Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Identification of Potential Anti-Blood Cancer Compounds from Centella asiatica via In Silico Approaches: Molecular Docking, ADMET Prediction, and Drug-Likeness Evaluation: Identification of Potential Anti-Blood Cancer Compounds from Centella asiatica via In Silico Approaches: Molecular Docking, ADMET Prediction, and Drug-Likeness Evaluation Syarifah Nazila Fitriani Al-Hasany; Nily Sua’ida; Rizki Rahmadi Pratama; Halimah Halimah; Nor Syipa Hayati; Muhammad Fauzi
PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science Vol. 7 No. 1 (2026): PharmaCine: Journal of Pharmacy, Medical and Health Science
Publisher : Bachelor of Pharmacy Study Program, Faculty of Health Sciences, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/pc.v7i1.13545

Abstract

Blood cancer is a hematological malignancy characterized by abnormal proliferation of blood cells due to genetic mutations. Conventional therapies such as chemotherapy and radiotherapy often cause significant side effects, highlighting the need for safer alternatives. Natural products, including Centella asiatica, have been widely explored as potential anticancer agents. This study aimed to evaluate the binding affinity, pharmacokinetic properties, and drug-likeness of bioactive compounds from Centella asiatica using an in silico approach. Molecular docking was performed using AutoDock 1.5.6 to determine binding free energy (ΔG), followed by ADMET prediction and Lipinski’s Rule of Five evaluation. The results showed that quercetin, centellin, labiatenic acid, kaempferol, and asiatic acid exhibited binding affinities of -6.51, -4.92, -5.07, -6.16, and -6.97 kcal/mol, respectively, with asiatic acid demonstrating the strongest interaction. ADMET analysis indicated generally favorable absorption and low toxicity profiles, although variability in permeability and metabolic interactions was observed. Drug-likeness evaluation revealed that most compounds met key Lipinski parameters, with minor deviations related to lipophilicity and molecular weight. In conclusion, Centella asiatica contains promising bioactive compounds with potential anti-blood cancer activity supported by favorable pharmacokinetic and drug-likeness profiles. Further in vitro and in vivo studies are required to validate these findings.
IDENTIFIKASI KANDUNGAN SENYAWA PADA TANAMAN KUNYIT (Curcuma longa Linn) TERHADAP RESEPTOR ESTROGEN ALFA SECARA MOLECULAR DOCKING Muhammad Fauzi; Nova Nurlaila; Darmatasiah Darmatasiah; Farras Nur Fahira; Nisrina Faiha
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan Vol 1, No 1 (2024): Eksplorasi Kefarmasian Komprehensif: Pendekatan In Silico, Teknologi Sediaan Ala
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jfik.v1i1.15393

Abstract

Penyakit kanker merupakan salah satu penyakit degeneratif yang membahayakan. Selain itu, penyebab kematian terbesar kedua di dunia dan sebanyak 9,6 juta kasus kematian telah terjadi pada tahun 2018. Salah satu jenis kanker yang banyak menyerang penduduk Indonesia yaitu kanker payudara. Pengobatan medis untuk kanker biasanya dilakukan melalui kemoterapi, Salah satu tanaman yang dapat digunakan dalam kemoterapi secara alami adalah Curcuma Longa Linn. atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai kunyit.Senyawa-senyawa yang terkandung dalam kunyit pada penelitian ini, uji dilakukan dengan perangkat lunak autodock 4.2. Sebagai data pembanding dipersiapkan data ligan yaitu remdesivir menggunakan struktur 3D dengan format sdf yang diunduh melalui https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/. Situs ini menyediakan database struktur senyawa untuk keperluan virtual screening. 5 senyawa tersebut ditunjukkan Hasil penelitian yang didapatkan pada senyawa kurkumin memiliki konstanta inhibisi 8.69 mM dan energi bebas -2.81 kcal/mol, senyawa atlanton memiliki konstanta inhibisi 11.40 uM dan energi bebas -6.74 kcal/mol, senyawa bisdemethoxycurcumin konstanta 1.92 mM dan energi bebas -3.70 kcal/mol. Beberapa senyawa kurkumin memiliki aktivitas dalam penghambatan antikanker payudara karena memiliki kemiripan asam amino dengan obat standar yang digunakan dalam pengobatan kanker payudara yaitu kurkumin. Dari lima senyawa pada kunyit atlanton memiliki potensi lebih baik dalam penghambatan antikanker payudara dengan afinitas ikatan terbaik pada sisi aktif Main protease.
SCREENING OF COMPOUNDS ARTOCARPUS ALTILIS AS ANTICANCER COLORECTAL AGAINST EGFR RECEPTOR THROUGH MOLECULAR DOCKING Mochammad Erwinsyah Iham; Muhammad Fauzi; Juwita Ramadhani
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan Vol 1, No 1 (2024): Eksplorasi Kefarmasian Komprehensif: Pendekatan In Silico, Teknologi Sediaan Ala
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jfik.v1i1.15454

Abstract

According to WHO, cancer is the uncontrolled growth and spread of cells, while according to the NCI (National Cancer Institute) it is a disease in which abnormal cells divide uncontrollably and can attack the surrounding tissue. Colorectal cancer is a malignant tumor that arises from the epithelial tissue of the colon or rectum. Colorectal cancer refers to malignant tumors found in the colon and rectum. The standard drug compound used is cetuxinab, a colorectal cancer therapy drug, a flavonoid derivative compound from the breadfruit plant as a test ligand. The receptors used for molecular docking analysis were obtained from the Protein Data Bank (PDB) at http://www.rcsb.org/pdb/. The receptor used to predict activity is the EGFR receptor GDP code 4I22. Breadfruit plants contain various secondary compounds, such as flavonoids, phenolics, saponins, tannins, polyphenols, hydrocyanic acid, acetylcholine, riboflavin. The compounds used are 20 flavonoid compounds contained in breadfruit plants, including Artocarpin, Lysopine, Quarcetin, Morusin, Isocylomulberrin, Cyloaltilisin, Artonin-E, Cyloaltilisin-7, Cylocommunol, Cyclomorusin, Cyclomulberrin, Cyloartobiloxanthone, Isoclyclomorusin, Lupeol acetate, Artonin f, Cycloartomunin, Artocarpesin, Artocommunol ca, Artonol d, Artocommunol cc. three compounds that show good affinity for the EGFR receptor.
GREEN EXTRACTION PADA DAUN MURBEI DENGAN TWEEN 20, TWEEN 80, SPAN 20, DAN SPAN 80 SERTA PENGUJIAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN INHIBISI ENZIM TIROSINASE Hasniah Hasniah; Atikah Isma Rahmi; Karina Erlianti; Juwita Ramadhani; Muhammad Fauzi; Aris Fadillah
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan Vol 1, No 1 (2024): Eksplorasi Kefarmasian Komprehensif: Pendekatan In Silico, Teknologi Sediaan Ala
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jfik.v1i1.15395

Abstract

Murbei (Morus alba L.) mengandung senyawa aktif yang meliputi golongan fenolik, flavonoid seperti rutin, kuersetin, asam galat dan asam klorogenik sebagai antioksidan yang dapat mengantisipasi oksidasi kulit oleh radiasi sinar UV dan sebagai penghambat tirosinase. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan Green Extraction pada daun murbei menggunakan alternatif pelarut pengganti pelarut organik dengan metode Microwave Assisted Extraction (MAE) serta uji daya peredaman radikal bebas DPPH dan inhibisi enzim tirosinase. Alternatif pelarut pengganti pelarut organik yang digunakan memiliki kepolaran yang berbeda-beda yaitu tween 20, tween 80, span 20, dan span 80. Hasil penelitian menunjukkan nilai IC50 rata-rata yang diperoleh dari daya peredaman radikal bebas DPPH ekstrak daun murbei menggunakan tween 20, tween 80, span 20 dan span 80 beturut-turut adalah 9874, 12797, 23131, dan 41844 bpj. Sedangkan aktivitas inhibisi enzim tirosinase ekstrak daun murbei hasil ekstraksi menggunakan alternatif pelarut tween 20, tween 80, span 20 dan span 80 dimana pada konsentrasi 45000 bpj masing-masing ekstrak memberikan % inhibisi sebesar 19,62, 17,26, 15,84, dan 14,18 %. Dengan demikian, dalam penlitian ini alternatif pelarut yang paling baik digunakan untuk penerapan green extraction pada daun murbei adalah tween 20.
AKTIVITAS PENGHAMBATAN RESEPTOR hER-α (3ERT) OLEH SENYAWA AKTIF HERBA BINAHONG (Anredera Cordifolia) SECARA IN SILICO Della Primalia Septiani; Rida Rida; Dewi Sapitri; Rizki Rahmadi Pratama; Muhammad Fauzi
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan Vol 2, No 1 (2025): Sinergi Ilmu Farmasi Modern dan Tradisi Islam untuk Kesehatan Berkelanjutan
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jfik.v2i1.19583

Abstract

Kanker payudara menempati urutan pertama dalam jumlah kasus dan penyebab kematian terbesar setiap tahunnya. Kanker payudara disebabkan dengan kehadiran ekstra esterogen yang ditandai dengan dengan tumbuhnya sel abnormal pada lobula payudara serta dapat bermetastasis ke organ tubuh yang lain. Senyawa pada daun Binahong (Anredera cordifolia) dikenal mengandung fitoestrogen yang memiliki cara kerja sebagai estrogen yang berfungsi untuk mempengaruhi pemecahan dan produksi pada tubuh dan menjaga keseimbangan hormon dengan mensubstitusi tingkat yang rendah dan mencegah tingkat yang berlebihan. Studi ini dilakukan dengan cara simulasi penambatan molekuler serta kesesuaian dengan parameter aturan Lipinski. Penelitian ini menggunakan reseptor hER-α  (PDB ID: 3ERT), ligan alami 4-Hydroxytamoxifen, dan senyawa aktif dari daun Binahong (Anredera cordifolia) sebagai ligan uji. Penghambatan tertinggi dimiliki oleh Senyawa beta-sitosterol yang memiliki energi bebas sebesar (-11.60 kkal/mol), dan konstanta inhibisi (3.13 nM). Sehingga senyawa Beta-sitosterol memiliki potensi sebagai inhibitor hER-α yang paling baik diantara senyawa lainnya yang terdapat dalam kandungan tanaman Binahong.
Molecular Docking Pada Senyawa Tanaman Kunyit (Curcuma Longa Linn) Yang Berpotensi Sebagai Antikanker Payudara Main protease (Mpro) Nur Laila; Darmatasiah Darmatasiah; Farras Nur Fahira; Nisrina Faiha; Muhammad Fauzi
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan Vol 1, No 2 (2024): Inovasi Terkini Ilmu Pengetahuan Farmasi: Desain Obat Berbasis Komputasi, Tinjau
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jfik.v1i2.16893

Abstract

Penyakit kanker merupakan salah satu penyakit degeneratif yang membahayakan. Selain itu, penyebab kematian terbesar kedua di dunia dan sebanyak 9,6 juta kasus kematian telah terjadi pada tahun 2018. Salah satu jenis kanker yang banyak menyerang penduduk Indonesia yaitu kanker payudara. Pengobatan medis untuk kanker biasanya dilakukan melalui kemoterapi, Salah satu tanaman yang dapat digunakan dalam kemoterapi secara alami adalah Curcuma Longa Linn. atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai kunyit. Senyawa-senyawa yang terkandung dalam kunyit pada penelitian ini, uji dilakukan dengan perangkat lunak autodock 4.2. Sebagai data pembanding dipersiapkan data ligan yaitu remdesivir menggunakan struktur 3D dengan format sdf yang diunduh melalui https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/. Situs ini menyediakan database struktur senyawa untuk keperluan virtual screening. 5 senyawa tersebut ditunjukkan Hasil penelitian yang didapatkan pada senyawa kurkumin memiliki konstanta inhibisi 8.69 mM dan energi bebas -2.81 kcal/mol, senyawa atlanton memiliki konstanta inhibisi 11.40 uM dan energi bebas -6.74 kcal/mol, senyawa bisdemethoxycurcumin konstanta 1.92 mM dan energi bebas -3.70 kcal/mol. Beberapa senyawa kurkumin memiliki aktivitas dalam penghambatan antikanker payudara karena memiliki kemiripan asam amino dengan obat standar yang digunakan dalam pengobatan kanker payudara yaitu kurkumin. Dari lima senyawa pada kunyit atlanton memiliki potensi lebih baik dalam penghambatan antikanker payudara dengan afinitas ikatan terbaik pada sisi aktif Main protease.
Identifikasi Senyawa dari Tanaman Rumput Belulang (Eleusine indica (L.) Gaertn) Secara In Silico Terhadap Estrogen Receptor Alpha-Positif Kanker Payudara Said Muhammad Al Hasyimi; Andre Septianto; Muhammad Aulia Rahman; Aulia Ramadhan; Rizki Rahmadi Pratama; Muhammad Fauzi
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan Vol 2, No 1 (2025): Sinergi Ilmu Farmasi Modern dan Tradisi Islam untuk Kesehatan Berkelanjutan
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jfik.v2i1.19582

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum dan mematikan, terutama di kalangan perempuan berusia 40 hingga 60 tahun, yang menyumbang sekitar 75% dari seluruh kasus kanker payudara di dunia. Tricin,Vitexin, Coumarin, Andrographolide, dan 2-{[(2e)-1-hydroxy-3-(4-hydroxy-3-methoxyphenyl)prop-2-en-1-ylidene]amino}benzoic acid  merupakan senyawa bioaktif yang ditemukan pada tanaman Rumput Belulang (Eleusine indica (L.) Gaertn) menunjukkan sifat antikangker. Penelitian ini dilakukan penambatan molekuler terhadap lima senyawa uji untuk menganalisis afinitasnya terhadap ER-α. Parameter yang digunakan untuk menilai afinitas tersebut meliputi energi bebas ikatan (ΔG), konstanta inhibisi (Ki), jumlah ikatan hidrogen, dan interaksi Van der Waals. Hasil menunjukkan bahwa senyawa Andrographolide memiliki nilai ΔG terendah, yaitu -10,30 kkal/mol, yang menunjukkan interaksi yang lebih kuat dibandingkan senyawa lainnya. Selain itu, Andrographolide juga menunjukkan nilai Ki terendah sebesar 0.046 µM, menandakan potensi yang tinggi dalam menghambat sel kanker payudara. Validasi metode penambatan molekuler menghasilkan nilai RMSD sebesar 1,21 Å, yang menunjukkan keakuratan dalam analisis interaksi antara ligan dan reseptor. Penemuan penelitian ini menunjukan senyawa dari tanaman Rumput Belulang berpotensi sebagai agen terapeutik dalam pengobatan kanker payudara.
Apocil Herbal School: Edukasi Pemanfaatan Bahan Alam melalui Praktik Pembuatan Jamu Tradisional pada Siswa SD Khoiru Ummah Banjarmasin Yulistia Budianti Soemarie; Lia Mardiana; Adzra Kamilah Ryzwandyka; Muhammad Fauzi
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): IJPM - Agustus 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.1187

Abstract

Pengetahuan anak sekolah dasar mengenai manfaat jamu tradisional dan tanaman herbal sebagai upaya menjaga kesehatan masih tergolong terbatas. Selain itu, kegiatan edukasi yang mengenalkan pemanfaatan bahan alam secara praktis, khususnya dalam pembuatan jamu tradisional, masih jarang dilakukan di lingkungan sekolah terutama di kalangan SD Khoiru Ummah Banjarmasin. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa mengenai pemanfaatan bahan alam melalui program Apocil Herbal School. Metode kegiatan meliputi penyuluhan interaktif mengenai Apocil Herbal School, manfaat jamu tradisional, pengenalan berbagai jenis bahan herbal, serta praktik langsung pembuatan jamu sehat berbasis bahan alam. Hasil pengabdian yang dilakukan terhadap siswa SD Khoiru ummah dengan jumlah peserta 23 orang diperoleh hasil bahwa selama kegiatan berlangsung peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi, terutama pada sesi pengenalan bahan herbal dan praktik pembuatan jamu tradisional. Nilai pre-test siswa diperoleh sebesar 56,4 meningkat menjadi 84,7 pada post-test dengan persentase peningkatan pengetahuan sebesar 50,2%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa program Apocil herbal School efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai manfaat jamu tradisional dan pemanfaatan bahan alam bagi kesehatan.
Studi Efek Klozapin pada Leukosit, Trombosit, dan Gula Darah pada Pasien Skizofrenia di RSJ Sambang Lihum Tahun 2024 Muhammad Jafar; Muhammad Fauzi; Nily Su’aida
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/6k0qe154

Abstract

Klozapin adalah antipsikotik atipikal yang sering digunakan untuk pasien skizofrenia yang tidak merespons terapi lain. Namun, penggunaannya bisa menyebabkan efek samping pada kadar leukosit, trombosit, dan gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh klozapin terhadap ketiga parameter tersebut pada pasien skizofrenia di RSJ Sambang Lihum selama tahun 2024. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pengumpulan data retrospektif menggunakan survei deskriptif dan metode total sampling Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan informasi tentang dampak klozapin dan membantu tenaga kesehatan dalam memantau serta mengelola efek samping pada pasien yang menerima terapi ini. Keywords: Clozapine, schizophrenia, leukocytes, platelets, blood sugar, purposive sampling.   Abstract Clozapine is an atypical antipsychotic commonly used for schizophrenia patients who do not respond to other treatments. However, its use can cause side effects on leukocyte, platelet, and blood glucose levels. This study aims to analyze the effects of clozapine on these parameters in schizophrenia patients at RSJ Sambang Lihum during 2024. The study is descriptive, using retrospective data collection with a descriptive survey method and purposive sampling in a cross-sectional approach. It is hoped that this research will provide information on the impact of clozapine and help healthcare professionals monitor and manage side effects in patients receiving this therapy. Kata kunci: Klozapin, skizofrenia, leukosit, trombosit, gula darah, purposive sampling.  
Studi Analisis Aktivitas Antidiabetes Dari Tanaman Bahan Alam Pada Tikus Putih Jantan Isna Wati; Juwita Ramadhani; Muhammad Fauzi
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan Vol 3, No 1 (2026): Eksplorasi Strategi Terapeutik: Dari Potensi Bahan Alam hingga Evaluasi Pengguna
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jfik.v3i1.21923

Abstract

Potensi beberapa tanaman sebagai antihiperglikemik kemudian ditentukan dengan menganalisis semua data yang dikumpulkan dalam jurnal. Temuan analisis menunjukkan bahwa tanaman ini mengandung kualitas antidiabetik atau antihiperglikemik yang membuatnya cocok sebagai komponen dalam pengobatan tradisional. Banyak tanaman mengandung zat kimia yang disebut flavonoid, tanin, alkaloid, fenolik, triterpenoid, antosianin, andrografolid, dan beta karoten. Senyawa ini dapat digunakan sebagai antidiabetik karena mekanisme kerjanya mirip dengan obat kimia akarbose.