Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal KALAM

Islam Toleran: Membangun Toleransi dengan Jalan Spiritual Putra, Andi Eka
KALAM Vol 10 No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/klm.v10i2.6

Abstract

Banyak jalan yang pernah dicoba dan ditempuh dalam rangka membangun Islam toleran di Indonesia. Berbagai jalan yang pernah dicoba itu adalah jalan dialog dengan berbagai modelnya, komunikasi etnik, kerukunan umat beragama, hingga kerjasama. Secara teoritik, beberapa pendekatan pernah ditempuh dan dijalankan dalam rangka membangun toleransi yang sungguh-sungguh. Salah satu pendekatan teoritik yang cukup signifikan dan kontekstual dalam membangun Islam toleran di Indonesia adalah melalui  pendekatan tasawuf atau jalan spiritual Islam. Ekspresi spiritual lebih mengedepankan keharmonisan, keterbukaan dan penerimaan akan yang lain yang sejati, tanpa basa-basi atau toleransi yang semu. Spiritualitas adalah inti keberagamaan di Indonesia yang dapat ditawarkan kepada dunia.
KONSEP ‘IRFAN DALAM SAJAK-SAJAK IMAM KHOMEINI Putra, Andi Eka
KALAM Vol 9 No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/klm.v9i1.327

Abstract

Imam Khomeini (1902 M—1989 M) adalah sosok sufi yang produktif yang banyak menulis buku-buku bertema ‘irfan. Ia menggunakan istilah ‘irfan, bukan tasawuf, karena dalam mazhab Syi’ah istilah ‘irfan lebih populer ketimbang tasawuf. Sejak usia muda Imam Khomeini sudah menulis dan mengamalkan ajaran sufi. Pemikirannya tentang ‘irfan banyak dituangkan dalam bentuk sajak sufistik. Sajak merupakan media bagi Imam Khomeini untuk menyampaikan kerinduannya kepada Allah. Jenis ‘irfan dalam pandangan Imam Khomeini cenderung simbolik dan menggunakan ungkapan-ungkapan filosofis. ‘Irfan dan filsafat dalam pandangan Imam Khomeini tidak terpisah. Bahkan jika dikelompokkan, maka model ‘irfan Imam Khomeini adalah ‘irfan atau tasawuf falsafi.