Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Faktor Penyebab Rendahnya Tingkat Pendidikan Masyarakat di Desa Gemaf, Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah Sanci Yosofina Banggala; Veronike E.T Salem; Sangputri Sidik
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 1 No 1 (2024): (APRIL) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/qv2k3t03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap apa faktor yang menyebabkan rendahnya tingkat pendidikan masyarakat di Desa Gemaf. Penelitian saya mengunakan metode pendekatan Kualitatif, yang mengunakan cara-cara pengumpulan informasi melalui cara observasi, dan cara wawancara. Hasil penelitian sebagai berikut: Hasil penelitian menunjukan bahwa motivasi individua tau minat pendidikan masyarakat Desa Gemaf masuk kategori rendah. Kondisi ekonomi keluarga juga menjadi penyebab rendahnya tingkat pendidikan masyarakat tetapi tidak keseluruhan masyarakat, Kelengahan orang tua dalam mengontrol anak juga menjadi penyebab anak tidak melanjutkan penidikan kejenjang yang lebih tinggi. Faktor lingkungan pergaulan bebas dan hadirnya perusahaan pertambangan besar yang membuka lapangan pekerjaan dengan tidak memandang tinggi rendahnya pendidikan juga menjadi faktor penyebab terbesar masyarakat di Desa Gemaf menabaikan pendidikan yang lebih tinggi. Dan faktor-faktor lainnya seperti jauh dekatnya jarak untuk menempuh sekolah yang belum tersedia di Desa Gemaf.
Dampak Aplikasi Tiktok pada Perubahan Perilaku Siswa (Studi Kasus: SMA Negeri 1 Kawangkoan) Jesika Margareta Pinontoan; Veronike E.T Salem; Sangputri Sidik
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 1 No 2 (2024): (JUNE) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/w56zt839

Abstract

Tujuan dalam penelitian yaitu untuk mengetahui dampak dan factor-faktor pendorong siswa dalam menggunakan aplikasi TikTok di sekolah. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, alasan menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu untuk membantu peneliti dalam mengidentifikasi tujuan penelitian yang spesifik, membantu peneliti dalam pamahan yang lebih detail dalam menggali informasi yang lebih dalam secara kualitatif. Metode pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan studi dokumentasi dengan teknik analisis data reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan verifikasi (penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak aplikasi TikTok pada hal ini memfokus pada bagaimana perubahan yang terjadi pada siswa dalam perilaku yaitu: perubahan perilaku dalam berpakaian, perubahan perilaku dalam berdandan, dan perubahan perilaku siswa dalam berkata-kata. Sedangkan faktor-faktor yang mendorong siswa menggunakan aplikasi tiktok yaitu: lingkungan pertemanan, dan sebagai hiburan.
Peran Ibu Rumah Tangga yang bekerja Sebagai Petani di desa Wulurmaatus Kecamatan Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan Keis Mita Kuhu; Veronike E.T Salem; Sangputri Sidik
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 1 No 3 (2024): (AUGUST) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/7q7zdz46

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang peran ibu rumah tangga yang bekerja sebagai petani di desa Wulurmaatus kecmatan Modiinding dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan Teknik pengumpulan data adalah observasi langsung dan wawancara maka hasil penelitian adalah Ibu-Ibu di Desa Wulurmaatus yang bekerja di sektor pertanian tentunya memiliki peran yang sangat berat untuk dijalankan Dimana selain bertindak sebagai seorang ibu, seorang isteri mereka juga turut langsung membantu perekonomian keluarga mereka. Membantu suami mencari nafkah namun dengan demikian tidak membuat peran sebagai isteri dan ibu itu hilang membagi waktu mengurus rumah tangga sehingga peran sebagai ibu dan isteri tidak terabaikan atau tidak berjalan sebagai Perempuan yang bekerja dikebun membantu ekonomi keluarga hal ini sduah menjadi hal biasa bagi para peremupan yanga da di desa Wulurmaatus.
Peran Guru dalam Mempersiapkan Peserta Didik untuk Menghadapi Tantangan Abad Ke-21 di SMA Negeri 10 Manado Putri Christina Mariam Pareda; Yoseph D.A. Santie; Sangputri Sidik
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 1 No 3 (2024): (AUGUST) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/e2pmqb24

Abstract

Tujuan penelitian ini untuik mengetahui peran guru dalam mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi tantangan abad ke-21 di SMA Negeri 10 Manado . Masalah dalam penelitian ini adalah untuk melihat dan menjelaskan tentang bagaimana peran guru dalam mengenal karakter peserta didik serta strategi guru dalam menghadapi transformasi era digital abad ke-21 di SMA Negeri 10 Manado dengan Metode pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi dengan metode pendekatan Deskriptif-Kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru dalam mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi tantangan abad ke-21 di SMA Negeri 10 Manado sangatlah penting dan kompleks karena disini guru mengenal karakter setiap peserta didik dengan latar belakang yang berbeda dan mampu untuk membentuk karakter setiap peserta didik menjadi sopan santun,berakhlak,dan mempunyai nilai-nilai moral yang baik,serta strategi guru yang efektif digunakan untuk mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran,penggunaan platform digital.transformasi era digital juga mencakup perubahan dalam teknologi,budaya,dan cara belajar siswa.
Kehidupan Sosial Ekonomi Petani Melinjo di Desa Nunu Kecamatan Rainis Kabupaten Kepulauan Talaud Clarica Agnes Paletto; Veronike E.T Salem; Sangputri Sidik
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 1 No 4 (2024): (OCTOBER) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/5yt3d034

Abstract

Tujuan penelitian ini untuik mengetahui peran guru dalam mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi tantangan abad ke-21 di SMA Negeri 10 Manado . Masalah dalam penelitian ini adalah untuk melihat dan menjelaskan tentang bagaimana peran guru dalam mengenal karakter peserta didik serta strategi guru dalam menghadapi transformasi era digital abad ke-21 di SMA Negeri 10 Manado dengan Metode pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi dengan metode pendekatan Deskriptif-Kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru dalam mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi tantangan abad ke-21 di SMA Negeri 10 Manado sangatlah penting dan kompleks karena disini guru mengenal karakter setiap peserta didik dengan latar belakang yang berbeda dan mampu untuk membentuk karakter setiap peserta didik menjadi sopan santun,berakhlak,dan mempunyai nilai-nilai moral yang baik,serta strategi guru yang efektif digunakan untuk mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran,penggunaan platform digital.transformasi era digital juga mencakup perubahan dalam teknologi,budaya,dan cara belajar siswa.
Makna Ukiran Pada Rumah Adat Tongkonan dalam Kehidupan Sosial Masyarakat Toraja di Desa Sillanan Kabupaten Tana Toraja Nita Nita; Veronike E.T Salem; Sangputri Sidik
Balimau: Jurnal Budaya Lokal Vol. 1 No. 1 (2025): (July) Balimau: Jurnal Budaya Lokal
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suku toraja merupakan suku yang memiliki karakteristik yang menjadikan suku ini unik yaitu dari upacara keagamaan, tarian tradisional, baju adat, makanan khas, bahasa, dan rumah adat yaitu tongkonan. Dan yang lebih unik dari antara itu yang paling unik adalah rumah adat selain karena bentuk di rumah adat Tongkonan ini terdapat ukiran yang hampir memenuhi seluruh sisi rumah. Ukiran ini sangat berkaitan dengan kehidupan sosial masyarakat Toraja.ada empat ukiran utama pada rumah Tongkonan yaitu passura’ pa’manuk londong, passura’ pa’bare allo, passura pa’tedong dan passura’ pa’sussu’. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi makna ukiran pada rumah adat Tongkonan di Desa Sillanan Kabupaten Tana Toraja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui teknik Observasi, Dokumentasi, dan Wawancara. Sumber data penelitian ialah dari Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, dan beberapa masyarakat di Desa Sillanan. Hasil penelitian ini membahas tentang makna ukiran pa’ tedong bagi kehidupan sosial masyarakat Toraja yaitu sebagai lambang kemakmuran dan kesejahteraan dan juga merupakan suatu ikon yang menarik yang digunakan sebagai persembahan atau pengorbanan yang diberikan dalam upacara Rambu Solo’ sebagai standar status sosial. Yang dimana ini menunjukkan bahwa masyarakat Toraja sangat menjaga dan menghargai kerbau sebagai hewan sakral.
Tradisi Rimpal di Kalangan Generasi Muda Suku Batak Karo di Universitas Negeri Manado Apriani Perbina Br Barus; Veronika E. T. Salem; Sangputri Sidik
Balimau: Jurnal Budaya Lokal Vol. 1 No. 2 (2025): (November) Balimau: Jurnal Budaya Lokal
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/gb8fe437

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pandangan generasi muda tentang tradisi rimpal yang ada di Universitas Negeri Manado. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dalam penelitian ini penulis melakukan penelitian di Organisasi ikatan mahasiswa karo dengan subjek penelitian yaitu mahasiswa batak karo yang berkuliah di Unima. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Tradisi Rimpal disebagian kalangan generasi muda sering dianggap tidak perlu, karena tidak memperluas sanak saudara dan membatasi perkembangan masyarakat dalam keluarga, banyak yang beranggapan tradisi rimpal memiliki tata cara adat yang terlalu rumit,sehingga ada Sebagian orang yang merasa keberatan untuk melakukan tradisi tersebut. Tetapi banyak juga yang ingin melaksanakannya karena Tradisi rimpal dilaksanakan sebagai salah satu faktor warisan dari nenek moyang yang wajib dilestarikan dan untuk mencegah terjadinya perceraian dalam rumah tangga, karena menikah menurut tradisi rimpal dianggap pasangan yang ideal dalam masyarakat Karo. Kesimpulan dalam penelitian ini adanya dua pendapat tentang tradisi rimpal yakni ada yang masih ingin melaksanakan tradisi rimpal dan ada yang tidak ingin melaksanakan tradisi rimpal