Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Media Pembelajaran Interaktif Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Kelas V Sd Negeri 6 Sungai Raya Elma Tiana, Elma Tiana; Risdiana Andika Fatmawati; Elvani Hertati
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpu.v19i2.43007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh media pembelajaran interaktif terhadap hasil belajar pendidikan pancasila kelas V SD Negeri 6 Sungai Raya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis Quasi experiment design dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi pada penelitian ini, yaitu kelas VA sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 21 peserta didik dan kelas VB sebagai kelas kontrol yang berjumlah 17 peserta didik dengan jumlah total keseluruhan 38 peserta didik. Pada pengumpulan sampel menggunakan teknik Nonprobability sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes. Instrumen penelitian ini menggunakan instrumen berupa tes pilihan ganda. Pengujian hipotesis menggunakan rumus t-test (Independent sample test) dengan hasil Uji t Independent menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran interaktif memiliki dampak signifikasi terhadap hasil belajar peserta didik dalam pelajaran Pendidikan Pancasila dengan nilai signifikasi 0,000, maka H0 ditolak dan Ha diterima karena nilai sig. (2-tailed) dengan signifikasi 0,000 lebih kecil dari 0,05. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh media pembelajaran interaktif terhadap hasil belajar pendidikan pancasila kelas V SD Negeri 6 Sungai Raya. Kata Kunci: Hasil Belajar, Media Pembelajaran Interaktif, Pendidikan Pancasila
ANALYSIS OF REGIONAL BATIK MOTIF CHARACTERISTICS AS A BASIS FOR REVITALIZATION AND DEVELOPMENT OF LEARNING MODELS Kholis, Achmad Nur; Hertati, Elvani
JURNAL IMAJINASI Vol 9, No 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/i.v9i2.77771

Abstract

The Indonesian education system currently implements the centralized Merdeka Curriculum, which, despite its intention to provide flexibility in learning, faces significant challenges, particularly in terms of unequal access to educational infrastructure across regions. To address this issue, it is essential to develop adaptive learning models that reflect the diverse local contexts. A strategic approach involves analyzing the sociocultural characteristics of communities in various areas. Batik Nusantara, a cultural heritage rich in symbolic meaning, illustrates these regional distinctions, primarily categorized into coastal and inland batik, each representing different societal values and worldviews. Coastal batik tends to reflect openness, boldness, and external cultural influences, while inland batik is deeply rooted in philosophical and symbolic traditions. These distinctions offer valuable insights for integrating local wisdom into curriculum design. This study adopts a qualitative methodology with a descriptive approach, utilizing literature review techniques from academic journals, articles, catalogs, and other scholarly sources. The analysis of batik motifs provides a foundation for contextualized learning through Problem-Based Learning and Project-Based Learning approaches. Such models have the potential to enhance students’ cultural identity, character development, and engagement by aligning learning experiences with the realities and values of their respective communities.
Workshop Inovasi Pembelajaran: Integrasi Media Emerging EdTech pada Model Kooperatif bagi Guru SMP Setyowati, Dessy; Afryaningsih, Yunika; Hidayati, Awanis; Hertati, Elvani; Fathonah, Iir Nikhmatul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1068

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogis dan profesional guru SMP di Kabupaten Kubu Raya melalui integrasi media Emerging EdTech dalam model pembelajaran kooperatif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Active Learning Workshop selama tiga hari yang meliputi tahap penguatan konsep TPACK, praktik penyusunan modul ajar IPA materi Tata Surya, serta simulasi peer-teaching. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman, keterampilan, dan sikap/percaya diri dari rata-rata sebelum kegiatan 2,5 menjadi 3, 42. Selain itu, guru dapat mengintegrasikan teknologi digital ke dalam sintaks model Jigsaw. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa workshop inovasi pembelajaran ini efektif dalam menjembatani kesenjangan antara teori pedagogi modern dengan praktik riil di kelas. Integrasi teknologi mutakhir terbukti mampu merevitalisasi model kooperatif menjadi lebih dinamis dan kolaboratif, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Nasional di era digital.
Pelatihan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Berbasis Karakter Profil Pelajar Pancasila bagi Guru Yayasan Hidayatul Ulum Al Hasani Suriyana, Suriyana; Riyanti Nurdiana; Risdiana Andika F.; Elvani Hertati; Nizarrahmadi, Nizarrahmadi; Muhammad Sood; Salman Al- Farisi; Yuni Listiani
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 04 (2026): ISSUE APRIL
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan guru dalam menyusun serta menerapkan perangkat pembelajaran berbasis karakter yang terintegrasi dengan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada hasil observasi awal di Yayasan Hidayatul Ulum Al Hasani, Kecamatan Kuala Mandor B, Kabupaten Kubu Raya, yang menunjukkan bahwa sebagian guru masih berfokus pada aspek kognitif pembelajaran dan belum optimal dalam mengintegrasikan nilai-nilai karakter moral, religius, dan kebangsaan ke dalam perangkat ajar. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, kegiatan dilakukan melalui pelatihan intensif, penyampaian materi teori pendidikan karakter, workshop penyusunan RPP dan modul ajar berbasis karakter, diskusi, serta pendampingan praktik secara langsung selama dua hari. Kegiatan ini diikuti oleh 17 orang guru sebagai peserta. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui diskusi reflektif dan pengisian angket kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang perangkat pembelajaran berbasis karakter, khususnya dalam mengintegrasikan nilai religius, gotong royong, mandiri, integritas, dan nasionalisme ke dalam tujuan, kegiatan, dan penilaian pembelajaran. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan kepuasan terhadap pelaksanaan kegiatan. Dengan demikian, kegiatan PKM ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka serta penguatan pendidikan karakter di sekolah mitra.