Sri Lestari Purnamaningsih
Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Published : 146 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Respon Seleksi Massa Terhadap Komponen Hasil dan Hasil Tiga Populasi Bayam Cabut (Amaranthus tricolor L.) Mawardani, Putri; Purnamaningsih, Sri Lestari
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bayam cabut (Amaranthus tricolor L.) merupakan salah satu jenis tanaman sayur daerah tropis di Indonesia. Bayam cabut terdiri dari dua jenis yaitu bayam merah dan bayam hijau. Tanaman bayam memiliki kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh. Produktivitas bayam di Indonesia masih tergolong rendah. Banyaknya manfaat yang diperoleh dari bayam ini mengindikasi adanya potensi yang harus dikembangkan secara lebih lanjut untuk meningkatkan produksi tanaman. Sehingga perlu adanya upaya untuk meningkatkan produktivitas salah satunya adalah seleksi massa. Seleksi massa adalah metode seleksi dengan memilih tanaman yang berpenampilan fenotipe sesuai yang diinginkan dari populasi random mating.  Tujuan dari penelitian ini yaitu menduga respon seleksi massa pada karakter komponen hasil dan hasil bayam cabut. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Karang Ploso, Malang pada bulan bulan Juni 2020 sampai dengan Agustus 2020. Penelitian disusun dengan menggunakan metode single plant. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat respon seleksi yang berbeda. Nilai respon seleksi  populasi AT 1 lebih tinggi dari populasi AT 2 dan AT 3 pada karakter tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang dan bobot segar tanaman. Hal ini menunjukan bahwa keragaman populasi AT 1 masih beragam sedangkan pada populasi AT 2 dan AT 3 sudah cukup seragam.
Interaksi Empat Genotipe Sawi Putih (Brassica pekinesia L.) Pada Tiga Lokasi Mustofa, Age Maulal; Purnamaningsih, Sri Lestari
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sawi putih (Brassica pekinesia L.) merupakan salah satu jenis sayuran daun daerah tropis seperti di Indonesia. Budidaya sawi putih dapat dilakukan di beberapa tipe lokasi, yaitu lahan dengan ketinggian tempat yang beragam yaitu antara 1000-1200 m dpl, tanaman sawi kurang tahan dengan hawa yang terlalu panas oleh karena itu tanaman sawi putih juga dapat tumbuh pada suhu yang sejuk yang berkisar antara 15-20°C. Penelitian ini bertujuan mengetahui penampilan pada empat genotip sawi putih yang ditanam pada tiga lokasi berbeda dan mengetahui interaksi genotip dengan lingkungan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan perlakuan empat genotip sawi putih diulang sebanyak empat kali pada tiga lokasi. Ketiga lokasi penelitian antara lain di Karangploso Kabupaten Malang, Dusun Junggo Kota Batu, dan Nongkojajar Kabupaten Pasuruan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai April 2020. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, karakter tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun, lebar daun, panjang krop, berat krop, diameter krop dan potensi hasil dipengaruhi oleh genotip dan lokasi.
Keragaman Genetik Dan Fenotip Pada Dua Populasi Bayam Hijau (Amaranthus hybridus L.) Jauhari, Thontowi; Purnamaningsih, Sri Lestari
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 2 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bayam hijau (Amaranthus hybridus L.) merupakan tumbuhan yang biasa ditanam untuk dikonsumsi daunnya sebagai sayuran hijau. Tumbuhan  ini dikenal  sebagai  sayuran  sumber  zat besi  yang  penting. Berdasarkan tingkat potensial produksi bayam, produktivitas bayam di Indonesia masih tergolong rendah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mempertahankan produktivitas tanaman bayam tetap stabil ialah dengan penggunaan varitetas unggul. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus hingga September 2020 yang bertempat di Kelurahan Pucangan, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode petak tunggal. Berdasarkan hasil penelitian populasi By3 dan By7 memiliki nilai keragaman fenotip dan genetik yang rendah pada karakter tinggi tanaman, diameter batang, bobot segar tanaman, diameter batang, jumlah daun, panjang daun dan lebar daun. Populasi By3 dan By7 memiliki nilai keragaman fenotip dan genetik yang rendah pada karakter tinggi tanaman, diameter batang, bobot segar tanaman, diameter batang, jumlah daun, panjang daun dan lebar daun. Nilai keragaman rendah menunjukkan bahwa kedua populasi memiliki tampilan seragam secara fenotip maupun genetik. 
Potensi Hasil Dan Deskripsi Enam Genotip Bayam (Amaranthus tricolor L.) Hasil Seleksi Galur Dan Seleksi Massa Fari, Zalfa Salsabila; Purnamaningsih, Sri Lestari
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 9 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sayuran merupakan salah satu bahan makanan yang dibutuhkan oleh masyarakat dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan gizi manusia. Salah satu komoditas sayuran yang sering dikonsumsi oleh masyarakat yaitu bayam. Terdapat penurunan hasil produksi dari bayam di tingkat nasional. Pemuliaan tanaman bayam diperlukan untuk mendapatkan varietas bayam baru yang memiliki hasil produksi tinggi. Seleksi yang telah dilakukan dalam proses pemuliaan tanaman telah menghasilkan beberapa genotip yang sesuai dengan tujuan pemuliaan. Sebelum suatu genotip terpilih dari seleksi galur dan seleksi massa didaftarkan menjadi varietas, harus diketahui potensi hasil dan karakter penciri dari setiap genotip. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dari genotip pada kedua metode seleksi  mana yang memiliki potensi hasil lebih tinggi, dan untuk mengetahui karakter penciri dari masing-masing genotip yang dapat diketahui melalui deskripsi. Penelitian dilakukan di Desa Sukopuro Kecamatan Jabung Kabupaten Malang dari bulan Januari 2021-April 2021. Penelitian dilakukan dengan rancangan acak kelompok yang memiliki 6 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menyatakan bahwa hasil seleksi galur memiliki potensi hasil yang lebih tinggi dibandingkan hasil seleksi massa. Selain itu setiap genotip memiliki karakter penciri yang menjadi pembeda antara satu dengan lainnya yang dapat dilihat dari sifat kualitatifnya.
Korelasi dan Sidik Lintas Karakter Kuantitatif Sepuluh Varietas Kacang Hijau (Vigna Radiata L.) Terhadap Cekaman Genangan Fase Vegetatif Al-Jabbar, Bambang; Purnamaningsih, Sri Lestari
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.01.04

Abstract

Kacang hijau (Vigna radiata L.)  merupakan komoditas tanaman pangan penting di Indonesia yang bernilai gizi tinggi. Produksi dan kualitas hasil kacang hijau berpotensi menurun dikarenakan perubahan pola dan intensitas curah hujan yang menyebabkan kondisi kelebihan air atau lahan tergenang. Salah satu upaya pengembangan kacang hijau yang toleran terhadap kondisi cekaman genangan dapat dilakukan melalui kegiatan evaluasi toleransi berbagai varietas kacang hijau yang telah dilepas sebagai sumber plasma nutfah untuk memperoleh genotip kacang hijau yang toleran terhadap cekaman genangan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah  untuk mengetahui karakter yang berkorelasi terhadap ketahanan kacang hijau pada kondisi cekaman genangan di fase vegetatif dengan mencari tahu keeratan hubungan karakter bobot kering akar terhadap karakter lainnya yang menjadi indikator berlangsungnya mekanisme toleransi kacang hijau terhadap cekaman genangan. Kegiatan penelitian berlangsung di Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (BALITKABI), Jl. Raya Kendalpayak Km.8, Kecamatan Pakisaji, Kota Malang, Jawa Timur dari bulan Mei 2021 hingga Juli 2021. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok terhadap 10 varietas kacang hijau dengan taraf penggenangan selama 10 hari ketika tanaman telah berusia 20 hari setelah tanam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks klorofil daun, volume akar, berat kering batang, berat kering daun, dan luas daun berkorelasi positif terhadap karakter berat kering akar. Selain itu diketahui pula bahwa karakter berat kering daun memiliki pengaruh langsung terbesar terhadap berat kering akar per tanaman, sedangkan karakter berat kering batang memiliki pengaruh langsung terhadap karakter bobot biji per tanaman.
Seleksi Kegenjahan dan Hasil Tinggi pada Ciplukan (Physalis angulata L.) Berdasarkan Nilai Kemajuan Genetik Novita, Silvia Rizky; Purnamaningsih, Sri Lestari; Khairiyah, Lulu Lazimatul; Waluyo, Budi
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid X Nomor 1 Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v10i1.396

Abstract

Parameter genetik merupakan komponen penting dalam pengembangan tanaman ciplukan (Physalis angulata L.) pada program pemuliaan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman, heritabilitas dan kemajuan genetik serta seleksi tanaman ciplukan berdasarkan karakter kegenjahan dan hasil panen. Penelitian dilaksanakan di greenhouse lahan percobaan, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya yang berada di Desa Jatimulyo, Malang dari bulan Juli hingga September 2021. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan 30 aksesi ciplukan dengan pengulangan 3 kali. Seleksi ciplukan dilakukan dengan metode statistik menggunakan uji-z dan intensitas seleksi 20% (i=1,40). Analisis ragam menunjukkan adanya perbedaan nyata untuk sebagian besar karakter agronomi ciplukan. Karakter agronomi dengan nilai KVG dan KVF tinggi yaitu jumlah bunga per tanaman, jumlah buah per tanaman, bobot buah dengan kelobot per tanaman dan bobot buah segar per tanaman. Karakter jumlah bunga per tanaman dan waktu panen pertama memiliki nilai heritabilitas tinggi sedangkan karakter dengan nilai kemajuan genetik tinggi yaitu jumlah bunga per tanaman dan bobot buah tanpa kelobot per tanaman. Seleksi fenotipik berdasarkan karakter waktu panen dan hasil diperoleh lima aksesi terpilih yaitu, aksesi A0103, B0201, B0302, B2003 dan E0201.
Co-Authors Abdillah Syahroni, Abdillah Adiredjo, Afifuddin Latif Afandi, Sutanto Wahyu Afandiyah, Gioniva Ainurrasjid Ainurrasjid Ainurrasjid, Ainurrasjid Akbar Prima Utomo Al-Jabbar, Bambang Alghofar, Wildan Arif Alghofar, Wildan Arif Ally, Amalia Azizah Ally, Amalia Azizah Anasari, Nofia Rizki Anasari, Nofia Rizki Andy Soegianto Anggraini, Yulinar Diah Anggraini, Yulinar Diah Annisa Farhah Resdiyanti Apri Sulistyo Ariefa, Astritia Rizky Ariefa, Astritia Rizky Arif, Muhamat Arifin, Muhammad Farid Arifin, Muhammad Farid Aritonang, Ahmad Madani Aritonang, Ahmad Madani Armach S., Siti Armach S., Siti Ayu Wulandari, Panca Ida Ayu Wulandari, Panca Ida Aziz Rifianto Bagus Muhamad Arif Basuki, Nur Budi Waluyo Chaireni Martasari Charolin Pebrianti Damanhuri Damanhuri Damanhuri Darmawan Saptadi, Darmawan Desti Margi Utami, Desti Margi Dwi, Afpia Dwi, Afpia Dzikrulloh, Fariz Al Eggy Akhmad Armandoni Emy Sulistyowati Fahriz, Muharshal Fahriz, Muharshal Fajaryanto, Budisatria Fari, Zalfa Salsabila Farida Yulianti Fatimah, Nikmatul Fatimah, Nikmatul Gioniva Afandiyah Gultom, Christina Solideo Gultom, Christina Solideo Hadi, Shabrina Kusuma Hasanah, Binti Hasanah, Binti Idayanti Idayanti Idayanti, Idayanti Indah, Ayu Nurlaila Indah, Ayu Nurlaila Iriani, Yoanita Fadlilah Iriani, Yoanita Fadlilah Isnasa, Irsanty Nadya Isnasa, Irsanty Nadya Izmi Yulianah Jauhari, Thontowi Kartikasari, Dasa Novi Kartikasari, Dasa Novi Khairiyah, Lulu Lazimatul Kusuma, Devi Mira Kusuma, Devi Mira Kuswanto Kuswanto Kuswanto, Kuswanto Lailil Fitra Annisa lita soetopo Lita Soetopo Lysandra, Cindy Letitia Lysandra, Cindy Letitia Marmadion, Tomy Martasari, Astri Dwi Martasari, Astri Dwi Mawardani, Putri Merintan, Sisca Febriana Merintan, Sisca Febriana Mochammad Dawam Maghfoer Muhamat Arif Muhammad Triant, Wahyu Nur Mustofa, Age Maulal Nedha, Nedha Nedha, Nedha Niken Kendarini Ning Fias, Nofita Ayu Noer Rahmi Ardiarini, Noer Rahmi Nofita Ayu Ning Fias, Nofita Ayu Novita, Silvia Rizky Nur Basuki Nurhayati, Etik Nurhayati, Etik Nurussintani, Widya Oktaviana, Zella Oktaviana, Zella Palandro, Nadhea Pebrianti, Charolin Prasetiyo, Ferry Singgih Prasetiyo, Ferry Singgih Prasetya, Widdi Prasetya, Widdi Pratama, Muhamad Reza Budi Pratama, Muhamad Reza Budi Pratama, Naufal Abiyasa Pratama, Naufal Abiyasa Pratama, Riko Aditya Pratama, Riko Aditya Pratiwi, Wahyunita Pratiwi, Wahyunita Purnomo, Sekar Yulianti Rachmawati, Rizia Yasminda Rahayu, Fefira Suci Rahayu, Fefira Suci Rahmi Kusuma Wardhani Rahmi, Yusvita Maulidia Ramadhani, Rizki Respatijarti Respatijarti Respatijarti, Respatijari Reza, Nisrina Saraswati Rizia Yasminda Rachmawati Rizki Ramadhani Santana, Harwin Santana, Harwin Sari, Syama Putri Selviana, Lila Selviana, Lila Septilia, Yufita Septilia, Yufita Shabrina Kusuma Hadi Sholeh, Aziz Sholeh, Aziz Siswanto Putri, Amaniz Diharwati Siswanto Putri, Amaniz Diharwati Sulistyowati, Emy Sumeru Ashari Sutanto Wahyu Afandi Suyuti, Ivan Syahroni, Abdillah Tomy Marmadion Tursilawati, Syehlania Tursilawati, Syehlania Utomo, Akbar Prima Wahyu Nur Muhammad Triant, Wahyu Nur Wahyudi, Alief Rodhlian Wahyudi, Alief Rodhlian Wardhani, Rahmi Kusuma Wibowo, Tiara Rizki Wibowo, Tiara Rizki Widya Nurussintani Wijaya, Syamsu Agung Wijaya, Syamsu Agung Wulananggraeni, Retno Wulananggraeni, Retno Yulianti, Farida Yusvita Maulidia Rahmi