Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PEMBELAJARAN BERBASIS KECERDASAN MAJEMUK DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM MENSTIMULASI KECERDASAN SPASIAL ANAK USIA DINI Salsabila Hasiana Tanjung; Kamtini Kamtini; Suri Handayani Damanik
Al-Abyadh Vol 5 No 1 (2022): Edisi Juni
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI STAI DINIYAH PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-abyadh.v5i1.482

Abstract

Setiap anak memiliki karakteristik dan kecerdasannya yang berbeda dari tiap anak yang lainnya. Anak cenderung beraktifitas seperti bermain dan berinteraksi dengan menggunakan sisi kecerdasan yang anak miliki. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi dan tes terhadap anak. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji regresi untuk melihat seberapa besar pengaruh penggunaan pembelajaran berbasis kecerdasan majemuk dengan menggunakan pendekatan saintifik terhadap kecerdasan spasial anak usia 5-6 tahun. Berdasarkan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan pembelajaran berbasis eksperimen Populasi yang digunakan adalah anak usia lima sampai enam tahun yang berada pada usia taman kanak-kanak yaitu anak usia lima sampai enam tahun.
Aktifitas Intervensi Motorik Terhadap Pengembangan Keterampilan Motorik Kasar Pada Anak Usia Dini Tanjung, Salsabila Hasiana; Kamtini, Kamtini; Novitri, Dwi Maya
ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 14, No 1 (2024): ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : FIP Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/esjpgsd.v14i1.54259

Abstract

Pelaksanaan penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh aktifitas pembelajaran yang dimuat dalam  kegiatan-kegiatan gerak anak, yang terstruktur sesuai dengan capaian perkembangan motorik anak usia empat sampai lima tahun. Partisipan dalam penelitian ini adalah 80 siswa prasekolah. Rangkaian tes psikomotor digunakan untuk mengevaluasi profil capaian perkembangan motorik anak saat sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Program pembelajaran diberikan berdasarkan permainan bebas yang digunakan dalam kelompok pembanding selama periode yang sama. Anak-anak prasekolah pada kedua kelompok mendapat peningkatan yang signifikan dibandingkan pra-intervensi dengan pasca-intervensi dalam koordinasi anggota gerak. Perbedaan yang signifikan secara statistik dalam pengukuran pasca-intervensi antara kelompok kelas pembanding dan kelompok intervensi pada koordinasi lengan dan kaki yang diamati jika dibandingkan kelompok pembanding. Ditunjukkan bahwa aktivitas pembelajaran yang bertujuan untuk menstimulasi fisik yang terstruktur sesuai dengan capaian perkembangan motorik anak lebih baik daripada anak diberikan permainan bebas untuk mencapai perkembangan motorik kasar yang memadai pada anak prasekolah.Keywords : Anak, Motorik Pembelajaran
KEMAMPUAN ANAK DALAM MENGKOMUNIKASIKAN MASALAH Tanjung, Salsabila Hasiana
Journal Of Dehasen Educational Review Vol 3 No 01 (2022): Journal of Dehasen Educational Review, March
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/joder.v3i01.2109

Abstract

The ability of children to express an opinion is an ability of communication skills that are important for children to have. This research was carried out with the aim of examining the implementation of learning by using media images that show problems around children, such as pictures of scattered garbage and pictures of flooded areas in order to stimulate children's ability to communicate ideas of children's thoughts. The implementation of the research was tested on 35 children by involving 2 teachers. The research was carried out by observing the behavior that emerged. The use of pictures using material that is easy for children to recognize will make it easier for children to express their ideas.
Perkembangan Seni Anak Usia 5-6 Tahun Kamtini; Tanjung, Salsabila Hasiana; Tanjung, Julailanajmi Hasiholanda
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8639

Abstract

Pencapaian perkembangan seni pada anak usia 5-6 tahun yang termasuk dalam bagian tertarik dengan kegiataan seni, yaitu sebagai berikut: a) menyanyikan lagu dengan sikap yang benar b) menggunakan berbagai macam alat musik tradisional maupun alat musik lain untuk menirukan suatu irama atau lagu tertentu c) bermain drama sederhana d) menggambarkan berbagai macam bentuk yang beragam e) melukis dengan berbagai cara dan objek f) membuat karya seperti bentuk sesungguhnya dengan berbagai bahan (kertas, plastisin, balok, dll). Tujuan dari pengembangan seni untuk anak usia dini adalah untuk menumbuhkan perasaan dan jiwa halus pada diri anak, yang pada akhirnya membentuk sosok pribadi yang peka terhadap lingkungan, menumbuhkan estetika dan empati terhadap penderitaan orang lain Salah satu cara atau kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuan seni pada anak usia dini yaitu dengan kegiatan menggambar dan mewarnai. Penelitian ini mengobservasi prilaku yang muncul pada diri anak dalam capaian perkembangan seni anak. Menemukan bahwa anak usia 5-6 tahun memiliki kemampuan sesuai indikator capaian perkembangan seni yang diharapkan.
KONTRIBUSI GURU PAUD DALAM MENINGKATKAN LITERASI KEUANGAN ANAK MELALUI PENDEKATAN EKONOMI SEDERHANA Kamtini Kamtini; Salsabila Hasiana Tanjung; Zulfahmi Syahputra Nasution
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 1: Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i1.64384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi guru PAUD dalam meningkatkan literasi keuangan anak usia dini melalui pendekatan ekonomi sederhana. Literasi keuangan di usia dini penting untuk membekali anak dengan pengetahuan dasar tentang pengelolaan uang yang akan membantu mereka membuat keputusan finansial yang bijaksana di masa depan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara semi-terstruktur dan observasi partisipatif terhadap 10 guru PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan ekonomi sederhana berbasis permainan dan aktivitas interaktif meningkatkan pemahaman anak terhadap konsep-konsep dasar ekonomi. Guru melaporkan peningkatan kemampuan dalam mengajarkan literasi keuangan setelah pelatihan, meskipun tantangan dalam penyediaan sumber daya dan media pembelajaran masih ada. Secara keseluruhan, penelitian ini mengonfirmasi bahwa pendidikan literasi keuangan pada anak usia dini sangat penting dan perlu didukung dengan pendekatan yang tepat dan media pembelajaran yang sesuai.
Application Of Drawing Time For School Phobia At The Beginning Of School Entry For Preschool Children Tanjung, Salsabila Hasiana
JURNAL BUNGA RAMPAI USIA EMAS Vol. 3 No. 2: Desember 2017 Special Edition
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbrue.v3i2.9230

Abstract

School phobia is often experienced by preschool children at the beginning of school entry. The child's fear is caused by the child has not felt comfortable and safe with his or her new environment or can be caused by the child is not familiar with the immediate environment as with his family. School phobias can occur up to three days, one week even to mid-semester. Child's fear can be expressed by nailing his body when they are about to enter the school, hiding behind the body that leads to school, crying, shouting and giving reasons to be out of school or to be kept by his parents or those who deliver the children to school. Children who experience school phobia need social and emotional development so that children feel comfortable and safe in school. The social and emotional development of children is derived from the maturity and learning opportunities of various environmental responses to children. Optimal social development is derived from healthy social responses and opportunities given to children to develop positive self- concept. Through drawing activities between children and teachers, children can develop their interests and attitudes and approach to new environments in their school. This article discusses the activities of "DrawingTime"as an activity program that can be done to children aged  4-5  years  who  experienced school phobia  with the  aim that children experience bonding with the school environment, especially teachers and playmates.
Evaluasi Dampak Program Pembangunan Ekonomi Pemerintah terhadap Pertumbuhan dan Kesejahteraan Anak Usia Dini di Sumatera Utara (2019-2024) Zulfahmi Syahputra Nasution; Sirojuzilam Hasyim; Muhammad Syafii; Salsabila Hasiana Tanjung
Journal of Millennial Community Vol. 7 No. 1 (2025): Maret - Journal of Millennial Community
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v7i1.65076

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi program ekonomi pembangunan terhadap pertumbuhan dan kesejahteraan anak usia dini di Sumatera Utara selama periode 2019–2024. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed methods, yaitu kombinasi kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari penerima manfaat program, sementara data kualitatif dihimpun melalui wawancara mendalam dengan orang tua, pendidik, dan pelaksana program. Analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif serta analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan program ekonomi pembangunan berdampak signifikan, ditandai dengan penurunan prevalensi stunting dari 35% menjadi 20% dan peningkatan berat badan normal sebesar 12%. Partisipasi anak usia dini dalam layanan PAUD meningkat dari 65% menjadi 85% seiring membaiknya kualitas pendidikan. Secara ekonomi, pendapatan keluarga penerima manfaat naik 30%, dari Rp2.000.000 menjadi Rp2.600.000 per bulan, serta tingkat kemiskinan turun dari 45% menjadi 30%. Program ini terbukti berperan penting dalam meningkatkan pertumbuhan fisik, kesejahteraan psikologis, serta pendidikan anak usia dini di Sumatera Utara.
Problem-Solving and Educational Management Strategies Among Preschool Principals in Early Childhood Settings Kamtini, Kamtini; Simaremare, Aman; Tanjung, Salsabila Hasiana; Hasim, Zuwati
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol. 12 No. 1 (2025): March 2025
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v12i1.85288

Abstract

The ability of preschool principals to solve problems effectively is crucial in ensuring the smooth operation of early childhood education institutions. Preschool principals are key in managing administrative tasks, teacher performance, curriculum implementation, and parent-school relationships. However, challenges such as limited resources, staff conflicts, and adapting to educational policies require strong problem-solving skills. This study aims to explore the problem-solving abilities of preschool principals in Medan, Indonesia, by identifying key challenges they face and analyzing the strategies they employ to address them. The research adopts a qualitative descriptive approach, involving 20 preschool principals in Medan as participants. Data were collected through semi-structured interviews and observations to gain insights into the problem-solving methods applied in various educational scenarios. Thematic analysis was used to identify recurring patterns and strategies in addressing common issues. Practical problem-solving skills among preschool principals are essential for maintaining a well-functioning educational environment. These skills include analytical thinking to identify the root causes of instructional or behavioral issues, decision-making under pressure, conflict resolution between staff or with parents, strategic planning for curriculum and resource development, and collaborative problem-solving that engages teachers in reflective dialogue and peer learning. Training programs focusing on strategic decision-making, leadership development, and conflict resolution can further strengthen their problem-solving abilities, ultimately improving early childhood education in Medan. Studies should also investigate how principal problem-solving styles influence teacher motivation and the sustainability of innovative pedagogical approaches.
Transformasi Pembelajaran PAUD melalui Modul Multiple Intelligence Berbasis Heutagogy: Studi Pengabdian pada Guru TK di Kabupaten Deli Serdang Kamtini; Salsabila Hasiana Tanjung; Dwi Maya Novitri; Aman Simaremare
Journal of Millennial Community Vol. 7 No. 2 (2025): September-Journal of Millennial Community
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v7i2.68161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan transformasi praktik pembelajaran di pendidikan anak usia dini (PAUD) melalui penerapan modul Multiple Intelligence berbasis Heutagogy yang dikembangkan dan diimplementasikan pada guru-guru Taman Kanak-Kanak di Kabupaten Deli Serdang. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan modul berbasis Multiple Intelligence dan prinsip Heutagogy mampu meningkatkan kapasitas guru dalam merancang pembelajaran yang lebih kontekstual dan berpihak pada potensi individual anak. Guru mulai mampu mengidentifikasi profil kecerdasan dominan anak dan memberi ruang bagi kemandirian mereka dalam memilih aktivitas serta menyelesaikan tugas secara reflektif. Selain itu, ditemukan bahwa pendekatan ini berdampak positif pada peningkatan aspek kemandirian anak usia dini, termasuk kemampuan mengambil keputusan, regulasi diri, dan rasa tanggung jawab.
KONTRIBUSI GURU PAUD DALAM MENINGKATKAN LITERASI KEUANGAN ANAK MELALUI PENDEKATAN EKONOMI SEDERHANA Kamtini, Kamtini; Tanjung, Salsabila Hasiana; Nasution, Zulfahmi Syahputra
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 1: Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i1.64384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi guru PAUD dalam meningkatkan literasi keuangan anak usia dini melalui pendekatan ekonomi sederhana. Literasi keuangan di usia dini penting untuk membekali anak dengan pengetahuan dasar tentang pengelolaan uang yang akan membantu mereka membuat keputusan finansial yang bijaksana di masa depan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara semi-terstruktur dan observasi partisipatif terhadap 10 guru PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan ekonomi sederhana berbasis permainan dan aktivitas interaktif meningkatkan pemahaman anak terhadap konsep-konsep dasar ekonomi. Guru melaporkan peningkatan kemampuan dalam mengajarkan literasi keuangan setelah pelatihan, meskipun tantangan dalam penyediaan sumber daya dan media pembelajaran masih ada. Secara keseluruhan, penelitian ini mengonfirmasi bahwa pendidikan literasi keuangan pada anak usia dini sangat penting dan perlu didukung dengan pendekatan yang tepat dan media pembelajaran yang sesuai.