Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PKn PADA POKOK BAHASAN PEMERINTAHAN DESA DENGAN MENGGUNAKAN METODE NOMBERED HAEDS TOGETHER (NHT) SISWA KELAS IV SD NEGERI JUANGA Subhan Hayun; Gullyt Karlos Papingka
JURNAL PASIFIK PENDIDIKAN Vol 2 No 3 (2023): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jukip.v2i3.62

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Peningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran PKn Pada Pokok Bahasan Pemerintahan Desa Dengan Menggunakan Metode Nombered Haeds Together (NHT) Siswa Kelas IV SD Negeri Juanga. Manfaat Penelitian a. Hasil penelitian ini dapat memberi sumbangan bagi pengembangan pendidikan, terutama dalam Meningkatkan Aktivitas Belajar Mata Pelajaran PKn pada siswa kelas IV SD Negeri Juanga. b. Penelitian ini sangat besar manfaatnya bagi penulis karena merupakan perbekalan dan menambah wawasan serta khasana ilmu pengetahuan dikala penulis menjadi seorang guru dan menerapkan metode Nombered Haeds Together (NHT) dalam mentransferkan pengetahuan pada peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas yang kita kenal dengan sebutan PTK (Classroom Action Research), Penelitian ini terdiri dari dua siklus dan secara garis besar, terdapat empat tahapan yaitu 1. Perencanaan (Planning), 2. Pelaksanaan (Acting), 3. Pengamatan (Observing), dan 4. Refleksi (Reflecting). Berdasarkan analisis data dan pembahasan, maka kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah Hasil Belajar siswa pada mata pelajaran PKn Materi Pemerintahan Desa pada siklus I ada 14 orang 70% dengan nilai rata-rata 68,75. Pada siklus II Yaitu 17 orang 85% dengan nilia Rat-rata 73. Dengan demikian Metode Nombered Haeds Together (NHT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn.
Strategi Melestarikan Permainan Tradisional Indonesia dari Perbatasan dan Pulau Terluar Febriana Pratiwi; Gullyt Karlos Papingka; Ledy Yanti Lessy; Nurhani Mahmud; Megawati Basri; Fahmi Djaguna; Subhan Hayun; Amrin Sibua; Abd Sarman Sibua; Akmal Hi Dahlan
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 6 (2024): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 6 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi berdampak pada perubahan cara bermain anak-anak. Sebagian besar anak-anak saat ini lebih menyenangi permainan berbasis gawai. Permainan tradisional sudah tidak lagi dimainkan oleh anak-anak. Hal ini menjadi salah satu sebab permainan tradisional Indonesia perlahan mengalami kepunahan. Pengabdian ini berfokus pada upaya melestarikan permainan tradisional Indonesia yang hampir punah melalui festival permainan tradisional. Metode yang dilakukan pada program pengabdian ini berupa kegiatan festival lomba permainan tradisional antar siswa sekolah dasar yang diikuti sebanyak 36 peserta dari 3 sekolah dasar yang ada di Kab Pulau Morotai. Dengan adanya festival permainan ini anak-anak kembali memainkan permainan tradisional Nusantara. Festival permainan tradisional ini merupakan kegiatan pertama dilakukan di Kab. Pulau Morotai membuat antusias terhadap kegiatan festival ini sangat tinggi sehingga perlu untuk mempromosikan permainan tradisional ke skala yang lebih luas. Kata kunci: Festival, Gawai, Permainan Tradisional, Olahraga, Pulau Morotai
Manajemen Sumber Daya Manusia Kompetensi Human Resouses (HR) Bidang Pendidikan di Era 5.0 Harold Lumapow; Sarah S.N Tombokan; Efvendi Robbi Sondakh; Subhan Hayun; Miryam Theofilia Kolibu
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 5 No. 2 (2024): (DECEMBER 2024) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v5i2.10496

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Manajemen Sumber Daya Manusia Human Resouses bidang Pendidikan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka. data yang diperoleh melalui informasi kepustakaan, diantaranya buku, artikel, koran, majalah dan dokumen-dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi digital yamg relevan untuk mencapai keberhasilan pendidikan dimasa yang akan datang, diera society 5.0 ini juga perlu adanya peningkatan dan pemenuhan kebutuhan pembelajaran yang berkualitas tinggi dan berintegritas dengan tenologi yang meliputi kemampuan, Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Kepribadian, Kompetensi Sosial, Kompetensi Provesional, Dengan demikian Human  Resourses (HR) dibidang pendidikan pada era 5.0 harus berfokus pada peningkatan kompetensi yang relevan dengan trasformasi teknologi sambil tetap mempertahankan nilai- nilai humanis yang mendasari pendidikan. Pembaharuan dan ketrampilan dan pengembangan budaya belajar yang berkelanjutan menjadi kunci untuk memastikan bahwa tenaga pendidik dan staf lainnya siap menghadapi tantangan baru dalam pendidikan era digital.
Manajemen Sumber Daya Manusia Kompetensi Human Resouses (HR) Bidang Pendidikan di Era 5.0 Harold Lumapow; Sarah S.N Tombokan; Efvendi Robbi Sondakh; Subhan Hayun; Miryam Theofilia Kolibu
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 5 No. 2 (2024): (DECEMBER 2024) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v5i2.10496

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Manajemen Sumber Daya Manusia Human Resouses bidang Pendidikan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka. data yang diperoleh melalui informasi kepustakaan, diantaranya buku, artikel, koran, majalah dan dokumen-dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi digital yamg relevan untuk mencapai keberhasilan pendidikan dimasa yang akan datang, diera society 5.0 ini juga perlu adanya peningkatan dan pemenuhan kebutuhan pembelajaran yang berkualitas tinggi dan berintegritas dengan tenologi yang meliputi kemampuan, Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Kepribadian, Kompetensi Sosial, Kompetensi Provesional, Dengan demikian Human  Resourses (HR) dibidang pendidikan pada era 5.0 harus berfokus pada peningkatan kompetensi yang relevan dengan trasformasi teknologi sambil tetap mempertahankan nilai- nilai humanis yang mendasari pendidikan. Pembaharuan dan ketrampilan dan pengembangan budaya belajar yang berkelanjutan menjadi kunci untuk memastikan bahwa tenaga pendidik dan staf lainnya siap menghadapi tantangan baru dalam pendidikan era digital.
Implementasi Gerakan Kolektif Jumat Bersih FKIP Berdampak dalam Meningkatkan Kesadaran Peduli Lingkungan Civitas Akademika Fahmi Jaguna; Irawati Sabban; Ledy Yanti Lessy; Zulhasmi Abbasa; Subhan Hayun; Amrin Sibua; Abd Sarman Sibua; Jasmal Martora; Dwi Budidarma Sutrisno; Nurhani Mahmud
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2025): ISSUE OKTOBER
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran peduli lingkungan melalui Gerakan Kolektif Jumat Bersih di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pasifik (UNIPAS) Morotai. Seluruh dosen dan mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) terlibat aktif dalam kegiatan yang dilaksanakan pada 10 Oktober 2025 di lingkungan kampus FKIP. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi. Aktivitas yang dilakukan meliputi pembersihan area dalam dan luar kampus, pengecatan ruang kuliah, serta edukasi tentang pentingnya green campus bagi keberlanjutan lingkungan akademik. Hasil kegiatan menunjukkan dampak signifikan terhadap perubahan fisik dan perilaku sivitas akademika. Lingkungan kampus menjadi lebih bersih, tertata, dan nyaman, sementara kesadaran ekologis mahasiswa meningkat melalui praktik langsung dan refleksi bersama. Gerakan ini juga memperkuat nilai gotong royong, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial antara dosen dan mahasiswa. Refleksi kegiatan menegaskan bahwa Gerakan Kolektif Jumat Bersih tidak hanya menciptakan kampus yang bersih, tetapi juga membangun budaya akademik yang peduli lingkungan serta menjadi model awal penerapan green campus di FKIP UNIPAS Morotai.