Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

POWER IN COMMUNITY: PENGAWASAN PARTISIPATIF BASMI-NAPZA SEBAGAI STRATEGI PENGUATAN SINERGITAS MASYARAKAT DALAM UPAYA PENANGGULANGAN DAN PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA Muhammad Sarlin; Ikhfan Haris; Hendra Hendra
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1: Januari 2022
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v2i1.1206

Abstract

Penyalahgunaan Narkotika dan obat-obatan berbahaya (NARKOBA) di Indonesia semakin marak setiap tahunnya dan sampai saat ini masih menjadi masalah nasional dan bangsa yang belum dapat diatasi secara maksimal. Penyalahgunaan NARKOBA, bukan hanya merambah di wilayah kota-kota besar saja, tetapi Narkoba telah menyebar keseluruh lapisan masyarakat, termasuk di desa-desa. Keberadaan NARKOBA mengancam masa depan umat manusia, di samping sebagai penyakit ganas itu, dari waktu kewaktu penggunaan dan peyalahgunaan narkoba mengalami peningkatan, baik dari aspek kualitas maupun kuantitasnya (Badan Narkotika Nasional dan Pusat Penelitian Pranata Pembangunan, UI, 2003; Kemendes PDT,2014) Masalah penyalahgunaan narkoba yang sangat kompleksi ini tetap menuntut penanganan secara komprehensif dan terpadu, dengan partisipasi aktif dari masyarakat baik secara individu maupun kelompok yang mempunyai potensi membantu generasi muda mencegah penyalahgunaan NARKOBA (Gono,2007). Universitas Negeri Gorontalo (UNG), sebagai salah satu perguruan tinggi yang berlokasi di Kawasan Teluk Tomini berkomitmen penuh dalam mendukung pemerintah desa dalam memerangi NARKOBA melalui pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap NARKOBA melalui upaya pengembangan dan pemberdayaan masyarakat desa dan stake holder terkait, seperti Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gorontalo Utara melalui program Pengabdian kepada Masyarakat Kuliah Kerja Nyata Tematik Desa BERSINAR (Bersih Dari NARKOBA) dengan sistem kegiatan yang dimulai dengan masa persiapan, masa pra pelaksanaan, masa
Evaluasi Status Keberlanjutan Pengelolaan Sumberdaya Ekowisata Mangrove Melo, Ramla Hartini; Alfin, Edward; Kuvaini, Aang; Nurfaika, Nurfaika; Hendra, Hendra
Indonesian Journal of Conservation Vol 12, No 2 (2023): December
Publisher : Badan Pengembang Konservasi UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v12i2.48659

Abstract

Mangrove ecotourism resources in East Pentadu Village, Boalemo Regency are currently still being improved to improve the quality of service. By considering environmental sustainability, management of mangrove ecotourism resources must be based on applicable rules and laws, where mangrove ecotourism services must prioritize the potential of the mangrove forest resources themselves. The aim of this research is to evaluate the condition of the sustainability status of mangrove ecotourism resource management, using a multi-dimensional scaling (MDS) method approach. The current condition of mangrove ecotourism resource management is at a less sustainable status, where the ecological and economic dimensions are less sustainable and need to be intervened by raising the less sustainable status to be quite sustainable or sustainable, the social dimension is at a quite sustainable level.
Aspek Keruangan Komponen Wisata Gunung Mutis Desa Fatumnasi Hasan, Muhammad Husain; Hendra, Hendra
Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi Vol 1, No 1 (2022): Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.257 KB) | DOI: 10.34312/geojpg.v1i1.14315

Abstract

Aspek keruangan dan pariwisata telah menjadi bagian penting dalam menarik wisatawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Aspek fisiogeografi yang menunjang atraksi wisata; 2) letak dan aksesibiltas obyek wisata Gunung Mutis; dan 3) ketersediaan sarana penunjang pariwisata. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, angket dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan: 1) aspek struktur geologi, elevasi dan topografi yang curam serta iklim yang sejuk menjadi keunikan obyek wisata Gunung Mutis; 2) aksesibiltas dari berbagai daerah sekitar umumnya cukup baik, kecuali memasuki desa-desa di kaki Gunung Mutis kondisi jalan agak rusak hingga jalan pengerasan, 38.8 % responden menyatakan bahwa jalan tidak beraspal, 40,8 % responden menyatakan waktu tempuh dari pusat kota lebih dari 2 jam; 3) sarana penunjang pariwisata cukup tersedia diantaranya jaringan listrik, air, telepon/internet, fasilitas kesehatan, hanya rumah makan dan toko souvenir saja yang kurang dimana 30 % responden menyatakan rumah makan tidak tersedia dan 42 % responden menyatakan toko souvenir tidak tersedia.
Masyarakat Siaga Dan Tanggap Bencana Banjir Erman Syarif; Hendra Hendra; Maddatuang M; Alief Saputro
Damhil: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 2: December 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/damhil.v1i2.18751

Abstract

The flood has caused considerable material loss. This PKM activity aims to: 1) increase public knowledge about the importance of early detection of flood disasters, 2) provide training on flood disaster management to the community, 3) create awareness about how flood disasters work, and 4) create a community culture that is prepared and responsive to flood disasters. Implementation of PKM in Sapanan Village, Binamu District, Jeneponto Regency on September 24 2022. The method used for this activity is the lecture and discussion method. PKM activities carried out in Sapanan Village, Binamu District, Jeneponto Regency have made a positive contribution to community knowledge about the importance of early detection of flood disasters, provided training on flood disaster management to the community, created awareness about how flood disasters work, and created a culture of community that is prepared and responsive to disasters flood.
Pengembangan Suplemen Bahan Ajar Geografi Kebencanaan Berbasis Flip Book M. Iqbal Liayong Pratama; Daud Yusuf; Rusiyah Rusiyah; Wiwin Kobi; Moch Rio Pambudi; Hendra Hendra
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 8 No 4 (2024): Volume 8, Nomor 4 Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v8i4.1104

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengembangan suplemen bahan ajar berbasis berpikir spasial dalam mitigasi bencana, mengingat kekurangan bahan ajar kontekstual yang ada saat ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan mengembangkan suplemen bahan ajar yang efektif menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) model 4D, yang meliputi tahapan Define, Design, Development, dan Disseminate. Metode ini dimulai dengan analisis kebutuhan dan desain bahan ajar, diikuti dengan pengembangan, validasi, dan revisi, serta diakhiri dengan penyebaran bahan ajar dalam format flip book. Hasil dari proses ini menunjukkan bahwa suplemen bahan ajar yang dikembangkan memenuhi standar kualitas yang diharapkan, dengan penilaian validasi yang menunjukkan hasil yang sangat layak. Suplemen ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran dengan menawarkan materi yang lebih relevan dan aplikatif dalam konteks mitigasi bencana di wilayah lokal.
FENOMENA PEMBELAJARAN IPS DENGAN GADGET DALAM PERKEMBANGAN SOSIAL PESERTA DIDIK Guntara, Fuad; Sunarti, Sunarti; Anwar, Anwar; Hendra, Hendra
Social Landscape Journal Vol 5, No 2 (2024): July
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/slj.v5i2.64213

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan untuk mendeskripsikan dampak yang ditimbulkan dalam penggunaan Gadget terhadap perkembangan sosial peserta didik di MTs DDI Lero Kab Pinrang. Metode peneltian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Narasumber penelitian ialah guru IPS dan peserta didik. Adapun teknik analisis data menggunakan data reduksi, data display dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahawa dampak yang ditimbulkan dalam penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial peserta didik menunjukkan dampak positif termasuk peningkatan antusiasme belajar, motivasi, dan keterlibatan siswa dalam aktivitas pembelajaran. Namun, ada juga dampak negatif yang perlu diperhatikan, seperti potensi pengurangan kemampuan empati dan risiko akses yang tidak terkontrol ke konten yang tidak sesuai dengan proses pembelajaran.
Expanding Spatial Understanding through Mobile Augmented Reality: A Contemporary Synthesis of Pedagogical, Technological, and Cognitive Dimensions in Geography Education M. Iqbal Liayong Pratama; Daud Yusuf; Sri Maryati; Rusiyah Rusiyah; Wiwin Kobi; Ramla Hartini Melo; Moch Rio Pambudi; Masruroh Masruroh; Hendra Hendra; Asrul Asrul
Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi Vol 4, No 2 (2025): Geosfera : Jurnal Penelitian Geografi
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/geojpg.v4i2.35155

Abstract

Mobile augmented reality (AR) has evolved from an experimental visualization tool into a mature pedagogical medium that redefines spatial learning in geography education. By embedding digital content into authentic locations, AR fosters experiential and inquiry-driven learning aligned with geography’s spatial and environmental paradigms. Building on evidence from 2015 to 2025, this review synthesizes 138 studies to examine how AR supports cognitive, affective, and behavioral learning dimensions. The analysis reveals that AR enhances spatial reasoning, visualization of abstract processes, and place-based engagement when integrated within robust instructional design frameworks. However, persistent gaps remain in long-term learning assessment, scalability, and teacher competence for authoring AR experiences. Cognitive-load and motivation studies suggest that AR’s benefits are maximized when interactivity and spatial anchoring are balanced with scaffolding. The review proposes a multidimensional model linking technological affordances, pedagogical strategies, and geographic thinking to promote education for sustainability and digital spatial citizenship. Implications for researchers, educators, and developers are discussed to guide future cross-disciplinary innovations.
NEEDS AND CONCEPT ANALYSIS OF ENVIRONMENTAL MONOGRAPH DEVELOPMENT BASED LOCAL WISDOM IN PROBOLINGGO Andri Estining Sejati; Sumarmi Sumarmi; I Komang Astina; Singgih Susilo; Putri Tipa Anasi; Fahrudi Ahwan ikhsan; Hendra Hendra; Resti Karmila
Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 Number 4 (October 2025)
Publisher : Program Studi PGSD Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jpm.v6i4.5619

Abstract

The problem in the field is that there is a lack of integration between the local wisdom of the Tengger community and environmental conservation efforts in the highland, middle and lowland areas of Probolinggo Regency, so a monograph is needed as a medium for developing learning and preserving culture and the environment. This study aimed to determine the needs and concept analysis for developing an environmental monograph based on local wisdom in the Probolinggo. This study used a qualitative descriptive method. The research subject needs to be analyzed by environmental geography lecturers, students, the Bromo Tengger Semeru National Park Center (BBTNBTS), and the local government of the Probolinggo Regency. The research subjects in the concept analysis were key informants from six villages in the Probolinggo Regency. Qualitative data were obtained through observations, in-depth interviews, and documentation. The data analysis was qualitative, using information from qualitative data to analyze the needs and local wisdom in the upland, middleland, and lowland areas of the Probolinggo. The data analysis was then discussed using the monograph challenge and spatial ethnography. The need for environmental monographs based on local wisdom in the Probolinggo Regency was based on the need to enrich learning resources in the Geography Study Program, State University of Malang, the interests of BBTNBTS, and the Probolinggo Regency Government. The concept that emerged from local wisdom was the preservation of land and forests. Sea and water are sourced from local wisdom in gardening, farming, and fishing.
Analisis Spasial Kerentanan Banjir Berbasis Geospasial di DAS Marisa Kabupaten Gorontalo Risman Jaya; Ahmad Syamsu Rijal S; Gifari Sesar Pratama; Hendra Hendra; Dewa Oka Suparwata; La Ode Juni Akbar
-
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jrpi.v3i3.40622

Abstract

Historically, flooding in the Marisa River Basin (DAS) has had a significant impact on residential and agricultural areas, but spatial studies to map flood vulnerability are still very limited in the Marisa watershed. This study aims to map and identify the level of flood vulnerability in the Marisa watershed. Geographic Information Systems (GIS) as a geospatial approach with a scoring method for the main parameters in identifying flood vulnerability. The novelty of the study lies in the use of geological data and soil types, rainfall and topography combined with land use data in the Marisa watershed to identify flood vulnerability. The results show that areas with a high level of vulnerability are dominated by flat slopes, with an affected residential area reaching 773.36 Ha and rice fields 2,150.80 Ha, especially in Tunggulo and Tenilo Villages. Extreme rainfall in the upstream area and changes in land use are among the triggers of flooding, while Hydromorphic Alluvial soil and Qpr lithology in the downstream area exacerbate inundation. Therefore, spatial planning of the Marisa Watershed needs to focus on controlling land conversion in floodplains and strengthening conservation functions in upstream area