Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Implementasi Komunikasi Dakwah dan Komunikasi Interpersonal Sri Tuti Rahmawati
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2021): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.72 KB) | DOI: 10.56745/js.v11i2.237

Abstract

Penelitian ini untuk mengungkat implementasi komunikasi dan social di tengah masyarakat. Dakwah merupakan proses mengubah seseorang maupun masyarakat (pemikiran, perasaan, perilaku) dari kondisi yang buruk ke kondisi yang baik, Kemampuan komunikasi interpersonal adalah kecakapan yang harus dibawa individu dalam melakukan interaksi dengan individu lain atau sekelompok individu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pentingnya memahami komunikasi dalam dakwah dan individu yang memahami komunikasi interpersonal, baik sebagai juru dakwah (dai) maupun masyarakat secara umum, temuan penelitian ini berkontribusi kepada pengembangan ilmu komunikasi dan dakwah
KAJIAN KRITIS TERHADAP KEJAHATAN MEDIA SOSIAL PERSPEKTIF AL-QUR’AN Sri Tuti Rahmawati; Yanti Susanti
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2022): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.731 KB) | DOI: 10.56745/js.v12i1.254

Abstract

Media sosial adalah sebuah laman atau aplikasi yang memungkinkan pengguna dapat membuat dan berbagi isi atau terlibat dalam jaringan sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Media sosial (sering disalah tuliskan sebagai sosial media) adalah sebuah media daring, dengan para penggunanya bisa. Penelitian ini untuk mengkaji terhadap fenomena kejahatan media social yang dimanfaatkan oleh oknum tertentu. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan yaitu dengan menjadikan bahan pustaka sebagai objek kajiannya. Penelitian ini menemukan, pertama; Upaya Pencegahan Dan Penanggulangan Cybercrime dan kedua Upaya Preventif Terhadap Kejahatan Penggunaan Media Sosial. Artikel ini diharapkan dapat berkontribusi pada kajian tafsir tematik dan disiplin keilmuan Islam lainnya
Liberating and Enlightening Education on Qur’anic Perspective Ahmad Zain Sarnoto; Sri Tuti Rahmawati; Lamya Hayatina
Islamic Research Vol 5 No 2 (2022): Islamic Research
Publisher : Perhimpunan Intelektual Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47076/jkpis.v5i2.101

Abstract

This research is to reveal that education is not only dealing with issues of intelligence and thinking, but it is also fully responsible for the development of students' character. Due to the said reason, it is important to explore such research considering that the mental situation of this nation is clearly correlated with the spirit of national education which has been value free. Our educational philosophy is indeed intellectual, but our learning strategy is no longer concerned with the mental, moral, and developmental aspects of enlightening thinking skills. The national education curriculum and methodology are designed only to fill the mind with a series of knowledge and do not provide enough opportunity for the growth of an enlightened human being. Al-Qur'an for Muslims is not a mere a religious scripture, but it is also indeed to be an enlightening guide to find some basic principles of education which can then inspire in developing a qualified education. This study uses the Qur'anic literature method as well as a descriptive and qualitative research with a library research approach by analysing Qur’anic verses. This article analyzes the signs of al-Qur'an as the basic framework for building a liberating and enlightening education.
Liberating and Enlightening Education on Qur’anic Perspective Ahmad Zain Sarnoto; Sri Tuti Rahmawati; Lamya Hayatina
Islamic Research Vol 5 No 2 (2022): Islamic Research
Publisher : Perhimpunan Intelektual Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47076/jkpis.v5i2.101

Abstract

This research is to reveal that education is not only dealing with issues of intelligence and thinking, but it is also fully responsible for the development of students' character. Due to the said reason, it is important to explore such research considering that the mental situation of this nation is clearly correlated with the spirit of national education which has been value free. Our educational philosophy is indeed intellectual, but our learning strategy is no longer concerned with the mental, moral, and developmental aspects of enlightening thinking skills. The national education curriculum and methodology are designed only to fill the mind with a series of knowledge and do not provide enough opportunity for the growth of an enlightened human being. Al-Qur'an for Muslims is not a mere a religious scripture, but it is also indeed to be an enlightening guide to find some basic principles of education which can then inspire in developing a qualified education. This study uses the Qur'anic literature method as well as a descriptive and qualitative research with a library research approach by analysing Qur’anic verses. This article analyzes the signs of al-Qur'an as the basic framework for building a liberating and enlightening education.
Pendekatan Komunikasi Islami dalam Keluarga perspektif Al-Qur’an Sri Tuti Rahmawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.229 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji Pendekatan Komunikasi Islami dalam Keluarga perspektif Al-Qur’an. Dalam konteks Pendidikan berkomunikasi yang Islami di lingkungan keluarga, maka komunikasi yang terjalin antara orang tua dan anak dapat menimbulkan respon tingkah laku anak mengikuti perkataan orang tua terhadap suatu permasalahan. Keluarga merupakan miniatur sebuah pemerintahan, maka jika ditinjau dari aspek politik, keluarga lembaga terkecil dalam upaya menumbuhkan kesadaran berpolitik dari segi kemerdekaan berpendapat, masing-masing anggota dibawah naungan keluarga memiliki hak untuk berpendapat dan mempresentasikannya yang dikenal dengan sistem syura. Karena itu pembahasan ini akan memberikan perspektif penting untuk memperjelas bagaimana al-Quran menjelaskan tentang komunikasi dalam kehidupan manusia.
Analisis Pengaruh Model Pembelajaran Student Center Learning terhadap Hasil Belajar: Studi Literatur Review Ahmad Zain Sarnoto; Sri Tuti Rahmawati; Almira Ulimaz; Devin Mahendika; Singgih Prastawa
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/pkwu.v11i2.828

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Student Center Learning terhadap hasil belajar peserta didik. Metode studi literatur digunakan untuk mengumpulkan data dari artikel-artikel terkait pembelajaran Student Center Learning dan hasil belajar peserta didik. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik meta-analisis untuk mengetahui secara kuantitatif pengaruh model pembelajaran Student Center Learning terhadap hasil belajar peserta didik. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Student Center Learning memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap hasil belajar peserta didik. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya penggunaan model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dan dapat menjadi acuan bagi institusi pendidikan dalam pengembangan kurikulum dan metode pembelajaran yang lebih efektif.
HIRARKI OBJEK PENDIDIKAN PERSPEKTIF AL-QUR’AN DAN HADITS Sri Tuti Rahmawati
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 02 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i02.4393

Abstract

Hirarki dalam objek pendidikan sangat mempengaruhi dalam keberhasilan proses didik dan mendidik, Hirarki objek pendidikan ini akan membangun sikap trust dalam proses pendidikan, sehingga memberikan peluang yang lebih besar dalam mencapai keberhasilan dalam proses pendidikan. Memahami hirarki ini ibarat membangun pondasi bangunan pendidikan yang kokoh antara satu dan yang lainnya akan sangat mempengaruhi. Hirarki objek pendidikan ini sangat mirip dengan metode keteladanan, hanya saja memahami hirarki objek pendidikan ini akan melahirkan trust ditengah-tengah masyarakat, sebab bangunannya dimulai secara berurut dan runut, tidak hanya semangat sesaat yang meledak-ledak tetapi kemudian membawa kepada permasalahan yang rumit bahkan tidak sedikit melahirkan cemooh sana sini dan akhirnya menimbulkan sikap saling menyalahkan.  Kegagalan dalam memahami hirarki ini akan menimbulkan  distrust antara pendidik dan yang dididik. Dengan memahami hirarki objek pendidikan ini proses pendidikan akan terarah walaupun berjalan lambat tetapi pasti. Adapun hirarki objek pendidikan ini pertama adalah diri sendiri yang mencerminkan keteladanan, kemudian adalah keluarga selanjutnya disusul oleh orang-orang yang dalam tanggungan kita seperti pembantu, baru kemudian keluarga terdekat seperti adik, kakak, paman, uwak,  tetangga dekat atau tetangga jauh, orang -orang yang takut pada Tuhannya, masyarakat, manusia pada umumnya.
Konsep Pendidikan Komunikasi dan Kebudayaan Sri Tuti Rahmawati
Journal on Education Vol 5 No 4 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 4 Mei-Agustus 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i4.2543

Abstract

This study examines the concept of Communication and Culture Education. The study of cross-cultural communication cannot be separated from culture because in cross-cultural communication the communication participants are faced with the problem of cultural differences. This type of research uses a descriptive type which aims to make a systematic, factual and accurate description or picture of facts, characteristics and the relationship between phenomena in the object of research according to the problems studied. The results of this study are; a. Communication Relations with Culture, b. The Cruciality of Cultural Differences, c. Prejudice. The situation in cross-cultural communication is so dynamic and evolving and sometimes not free from stereotypes. In cross-cultural communication there is an exchange between one culture and another. The cultural pressure point in the context of cross-cultural communication has more to do with immaterial cultural aspects, such as language, traditions, habits, customs, moral norms and values, ethics, ideas, religion, arts, beliefs, and so on.
HIRARKI OBJEK PENDIDIKAN PERSPEKTIF AL-QUR’AN DAN HADITS Sri Tuti Rahmawati
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 02 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i02.4393

Abstract

Hirarki dalam objek pendidikan sangat mempengaruhi dalam keberhasilan proses didik dan mendidik, Hirarki objek pendidikan ini akan membangun sikap trust dalam proses pendidikan, sehingga memberikan peluang yang lebih besar dalam mencapai keberhasilan dalam proses pendidikan. Memahami hirarki ini ibarat membangun pondasi bangunan pendidikan yang kokoh antara satu dan yang lainnya akan sangat mempengaruhi. Hirarki objek pendidikan ini sangat mirip dengan metode keteladanan, hanya saja memahami hirarki objek pendidikan ini akan melahirkan trust ditengah-tengah masyarakat, sebab bangunannya dimulai secara berurut dan runut, tidak hanya semangat sesaat yang meledak-ledak tetapi kemudian membawa kepada permasalahan yang rumit bahkan tidak sedikit melahirkan cemooh sana sini dan akhirnya menimbulkan sikap saling menyalahkan.  Kegagalan dalam memahami hirarki ini akan menimbulkan  distrust antara pendidik dan yang dididik. Dengan memahami hirarki objek pendidikan ini proses pendidikan akan terarah walaupun berjalan lambat tetapi pasti. Adapun hirarki objek pendidikan ini pertama adalah diri sendiri yang mencerminkan keteladanan, kemudian adalah keluarga selanjutnya disusul oleh orang-orang yang dalam tanggungan kita seperti pembantu, baru kemudian keluarga terdekat seperti adik, kakak, paman, uwak,  tetangga dekat atau tetangga jauh, orang -orang yang takut pada Tuhannya, masyarakat, manusia pada umumnya.
The Implementasi Metode Ummi Dalam Pembelajaran Turjuman Al-Qur’an Jilid 1 dan 2 Rahmawati, Sri Tuti; Rotullutfiah, Zah
An-Nuha Vol 4 No 2 (2024): Islamic Education
Publisher : Prodi Pendidikan Keagamaan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/annuha.v4i2.448

Abstract

The Ummi method is one of the methods of learning the Qur'an in which there is learning turjuman Al-Qur'an volumes 1 and 2 which discuss prayer recitation. the purpose of this study is to determine the implementation of learning, the supporting and inhibiting factors of learning, and the impact of learning Turjuman Al-Qur'an volumes 1 and 2 of the Ummi method at Mutiara Hikmah Al-Qur'an Elementary School Bekasi. The type of research used in this study is descriptive qualitative research. The data collection was obtained through observation, interview, and documentation techniques. Data analysis in this study is by data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the implementation of the Ummi method in learning Turjuman Al-Qur'an volumes 1 and 2 went well because in its learning, Mutiara Hikmah Bekasi Al-Qur'an Elementary School applied the strengths of the Ummi Foundation, namely the existence of quality methods, qualified teachers, and quality systems.