Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Smart Education Berbasis Good Mining Practice pada Wilayah Pertambangan Rakyat di Desa Anggai Kecamatan Obi Puput Eka Sahputri K Hi Husen; Ayyub Abd. Hamid; Nurafni Sagaf; firman firman
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol. 3 No. 2 (2023): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v3i2.789

Abstract

Anggai adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Desa ini memiliki potensi mineral berharga yakni emas (Au). Masyarakat Desa Anggai umumnya melakukan kegiatan penambangan emas skala kecil (PESK). Namun pada kenyataannya terdapat permasalahan diantaranya dari segi pendidikan, akses internet, permasalahan lingkungan dari kegiatan pertambangan, pengelolaan limbah dan terkait pengurusan izin pertambangan rakyat (IPR). Oleh karena itu, diperlukan suatu upaya untuk mengatasi berbagai permasalahan tersebut. Tujuan dari program smart education berbasis good mining practice yakni memberikan edukasi kepada generasi muda tentang pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan mengedukasikan kepada masyarakat tentang praktik pertambangan yang baik dan benar sehingga tetap dapat memelihara fungsi lingkungan dengan baik. Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan diantaranya adalah sosialisasi smart education berbasis good mining practice, pelaksanaan bakti sosial, perlombaan dulang emas, pelatihan pembuatan tela dan paving block ramah lingkungan, pembuatan sediment pond, saluran drainage, penetralan pH air, pelatihan phytomining, pemetaan lokasi penambangan dan pembuatan jalan menggunakan paving block. Hasil dari pelaksanaan program ini adalah perubahan mindset masyarakat  terutama para generasi muda sudah dapat memahami pentingnya pendidikan dimasa yang akan datang, dapat berbaur bersama masyarakat, masyarakat bisa mendapatkan emas menggunakan alat-alat sederhana, masyarakat sudah dapat memanfaatkan limbah tailing untuk menjadi produk yang bernilai ekonomis, dihasilkannya peta area lokasi batas-batas penambangan emas dan terbuktinya tanaman kangkung dapat menyerap logam berharga serta dapat menghasilkan sebuah jalan.
Edukasi Warisan Geologi Talaga Nusa-Bacan Sebagai Potensi Geowisata Kepada Siswa Sma Negeri 7 Kabupaten Halmahera Selatan Almun Madi; Abdul Kadir D Arif; firman firman; Arbi Haya; Hilda Alkatiri; Syarifullah Bundang; George Belly Sahetapy
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol. 4 No. 1 (2024): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v4i1.857

Abstract

Talaga Nusa-Bacan merupakan objek wisata danau dan perbukitan yang sangat eksotik. Terletak di Pulau Bacan, Desa Wayamiga, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan. Bentang alam Talaga Nusa-Bacan sangat beragam dan unik yang berpotensi sebagai geosite atau geowisata. Sampai saat ini pengembangan potensi pariwisata di kawasan Talaga Nusa-Bacan belum mempertimbangkan sumber daya warisan geologi (geoheritage). Informasi dan pengetahuan masyarakat tentang keberagaman geologi Talaga Nusa-Bacan belum tersampaikan secara baik. Menanggapi hal tersebut, sangat diperlukan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), terutama kepada siswa SMA yang bertujuan memberikan informasi dan pengetahuan ilmiah terkait keberagaman geologi Talaga Nusa-Bacan. Pada kegiatan pengabdian ini melibatkan siswa-siswi SMA Negeri 7 Kabupaten Halmahera Selatan. Kegiatan disampaikan melalui program edukasi dalam bentuk sosialisasi terkait potensi keunikan situs-situs geologi dengan tema geowisata. Metode dan tahapan pelaksanan kegiatan pengabdian ini diawali dengan studi literatur terkait potensi geowisata di  Talaga Nusa Bacan, selanjutnya menyusun materi dan panduan kegiatan, kemudian melakukan edukasi dalam bentuk sosialisasi disertai dialog interaktif yang melibatkan siswa-siswi SMA 7 Halmahera Selatan secara langsung di lapangan (objek wisata Danau Nusa-Bacan). Dari kegiatan ini, para siswa mendapatkan pengetahuan dan pemahaman tentang keberagaman geologi yang terdapat di Talaga Nusa-Bacan