Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

The Role of Physical Education Teachers in Improving Emotional and Spiritual Intelligence of Students at SMK Negeri 1 Bima Sunardin, Sunardin; Furkan, Furkan; Salahudin, Salahudin; Suherman, Suherman
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES) Vol 6 No 4 (2024): Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES)
Publisher : Program Studies of Physical Education, Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpes.v6i4.6307

Abstract

Objective. This study seeks to examine the role of Physical Education (Penjas) instructors in enhancing the emotional and spiritual intelligence of students at SMK Negeri 1 Bima. Emotional intelligence encompasses an individual's capacity to identify, comprehend, and regulate their own emotions as well as those of others, whereas spiritual intelligence pertains to the ability to grasp the significance and purpose of life and cultivate elevated moral values. Both forms of intelligence are crucial in shaping students' character, which ultimately influences their achievement in numerous domains of life, including academic and social spheres. Materials and Methods.The employed research method is qualitative, utilising a descriptive approach. Data were gathered via direct observation in the Physical Education class, comprehensive interviews with educators and students, and examination of documentation pertaining to the curriculum and extracurricular activities organised by the institution. The study participants included Physical Education teachers and eleventh-grade students at SMK Negeri 1 Bima. Data collection occurred during one academic semester, enabling researchers to acquire a thorough understanding of the interaction between teachers and students within the realm of Physical Education learning. Results. The study's findings demonstrate that physical education instructors play a crucial role in fostering students' emotional intelligence. This is accomplished through many pedagogical methodologies that incorporate self-regulation exercises, stress management techniques, and collaborative teamwork skills. Physical education instructors additionally promote learning that fosters empathy, the capacity to comprehend others' viewpoints, and proficient communication skills. Conclusion. This study demonstrates that physical education teachers can serve as comprehensive character educators, emphasising not only physical development but also emotional and spiritual growth in children. This underscores the significance of holistic and integrative physical education in fostering the development of well-rounded character in students.
PENINGKATAN LITERASI GERAK DAN PEMBELAJARAN PJOK YANG MENYENANGKAN DALAM PROGRAM PENJAS BERBAGI Salahudin, Salahudin; Satriawan, Rabwan; Shandi, Shutan Arie; Furkan, Furkan; Irawan, Ewan; Mulyadin, Mulyadin; Anhar, Anhar
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v4i2.4240

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk Penjas Berbagi Sesi II merupakan bentuk kontribusi akademik Prodi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) STKIP Taman Siswa Bima dalam mendukung pengembangan pembelajaran PJOK yang kreatif dan menyenangkan di sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan pada 22–23 Januari 2025 di SMAN 1 Kota Bima dengan melibatkan siswa kelas XII sebagai peserta utama, serta dosen dan mahasiswa Prodi PJKR sebagai fasilitator. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap literasi gerak, menumbuhkan minat terhadap pembelajaran PJOK, serta mengevaluasi tingkat kebugaran jasmani siswa. Metode pelaksanaan mencakup ceramah interaktif, praktik pembelajaran inovatif, dan pelaksanaan tes kebugaran jasmani. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep literasi gerak, peningkatan antusiasme dalam mengikuti PJOK, serta peningkatan kesadaran akan pentingnya aktivitas fisik dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga menghasilkan rekomendasi tindak lanjut berupa pendampingan berkelanjutan dan penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah. Kegiatan ini dapat dijadikan sebagai model pengabdian yang aplikatif dan berdampak langsung terhadap kualitas pendidikan jasmani di tingkat sekolah menengah.
The Effect Of The Traditional Fort Game On Improving The Physical Fitness Of Students At Sie State Elementary School miskan, miskan; Samsudin, Samsudin; Salahudin, Salahudin; Nasrulah, Nasrulah; Furkan, Furkan; Yanti, Sri
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 11, No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Agustus)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v11i3.9128

Abstract

In today's digital era, it's clear that children prefer playing with gadgets to exercising or doing physical activities. This can interfere with students' physical fitness, so it's no wonder that many children today are less energetic, easily tired, and less mobile. This study aimed to determine the effect of traditional Bentenng games on increasing the physical fitness of SDN Sie students. This quantitative study used the pre-experiment method with 12 students as subjects. The sampling technique used was saturation sampling. Data were collected using the TKJI test instrument, which included the 40-meter run, elbow hanging (pull-up), 30-second sit-up, and upright jump tests. The students were then given treatment before and after the traditional fort game. Results of the homogeneity analysis showed a significance value of 0.516, which is greater than 0.05; therefore, the results (pre and post) are homogeneous. The normality test, using the Shapiro-Wilk test, showed significance values of 0.301 and 0.692 for the pre- and post-test data, respectively, indicating that the data were normally distributed at both measurement stages. The results of the two-sided paired sample t-test showed a significance value of 0.020, indicating a significant difference in the TKJI test results before and after the traditional fort game
Penguatan Pendidikan Karakter Dalam Pendidikan Kepemimpinan Pada Sekolah Menengah Pertama di Daerah Lombok Barat Hully, Hully; Furkan, Furkan
ESENSI: Jurnal Riset Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2024): ESENSI: Jurnal Riset Pendidikan
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/esensi.v1i1.18

Abstract

Pendidikan karakter merupakan salah satu pilar utama dalam membangun generasi muda yang berintegritas, memiliki kepribadian yang kuat, dan mampu berkontribusi dalam masyarakat. Di daerah Lombok Barat, penguatan pendidikan karakter pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) menjadi tantangan yang memerlukan strategi khusus, terutama dalam konteks pendidikan kepemimpinan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan yang efektif dalam penguatan pendidikan karakter melalui pendidikan kepemimpinan di SMP di Lombok Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pendidikan kepemimpinan yang berfokus pada nilai-nilai seperti tanggung jawab, disiplin, empati, dan integritas mampu memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter siswa. Artikel ini merekomendasikan kolaborasi antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pembentukan karakter yang holistik.
Pengaruh Permainan Tradisional Bola Nyawa terhadap Peningkatan Kemampuan Motorik Anak Muliadin, Roni; Satriawan, Rabwan; Fitriani, Ainun; Furkan, Furkan; Irawan, Ewan
Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science Vol. 5 No. 3 (2025): September: Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science
Publisher : Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/ijpess.v5i3.1317

Abstract

Study purpose. Traditional games are now rarely played, even though they contain educational and social values, as they often involve physical activity, strategic planning, teamwork, agility, and bring a unique sense of joy. This study aims to describe the process and learning outcomes through traditional games in improving the motor skills of students at SD Negeri Kalemba, particularly fifth-grade students. Materials  and  methods. This study uses the Classroom Action Research method and uses a total sampling technique. The traditional game applied in this study is the Bola Nyawa game. The instrument used in this study is a motor skills test, with a sample of 5 students from Kalemba State Elementary School, Langgudu District, Bima Regency, the data analysis technique uses the SPSS version 22 application. Result.   Based on the significance value of the two-tailed test, the results obtained were 0.002; 0.001; and 0.003, all of which were smaller than 0.05 (sig < 0.05). The results of the study show that the traditional Bola Nyawa game can improve children's motor skills, which is indicated by the rejection of the null hypothesis (Ho) and the acceptance of the alternative hypothesis (Ha) Conclusion. Thus, it can be concluded that the traditional game Bola Nyawa has a significant influence on improving students' motor skills.
Strategi Peningkatan Aktivitas Jasmani Siswa di Luar Pembelajaran PJOK di SDN 1 Nanganae Furkan, Furkan; Muhadi, Muhadi; Faidin, Faidin
PIOR: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 4, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pior.v4i2.680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi peningkatan aktivitas jasmani siswa di luar pembelajaran PJOK di SDN 1 Nanganae. Aktivitas jasmani merupakan aspek penting dalam perkembangan fisik, sosial, dan psikologis siswa, namun partisipasi siswa dalam kegiatan fisik di luar jam pelajaran masih tergolong rendah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru PJOK, kepala sekolah, orang tua siswa, serta observasi terhadap aktivitas siswa di luar pembelajaran PJOK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan fasilitas olahraga, minimnya program ekstrakurikuler olahraga yang terstruktur, serta rendahnya dukungan orang tua menjadi tantangan utama dalam meningkatkan aktivitas jasmani siswa. Oleh karena itu, strategi yang dapat diterapkan meliputi peningkatan fasilitas olahraga di sekolah, pengembangan program ekstrakurikuler olahraga yang lebih bervariasi, serta keterlibatan orang tua dalam mendukung aktivitas fisik siswa. Dengan demikian, penelitian ini memberikan rekomendasi strategis untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam aktivitas jasmani di luar jam pelajaran, yang dapat berdampak pada peningkatan kebugaran jasmani dan perkembangan holistik siswa.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS Lukman, Lukman; Furkan, Furkan; Syfril, Syfril
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol 8 No 1 (2024): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v8i1.3192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki beberapa masalah yang dirasakan oleh guru dalam pembelajaran bahasa Inggris, yaitu: (1)Pembelajaran bahasa Inggris di sekolah masih bersifat teacher centered, (2) Materi pembelajaran cenderung bersifat faktual, hafalan, kurang mengarahkan pada pembangunan pengetahuan oleh siswa sendiri, (3) Pembelajaran bahasa Inggris lebih mementingkan hasil dari pada proses, (4) Siswa selalu merasa bosan dan jenuh dalam belajar bahasa Inggris, (5) Terbatasnya pemahaman guru bahasa Inggris dalam pengembangan pendekatan pembelajaran yang berpusat kepada siswa (student centered), sehingga pembelajaran masih berjalan secara konvensional. Oleh karena itu perlu dicarikan solusinya, diantaranya dengan sebuah pendekatan pembelajaran yang dapat menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, kreatif, konstruktif, dan berpusat pada siswa, yaitu melalui Pendekatan Konstruktivisme. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan; (1) adanya peningkatan kinerja guru, hal ini nampak dari indikasi membaiknya cara guru dalam melaksanakan proses pembelajaran; mulai dari membuka pembelajaran, mengelola kelas, memberi reward, menjadi motivator dan fasilitator, maupun pelaksanaan sistem evaluasi yang dilakukan. Peran guru dalam pembelajaran ini tidak lagi sebagai penyampai informasi utama, akan tetapi lebih sebagai motivator dan fasilitator, pembimbing siswa mencari dan menemukan sumber belajar dan informasi.(2) mampu meningkatkan aktivitas dan kreativitas siswa, Hal ini terbukti dari siklus ke siklus terdapat peningkatan keaktifan siswa diantaranya aktif bertanya, mencari dan mengolah informasi, berani mengemukakan ide atau gagasan, menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan, mengembangkan dan menganalisis terhadap materi bahasa Inggris yang dipelajari, mengeksplorasi pengalaman belajar, mengaplikasikan pengalaman belajar, bertukar fikiran tentang materi dengan teman sejawat, dan membuat kesimpulan.(3) mampu meningkatkan hasil belajar siswa, hal ini ditunjukkan dari semakin membaiknya nilai rata-rata sesudah penerapan pendekatan konstruktivisme, dibandingkan dengan nilai sebelumnya. Dengan demikian pendekatan Konstruktivisme dapat dijadikan salah satu alternatif yang cocok dalam pembelajaran bahasa Inggris untuk meningkatkan kualitas belajar siswa baik dalam bentuk process maupun dalam bentuk product (nilai).
PERAN KEPEMIMPINAN DALAM OLAH RAGA UNTUK MEMBANGUN NILAI KARAKTER BANGSA Rusdin, Rusdin; Salahudin, Salahudin; Rudiansyah, Eko; Saputra, Rudy; Furkan, Furkan
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v10i2.1299

Abstract

Abstract: In recent years, there has been a widespread understanding that sports and physical activities play a role in building character and developing moral values. Bung Karno once proposed that sports should be one of the main factors in building nationalism and shaping the character of the nation. In this context, sports activities become dynamic and serve as a tool for the nation's struggle. Through education, we can shape a strong mentality and character. Sports provide many positive aspects to us. In addition to focusing on physical factors, sports also train our attitude and mentality to become leaders. One way to shape the character of the nation is through sports. With sports, we can develop the character of the nation, the spirit of sportsmanship, and strengthen national unity. Therefore, all elements of society must play an active role in advancing national sports. Normatively and generally accepted, the formation of the character of the nation is very important for the younger generation and even determines the future of the nation. Keywords: Sports, Leadership, Building Character of the NationAbstrak: Selama beberapa tahun terakhir, telah ada pemahaman yang luas bahwa olahraga dan aktivitas fisik berperan dalam membangun karakter dan mengembangkan nilai-nilai moral. Bung Karno pernah mengusulkan bahwa olahraga harus menjadi salah satu faktor utama dalam membangun rasa nasionalisme dan membentuk karakter bangsa. Dalam konteks ini, kegiatan olahraga menjadi dinamis dan berfungsi sebagai alat perjuangan bagi bangsa. Melalui pendidikan, kita dapat membentuk mental dan karakter yang kuat. Olahraga memberikan banyak hal positif kepada kita. Selain memperhatikan faktor fisik, olahraga juga melatih sikap dan mental kita untuk menjadi pemimpin. Salah satu cara untuk membentuk karakter bangsa adalah melalui olahraga. Dengan olahraga, kita dapat mengembangkan karakter bangsa, semangat sportivitas, dan mempererat persatuan bangsa. Oleh karena itu, semua elemen masyarakat harus berperan aktif dalam memajukan olahraga nasional. secara normatif dan secara umum diterima, pembentukan karakter bangsa merupakan hal yang sangat penting bagi generasi muda dan bahkan menentukan masa depan bangsa Kata Kunci: Olahraga, Kepemimpinan, Membangun Karakter Bangsa
Pengaruh Latihan Skip Thigh Lift Terhadap Kemampuan Smash dalam Permainan Bola Voli pada Siswa SMP Plus Darul Husna Ambalawi Palibelo Kabupaten Bima Fajrin, Fajrin; Furkan, Furkan; Suherman, Suherman
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 10 No. 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v10i1.334

Abstract

Latihan Skip Thight Lift sangat dibutuhkan dalam beberapa cabang olahraga yang membutuhkan dalam kemampuan melakukan gerakan-gerakan dan kelincahan, misalnya pukulan (Smash) dalam permainan bola voli. Smash adalah gerakan memukul bola yang dilakukan dengan kuat dan keras serta jalannya bola cepat, tajam dan menukik. Smash merupakan gerakan memukul bola dengan keras dengan arah menukik dan mematikan. Oleh karena pentingnya latihan dalam setiap aktifitas olahraga, maka penulis bermaksud melakukan penelitian mengenai pengaruh latihan Skip Thight Lift terhadap kemampuan Smash pada permainan bola voli. Rumusan masalah penelitian yang diajukan dalam penelitian ini adalah: “apakah ada pengaruh latihan Skip Thight Lift terhadap kemampuan Smash pada permainan bola voli Siswa SMP PLUS Darul Husna Ambalawi?.Jenis penelitian yang digunakan adalah dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Penggunaan metode eksperimen dalam penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah latihan Skip Thight Lift berpengaruh terhadap kemampuan Smash. Dengan jumlah populasi siswa putra sebanyak 54 dan diambil sampel sebanyak 22 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Dokumenter dan Teknik tes Perbuatan dan Observasi. Menggunakan teknik analisa data dengan rumus Regresi Linear SederhanaSetelah mendapat nilai t diperoleh nilai t hitung sebesar = 8,5167 dengan taraf signifakasi 5% dengan populasi 22, kemudian nilai f-tabel= 2,074, Nilai t hitung lebih besar dari pada t tabel (8,5167 ˃ 2,074) pada taraf signifikan 5%. Dari hasil analisis data di atas, maka diperoleh kesimpulan bahwa, terdapat pengaruh pengaruh Skip Thight Lift terhadap kemampuan Smash pada permainan bola voli siswa SMP PLUS Darul Husna Ambalawi Kabupaten Bima. Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung = 8,5167 > t tabel = 2,074 pada taraf signifikan 5%Dengan demikian menerima hipotesis nihil yang berbunyi; Ada pengaruh Skip Thight Lift terhadap kemampuan Smash pada permainan bola voli siswa SMP PLUS Darul Husna Ambalawi”, Diterima.
Peningkatan Hasil Belajar Permainan Bola Voli melalui Metode Kelompok Bermain pada Siswa Kelas IV SDN 12 Kecamatan Woja Kabupaten Dompu Tahun Pelajaran 2020/2021 Mulyadi, Mulyadi; Furkan, Furkan
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 11 No. 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v11i1.451

Abstract

Permainan bola voli merupakan permainan yang dapat dimodifikasi. Modifikasi digunakan sebagai salah satu alternatif pendekatan KelompokBermain Pada Siswa Kelas IV SDN 12 Kecamatan woja kabupaten dompu Skripsi dan pembelajaran pendidikan jasmani yang dilakukan dengan berbagai pertimbangan. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar permainann bola voli melalui metode kelompok bermain pada siswa kelas IV SDN 12 Kecamatan woja kabupaten dompu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Metode penelitian meliputi 5 hal, yaitu Pertama subyek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SDN 12 Kecamatan woja kabupaten dompu, yang berjumlah 16 anak, kedua Objek penelitian menggunakan metode kelompok bermain, ketiga waktu penelitian pada semester dua Tahun pelajaran 2020/2021, keempat lokasi penelitian yaitu di SDN 12 Kecamatan woja kabupaten dompu yang terletak di kelurahan Monta Baru Kecematan Woja Kabupaten Dompu. kelima tekhnik pengumpulan data meliputi observasi, kuesioner, tes langsung, instrumen penelitian meliputi silabus dan RPP, analisis data menggunakan rumus prosentase. Pertemuan dalam penelitian ini dirancang 2 siklus. Hasil PTK ini didapat hasil belajar bola voli menggunakan metode kelompok bermain terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II, baik dari peningkatan rata-rata setiap pertemuan maupun nilai ketuntasan hasil belajar, ratarata siklus I (70,52) atau 9 siswa (56,25%) dan rata-rata siklus II (80,98) atau 14 anak (87,50%) Sehingga peningkatan dari siklus I ke siklus II yaitu 31,25%. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan metode kelompok bermain dapat meningkatkan hasil belajar bola voli pada siswa kelas IV SDN 12 Kecamatan woja kabupaten dompu, dengan kriteria tuntas. Saran penelitian ini adalah apabila terjadi permasalahan yang sama maka metode ini bisa digunakan sebagai bahan pembelajaran alternatif.