Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PERTUMBUHAN DAN KECEPATAN PENUTUPAN Arachis pintoi DENGAN PENGGUNAAN KONSENTRASI HORMON DAN PANJANG STEK YANG BERBEDA Ade Sumiahadi; M. Achmad Chozin
Jurnal AGROSAINS dan TEKNOLOGI Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Pertanian - UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jat.2.1.69-80

Abstract

Biomulsa merupakan salah satu jenis mulsa yang dapat digunakan sebagai teknologi dalam upaya pencegahan degradasi lahan dan erosi tanah pada pengembangan budidaya tanaman di lahan kering berlereng. Arachis pintoi memiliki karakter dan potensi yang sesuai untuk digunakan sebagai biomulsa, tetapi faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan A. pintoi belum banyak diketahui. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh panjang stek dan konsentrasi hormon Rootone-F® terhadap pertumbuhan dan kecepatan penutupan A. pintoi. Penelitian dilakukan pada bulan September – Desember 2013 di Kebun Percobaan Cikabayan, Kampus IPB, Bogor. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dua faktor yang terdiri dari faktor panjang stek (2, 4, dan 6 ruas) dan faktor konsentrasi hormon Rootone-F® (400, 600, 800, dan 1000 ppm) dengan menggunakan 3 kali ulangan. Hasil menunjukkan bahwa semua konsentrasi hormon Rootone-F® yang diujikan tidak berpengaruh terhadap peubah yang diamati. Semakin panjang stek yang digunakan cenderung menghasilkan hasil yang lebih baik pada semua peubah pertumbuhan dan kecepatan penutupan A. pintoi. Namun pada peubah kecepatan penutupan, penggunaan stek 6 ruas tidak berbeda nyata dengan stek 4 ruas. Sehingga penggunaan stek 4 ruas lebih dasarankan karena lebih effisien dalam penggunaan bahan tanam. 
POTENSI Arachis pintoi SEBAGAI BIMULSA DALAM MENEKAN GUMLA PADA LAHAN BUDIDAYA TANAMAN Ade Sumiahadi
Jurnal AGROSAINS dan TEKNOLOGI Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Pertanian - UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jat.7.1.51-64

Abstract

Gulma merupakan salah satu faktor pembatas bagi produksi tanaman. Pengendalian gulma secara kimiawi memiliki dampak negatif secara ekologi, ekonomi dan sosial. Pengendalian gulma secara biologis seperti penggunaan tanaman penutup tanah (cover crops) atau biomulsa (biomulch) atau mulsa hidup (living mulch) dapat menjadi alternatif pengendalian gulma yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan. Arachis pintoi merupakan tanaman dari keluarga kacang-kacangan yang memiliki sifat-sifat yang cocok untuk dijadikan sebagai biomulsa atau pada lahan budidaya tanaman. A. pintoi memiliki beberapa kelemahan terkait dalam penggunaannya sebagai biomulsa, namun dapat diatasi dengan pengelolaan yang benar. A. pintoi sama halnya dengan tanaman penutup tanah pada umumnya menekan gulma melalui penekanan perkecambahan, pertumbuhan, perkembangan dan pengurangan seed bank dengan beberapa mekanisme yaitu kompetisi, alelopati dan asosiasi dengan mikroba tanah. Berdasarkan hasil penelitian sebelumnya ditemukan bahwa A. pintoi efektif menekan gulma 42-98% dan secara umum A. pintoi lebih efektif menekan gulma berdaun lebar dibandingkan gulma berdaun sempit.
PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI PUPUK ORGANIK PADAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KEMBANG KOL (Brassica oleracea var. botrytis L.) Sudirman Sudirman; Nurdalila Nurdalila; Ade Sumiahadi
Jurnal Pertanian Presisi (Journal of Precision Agriculture) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Pertanian Presisi
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jpp.2022.v6i2.7232

Abstract

Kembang kol (Brassica oleracea var. botrytis L.) merupakan jenis tanaman sayuran yang termasuk dalam keluarga tanaman kubis-kubisan (Brassicaceae) yang berasal dari Eropa. Produksi kembang kol terbatas karena selama ini hanya dibudidayakan petani di daerah dataran tinggi. Salah satu usaha meningkatkan produksi kembang kol adalah dengan memberikan nutrisi yang cukup, salah satunya adalah dengan pemberian pupuk organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai pupuk organik padat terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kembang kol. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2021 sampai Januari 2022 di lahan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jakarta. Penelitian menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) dengan lima perlakuan yaitu P0 (pupuk anorganik/kontrol), P1 (pupuk guano), P2 (pupuk vermikompos), P3 (pupuk kompos), P4 (pupuk kandang ayam). Setiap perlakuan diulang sebanyak lima kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua jenis pupuk organik padat mampu menghasilkan pertumbuhan dan produksi tanaman yang sama bahkan lebih baik dibandingkan dengan pupuk anorganik. Perlakuan pupuk kandang ayam menghasilkan panjang daun, jumlah daun dan bobot kotor tanaman kembang kol yang lebih tinggi dibandingkan dengan pupuk anorganik.
Evaluasi Arachis pintoi sebagai Biomulsa dalam Memperbaiki Kesuburan Tanah pada Pertanaman Jagung di Kemiringan Lahan yang Berbeda Ade Sumiahadi; Muhamad Ahmad Chozin; Dwi Guntoro
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol. 28 No. 4 (2023): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18343/jipi.28.4.591

Abstract

Expanding agricultural land by using sloping dry land can be detrimental to the environment due to soil erosion and degradation. However, cover crops can be one of the technologies applied to reduce these risks. Arachis pintoi is one of cover crops that can be used as bio mulch on agricultural land. The study aimed to evaluate the effect of A. pintoi bio mulch on soil nutrient contents and maize plant growth at different slopes. A nested randomized block design was used in the study. Two levels of land used as the main factor and the type of mulch consisting of five levels (without mulch with weeding, without mulch without weeding, silver-black plastic mulch, straw mulch, and A. pintoi bio mulch) were used as the second factor. The results showed that A. pintoi bio mulch significantly increased the P content of the soil and could potentially increase several other macronutrients, especially C-organic, N, and Ca. The use of A. pintoi bio mulch with a cover technique that was left to cover the entire soil surface suppressed the growth and yield of maize plants compared to the control treatment. Keywords: cover crops, mulch, ornamental peanut, soil fertility, rice straw
Kerangka Konseptual Pertanian Perkotaan: Studi Kasus di Jakarta Selatan Lorenta In Haryanto; Ade Sumiahadi; Ibnu Jabbar Ramadhani
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertanian perkotaan memegang peranan penting dalam mendukung perekonomian dan ketahananpangan masyarakat perkotaan sekaligus memelihara keseimbangan ekosistem melalui keberadaan ruangterbuka hijau. Kondisi perkotaan yang berbeda dengan pusat produksi pangan di perdesaan telahmenginspirasi masyarakat perkotaan untuk mengembangkan model pertanian yang unik sesuai denganlingkungan perkotaan. Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai pendekatan yangditerapkan masyarakat (pelaku) pertanian perkotaan dalam mempertahankan usahanya. Penelitianmenggunakan metode studi literatur dengan pendekatan keunggulan bersaing Michael E. Porter (1985).Data penunjang didapatkan melalui wawancara dan observasi mendalam terhadap para pelakupertanian perkotaan di enam kecamatan di Jakarta Selatan, yaitu Kecamatan Setiabudi, Pancoran,Pasar Minggu, Pesanggrahan, Tebet dan Cilandak. Analisis deskriptif digunakan untuk mengolahinformasi primer maupun data sekunder. Temuan dalam kajian ini menunjukkan adanya strategi fokusbiaya, diferensiasi, dan diversifikasi yang dikembangkan oleh pelaku pertanian perkotaan di JakartaSelatan. Strategi fokus biaya menekankan pada efisiensi biaya-biaya usahatani, dicontohkan oleh pelakuusaha hidroponik – organik. Strategi diferensiasi menampilkan keunikan penting bagi pembeli, sepertidilakukan pelaku usaha tanaman hias yang telah menembus pasar ekspor. Strategi diversifikasi dicirikandengan adanya perluasan usaha melalui jasa-jasa penyerta seperti jasa penanaman, pelatihan dankonsultasi. Penelitian lanjutan disarankan guna memetakan model pertanian perkotaan secara spesifikpada masing-masing wilayah. Kata Kunci: Kerangka konseptual, keunggulan bersaing, model bisnis, pertanian perkotaan,
Iradiasi Sinar Gamma untuk Menghasilkan Variasi Fenotipe pada Tanaman Patah Tulang Kriwil (Euphorbia tirucalli) Hoya Curly Rita Tri Puspitasari; Ade Sumiahadi; Dirgahani Putri
Jurnal AGROSAINS dan TEKNOLOGI Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian - UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jat.8.2.61-68

Abstract

Indonesia memiliki biodiversitas yang tinggi, termasuk tanaman. Namun kenyataannya, Indonesia masih banyak mengimpor tanaman  terutama tanaman hias dari luar negeri. Hal tersebut mendorong peneliti untuk mendapatkan jenis-jenis tanaman hias unik dan menarik yang diharapkan dapat diminati. Salah satu cara yang dilakukan adalah mutasi. Mutagen dapat berupa fisik, kimia atau rekayasa genetik. Mutagen secara fisik dengan iradiasi sinar gamma menjadi pilihan yang relatif lebih murah dan cepat dengan potensi keragaman tinggi, yang diharapkan tanaman hias menjadi lebih beragam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari dosis iradiasi yang dapat mengubah fenotipe patah tulang kriwil yang berbeda dari fenotipe aslinya. Penelitian dilaksanakan di nursery Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jakarta, pada bulan Agustus 2022 sampai November 2023. Dosis Iradiasi sinar gamma yang digunakan dalam penelitian ini adalah 0, 2, 4, 6, 8, 10, dan 12 Gy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis iradiasi sinar gamma yang digunakan pada penelitian ini belum dapat menghasilkan keragaman karakter kuantitatif maupun kualitatif pada tanaman patah tulang kriwil Hoya Curly pada pengamatan 3-6 bulan, namun setelah satu tahun kemudian baru terlihat perubahan karakter kualitatif, yaitu pada perlakuan 4 Gy dan 10 Gy. Pada dosis iradiasi 4 Gy terdapat tanaman dengan ukuran daun lebih kecil, warna daun dan batang menjadi hijau, namun bentuk daun tetap kriwil dengan habitus menjuntai seperti kontrol. Perubahan pada 10 Gy, daun tidak keriting, tangkai daun lebih panjang, ukuran daun lebih besar, namun warna daun tetap putih kehijauan, dan habitus tetap menjuntai seperti kontrol.ABSTRACTIndonesia has high biodiversity, including plants. However, in reality, Indonesia still imports a lot of plants, especially ornamental plants, from abroad. This fact encourages researchers to get unique types of ornamental plants that are expected to be of public interest. One way to do this is mutation. Mutagens can be physical, chemical or genetic engineering. Physical mutagen by gamma irradiation is a relatively cheaper and faster option with high diversity potential, which is expected to increase the diversity of ornamental plants. This study aimed to find an irradiation dose that could change the phenotypic characters of Euphorbia tirucalli Hoya Curly, which was different from the original phenotype. The research was conducted in the nursery of the Faculty of Agriculture, Universitas Muhammadiyah Jakarta, from August to November 2022. The doses of gamma irradiation used in this study were 0, 2, 4, 6, 8, 10, and 12 Gy. The results showed that the doses of gamma irradiation used in this study could not produce a diversity of quantitative or qualitative characters in the Hoya Curly kriwil fracture plant in 3-6 months observation. However, approximately one year later, changes were seen in the qualitative characters, namely in 4 and 10 Gy doses. At an irradiation dose of 4 Gy there were plants with smaller leaf sizes and the colour of the leaves and stems became green, but the leaf shape remained curly with a dangling habitus like the control. Changes at 10 Gy, the leaves did not curl, the ptiole was longer, the leaf size was larger, but the colour of leaves and stem remained greenish white with a dangling habitus like the control.
Penyuluhan dan Pelatihan Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga untuk Pupuk Organik Cair di Villa Pamulang, Depok Ahmad, Nuhairan; Al Fajri, Agil Thoriq Bramantio; Wijanarko, Citra Calista; Prabana, Rayi; Sumiahadi, Ade; Wulandari, Yukarie Ayu; Putri, Dirgahani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyrakat Teknik (JPMT)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jpmt.6.2.112-122

Abstract

Kegiatan ditujukan kepada warga yang memiliki kebun apotek hidup. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah masalah rendahnya pengelolaan limbah rumah tangga di lokasi mitra dan kurangnya ketersediaan pupuk pada apotek hidup di lokasi mitra yang menyebabkan pertumbuhan tanaman obat tidak optimal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai pupuk organik cair. Metode kegiatan terdiri dari 1) Penyuluhan pemanfaatan limbah rumah tangga untuk pupuk organik cair melalui media poster, 2) Pelatihan partisipatif pembuatan pupuk organik cair dari limbah rumah tangga dan 3) Pre-test dan post-test untuk mengukur indikator perubahan pengetahuan dan keterampilan partisipan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus 2023 di Kompleks Villa Pamulang RT 009/012, Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan pengelolaan limbah rumah tangga untuk pupuk organik cair berjalan dengan lancar dilihat dari tercapainya indikator keberhasilan berupa: 1) meningkatnya pengetahuan dan keterampilan partisipan terhadap pengelolaan limbah rumah tangga untuk pupuk organik cair dengan peningkatan sebesar 21,75%, 2) pihak mitra memberikan penilaian memuaskan (baik dan baik sekali) dengan persentase kepuasan 92,5%, dan 3) beberapa partisipan langsung mempraktikkan sendiri proses pembuatan pupuk organik cair dari limbah organik rumah tangga setelah kegiatan selesai.
Pengenalan dan Penyerahan Tanaman Obat untuk Apotek Hidup pada Masyarakat RT. 009/RW. 012 Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok Sumiahadi, Ade; Wijanarko, Citra Calista; Al Fajri, Agil Thoriq Bramantio; Ahmad, Nuhairan; Prabana, Rayi; Putri, Dirgahani; Wulandari, Yukarie Ayu; Maruf, Mohammad Ainul; Gustia, Helfi; Rosdiana, Rosdiana
Fokus ABDIMAS Vol 3, No 1: April 2024
Publisher : STIE Pelita Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34152/abdimas.3.1.31-35

Abstract

Utilization of abandoned land to cultivate medicinal plants as a living pharmacy can independently meet the needs of the family's herbal medicines. The majority of people in the area of RT. 009/012 Kompleks Villa Pamulang, Pondok Petir Village, Bojongsari District, Depok City, still relies on chemical drugs and rarely uses herbal medicines. This is due to the people's lack of knowledge regarding the benefits of medicinal plants. Based on these conditions, the partner community hopes that there will be activities to introduce more herbal medicinal plants in creating healthy pharmacies in their environment. This community service activity aimed to introduce various medicinal plants and increase the availability of medicinal plants in living pharmacies in RT. 009/012 Kompleks Villa Pamulang. The activity was carried out at RT. 009/012 Kompleks Villa Pamulang, Pondok Petir Village, Bojongsari District, Depok City on 5-6 of August 2023. The activity consisted of two stages, namely, the explanation of medicinal plants and their benefits and the handing over of several types of medicinal plants to the people of RT. 009/012 Komleks Villa Pamulang. The activity went well and received great enthusiasm and response from the partner community. The partner community was delighted with the activities and gave a satisfaction rating of 92.5%. Partner community hopes there will be more activities related to environmental management and living pharmacies in the future.
Penyuluhan dan Pendampingan Budidaya Microgreens dan Pengolahannya di Kelompok Wanita Tani Nusa Indah Cirendeu Sumiahadi, Ade; Putri, Dirgahani; Wulandari, Yukarie Ayu; Maruf, Mohammad Ainul; Rahmayuni, Erlina; Sularno; Rosdiana; Maulana, Ragil; Wifrandi, Arild Sadewo; Chintya, Cindy Geraldine
Open Community Service Journal Vol. 4 No. 1 (2025): Open Community Service Journal
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/ocsj.v4i1.112

Abstract

Urban farming merupakan strategi pemanfaatan lahan sempit untuk menghasilkan bahan makanan segar sebagai upaya pemenuhan ketersediaan pangan perkotaan. Lokasi keberadaan KWT Nusa Indah yang berada di daerah padat penduduk menyebabkan keterbatasan lahan menjadi sebuah permasalahan penting, sehingga praktik budidaya tanaman lahan sempit sangat dibutuhkan. Microgreens menjadi solusi yang ditawarkan kepada KWT Nusa Indah untuk menjadi alternatif budidaya tanaman lahan sempit, namun belum ada sumber daya yang dapat memberikan informasi terkait microgreens. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra terkait praktik budidaya microgreens. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 11 Januari 2025, di Balai Warga Jl. Gunung Indah VI RT 01 RW 03, Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan. Kegiatan diikuti oleh 15 orang peserta dari mitra. Pelaksanaan meliputi kegiatan survei awal, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Tahap survei awal telah dilakukan untuk memetakan masalah dan rencana waktu kegiatan. Tahapan pelaksanaan meliputi sosialisasi program, penyuluhan, dan pendampingan. Tahap evaluasi meliputi penilaian peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, serta penilaian kepuasan mitra. Kegiatan pengabdian masyarakat telah berhasil dilakukan dengan baik, ditunjukkan dengan nilai tes yang mengalami peningkatan pengetahuan sebesar 20,15% dengan hasil skor kepuasan mitra sebesar 100% (sangat puas).
Pengaruh Naungan dan Panjang Stek terhadap Iklim Mikro dan Pertumbuhan Tanaman Bayam Brazil (Alternanthera sissoo) Sumiahadi, Ade; Wisesa, Abi Mayu
Vegetalika Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.103992

Abstract

Brazilian spinach originated from the American continent and has not been widely cultivated in Indonesia. Its narrow land urban farming development is constrained by low light-intensity conditions that prevent Brazilian spinach from growing optimally. The research aimed to study the effects of shade and cutting length on the growth of Brazilian spinach plants. The research was conducted from December 2023 to January 2024 at the experimental field of the Faculty of Agriculture UMJ. The research used a split-plot design with a randomized complete block design (RCBD) as the environmental design. The treatment used as the main plot was shade consisting of no shade, 45% paranet shade, and 65% paranet shade, while the length of cuttings became a subplot consisting of 5 cm, 7 cm, and 12 cm. The treatment combinations formed are nine, and were repeated 3 times. The results showed that shading increased humidity and decreased temperature and light intensity in the plant microenvironment. At the end of the study, in general, the provision of paranet shade up to 65% did not significantly affect Brazilian spinach plants' growth except for plant height and root length. The cutting length had no significant effect on all observed variables. The use of 5 cm cutting length is recommended because it is considered more efficient in providing cutting material. There were no interaction effects between shade and cutting length on the growth of Brazilian spinach plants.
Co-Authors Abi Mayu Wisesa Abi Mayu Wisesa Adi Rastono Adiwijaya Agus Yulianto Ahmad, Nuhairan Ahmet Tamkoc Aini Novita Murwani Al Fajri, Agil Thoriq Bramantio Angga Maulana Arif Syahbani, Raiyuko Arif Wicaksono Ashadi Ayu Wulandari, Yukarie Azwar Lahusin Bagas Aghni Tama Bagaskara, Katon Chintya, Cindy Geraldine Dahlia Nauly Davina Patricia Saragih Dessy Iriani Putri Dian Diani Tanjung Dian Tanjung Dirgahani Putri Dwi Guntoro ELFARISNA ELFARISNA Erlina Rahmayuni, Erlina Ester Sinambela Fadil Rohman Finta Lissimia, Finta Galuh Budi Setiyanto Hanif Fatur Rohman Haryanto, Lorenta In Helfi Gustia Herman, Welly Ibnu Jabbar Ramadhani Kumara, Nur Rizha Adi Kurniasari, Leli Litdia, Litdia M A Chozin M Ridho Nurfaiq M. Achmad Chozin Maruf, Mohammad Ainul Maulana, Ragil Mehmet Hamurcu Meisanti Mellya Dwi Citra Khysswari Muhamad Ahmad Chozin Muhammad Rafi Wahyu Putra Muhammad Rafli Ariq Putra Muhammad Rifqi Nana Suryana Nani Muksin Nurdalila Nurdalila Paldi Saputra Prabana, Rayi Putra, Muhammad Rafi Wahyu Rachmatika, Fatiya Ragil Maulana Ramadona, Lola Ramazan Acar Ratna Dewi Nur'aini Refa Firgiyanto Refa Firgiyanto Risya Mutiara Nabilla Rita Puspitasari Rita Tri Puspitasari Romlih Romlih Rosdiana Rosdiana Rosdiana Ruth Shinta Damanik Sabina Cecilia Safira Zahrah Yusrina Sinta Dwi Rahma Sudirman Sudirman Sugiatmi Sularno Sularno Sularno, Sularno Tania Amelya Putri Ummu Kalsum Wahyudi Wahyudi Wahyudin Wahyudin Wifrandi, Arild Sadewo Wijanarko, Citra Calista Wisesa, Abi Mayu Yeni Nurazizah Yukarie Ayu Wulandari Yukarie Ayu Wulandari, Yukarie Ayu