Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Peran Masyarakat Dalam Konservasi Hutan Pada Pelaksanaan Kegiatan Rehabilitasi Hutan Dan Lahan: Studi Nagari Lubuk Basung, Agam Syafarman; Nurhasan Syah; Indang Dewata; Abdul Razak; Skunda Diliarosta; Aulia Azhar; Syafrijon
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 12 (2024): GJMI - DESEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i12.1230

Abstract

hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi oleh pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya, yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan. Berdasarkan PermenLHK No. 23 Tahun 2021 tentang panduan Pembuatan hutan rakyat. Nagari Lubuk Basung, yang terletak di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, merupakan salah satu wilayah yang menghadapi tantangan dalam pengelolaan hutan dan lahan. Secara umum, Lubuk Basung terletak pada koordinat sekitar 0°15'–0°28' Lintang Selatan dan 99°55'–100°10' Bujur Timur. Sebagai wilayah yang kaya akan sumber daya alam, Nagari Lubuk Basung memiliki potensi besar untuk pengembangan kegiatan konservasi melalui partisipasi masyarakat. Untuk mengetahui tingkat partisipasi anggota kelompok serta untuk mengetahui permasalahan yang menghambat keberhasilan dalam pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan maka perlu dilakukan penelitian. Adapun penelitian yang dilakukan menggunakan metode pendekatan deskriptif dengan pengambilan data secara kualitatif. Data yang diambil adalah hasil observasi dan wawancara langsung terhadap 20 Anggota Kelompok Tani Hutan dengan menggunakan kriteria inklusi yang telah ditetapkan oleh peneliti, populasi yang diambil terdiri dari seluruh anggota Kelompok Tani Hutan Kabun Maju. Peran masyarakat dalam hal ini anggota kelompok tani hutan Kabun Maju dalam perencanaan dan pelaksanaan Rehabilitasi Hutan dan Lahan sangat menetukan keberhasilan kegiatan tersebut karena dengan andilnya anggota kelompok maka pekerjaan dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, Pengawasan kegiatan pembuatan rehabilitasi hutan dan lahan adalah kegiatan untuk memastikan bahwa tanaman hasil kegiatan tersebut aman dan terhindar dari gangguan baik itu kekeringan, hama tanaman maupun dari bahaya kebakaran atau perusakan dari oknum tertentu. Pengawasan dilakukan oleh anggota kelompok tani hutan sebagai pemilik lokasi bersama dengan pihak UPTD KPHL Agam raya dalam rangka menyediakan fasilitas pemeliharaan bagi yang dibutuhkan kelompok agar tanaman tersebut hidup sesuai dengan yang diharapkan dan memberikan hasil baik dari segi konservasi maupun dalam bentuk meningkatkan ekonomi anggota kelompok dan masyarakat sekitarnya. Hasil penelitian yang dilakukan dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa partisipasi anggota kelompok tani cukup tinggi walaupun saat perencanaan dan persiapan beberapa anggota kelompok ada yangg tidak hadir namun secara keseluruhan persentase anggota kelompok yang hadir melebihi dari 75% artinya perencanaan yang dibuat dan sosialisasi yang disampaikan cukup berhasil untuk mengajak anggota kelompok ikut dalam kegiatan tersebut
ANALISIS KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DALAM PEMBELAJARAN IPA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI KOTA SUNGAI PENUH Revi Gina Gunawan; Festiyed; Rahadian Zainul; Lufri; Skunda Diliarosta; Rilla Gina Gunawan; Riko Romas Prayuda; Seprianto
EDU RESEARCH Vol 5 No 3 (2024): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v5i3.562

Abstract

In the current educational landscape, critical thinking is an essential skill that significantly aids students in addressing problems effectively. This skill encompasses various aspects such as interpretation, analysis, evaluation, inference, explanation, and self-regulation. The aim of this study is to evaluate the critical thinking abilities of seventh-grade students in Sungai Penuh City, with a specific focus on SMPN 8 and SMPN 11. A total of 60 students from both schools participated in this study, which centered around science education (IPA). A descriptive quantitative method was used, with data collected through essay-based assessments designed around critical thinking indicators. The research results revealed that students from SMPN 8 demonstrated superior critical thinking skills compared to their peers at SMPN 11, with an average achievement score of 46.07% (moderate category) at SMPN 8 and 28.13% (low category) at SMPN 11. The main weaknesses identified were in the areas of analysis and inference, particularly at SMPN 11, where most indicators were classified as low. These findings underscore the challenges present in the learning process, including teaching methods, student motivation, and the learning environment. Therefore, more effective teaching strategies are needed to enhance students' critical thinking abilities, particularly in science education.
Perancangan Mesin Pengurai Sabut Kelapa Muda menjadi Cocopeat sebagai Penunjang Circular Economy Pemanfaatan Sampah bagi Kelompok Masyarakat di Kabupaten Agam Armando, Fitra; Edo Nofriadi; Yulia Fitri Harahap; Nindy Notrilauvia; Aulia Azhar; Threo Wanda Marten; Rama Nanda; Ithvi Marhamah; Skunda Diliarosta
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2025): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i4.10300

Abstract

Sampah merupakan permasalahan lingkungan yang paling krusial di Kabupaten Agam. Sebaran sampah organik terutama sampah kelapa yang merupakan salah satu komoditi unggulan di Kabupaten Agam belum tertangani dengan baik. Pengabdian ini bertujuan untuk mengolah sampah kelapa menjadi cocopeat yang bernilai ekonomi. Pengabdian ini melibatkan Dinas Lingkungan Hidup sebagai pengumpul dan pengangkut sampah kelapa dan BUMNag Lubuk Basung sebagai pengolah limbah kelapa menjadi cocopeat. Pengabdian dilakukan dengan metode ABCD (Asset Based Community Development) dan juga RSS (Responsible Sourching from Smallholders). Hasil kegiatan pengabdian meliputi proses persiapan, penilaian, perencanaan, pelaksanaan, pemantauan. Limbah sabut kelapa dapat diolah menjadi media tanam cocopeat yang dapat mendukung kegiatan pertanian masyarakat dan mengurangi sampah organic di Kabupaten Agam. Pengabdian ini merekomendasikan pengolahan limbah sabut kelapa mudah dengan proses lignikasi untuk mendapatkan cocopeat yang lebih ekonomis.
Development of Higher Order Thinking Skill Instruments in Biology Learning on Ecology and Environment Materials Tomi Apra Santosa; Gunaria Siagian; Festiyed Festiyed; Abdul Razak; Zulyusri Zulyusri; Skunda Diliarosta; Yerimadesi Yerimadesi
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 1 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i1.5855

Abstract

This study aims to produce valid and reliable Higher Order Thinking Skills instruments in learning the biology of ecology and environment material. The research is a Research and Development study with the ADDIE model. The research was conducted at SMA Negeri Kerinci. The sample in the study came from 2 biology education lecturers and 3 biology teachers. The instruments in this study were a 20-item multiple-choice HOTS test sheet and a validation questionnaire. Data collection techniques are tests and validation questionnaires. Indicators of Higher Order Thinking Skills are the ability to analyze, evaluate and create. Data analysis is quantitative and qualitative data analysis with the help of the SPSS version 16 application. The results showed that the Higher Order Thinking Skills instrument had a validation value of 0.724 with decent criteria and reliability of 0.972 with high criteria. These findings explain that the Higher Order Thinking SSkills(HOTS) instrument is very valid and reliable for use in ecology and environmental materials.