Claim Missing Document
Check
Articles

Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap pendapatan Rumah Tangga Nelayan (Rtn) Di Pesisir Teluk Ambon Selfi Sangadji; Ruslan H. S. Tawari; Kedswin G. Hehanussa; Agustinus Tupamahu; Barbara G. Hutubessy; Haruna Haruna; Arlisa P. Sihombing
Amanisal: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap Vol 11 No 1 (2022): Amanisal: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/amanisalv11i1p31-39

Abstract

Pandemic Covid-19 yang melanda dunia mengakibatkan terkendalanya kegiatan ekonomi termasuk usaha dibidang perikanan tangkap. Kebijakan pemerintah terkait PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dan protokol kesehatan yang mengharuskan menjaga jarak akibatpandemi Covid-19 mengakibatkan banyak usaha penangkapan ikan yang mengalami kerugian berupa turunnya ekspor komoditas perikanan dan terputusnya rantai pemasaran (Mardhia, 2020), serta terbatasnya operasi penangkapan ikan dan mobilitas distribusi hasiltangkapan ikan oleh nelayan. Hal yang sama juga terasa oleh rumah tangganelayan yang mendiami pesisir Teluk Ambon, baik dari segi persepsi terhadap pemberlakuan pembatasan operasi penangkapan ikan maupun dari segi pendapatan rumah tangga nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak Pandemi Covid-19 terhadap pendapatan Rumah Tangga Nelayan dan persepsi nelayan di pesisir Teluk Ambon. Penelitian ini dilakukan selama 4bulan yakni pada bulan Februari- Mei 2021. Penelitian ini berlokasi di Pesisir Teluk Ambon, tepatnya di 3 (tiga) Desa pesisir yakniDesaRumah Tiga, DesaHativeBesar,dan Desa Laha. Metode pengumpulan data yangdigunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan wawancara (Agung, 2012). Untuk mengetahui dampak pandemi Covid19 terhadap pendapatan rumahtangga nelayan dan persepsi nelayan dianalisis menggunakan metode deskriptif (Hidayat, 2012; Sugiyono, 2018). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor- factor yang penyebab perubahan pendapatan rumah tangga nelayan pada saat pandemi Covid-19 di Kecamatan Teluk Ambon adalah adanya pengurangan frekuensi melaut, penurunan harga hasil tangkapan dan berubahnya distribusi hasil tangkapan dimana hasil perbandingan pendapatan rumah tangga nelayan sebelum dan pada saat pandemic covid-19 menunjukkan bahwa pendapatan rumah tangga nelayan mengalami penurunan pada saat pandemi covid-19 dibandingkan dengan pada saat sebelum pandemi covid19, masing-masing pada nelayan mini purse seine sebesar32%, pada nelayan pancing tonda sebesar 37%, pada delayan pancing ulur sebesar 23%, dan nelayan jaring insang sebesar 21%.
ANALISIS HASIL TANGKAPAN IKAN TONGKOL YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA AMBON Siringoringo, Ricardo; Tupamahu, Agustinus; Tawari, Ruslan H. S.
Amanisal: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap Vol 13 No 1 (2024): Amanisal: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/amanisalv13i1p28-34

Abstract

This research aims to analyze the catches of tuna landed at the Ambon Nusantara Fisheries Port. The research was conducted for two months, from January to February 2023, using descriptive methods. Primary data was collected through direct observation and interviews with fishermen and port officers, while secondary data was obtained from PPN Ambon. The results of this research show that the catch was landed by four fishing fleets, namely purse seines, gill nets, fish trawls and lines fishing. The total catch landed during the 2012-2021 period was 510,203 tons, which was dominated by Auxis thazard. Purse seines are the most dominant fishing gear used, contributing 52.1% of the total catch with a total fishing effort of 597 trips. The productivity of the fishing fleet fluctuates from year to year, the lowest productivity for Euthynnus affinis occurred in 2018 and the highest in 2013, while the lowest productivity forl Auxis thazard occurred in 2017 and the highest in 2018. Fluctuating and low productivity indicates the existence of potential for overfishing. This research suggests the need for further analysis regarding the potential and level of utilization of the two species of frigate tuna landed in PPN Ambon
KARAKTERISTIK HASIL TANGKAPAN BUBU GENDANG DI PERAIRAN PULAU AMBON BAGIAN UTARA Ailatat, Kautsar; Tupamahu, Agustinus; Hehanussa, Kedswin G.; Sangadji, Selfi
Amanisal: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap Vol 14 No 1 (2025): Amanisal: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/amanisal.v14i1.18647

Abstract

The northern coastal waters of Ambon Island, particularly the area of Negeri Larike, serve as an important habitat for various economically and ecologically valuable reef fish species. Fishing activities using traditional drum traps (bubu gendang) are still practiced by local fishers as part of a small-scale, sustainable fishery. This study aims to analyze the catch characteristics of the bubu gendang operated in the northern waters of Ambon Island, particularly in the coastal area of Negeri Larike. The observed parameters include species composition, total length distribution, and bycatch rate. Data were obtained through direct observation of the catches from two traditional bubu units operated for one day, from 06:00 WIT to 06:00 WIT the following day, followed by species identification and biometric measurements. The results showed a total of 144 individual fish caught, comprising 20 species dominated by the families Acanthuridae (27.8%) and Chaetodontidae (22.2%). In terms of biomass, Calotomus carolinus contributed the highest (15.0%). Most of the fish caught were within the small to medium size range, with the highest average total length recorded in the Caesionidae family (23.5 cm). The bycatch rate was recorded at 32.7% by number of individuals and 18.2% by biomass. These findings indicate that the bubu gendang demonstrates good selectivity toward target species, although there remains a potential for capturing non-target species. This study provides technical recommendations for improving trap selectivity through the development of more environmentally friendly designs. It contributes scientific insights for evaluating the effectiveness of traditional fishing gear and supports sustainable fisheries management strategies based on coral reef ecosystem approaches in coastal areas.