunakan pendekatan one group pre-test post-test. Hasil pengabdian menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan, dimana nilai rata-rata saat pre-test adalah 65,75 dan meningkat menjadi 90,50 saat post-test. Nilai maksimal juga meningkat dari 70 menjadi 100. Masyarakat sudah mampu dalam membuat produk cookies daun kelor dalam skala rumah tangga.
Overview Of Adolescent Knowledge In The Impact Of Early Marriage In Boalemo Regency Dwi Santika Putri, Ni Made; Jafar, Rahmatia; Liputo, Nur Oktaviayani; Wulansar, Ika; Arsad, Nikmatisni
Jambura Nursing Journal Vol 7, No 1: January 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jnj.v7i1.22332

Abstract

Early marriage has a number of consequences, not only limited to the impact on physical and mental health. Women and men who marry at an early age unconsciously forget their right to get an education, pursue school, and achieve their dreams. The research objects studied were teenagers in Modelomo Village, Tilamuta District, Boalemo Regency. This research aims to determine the level of knowledge of teenagers regarding the impact of early marriage. This research is quantitative research with descriptive observational type with accidental sampling technique. The sample in this study was 44 teenagers from Modelomo Village. The research results showed that the majority of respondents had a good level of knowledge, 16 respondents (36.4%), 27 respondents (61.4%), and 1 respondent less. (2.3%). This research shows that the majority of teenagers' knowledge about the impact of early marriage is still in the sufficient category, so it requires attention from various parties to increase the knowledge of young women so that the incidence of early marriage can decrease.
Edukasi Gizi Warna Warni Isi Piringku Sebagai Upaya Pendampingan Percepatan Penurunan Stunting Herlina Jusuf; Ita Sulistiani Basir; Nikmatisni Arsad
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v13i1.18528

Abstract

Stunting dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan otak. Anak stunting juga memiliki risiko lebih tinggi menderita penyakit kronis di masa dewasanya. Piring Makanku: Sajian Sekali Makan, dimaksudkan sebagai panduan yang menunjukkan sajian makanan pada setiap kali makan (misal sarapan, makan siang, makan malam). Visual Piring Makanku ini menggambarkan anjuran makan sehat dimana separuh (50%) dari total jumlah makanan setiap kali makan adalah sayur dan buah dan separuh (50%) lagi adalah makanan pokok dan lauk pauk. Piring Makanku juga menganjurkan makan porsi sayuran harus lebih banyak dari porsi buah, dan porsi makanan pokok lebih banyak dari lauk pauk. Prevalensi stunting di Gorontalo sebesar 29%, tergolong masih tinggi jika dibandingkan dengan standar World Health Organization. Desa Dunggala merupakan salah satu lokus stunting di Kabupaten Bone Bolango. Tujuan Kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan dan sikap dalam penerapan indahnya pelangi di piring makanku di Desa Dunggala, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango. Metode pelaksanaan yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu:. pelaksanaan kegiatan edukasi gizi stunting, edukasi piring makanku dan pelaksanaan lomba warna warni isi piringku sebagai proses perubahan sikap dari para peserta. Hasil pretest dan post test menjadi acuan adanya perubahan pengetahuan yang dimiliki oleh peserta, dan dalam kegiatan lomba isi piringku terlihat perubahan pengetahuan masyarakat dalam menyiapkan isi piring saat mengikuti perlombaan.
Analysis of Factors Related to the Incidence of Fluoride Albus in Adolescent Girls at State Junior High School 1 Tilago, Gorontalo Regency Wanda Djaba; Sirajuddien Bialangi; Nikmatisni Arsad
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) (Special Issue) - International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) - July 20
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v8i3.11233

Abstract

The World Health Organization (WHO) reports that about 33% of the burden of diseases experienced by women in the world is related to reproductive health problems. In Indonesia, around 90% of women are at risk of developing fluoride albus. Fluorine albus or vaginal discharge is one of the reproductive health problems often experienced by adolescent girls. This study aims to analyze factors related to the incidence of fluoride albus in adolescent girls. This study uses a quantitative design with a cross sectional approach. The population amounted to 83 young women with a sample of 69 respondents selected using purposive sampling techniques. Data analysis using the Chi-Square test as well as the alternative test Fisher's Exact Test. The results showed that there was a significant relationship between attitudes towards reproductive health (p = 0.008), personal hygiene of reproductive organs (p = 0.000), and parental support (p = 0.000) with the incidence of fluorine albus (p < 0.05). There was a significant relationship between attitudes, personal hygiene of reproductive organs and parental support with the incidence of fluoride albus in adolescent girls. It is hoped that schools, health workers, and parents can increase education and coaching related to reproductive health to prevent the occurrence of pathological fluorine albus.
Efektivitas Pemberian Media Poster tentang Penyakit Anemia terhadap Perilaku Remaja Adiksi Game Online di SMA Negeri 6 Gorontalo Nurul Wulandari Wahyuddin; Laksmyn Kadir; Nikmatisni Arsad
Antigen : Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi Vol. 3 No. 2 (2025): Antigen : Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/antigen.v3i2.657

Abstract

Anemia merupakan kondisi medis yang ditandai dengan jumlah atau fungsi sel darah merah tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan oksigen di seluruh tubuh. Aktivitas begadang atau kurang tidur dapat mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan, termasuk meningkatkan risiko anemia. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pemahaman remaja tentang anemia yaitu dengan dilakukan edukasi melalui media poster. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pemberian media poster tentang penyakit Anemia terhadap perilaku remaja adiksi game online di SMA Negeri 6 Gorontalo. Jenis penelitian kuantitatif pendekatan quasi-eksperiment design dengan menggunakan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa yang gemar bermain game berjumlah 86 siswa dengan sampel penelitian sebanyak 30 siswa menggunakan simple random sampling. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat dengan statistik uji Wilcoxon signed ranks test. Hasil penelitian menggunakan uji Wilcoxon signed ranks test didapatkan pengetahuan nilai p value = 0,000 < 0,05, durasi bermain nilai p value = 0,000 < 0,05 dan pola tidur nilai p value = 0,000 < 0,05. Menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan media poster. Artinya media poster efektif terhadap perilaku pada remaja adiksi game online di SMA Negeri 6 Gorontalo. Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan informasi untuk mengetahui tentang risiko anemia terhadap adiksi game online guna diterapkan dalam kehidupan sehari-hari mulai dari pola aktivitas yang baik dan tidak baik serta dapat terus saling memberikan edukasi risiko anemia pada teman-teman sekitar.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian HIV pada Gay, Waria, dan Lelaki Seks Lelaki di Kota Gorontalo Yadhi Armyantho Gani; Sirajuddien Bialangi; Nikmatisni Arsad
Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2026): Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin (Februari 2026 - Juli 2026)
Publisher : Transbahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/researchreview.v5i1.512

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) attacks the immune system and may progress to AIDS if untreated. Globally, 40.8 million cases were recorded in 2024, while Indonesia reported 63,707 new cases the same year. Gorontalo Province recorded 1,360 cases in 2025, with 347 in Gorontalo City. This study aimed to analyze the relationship between sexual partners, condom use, HIV knowledge, and STI history with HIV incidence among the GWL group (Gay, Transgender, and MSM) in Gorontalo City. A quantitative cross-sectional design was employed with 78 respondents selected through purposive sampling. Data were collected via questionnaire and analyzed using chi-square test. Results showed significant relationships between sexual partners (p=0.046), condom use (p=0.020), and HIV knowledge (p=0.019) with HIV incidence, while STI history showed no significant relationship (p=0.252). It is concluded that risky sexual behavior and low HIV knowledge are the primary factors associated with HIV transmission among the GWL community in Gorontalo City.
Analysis of Factors Affecting the Timeliness of Data Reporting in the Information System and Monitoring on the ASPAK Application at the South Suwawa Health Center Jainun Paulu; Herlina Jusuf; Nikmatisni Arsad
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) (Special Issue) - International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) January 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v8i1.10413

Abstract

ASPAK (Medical Facilities, Infrastructure, and Devices Application) is a web-based application to manage and monitor health facility data. This study aims to analyze the factors that affect the timeliness of data reporting at the South Suwawa Health Center through the ASPAK application in the Health Center Management Information System (SIMPUS). The factors studied include information system quality, user competence, management support, technological infrastructure, and human resources. Data were collected through a survey of 44 Puskesmas employees and analyzed using simple linear regression and cross-tabulation. The results showed that most employees gave positive assessments of the quality of information systems (75%), user competence (79.5%), management support (68.2%), technological infrastructure (70.5%), and human resources (52.3%). The timeliness of data reporting is also relatively high with 61.4% reporting on time. The regression analysis confirmed that these five factors had a significant effect on the timeliness of reporting with a significance value of < 0.05 and a determination coefficient (R²) of 40.3%. Research suggests improved training, management support, and infrastructure development to improve the timeliness of data reporting.
Uji Efektivitas Ekstrak Daun Beluntas (Pluchea Indica (L) Less) Sebagai Larvasida Nabati Terhadap Mortalitas Larva Aedes Aegypti: Effectiveness Test of Pluchea Indica (L.) Lesser Leaf Extract as a Botanical Larvicide on Aedes Aegypti Larvae Mortality Arlin Lakoro; Herlina Jusuf; Nikmatisni Arsad
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10317

Abstract

Aedes aegypti merupakan vektor penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang memang merupakan penyakit dengan angka kasus yang tinggi di banyak daerah, terutama di negara tropis seperti Indonesia. Pengendalian vektor secara kimiawi menggunakan larvasida sintetik menimbulkan risiko resistensi dan pencemaran lingkungan, sehingga diperlukan alternatif larvasida nabati yang lebih aman dan ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun beluntas (Pluchea indica (L) Less) sebagai larvasida nabati terhadap mortalitas larva nyamuk Aedes aegypti. Jenis penelitian Quasi eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL). Populasi penelitian larva Aedes sp dan sampel sejumlah 200 ekor larva konsentrasi 0%, 3%, 6%, dan 9%, dengan pengulangan 3 kali dan diamati mortalitasnya setiap 3 jam dalam waktu pengamatan 24 jam. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis, dan Mann-Whitney dengan tingkat signifikansi (?) = 0,05. Hasil penelitian, ekstrak daun beluntas konsentrasi 6% dan 9% mortalitas 100% larva, sedangkan konsentrasi 3% mortalitas 86,7%. Uji Kruskal-Wallis menunjukkan perbedaan signifikan mortalitas antar kelompok (p = 0,012), dengan waktu kematian larva tercepat pada konsentrasi 9% (6 jam), diikuti 6% (12 jam), dan 3% (>24 jam). Uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan signifikan antara konsentrasi 3% dan 9% (p = 0,009), tetapi tidak signifikan antara 6% dan 9%. Simpulan bahwa ekstrak daun beluntas efektif sebagai larvasida nabati, dengan efektivitas meningkat seiring kenaikan konsentrasi. Masyarakat disarankan memanfaatkan tanaman beluntas sebagai alternatif pengendalian larva Aedes aegypti yang ramah lingkungan.
Pengaruh Etika Tenaga Kesehatan Terhadap Pelayanan Pasien Di Puskesmas Tilango: The Influence of Health Worker Ethics on Patient Services at Tilango Community Health Center Anisa Huruji; Laksmyn Kadir; Nikmatisni Arsad
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10322

Abstract

Etika tenaga kesehatan merupakan dasar penting dalam meningkatakan mutu pelayanan pasien dipuskesmas, penerapan etika yang baik seperti autonomy, benefience, non-maleficience dan justice dapat menciptakan hubungan profisional yang postif antara tenaga kesehatan dan pasien serta meningkatakan mutu pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh etika tenaga kesehatan terhadap pelayanan pasien di Puskesmas Tilango. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectiona. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien JKN dari bulan juli-agustus sebanyak 1.088 orang, dengan sampel 292 responden yang di pilih menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa etika tenaga kesehatan berpengaruh signifikan terhadap pemberian pelayanan pasien di Puskesmas Tilango dengan nilai uji statistik yang di dapatkan p-value=0,000<?=0,05. Dapat disimpulkan bahwa etika tenaga kesehatan berpengaruh signifikan terhadap pelayanan pasien di Puskesmasmas Tilango. Disarankan agar Puskesmas Tilango mempertahankan dan meningkatakan penerapan etika tenaga kesehatan. Untuk peneliti selanjutnya disarankan untuk memperluas wilayah penelitian yang tidak hanya di satu puskesmas.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Pasien Ko-Infeksi TB-HIV di Kota Gorontalo: Analysis of Factors Related to the Level of Medication Compliance of TB-HIV Co-Infection Patients in Gorontalo City Virana Putri Alghefira Botutihe; Herlina Jusuf; Nikmatisni Arsad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i8.5621

Abstract

Ko-infeksi yang sering ditemui pada penyakit HIV/AIDS ini adalah penyakit Tuberkulosis (TB). WHO memperkirakan TB sebagai penyebab kematian 13% dari penderita AIDS. Meskipun risiko terinfeksi TB turun 70-90% pada pasien yang mengkonsumsi ART, namun TB masih merupakan penyebab kematian terbanyak pada penderita HIV/AIDS.Tujuan untuk mengetahui usia, jenis kelamin, hasil pemeriksaan CD4, riwayat merokok, tingkat pendidikan, tingkat ekonomi, peran petugas kesehatan, dukungan keluarga ada hubungan dengan tingkat kepatuhan minum obat pasien ko-infeksi TB-HIV di Kota Gorontalo dan variabel mana yang paling berpengaruh terhadap tingkat kepatuhan minum obat pasien ko-infeksi TB-HIV di Kota Gorontalo. Desain penelitian observasional analitik dengan pendekatancross-sectional. Total samplingpasien sebanyak 30 orang pada tahun 2023. Analisis uji statistik menggunakan uji chi-square dan Regresi Logistic. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa variabel usia (p-value=0,017), tingkat ekonomi (p-value=0,004), peran petugas kesehatan (p-value=0,030), dukungan keluarga (p-value=0,007) ada hubungan secara siginifikan terhadp tingkat kepatuhan minum obat pasien ko-infeksi TB-HIV. Sedangkan jenis kelamin (p-value=0,073), hasil pemeriksaan CD4 (p-value=0,282), riwayat merokok (p-value=0,765), tingkat pendidikan (p-value=0,765) tidak terdapat hubungan yang siginifikan terhadap tingkat kepatuhan minum obat pasien ko-infeksi TB-HIV di Kota Gorontalo. Dan dukungan keluarga merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap tingkat kepatuhan minum obat pasien ko-infeksi TB-HIV di Kota Gorontalo. Disarankan kepada pasien agar dapat memperhatikan faktor-faktor yang meningkatkan risiko terjadinya TB-HIV serta dapat memaksimalkan efektivitas pengobatan.