Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Development of Contextual Teaching and Learning-Based Test Instruments to Improve 21st Century Skills in Students Atika Ulya Akmal; Festiyed
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 7 (2023): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i7.4191

Abstract

The purpose of this study was to develop a test instrument for the basic physics concept course which was compiled based on the CTL learning model to improve students' 21st century skills (4C). This type of research is R&D and the design used by ADDIE. The subjects of this study were 25 semester 1 PGSD UNP students who worked on 33 questions on the instrument. The data analysis technique used is quantitative analysis by calculating the validity, reliability of the questions, discriminating power and level of difficulty. The results of this study were 78% valid questions and 22% invalid questions. Reliability of 0.933 which is included in the high reliability category. It is known that 18% of the questions are in the difficult category, 61% are in the medium category and 21% are in the easy category. The power of difference test obtained 6% of the questions included in the very bad category, 3% of the questions included in the bad category, 27% in the sufficient category, 61% in the good category and 3% in the very good category.
The Effect of using Virtual Reality Media on the Geometric Skills of Elementary School Students Ary Kiswanto Kenedi; Atika Ulya Akmal; Ciptro Handrianto; Sugito
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 12 No 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpiundiksha.v12i3.60735

Abstract

This research is motivated by the low geometric abilities of elementary school students. This low geometric ability is caused by teachers needing to use instructional media that can develop elementary school students' geometric abilities. In previous research virtual reality learning media was developed which has been declared feasible to be applied in elementary schools. This virtual reality media needs further study to examine its effect on the geometric abilities of elementary school students. This study sought to analyze how primary school pupils' geometric skills were affected by their use of virtual reality media. In this study, 200 fifth-grade students participated in quasi-experimental research with the quantitative approach. Geometric aptitude questions were utilized as data collection instruments. Prerequisite tests, hypothesis tests, and further tests were performed with data analysis techniques using SPSS 26. According to the study, elementary school children's geometric abilities are impacted by their use of virtual reality media. Teachers might use the implications of this research as a guide to help their kids' geometric skills in elementary school.
Analisis Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar pada Masa Pandemi Covid-19 Akmal, Atika Ulya; Hendri, Sherlyane; Hilmi, Lafziatul; Kenedi, Ary Kiswanto; Rahmatina, Rahmatina
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3232

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya data valid tentang kemandirian belajar mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar selama proses pembelajaran daring di masa pandemi covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemandirian belajar mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar selama proses pembelajaran daring di masa pandemi covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kualitaitif deskriptif dengan metode survei yang melibatkan 100 orang mahasiswa. Hasil penelitian menyatakan bahwa sebanyak 10% mahasiswa memiliki kemandirian belajar sangat tinggi, 47% memiliki kemandirian belajar tinggi, 19% memiliki kemandirian belajar sedang, 15% memiliki kemandirian belajar rendah, dan sebanyak 9% memiliki kemandirian belajar sangat rendah.  Hal ini membuktikan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki kemandirian belajar tinggi.  Implikasi penelitian ini dapat dijadikan referensi dalam proses pengembangan pembelajaran daring untuk meningkatkan kualitas kemandirian belajar mahasiswa
Pengembangan Bahan Ajar Elektronik Berbasis Social and Emotional Learning untuk Meningkatkan Nilai Profil Pelajar Pancasila Siswa Sekolah Dasar Anita, Yesi; Waldi, Atri; Akmal, Atika Ulya; Kenedi, Ary Kiswanto; Hamimah, Hamimah; Arwin, Arwin; Masniladevi, Masniladevi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3280

Abstract

Perlunya proses pembelajaran yang sesuai dengan harapan pendidikan 4.0 yang selaras dengan perkembangan siswa sekolah dasar yang dapat meningkatkan profil pelajar pancasila menjadi latarbelakang penelitian ini. Penelitian ini memfokuskan kepada pengembangan bahan ajar berbasis social and emotional learning yang valid serta efektif dalam meningkatkan profil pelajar pancasila siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan dengan model pengembangan 4-D. Penelitian in difokuskan kepada 30 orang siswa sekolah dasar. Penelitan ini menggunakan lembar observasi analisis konsep, lembar dokumentasi analisis siswa, lembar observasi materi, angket validasi dan soal tes profil pelajar pancasila sebagai alat pengumpulan data. Teknik analisis Miles dan Huberman menjadi cara menganalisis data kualitatif. Analisis data validasi dilakukan dengan pengskoran angka validasi sedangkan untuk uji efektivitas dilakukan dengan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menyatakan bahwa penilaian pakar ahli mendapatkan skor 87.36 dengan kategori sangat valid. Hasil penelitian juga mendapatkan nilai N-Gain untuk penggunaan bahan ajar berbasis social and emotional learning sebesar 0.71 dengan kategori sangat tinggi. Hal ini menyatakan bahwa telah dihasilkannya bahan ajar elektronik berbasis social and emotional learning yang valid serta efektif untuk meningkatkan profil pelajar pancasila siswa sekolah dasar. Hasil Penelitian ini dapat dikembangkan sebagai referensi guru dalam meningkatkan profil pelajar pancasila siswa sekola dasar.
Batik Making Training as an Effort to Develop Industry and Community Welfare Nurmaliati; Akmal, Atika Ulya; Ratih Dheviana Puru Hitaningtyas; Hadion Wijoyo
Inovasi Sosial : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Inovasi Sosial: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Akademi Teknik Adikarya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61991/inovasisosial.v2i1.45

Abstract

This service was carried out in Kungkai Village, Bangko District, Merangin Regency, Jambi Province. The problem faced is that there is a fairly well-known batik industry center in Kungkai Village, which has not been able to improve the welfare of the people in Kungkai Village. The people of Kungkai Village generally do not know the types of Kungkai batik and also do not know the tools and methods for making batik. This problem means that the batik industry in Kungkai Village has not been able to develop, the batik business in Kungkai Village is only limited to one home business with a very minimal workforce. The methods implemented in this service activity are in the form of education, outreach, training, and assistance in making hand-written batik cloth. This method was carried out with 20 PKK women partners. After the service activities were carried out, the results were: (1) Partners gained knowledge about batik culture in Jambi and Kungkai Village in particular, (2) Partners received batik tools and materials in the form of canting, mori cloth, wax, and dye. (3) Partners received batik tools and materials in the form of canting, mori cloth, wax, and dye. have knowledge and skills in how to make hand-drawn batik. (4) Partners have knowledge and skills in business management, namely financial bookkeeping, and (5) Partners have knowledge and skills in the field of Information and Technology (IT), namely online marketing using an online shop account that they already have (6) Partners have a working group to develop the batik industry in Kungkai.
Analisis Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar pada Masa Pandemi Covid-19 Akmal, Atika Ulya; Hendri, Sherlyane; Hilmi, Lafziatul; Kenedi, Ary Kiswanto; Rahmatina, Rahmatina
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3232

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya data valid tentang kemandirian belajar mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar selama proses pembelajaran daring di masa pandemi covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemandirian belajar mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar selama proses pembelajaran daring di masa pandemi covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kualitaitif deskriptif dengan metode survei yang melibatkan 100 orang mahasiswa. Hasil penelitian menyatakan bahwa sebanyak 10% mahasiswa memiliki kemandirian belajar sangat tinggi, 47% memiliki kemandirian belajar tinggi, 19% memiliki kemandirian belajar sedang, 15% memiliki kemandirian belajar rendah, dan sebanyak 9% memiliki kemandirian belajar sangat rendah.  Hal ini membuktikan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki kemandirian belajar tinggi.  Implikasi penelitian ini dapat dijadikan referensi dalam proses pengembangan pembelajaran daring untuk meningkatkan kualitas kemandirian belajar mahasiswa
Pengembangan Bahan Ajar Elektronik Berbasis Social and Emotional Learning untuk Meningkatkan Nilai Profil Pelajar Pancasila Siswa Sekolah Dasar Anita, Yesi; Waldi, Atri; Akmal, Atika Ulya; Kenedi, Ary Kiswanto; Hamimah, Hamimah; Arwin, Arwin; Masniladevi, Masniladevi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3280

Abstract

Perlunya proses pembelajaran yang sesuai dengan harapan pendidikan 4.0 yang selaras dengan perkembangan siswa sekolah dasar yang dapat meningkatkan profil pelajar pancasila menjadi latarbelakang penelitian ini. Penelitian ini memfokuskan kepada pengembangan bahan ajar berbasis social and emotional learning yang valid serta efektif dalam meningkatkan profil pelajar pancasila siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan dengan model pengembangan 4-D. Penelitian in difokuskan kepada 30 orang siswa sekolah dasar. Penelitan ini menggunakan lembar observasi analisis konsep, lembar dokumentasi analisis siswa, lembar observasi materi, angket validasi dan soal tes profil pelajar pancasila sebagai alat pengumpulan data. Teknik analisis Miles dan Huberman menjadi cara menganalisis data kualitatif. Analisis data validasi dilakukan dengan pengskoran angka validasi sedangkan untuk uji efektivitas dilakukan dengan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menyatakan bahwa penilaian pakar ahli mendapatkan skor 87.36 dengan kategori sangat valid. Hasil penelitian juga mendapatkan nilai N-Gain untuk penggunaan bahan ajar berbasis social and emotional learning sebesar 0.71 dengan kategori sangat tinggi. Hal ini menyatakan bahwa telah dihasilkannya bahan ajar elektronik berbasis social and emotional learning yang valid serta efektif untuk meningkatkan profil pelajar pancasila siswa sekolah dasar. Hasil Penelitian ini dapat dikembangkan sebagai referensi guru dalam meningkatkan profil pelajar pancasila siswa sekola dasar.
Pelatihan Guru Sekolah Dasar dalam Mengembangkan Pembelajaran Digital Berbasis STEM Zainil, Melva; Kenedi, Ary Kiswanto; Suherman, Dea Stivani; Akmal, Atika Ulya; Azkiyah, Nurzhila; Wahyuni, Sisri
Majalah Ilmiah UPI YPTK Vol. 31 (2024) No. 2
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jmi.v31i2.164

Abstract

Kurangnya pemahaman dan keterampilan guru dalam menyusun konsep STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dalam proses pembelajaran di Sekolah Dasar (SD), serta kurangnya kemampuan guru SD dalam mengimplementasikan pembelajaran kelas digital berbasis STEM sesuai dengan Kurikulum Merdeka, menjadi latar belakang utama kegiatan ini. Rendahnya pemahaman guru terhadap integrasi STEM dalam pendidikan berdampak pada kualitas pembelajaran yang belum optimal dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan era digital. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru SD di Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, dalam menyusun dan mengimplementasikan pembelajaran berbasis STEM serta kelas digital berbasis STEM sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Program ini dirancang secara komprehensif dan mencakup dua metode utama, yaitu pelatihan penyusunan konsep STEM dan pelatihan implementasi pembelajaran digital berbasis STEM. Proses pelatihan melibatkan metode kolaboratif, simulasi, diskusi kelompok, dan praktik langsung untuk memastikan bahwa guru dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam kelas mereka. Evaluasi kemampuan dilakukan melalui tes sebelum dan sesudah pelatihan, dan hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan para peserta. Rata-rata nilai evaluasi akhir mencapai di atas 85 untuk semua materi. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan berhasil meningkatkan kompetensi guru dalam menggabungkan konsep STEM dan teknologi digital dalam pembelajaran. Rekomendasi dari kegiatan ini mencakup evaluasi jangka panjang atas dampak implementasi STEM terhadap hasil belajar siswa serta pengembangan pelatihan lanjutan guna memperkuat keterampilan guru secara berkelanjutan
Profile of Students’ 21st Century Skills in Digital Learning Using The Contextual Teaching and Learning (CTL) Model Atika Ulya Akmal; Yohandri; Abdul Razak
International Journal of Elementary Education Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijee.v7i4.66570

Abstract

The 21st century skills are skills that really need to be developed to face the current digitalization era. Looking at the current conditions, students' 21st century skills are not very prominent and are not well developed so that students need new innovations that can support 4C skills. The purpose of this study was to analyze the 21st century skill profile of first semester Elementary School Teacher Study Program students in the elementary physics basic concepts course. This type of research is descriptive research. The sample of this research was 110 students selected with a specific purpose or by purposive sampling technique. The data collection techniques used are questionnaires, interviews, and observation. The data were analyzed using descriptive statistics which would show the percentage of the number of students per category. The results of this study indicate that for creative thinking skills, collaboration and communication the percentage of students is in the near standard category. As for creative thinking skills, the percentage of students is in the substandard category. This shows that students' 21st century skills still need to be improved. learning activities that facilitate the emergence of 21st century skills need to be carried out continuously or continuously so that students are accustomed to and achieve the desired standards. The conclusion of this study is that students' 21st century skill profiles in digital learning with CTL are in a status close to a good standard, except for creative thinking skills that still require some extra treatment to improve them.
Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Menggunakan Model Cooperative Learning Tipe Example Non Example di Kelas V SDN 26 Gurun Kabupaten Tanah Datar Refina, Bunga; Waldi, Atri; Akmal, Atika Ulya; Anita, Yesi
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 2 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i2.3005

Abstract

This study aims to describe the improvement of learning outcomes of Pancasila Education through the application of the Example Non Example type Cooperative Learning model in grade V students of SDN 26 Gurun, Tanah Datar Regency. The type of research used is Classroom Action Research (PTK) with a qualitative and quantitative approach. The research was carried out in two cycles, each consisting of four stages, namely planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of the study were teachers and students of class V. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, documentation, and learning outcome tests. The data was analyzed qualitatively for aspects of the learning process and quantitatively for student learning outcomes. The results of the study showed a significant increase. The teaching module aspect increased from a score of 82.2% (good) in the first cycle to 92.9% (very good) in the second cycle. Teacher performance increased from 82.0% (good) to 91.7% (very good), student activity increased from 77.8% (adequate) to 91.7% (very good), and average student learning outcomes increased from 76.6 (adequate) in cycle I to 91.2 (very good) in cycle II.