Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Implementasi Aplikasi Berbasis Web untuk Manajemen Driver Mandiri dan Order Pengiriman Barang UMKM di Wilayah Malang Raya Muflikhah, Lailil; Pinandito, Aryo; Setyono, Langgeng; Damayanti, Retno; Al Riza, Dimas Firmanda
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2558

Abstract

Di era digital saat ini telah banyak bermunculan aplikasi yang dibuat untuk mendukung system IT jual beli, pengantaran barang, dan driver online. Di samping itu bermunculan juga kebutuhan serupa untuk support IT pemesanan ambulan, pengambilan sampah atau bank sampah, transportasi umum/bus wisata keliling serta distribusi hasil panen, sembako dan produk jualan. Digitalisasi akan membuat aktivitas-aktivitas di atas lebih efisien, praktis, cepat dan paperless daripada menggunakan cara konvensional ataupun hanya berbasis whatsapp. Aplikasi yang sudah ada tidak dapat diterima oleh sebagian masyarakat karena terkadang pengguna dan driver merasa dikapitalisasi dan dirugikan oleh aplikasi yang sudah ada. Oleh karenanya pada program doktor mengabdi ini akan dibuat sistem support IT berbasis web untuk UKM dan driver mandiri. Sistem yang dibuat akan menyambungkan pengirim-driver-penerima baik dari informasi barang atau orang yang dibawa dan posisinya. Sistem ini akan membebaskan driver dari aturan-aturan yang tidak mereka sepakati ketika menggunakan aplikasi yang mainstream. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa pengembangan aplikasi dan pendampingan untuk operasional aplikasi. Pengembangan sistem yang dilakukan adalah membangun aplikasi delivery online yaitu treksistem.apps. Sistem terdiri dari 2 aplikasi, yaitu aplikasi berbasis website yang digunakan untuk pengelola atau admin dan aplikasi berbasis Android yang digunakan oleh driver dan masyarakat umum.
Penguatan BUMDes melalui Diseminasi Teknologi Eco-enzyme dan Pupuk Organik untuk Mendukung Perencanaan TPS3R di Desa Tegalweru, Kabupaten Malang, Indonesia Tunggul Sutanhaji, Alexander; Susilo, Adi; Hardoko, Hardoko; Sugianto Prabowo Rahardjo, Seto; Khotimah, Mujaroh; Setyono, Langgeng; Fiaqi Hamada, Ichi; Prayogo, Wisnu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.12105

Abstract

This community service program was conducted in Tegalweru Village, Dau Subdistrict, Malang Regency, in response to suboptimal waste management issues, particularly the high volume of domestic and agricultural organic waste which reached 56.43%. The objective of this program was to strengthen the institutional capacity of the Village-Owned Enterprise (BUMDes) Dewandaru and the local community through training on making eco-friendly products based on organic waste, namely eco-enzymes and organic fertilizer (compost). This program utilized the Participatory Action Research (PAR) method, involving 18 participants consisting of BUMDes Tegalweru members and a group of citrus farmers. The program evaluation was carried out using pre-test and post-test instruments, as well as surveys on participant satisfaction and participation interest. The evaluation results showed a significant increase in participants' understanding and technical skills by up to 90% regarding the 3R (Reduce, Reuse, Recycle) concept and organic waste processing. Furthermore, the majority of respondents expressed a high interest in independently implementing the training outcomes. As a concrete step to support program sustainability, the community service team donated an integrated waste shredder machine, technical training modules, and developed an initial technical concept for the construction of a Reduce, Reuse, Recycle Waste Management Site (TPS3R) accompanied by a planning layout document. This program is considered effective in strengthening local capacity and encouraging the creation of a community-based integrated waste management system initiative in the village.