Claim Missing Document
Check
Articles

WORKSHOP PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI GURU MTs SE POKJA WINDUSARI Delfiyan Widiyanto; Herpindo Herpindo; Susanti Malasari
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4: September 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i4.3225

Abstract

This class action research skill is very suitable to be developed in this new normal era because there are so many classroom problems that occur during online and hybrid learning. This community service program aims to help teachers improve the skills of preparing classroom action research proposals. The implementation method used in this PKM consists of interactive discussions, and practices. The results of this community service program include: improving the skills of teachers in compiling class action research proposals, scientific journal publications, mass media publications, draft class action research proposals, and IPR posters.
Pendampingan Penyusunan Pelaporan Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru MTs Se Pokja Windusari Widiyanto, Delfiyan; Wahyono, Hari
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2023): November 2023
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Sunan Bonang Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61231/jp2m.v1i4.144

Abstract

This community service activity aims to enable teachers to understand and have the skills to write scientific papers. Based on the results of observations and interviews at MTs N 3 Magelang, teachers had difficulty writing proposals and reporting on classroom action research, from determining titles, problems, learning methods, research methods, and writing reports. The results of the workshop on writing classroom action research reports and scientific papers are that participants (teachers) have gained a better understanding of the material contained in classroom action research proposals (PTK). Second, participants have gained an understanding of how to prepare a PTK proposal and publish it in a service journal
Evaluasi Penilaian Hasil Belajar Pada Mata Kuliah Umum Berbasis E-Learning Widiyanto, Delfiyan; istiqomah, Annisa
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31 No 2 (2022): July
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i2.2670

Abstract

Penilaian hasil belajar pada mata kuliah umum yang telah dilaksanakan dalam pembelajaran telah dilakukan dalam pelaksanaan pembelajaran. Salah satu objek wisata tersebut tertuang dalam Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Terdapat berbagai macam hasil belajar dari mata kuliah umum, sehingga peneliti ingin mengetahui penyusunan perencanaan, penilaian hasil belajar mata kuliah umum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran mata pelajaran umum (MKU) di Universitas Tidar berbasis e-learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah dosen MKU Universitas Tidar. Objek penelitian ini adalah evaluasi hasil belajar MKU di Universitas Tidari berbasis e-learning. Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Tidar pada bulan Maret sampai September 2021. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosen telah melaksanakan hasil belajar dengan memberikan pertanyaan atau konfirmasi, membuat instrumen, memberikan umpan balik dan memberikan umpan balik kepada mahasiswa yang berprestasi tinggi. Masih ada dosen yang mengevaluasi hasil belajar, tidak menyusun rubrik penilaian, memberikan tugas, dan memberikan umpan balik dengan kinerja rendah.
Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Wahana Pendidikan Demokrasi Widiyanto, Delfiyan; istiqomah, Annisa
JURNAL PENDIDIKAN Vol 32 No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v32i1.2826

Abstract

Artikel ini bertujuan memberikan tinjauan teoretik dan analisis kurikulum 2013 edisi revisi 2018 pada mata pelajaran PPKn dalam kontribusi pendidikan demokrasi di Indonesia. Suasana demokrasi Indonesia menjelang pemilihan umum 2019 memberikan pengalaman menarik bagi bangsa Indonesia. Intrik dan kusak kusuk politik praktis membahwa dampak pada sisi negatif seperti politic money, black campaign, isu hoax, saling bersingungan antar pendukung membuat suasana menjadi panas dan terjadinya konflik. Rendahnya pemahaman demokrasi mengakibatkan masyarakat mudah tersulut emosi dan konflik yang terjadi diakar rumput. Dari beberapa literature dan analisis kurikulum menunjukkan bahwa pendidikan kewarganegaran dengan pendidikan demokrasi memiliki kesamaan yaitu menanamkan dan memahamkan nilai prinsip, konsep, dan budaya demokrasi pada warga negara. Pada kurikulum 2013 edisi 2018 bahwa PPKn memiliki kompetensi yang berkaitan dengan pilar-pilar demokrasi. Kompetensi yang terdapat pada kurikulum pendidikan kewarganegaraan mengandung kesepuluh pilar demokrasi.
Penguatan Kompetensi Guru Melalui Strategi Pembelajaran Project Citizen dan Media Pembelajaran Kartu Tanya-Jawab dalam Meningkatkan Literasi Kritis dan Literasi Digital Siswa Widiyanto, Delfiyan; Wahyono, Hari; Novitasari, Novitasari; Syifana, Sulthan; Ayu, Khoirunnisa
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/a6jsvm43

Abstract

Tujuan program pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam pembelajaran Project Citizen dan penggunaan media kartu tanya jawab untuk meningkatkan literasi kritis dan literasi digital siswa. Metode program pengabdian yang dilakukan dengan pelatihan dan workshop pembelajaran Project Citizen dengan media kartu tanya jawab. Mitra pengabdian adalah MGMP guru Pendidikan Pancasila tingkat SMA di Kabupaten Magelang. Kegiatan dilakukan dengan 5 tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan pelatihan, workshop atau pendampingan penyusunan rencana pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran oleh guru dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya Peningkatkan pengetahuan dan kemampuan guru dalam menyusun rencana pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran. Kemudian evaluasi pelaksanaan program kegiatan pengabdian termasuk dalam kategori baik.
Pendampingan Literasi Kritis Guru SMA di Kabupaten Magelang melalui Pendekatan Deep Learning: Kolaborasi Multidisipliner Wahyono, Hari; Widiyanto, Delfiyan; Hamdani, Rifki; Syifana, Sulthan; Ayu, Khoirunnisa
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/kt8tdw64

Abstract

tujuan program pengabdian ini ialah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan guru MGMP mata pelajaran Pendidikan Pancasila, Bahasa Indonesia, dan Matematika terkait pendekatan pembelajaran deep learning dan pembelajaran kolaboratif. Mitra pengabdian ini adalah guru MGMP mata pelajaran Pendidikan Pancasila, Bahasa Indonesia, dan Matematika tingkat SMA di Kabupaten Magelang.  Metode program pengabdian ini ialah pelatihan dan workshop. Tahapan pengabdian adalah persiapan, pelatihan, workhsop, dan evaluasi. Hasil pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan guru dalam konsep pembelajaran deep learning dan pembelajaran kolaboratif
Literasi Digital: Strategi Pencegahan Judi Online di Kalangan Remaja dan Pemuda Desa Candisari Herpindo Herpindo; Suwito Singgih; Delfiyan Widiyanto; Astuty Astuty; Sri Wulandari; Muhammad Nur Afiq; Mohamad Rizky Styamaputra; Veno Inaki Aldiant
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2969

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital sebagai strategi pencegahan judi online di kalangan remaja dan pemuda Desa Candisari. Melalui pendekatan workshop dan sosialisasi interaktif, program ini menyasar kelompok usia 15–25 tahun yang aktif menggunakan media sosial dan internet. Kegiatan diawali dengan survei kebutuhan, dilanjutkan dengan pre-test, pemaparan materi, diskusi kelompok, simulasi identifikasi iklan judi online, serta diakhiri dengan post-test dan pembentukan komunitas literasi digital desa. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta mengenali konten judi online dari 58,3% menjadi 91,7%. Selain itu, kesadaran peserta terhadap bahaya judi online juga tetap tinggi pada angka 100%. Kolaborasi dengan Karang Taruna Desa Candisari berperan penting dalam mobilisasi peserta dan kesinambungan edukasi melalui pendekatan peer education. Kegiatan ini menunjukkan bahwa literasi digital yang aplikatif dan kontekstual dapat menjadi alat yang efektif dalam membentengi generasi muda dari ancaman judi online, sekaligus memberdayakan mereka sebagai agen perubahan di lingkungan sosialnya.
Program Sosialisasi untuk Membentuk Perilaku Anti-Perundungan pada Siswa SD dan SMP di Magelang Delfiyan Widiyanto; Novitasari Novitasari; Hari Wahyono; Khoirunnisa Ayu; Sulthan Syifana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4098

Abstract

Tujuan program sosialisasi ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran dalam perilaku anti perundungan. Adanya sosialisasi ini diharapkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran dari siswa akan pentingnya perilaku anti perundungan. Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan metode sosialisasi yang terdapat 3 tahapan. Tahapan sosialisasi meliputi persiapan, pelaksanaan program, dan evaluasi. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di 5 SD untuk kelas atas, yaitu SD Kemirirejo 1, SD Wates 3, SD Cacaban IV. SD Megersari 1, SD Jurang Ombo 1. Untuk ditingkatkan SMP dilaksanakan di SMP N 1 Kaliangkrik. Hasil kegiatan pengabdian memberikan peningkatan pada aspek pemahaman konsep perundungan (bullying), perilaku anti perundungan, jenis-jenis perundungan dan hal yang diperlukan menyikapi peristiwa perundungan. Peningkatan pemahaman konsep perundungan sebesar 20 % ,peningkatan pemahaman tentang jenis-jenis perundungan 25%, dan peningkatan pemahaman tentang hal yang perlukan menyikapi peristiwa perundungan sebesar 30%. Kegiatan sosialisasi perilaku anti perundungan dapat menjadi sarana yang digunakan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa terkait perilaku anti perundungan.
Development and Validation of the Vark Instrument in Citizenship Education Learning: A Structural Equation Modeling Approach for More Accurate Learning Style Measurement Delfiyan Widiyanto; Novitasari Novitasari; Mashud Syahroni; Alifia Revan Prananda; Tholibah Mujtahidah; Annisa Istiqomah
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 6 No 2 (2025): April
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v6i2.1561

Abstract

Purpose of the study: This research aims to develop and test the VARK learning style instrument in Citizenship Education Learning using SEM (Structural Equation Modeling) to produce a valid, reliable and goodness of fit instrument for more accurate measurement of learning styles. Methodology: This study employs quantitative methods to evaluate the VARK learning styles theory in citizenship education through three primary phases: (1) assessing interrater validity to verify the construct's feasibility, (2) establishing empirical validity via Confirmatory Factor Analysis (CFA) to examine the construct's effectiveness and reliability, and (3) utilizing Structural Equation Modeling (SEM) along with goodness-of-fit (GOF) analysis to determine the model's overall suitability. Main Findings: The findings of this research indicate that the VARK learning styles framework and related instruments in citizenship education are very suitable for measurement. The model meets the main criteria: (1) Inter-rater Validity Test confirms its validity, (2) Construct Validity Test using Confirmatory Factor Analysis shows validity and reliability, and (3) Goodness-of-Fit Test places the model in the acceptable fit category. So this instrument can be used to measure learning styles accurately. Novelty/Originality of this study: The novelty of this research lies in the development and instrument of VARK learning styles in Citizenship Education learning which was tested using Structural Equation Modeling (SEM) to produce a feasible and accurate instrument for measuring learning styles.
Development and Validation of the Vark Instrument in Citizenship Education Learning: A Structural Equation Modeling Approach for More Accurate Learning Style Measurement Widiyanto, Delfiyan; Novitasari, Novitasari; Syahroni, Mashud; Prananda, Alifia Revan; Mujtahidah, Tholibah; Istiqomah, Annisa
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 6 No 2 (2025): April
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v6i2.1561

Abstract

Purpose of the study: This research aims to develop and test the VARK learning style instrument in Citizenship Education Learning using SEM (Structural Equation Modeling) to produce a valid, reliable and goodness of fit instrument for more accurate measurement of learning styles. Methodology: This study employs quantitative methods to evaluate the VARK learning styles theory in citizenship education through three primary phases: (1) assessing interrater validity to verify the construct's feasibility, (2) establishing empirical validity via Confirmatory Factor Analysis (CFA) to examine the construct's effectiveness and reliability, and (3) utilizing Structural Equation Modeling (SEM) along with goodness-of-fit (GOF) analysis to determine the model's overall suitability. Main Findings: The findings of this research indicate that the VARK learning styles framework and related instruments in citizenship education are very suitable for measurement. The model meets the main criteria: (1) Inter-rater Validity Test confirms its validity, (2) Construct Validity Test using Confirmatory Factor Analysis shows validity and reliability, and (3) Goodness-of-Fit Test places the model in the acceptable fit category. So this instrument can be used to measure learning styles accurately. Novelty/Originality of this study: The novelty of this research lies in the development and instrument of VARK learning styles in Citizenship Education learning which was tested using Structural Equation Modeling (SEM) to produce a feasible and accurate instrument for measuring learning styles.