Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada Petugas Cleaning Service di RSUD Ulin Banjarmasin Dinda Puspitasari; Mahmudah Mahmudah; Hilda Irianty; Norfai Norfai
Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Vol. 15 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jab.v15i1.1014

Abstract

Unsafe behavior is an action that can cause workers to have accidents or injuries, for example, ignoring the correct use of PPE, joking excessively when doing work, and wrong posture when working. At Ulin Banjarmasin Hospital, solid medical waste management is carried out by cleaning service officers who are the spearhead in waste management in hospitals. This study aims to determine the relationship between knowledge, attitudes, working periods, and K3 training with K3 behavior in cleaning service officers at Ulin Banjarmasin Hospital in 2024. This study was conducted using a quantitative method with a cross sectional research design. The research population is all cleaning service officers at Ulin Banjarmasin Hospital which totals 208. A sample was taken from 68 respondents using a proportional random sampling technique. Data collection using questionnaire sheets and data analysis using chi-square statistical test (α=0.05). Based on the results of the statistical test, there was a relationship between knowledge (p-value = 0.001) and attitude (p-value = 0.000) with K3 behavior in cleaning service officers at Ulin Banjarmasin Hospital in 2024. There was no relationship between working period (p-value = 0.567) and K3 training (p-value = 0.857) with K3 behavior in cleaning service officers at Ulin Banjarmasin Hospital in 2024. It is hoped that cleaning service officers can improve knowledge and attitudes so that they can meet K3 standards in carrying out medical waste management in hospitals
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA UNTUK PENCAPAIAN KINERJA PENDIDIK MELALUI NILAI KAYUH BAIMBAI DI SMK NEGERI 2 TANJUNG KABUPATEN TABALONG Lamia Mahmudah; Husnul Madihah; Agustina Rahmi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4600

Abstract

Riset ini difokuskan guna mengidentifikasi serta menganalisis pengelolaan sumber daya manusia. Dalam upaya mewujudkan kinerja pendidik yang optimal melalui penginternalisasian nilai kearifan lokal Kayuh Baimbai di SMK Negeri 2 Tanjung, Kabupaten Tabalong. Dengan pendekatan kualitatif yang diklasifikasikan ke dalam jenis penelitian deskriptif. Proses penghimpunan data dilaksanakan melalui teknik wawancara secara mendalam, kegiatan observasi langsung, serta telaah dokumentasi, dengan melibatkan informan kunci yang terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah, serta para tenaga pendidik. Kerangka teoritis penelitian ini bertumpu pada teori human capital sebagai grand theory, berikutnya sebagai middle theory yakni teori manajemen sumber daya manusia dan teori manajemen kinerja, serta teori kompetensi kinerja pendidik berbasis kearifan lokal sebagai applied theory. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa perencanaan manajemen sumber daya manusia di SMK Negeri 2 Tanjung telah diimplementasikan melalui pendekatan yang bersifat partisipatif serta strategis, dengan memposisikan tenaga pendidik sebagai aset utama (human capital) dalam organisasi sekolah. Pengorganisasian sumber daya manusia dilakukan secara kolaboratif berbasis kompetensi dan nilai kebersamaan, sehingga pembagian tugas dan peran pendidik berjalan secara proporsional. Pelaksanaan manajemen sumber daya manusia diarahkan pada pengembangan kompetensi pendidik secara berkelanjutan melalui berbagai kegiatan pembinaan dan pengembangan profesional. Evaluasi kinerja pendidik dilaksanakan secara humanis dan berorientasi pada pembinaan melalui supervisi akademik, refleksi bersama, serta pemanfaatan sistem penilaian kinerja berbasis aplikasi. Nilai Kayuh Baimbai terinternalisasi dalam seluruh tahapan manajemen sumber daya manusia, tercermin dalam praktik kerja sama, gotong royong, musyawarah, dan tanggung jawab kolektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai Kayuh Baimbai dalam manajemen sumber daya manusia mampu mendukung pencapaian kinerja pendidik secara berkelanjutan serta memperkuat budaya kerja kolaboratif di lingkungan sekolah.