Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Pengaruh Variasi Temperatur terhadap Kualitas Biodiesel dari Minyak Jelantah dengan Metode Transesterifikasi sebagai Pengganti Bahan Bakar Mesin Diesel Muhammad Raihan; Dori Yuvenda; Andre Kurniawan; Sri Rizki Putri Primandari; M. Chalid Kurnia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2701

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh variasi temperatur terhadap kualitas biodiesel yang diproduksi dari minyak jelantah melalui metode transesterifikasi. Minyak jelantah dipilih sebagai bahan baku karena ketersediaannya yang melimpah serta potensinya sebagai energi alternatif ramah lingkungan. Proses transesterifikasi dilakukan pada tiga variasi suhu, yaitu 55°C, 60°C, dan 65°C, untuk mengetahui bagaimana perubahan suhu memengaruhi karakteristik biodiesel yang dihasilkan. Parameter kualitas yang dianalisis meliputi bilangan asam, densitas, dan viskositas. Selain itu, dilakukan juga uji emisi asap dengan menggunakan biodiesel terbaik pada mesin diesel dengan putaran konstan 2000 RPM dan beban 1000–4000 watt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi temperatur memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas biodiesel. Suhu optimum memberikan hasil dengan bilangan asam yang rendah, viskositas dan densitas yang sesuai dengan standar SNI 04-7182-2015, serta emisi asap yang lebih rendah dibandingkan dengan bahan bakar solar. Dengan demikian, pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku biodiesel dapat menjadi solusi dalam pengelolaan limbah rumah tangga serta sebagai alternatif bahan bakar yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini juga memberikan kontribusi dalam pengembangan energi terbarukan dan mendukung strategi pengurangan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.
Analisis Performa Mesin Diesel Menggunakan Campuran Biodiesel dari Minyak Jelantah–Dexlite dengan Pengaturan Waktu Injeksi Bahan Bakar M Chalid Kurnia; Dori Yuvenda; Yolli Fernanda; Sri Rizki Putri Primandari; Muhammad Raihan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2905

Abstract

Krisis energi dan peningkatan emisi gas rumah kaca akibat penggunaan bahan bakar fosil mendorong pengembangan energi alternatif yang ramah lingkungan. Biodiesel dari minyak jelantah menjadi salah satu solusi berkelanjutan karena ketersediaannya yang melimpah dan sifatnya yang terbarukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja mesin diesel generator Yanmar TF 105 MR-di yang menggunakan campuran biodiesel dari minyak jelantah (B30, B40, B50) dengan optimasi waktu injeksi bahan bakar (16°, 17°, 18°, dan 19° sebelum TMA) pada kecepatan konstan 2000 rpm dan beban 1000–4000 watt. Parameter yang diuji meliputi daya, torsi, konsumsi bahan bakar spesifik (SFC), dan efisiensi termal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran B30 dengan waktu injeksi 18° sebelum TMA memberikan performa terbaik, dengan efisiensi termal tertinggi dan nilai SFC yang lebih rendah dibandingkan campuran lainnya. Pengaturan waktu injeksi berpengaruh signifikan terhadap karakteristik pembakaran dan kinerja mesin, dimana waktu injeksi yang terlalu awal atau terlambat dapat menurunkan efisiensi dan meningkatkan konsumsi bahan bakar. Penelitian ini membuktikan bahwa optimasi waktu injeksi penting untuk mengkompensasi perbedaan sifat fisikokimia biodiesel, serta membuka peluang pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan dan ekonomis.
Studi Karakteristik Biodiesel dari Minyak Kelapa dengan Katalis Basa Egis Egis; Sri Rizki Putri Primandari; Yolli Fernanda; Andre Kurniawan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4421

Abstract

Indonesia masih sangat bergantung pada minyak kelapa sawit sebagai bahan baku utama biodiesel. Namun, untuk menjaga ketersediaan biodiesel dalam jangka panjang, perluasan basis bahan baku sangat diperlukan. Minyak kelapa muncul sebagai alternatif yang menjanjikan, mengingat kelapa telah menjadi bagian integral dari budaya masyarakat pesisir dan kepulauan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil uji karakterisitik biodiesel dari minyak kelapa berupa densitas, viskositas, dan angka asam kemudian dibandingkan dengan standar SNI 7182:2015. Metode penelitian ini melibatkan eksperimen melalui proses transesterifikasi dengan kondisi operasi pada suhu 60°C selama 60 menit, rasio molar metanol:minyak sebesar 6:1, dan variasi konsentrasi katalis basa KOH yaitu 0,5%, 1%, 1,5%, dan 2% dari berat minyak yang digunakan. Penelitian ini mengevaluasi karakteristik biodiesel dari minyak kelapa dengan variasi katalis basa KOH sebesar 0,5%, 1%, 1,5%, dan 2%. Hasil uji menunjukkan nilai densitas 882,93–884,75 kg/m³ dan viskositas 2,405–2,729 cSt, yang seluruhnya memenuhi standar SNI 7182:2015. Nilai bilangan asam sebesar 0,2805 mg KOH/g pada variasi 0,5% dan 1% juga sesuai dengan batas maksimum 0,5 mg KOH/g, sedangkan variasi 1,5% dan 2% melebihi standar. Dengan demikian, variasi katalis KOH 1% menghasilkan biodiesel dengan karakteristik terbaik sesuai standar SNI 7182:2015. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan katalis KOH sebesar 1% merupakan kondisi optimal dalam produksi biodiesel dari minyak kelapa, menghasilkan biodiesel dengan kualitas terbaik. Hasil ini menunjukkan potensi biodiesel sebagai alternatif bahan bakar terbarukan yang ramah lingkungan dan berkontribusi pada diversifikasi energi nasional. Penelitian ini juga membuka peluang pengembangan energi berbasis sumber daya lokal.