Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PERSEPSI DAN SIKAP GURU KAWASAN PESISIR DALAM PENERAPAN KURIKULUM 2013 BERBASIS TEMATIK INTEGRATIF Irawati Sabban; Subhan Hayun
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 2 No 11 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi November
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.529 KB)

Abstract

Penerapan Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar Kawasan Pesisir Kabupaten Pulau Morotai belum berjalan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan bukti empiris terkait persepsi dan sikap guru kawasan pesisir dalam penerapan Kurikulum 2013 berbasis tematik di Kabupaten Pulau Morotai dan seberapa pengaruhnya dalam penerapan Kurikulum 2013 berbasis tematik integratif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian campuran (mixed methods) dimana penelitian ini menggabungkan dua bentuk penelitian yaitu penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif. Hasil penelitian persepsi dan sikap guru kawasan pesisir terhadap penerapan kurikulum 2013 berbasis tematik integratif meningkatkan kinerja guru guru, kendalanya antara lain kurangnya sarana belajar buku dalam penerapan kurikulum 2013 dan kurangnya kegiatan pelatihan kepada guru-guru terkait kurikulum 2013. Sedangkan, hasil analisis kuantitatif ada pengaruh pesepsi dan sikap guru kawasan pesisir terhadap penerapan kurikulum 2013 berbasis tematik integratif.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN (Suatu Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas III SD Naskat Cendana Kecamatan Morotai Jaya Kabupaten Pulau Morotai) Subhan Hayun; Nobertina Ataphary
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 3 No 7 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juli
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.593 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick dalam meningkatkan hasil belajar PKn siswa SD Kelas III SD Naskat Cendana. Penelitian ini adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas) yang bersifat reflektif, partisipatif dan kolaborasi yang bertujuan untuk melakukan perbaikan-perbaikan terhadap sistem, cara kerja, proses, isi dan kompetensi atau situasi pembelajaran di kelas Hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn dengan nilai rata-rata pada siklus I 60, pada siklus II meningkat menjadi 75, hal yang sama terjadi peningkatan yang mencapai batas tuntas minimal KKM (> 65) pada siklus I sebanyak 10 siswa (62,5%). Kemudian yang tuntas pada siklus II menjadi 14 siswa (87,5%), serta 2 siswa yang belum tuntas karena terbatasnya waktu penelitian tidak dilanjutkan ke siklus III dan hanya diadakan remidi sampai dapat mencapai ketuntasan. Dengan demikian penerapan model pembelajaran Talking Stick dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn.
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PENTINGNYA PENDIDIKAN FORMAL (Studi Kasus di Desa Pilowo Kecamatan Morotai Selatan Kabupaten Pulau Morotai) Subhan Hayun
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 3 No 8 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Agustus
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.713 KB)

Abstract

Persepsi adalah proses yang menggabungkan dan mengorganisasi data-data untuk dikembangkan sedemikian rupa sehingga kita dapat menyadari pola pikir masyarakat di sekeliling (lingkungan), dan persepsi bisa berkembang menjadi pola pikir, dan selanjutnya menjadi jalan hidup dalam masyarakat yang menunjukan bahwa masyarakat memiliki persepsi positif dan persepsi negatif tentang pentingnya pendidikan formal. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat desa Pilowo. Metode penelitian menggunakan metode penelitian diskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentsi untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang pendidikan. Temuan data melalui observasi bahwa masyarakat Pilowo memiliki kehidupan yang membudaya dan memiliki keadaan ekonomi dengan hirarki yang beragam. Hasil wawancara ditemukan terdapat persepsi negative yang ditunjukan oleh masyarakat desa Pilowo. Bahkan lebih beragam lagi bahwa hasil temuannya menunjukan bahwa terdapat persepsi positif, dan persepsi negatif yang ditunjukan oleh masyarakat Pilowo. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat persepsi negatif dan persepsi positif yang berkembang di dalam persepsi dan polapikir masyarakat Pilowo.
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PETA KONSEP DALAM PEMBELAJARAN IPS SISWA KELAS IV SD NEGERI 2 DARUBA KECAMATAN MOROTAI SELATAN KABUPATEN PULAU MOROTAI Subhan Hayun
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 4 No 5 (2020): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Mei
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.556 KB) | DOI: 10.52160/e-jmp.v4i5.690

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya meningkatkan prestasi belajar dengan menggunakan media peta konsep dalam pembelajaran IPS pokok bahasan sumber daya alam siswa kelas IV SD Negeri 2 Daruba Kecamatan Morotai Selatan Kabupaten Pulau Morotai. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), yang terdiri dari 4 langkah yaitu (1). Perencanaan, (2). Pelaksanaan, (3). Pengamatan, dan (4). Refleksi. Berdasarkan analisis data dan pembahasan, maka kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah Peningkatan prestasi belajar siswa terhadap materi pembelajaran mengalami peningkatan, hal ini dapat dilihat pada saat dilakukan tes pada siklus I dari 32 siswa yang tuntas berjumlah 14 atau 43,75% dan pada siklus ke II saat dilakukan tes meningkat menjadi 27 atau 84,37%. Peneliti tidak lagi melanjutkan ke siklus berikut karena terbatasnya waktu, da, secara klasikal suda melebihi. Untuk yang berapa siswa yang belum tuntas hanya akan dilakukan remedial sampai tuntas.
THE ROLE OF CIVIC EDUCATION TEACHER’S PERCEPTION TO THE DEVELOPMENT OF LIFE SKILL STUDENTS OF SMP NEGERI I PULAU MOROTAI Subhan Hayun
International Journal of Education, Information Technology, and Others Vol 2 No 1 (2019): International Journal of Education, Information Technology, and Others
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.252 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3382872

Abstract

This research discussed about the role of teachers Civic Education competence toward development of students life skills at SMP Negeri I Pulau Morotai. There are many ways can be applyied to increase the quality of education, one of them is development of students life skills based on the students field. To enhance Human resourch takes a long time and it must be supported by toughtful thinking, working hard and must be support by adequate facilities and infrastructures. Based on the problems above, aims of this research includes: 1) To know the ability of teachers in guiding the students, 2. To know the role of teacher to increase the students life skill at SMP I Morotai. To collect the data in this research through observation, interview and documentation. Technique to analyze the data by using qualitative descriptive. The result of this research shown that the teachers of Civic education at SMP Negeri I Pulau Morotai did learning prosess based on the criteria. Whereas the teachers prepare lesson plan, delivered the materials sistematically, care the students activity in the classroom, evaluating the materials in the last meeting dan scoring by using oral tes.
Strategi Melestarikan Permainan Tradisional Indonesia dari Perbatasan dan Pulau Terluar Febriana Pratiwi; Gullyt Karlos Papingka; Ledy Yanti Lessy; Nurhani Mahmud; Megawati Basri; Fahmi Djaguna; Subhan Hayun; Amrin Sibua; Abd Sarman Sibua; Akmal Hi Dahlan
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 6 (2024): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 6 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi berdampak pada perubahan cara bermain anak-anak. Sebagian besar anak-anak saat ini lebih menyenangi permainan berbasis gawai. Permainan tradisional sudah tidak lagi dimainkan oleh anak-anak. Hal ini menjadi salah satu sebab permainan tradisional Indonesia perlahan mengalami kepunahan. Pengabdian ini berfokus pada upaya melestarikan permainan tradisional Indonesia yang hampir punah melalui festival permainan tradisional. Metode yang dilakukan pada program pengabdian ini berupa kegiatan festival lomba permainan tradisional antar siswa sekolah dasar yang diikuti sebanyak 36 peserta dari 3 sekolah dasar yang ada di Kab Pulau Morotai. Dengan adanya festival permainan ini anak-anak kembali memainkan permainan tradisional Nusantara. Festival permainan tradisional ini merupakan kegiatan pertama dilakukan di Kab. Pulau Morotai membuat antusias terhadap kegiatan festival ini sangat tinggi sehingga perlu untuk mempromosikan permainan tradisional ke skala yang lebih luas. Kata kunci: Festival, Gawai, Permainan Tradisional, Olahraga, Pulau Morotai
Manajemen Sumber Daya Manusia Kompetensi Human Resouses (HR) Bidang Pendidikan di Era 5.0 Harold Lumapow; Sarah S.N Tombokan; Efvendi Robbi Sondakh; Subhan Hayun; Miryam Theofilia Kolibu
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 5 No. 2 (2024): (DECEMBER 2024) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v5i2.10496

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Manajemen Sumber Daya Manusia Human Resouses bidang Pendidikan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka. data yang diperoleh melalui informasi kepustakaan, diantaranya buku, artikel, koran, majalah dan dokumen-dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi digital yamg relevan untuk mencapai keberhasilan pendidikan dimasa yang akan datang, diera society 5.0 ini juga perlu adanya peningkatan dan pemenuhan kebutuhan pembelajaran yang berkualitas tinggi dan berintegritas dengan tenologi yang meliputi kemampuan, Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Kepribadian, Kompetensi Sosial, Kompetensi Provesional, Dengan demikian Human  Resourses (HR) dibidang pendidikan pada era 5.0 harus berfokus pada peningkatan kompetensi yang relevan dengan trasformasi teknologi sambil tetap mempertahankan nilai- nilai humanis yang mendasari pendidikan. Pembaharuan dan ketrampilan dan pengembangan budaya belajar yang berkelanjutan menjadi kunci untuk memastikan bahwa tenaga pendidik dan staf lainnya siap menghadapi tantangan baru dalam pendidikan era digital.
Manajemen Sumber Daya Manusia Kompetensi Human Resouses (HR) Bidang Pendidikan di Era 5.0 Harold Lumapow; Sarah S.N Tombokan; Efvendi Robbi Sondakh; Subhan Hayun; Miryam Theofilia Kolibu
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 5 No. 2 (2024): (DECEMBER 2024) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v5i2.10496

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Manajemen Sumber Daya Manusia Human Resouses bidang Pendidikan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka. data yang diperoleh melalui informasi kepustakaan, diantaranya buku, artikel, koran, majalah dan dokumen-dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi digital yamg relevan untuk mencapai keberhasilan pendidikan dimasa yang akan datang, diera society 5.0 ini juga perlu adanya peningkatan dan pemenuhan kebutuhan pembelajaran yang berkualitas tinggi dan berintegritas dengan tenologi yang meliputi kemampuan, Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Kepribadian, Kompetensi Sosial, Kompetensi Provesional, Dengan demikian Human  Resourses (HR) dibidang pendidikan pada era 5.0 harus berfokus pada peningkatan kompetensi yang relevan dengan trasformasi teknologi sambil tetap mempertahankan nilai- nilai humanis yang mendasari pendidikan. Pembaharuan dan ketrampilan dan pengembangan budaya belajar yang berkelanjutan menjadi kunci untuk memastikan bahwa tenaga pendidik dan staf lainnya siap menghadapi tantangan baru dalam pendidikan era digital.
Implementasi Gerakan Kolektif Jumat Bersih FKIP Berdampak dalam Meningkatkan Kesadaran Peduli Lingkungan Civitas Akademika Fahmi Jaguna; Irawati Sabban; Ledy Yanti Lessy; Zulhasmi Abbasa; Subhan Hayun; Amrin Sibua; Abd Sarman Sibua; Jasmal Martora; Dwi Budidarma Sutrisno; Nurhani Mahmud
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2025): ISSUE OKTOBER
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran peduli lingkungan melalui Gerakan Kolektif Jumat Bersih di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pasifik (UNIPAS) Morotai. Seluruh dosen dan mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) terlibat aktif dalam kegiatan yang dilaksanakan pada 10 Oktober 2025 di lingkungan kampus FKIP. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi. Aktivitas yang dilakukan meliputi pembersihan area dalam dan luar kampus, pengecatan ruang kuliah, serta edukasi tentang pentingnya green campus bagi keberlanjutan lingkungan akademik. Hasil kegiatan menunjukkan dampak signifikan terhadap perubahan fisik dan perilaku sivitas akademika. Lingkungan kampus menjadi lebih bersih, tertata, dan nyaman, sementara kesadaran ekologis mahasiswa meningkat melalui praktik langsung dan refleksi bersama. Gerakan ini juga memperkuat nilai gotong royong, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial antara dosen dan mahasiswa. Refleksi kegiatan menegaskan bahwa Gerakan Kolektif Jumat Bersih tidak hanya menciptakan kampus yang bersih, tetapi juga membangun budaya akademik yang peduli lingkungan serta menjadi model awal penerapan green campus di FKIP UNIPAS Morotai.
Strengthening Teacher Literacy Through Scientific Writing And Best Practice Mentoring In The 3T Region Of Morotai Island Fahmi Jaguna; Irawati Sabban; Risky Richlos Sarapung; Amrin Sibua; Subhan Hayun; Nurhani Mahmud; Megawati Basri; Ledy Yanti Lessy; Gullyt Karlos Papingka; Zulhasmi Abasa; Dwi Budidarma Sutrisno; Abd Sarman Sibua
TRANSFORMASI : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2026): Agustus
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/transformasi.v6i2.39518

Abstract

The limited production of scientific publications by teachers in Indonesia's disadvantaged, frontier, and outermost (3T) regions continues to constrain the development of teacher professionalism and a sustainable literacy culture. This community engagement program was designed to strengthen teachers' capacity to produce scientific papers, document evidence-based best practices, and utilize the Education Report Card as a foundation for school improvement planning. The program was implemented over four months through a collaborative partnership involving the Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Pasifik Morotai, Save the Children, and the Stimulant Institute across 13 partner elementary schools in Pulau Morotai. A participatory and collaborative approach was adopted through In-Service Training (IST), On-Service Training (OST), followed by continuous mentoring, monitoring, and evaluation. The program substantially improved teachers' competence in academic writing and reflective teaching practices. Overall, 90% of the scientific manuscripts were completed and submitted to national journals, while 12 of the 13 participating schools successfully produced best-practice reports that satisfied the program standards. The mentoring process also fostered professional learning communities that strengthened collaboration among teachers. These findings indicate that sustained collaborative mentoring provides an effective strategy for cultivating teacher literacy and supporting continuous educational quality improvement in 3T regions.