Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

THE EFFECT OF E-DIGITAL NURSING CARE PLANS (E-DNCP) ON STUDENT SATISFACTION WITH PEDIATRIC NURSING DOCUMENTATION LEARNING MEDIA Rini Wahyuni Mohamad; Cindy Puspita Sari Haji Jafar
INDONESIAN NURSING JOURNAL OF EDUCATION AND CLINIC (INJEC) Vol 10, No 2 (2025): INJEC
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24990/injec.v10i2.631

Abstract

Introduction: Pediatric nursing is family-centered nursing care for children and efforts to prevent trauma to children in carrying out pediatric nursing care in the setting, students are guided by lecturers using documentation media. Technological advances are a challenge for lecturers to develop learning media that are not monotonous. Book-based learning media began to shift to digital-based learning media.Methods: This type of pre-experimental research with the research design used in this study is One Group Pre-Post Test Design. The sampling technique used cluster simple random sampling, for the intervention group as many as 48 students.Results: The average value of patient satisfaction level was obtained, namely pre-test 25.69 and post-test 36.08. Based on the Wilxocon test, the p-value is 0.000 (p-value 0.005), so it can be concluded that there is an effect of E-Digital Nursing Care Plan (E-DNCP) on the level of student satisfaction with pediatric nursing documentation learning media.Conclusion: There is an effect of e-digital nursing care plan (E-DNCP) on the level of student satisfaction with pediatric nursing documentation learning media.
Edukasi Pencegahan Demam Typhoid Di SDN 88 Sapatana Jumatrin, Nur Fitriah; Haji Jafar, Cindy Puspita Sari
Karya Kesehatan Journal of Community Engagement Vol 6 No 2 (2025): Karya Kesehatan Journal of Community Engangement
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/k2jce.v6i2.1633

Abstract

Abstrak. Demam typhoid menjadi salah satu penyakit yang mengancam nyawa disebabkan oleh penularan bakteri Salmonella Typhi. Demam typhoid paling sering ditemukan pada wilayah yang memiliki keterbatasan dalam akses air bersih, sanitasi buruk dan tingkat kebersihan rendah. Faktor resiko demam typhoid konsumsi makanan jajanan kaki lima (jajanan pinggir jalan), produk susu, ice cream, jus, dan buah-bahan. Anak-anak memjadi populasi yang rentan terhadap demam typhoid. Kelompok usia ini dikenal dengan tingkat aktivitas fisiknya yang tinggi, yang dapat mengakibatkan pola makan dan kebersihan yang kurang terjaga. Tujuan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan siswa(i) dalam mencegah demam typhoid. Kegiatan dilakukan dalam bentuk pendidikan kesehatan pada siswa(i) kelas 5 SD sebanyak 20 orang. Hasil dari pretest dan posttest menunjukan adanya peningkatan pengetahuan siswa(i) sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan pencegahan demam typoid dengan nilai rata-rata pre test 73 dan post test meningkat menjadi 87,50. Abstract. Typhoid fever is a life-threatening disease caused by the transmission of Salmonella Typhi bacteria. Typhoid fever is most often found in areas with limited access to clean water, poor sanitation, and low levels of hygiene. Risk factors for typhoid fever include consuming street food, dairy products, ice cream, juice, and fruit. Children are a vulnerable population to typhoid fever. This age group is known for their high levels of physical activity, which can result in poor diet and hygiene. The purpose of community service is to increase students' knowledge in preventing typhoid fever. The activity was carried out in the form of health education for 20 fifth-grade elementary school students. The results of the pretest and posttest showed an increase in students' knowledge before and after being given health education on typhoid fever prevention, with an average pre-test score of 73 and a post-test score increasing to 87.50.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEJADIAN PERILAKU SIBLING RIVALRY PADA ANAK DI SDN 1 LIMBOTO KABUPATEN GORONTALO ., Dewi Rosalinda; Ibrahim, Sri Andriani; Jafar, Cindy Puspita Sari Haji
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 14, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v14i1.3917

Abstract

Sibling rivalry atau persaingan antar saudara kandung muncul karena adanya, persaingan untuk memperebutkan perhatian orang tua, hal ini biasanya terjadi pada anak yang kehilangan kasih sayang dari orang tua dan merasa bahwa saudara kandung adalah saingan. Sibling rivalry terjadi jika anak merasa mulai kurang dalam mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari orang tua. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian perilaku sibling rivalry pada anak di SDN 1 Limboto Kabupaten Gorontalo. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dimana untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan kejadian perilaku sibling rivalry pada anak di SDN 1 Limboto Kabupaten Gorontalo. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua siswa yang mempunyai anak lebih dari 1 di SDN 1 Limboto Kabupaten Gorontalo. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik total sampling yaitu teknik pengambilan sampel yang jumlahnya sebanyak 80 responden. Hasil peneitian kejadian perilaku sibling rivalry pada anak di SDN 1 Limboto Kabupaten Gorontalo menunjukkan bahwa anak yang mengalami sibling rivalry sebanyak 46 anak (65,7%) dan yang tidak mengalami sebanyak 24 anak (34,3%). Hasil uji statistic Chi-Square antara variabel pola asuh dan sibling rivalry diperoleh nilai signifikan p value 0,005 dimana nilai p value < a = 0.05 (H.) diterima, artinya terdapat Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kejadian Perilaku Sibling Rivalry pada Anak di SDN 1 Limboto Kabupaten Gorontalo. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu orang tua menjadi penengah, mengajarkan empati dan komunikasi, membangun lingkungan positif dan dapat memberikan solusi untuk konflik dalam menghadapi perilaku sibling rivalry.