Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pelatihan Pengembangan Desain Video Pembelajaran Interaktif Ghofur, Abd; Nafisah, Durrotun; Eryadini, Ninies; Astutik, Nur Fitria Wiji; Suryanto, Hadi
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku480

Abstract

Permasalahan mitra adalah bagaimana mengembangkan desain media pembelajaran berbasis multimedia, terutama video pembelajaran interaktif. Tujuan diadakannya pendidikan dan pelatihan ini adalah 1) Meningkatkan pemahaman guru dalam membuat dan mengembangkan desain video pembelajaran yang menarik dan 2) Meningkatkan keterampilan guru dalam merancang, membuat dan mengembangkan desain video pembelajaran yang interaktif dan menarik. Mitra kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah guru SMA Negeri Kembangbahu. Metode yang digunakan adalah Pelatihan, yaitu kegiatan yang disertai dengan demonstrasi atau percontohan untuk menghasilkan keterampilan tertentu. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat terlaksana dengan baik dan mendapatkan antusia yang baik oleh mitra karena tidak banyak memerlukan keterampilan yang tinggi akan teknologi dan tidak memerlukan jaringan internet yang kuat. Pentingnya pengabdian ini dilakukan karena terdapat hasil karya guru berupa video pembelajaran atau presentasi guru yang dibuat dengan aplikasi Screencast O Matic.
Gaya Belajar dan Implikasinya Terhadap Kemampuan Berfikir Kritis Mahasiswa Abd Ghofur; Durrotun Nafisah; Ninies Eryadini
Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Vol. 1 No. 2 (2016): Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi
Publisher : Islamic Psychology Department, Dakwah Faculty of Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/psi.v1i2.285

Abstract

This article examines concept of learning styles and the effect on students' critical thinking ability. According to United Nations (UN) critical thinking skills (critical thinking skills) is characteristic of the current era of globalization of society, namely the knowledge society (knowledge-based scoeity). But critical thinking is considered by most students is difficult, moreover, the lesson is still centered on the lecturer (Teacher Centered Learning) so that students are difficult to express ideas. So that students' critical thinking skills are still low. Learning style is considered to be a means to develop critical thinking abilities. It is based on the results of the study Nurbaeti, et al (2015) There is a positive relationship between learning style with critical thinking skills. Based on these descriptions, the necessary efforts to develop students' critical thinking skills by observing the learning style of each individual. Achievement of critical thinking skills of students affected by many factors, one of which is learning style. In addition to the use of appropriate teaching methods, learning styles also a motivating factor to achieve critical thinking skills. Because the student's learning style has a close connection with the achievement of the average value of critical thinking skills and cognitive abilities of learners
WORKSHOP VIRTUAL PENGEMBANGAN DESAIN PEMBELAJARAN JARAK JAUH Durrotun Nafisah; Abd Ghofur; Ninies Eryadini; Kuswanto; Evi Aulia Rachma; Ety Youhanita; Ahmad Sidi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 4 (2020)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1060.598 KB) | DOI: 10.31949/jb.v1i4.474

Abstract

PKM ini dilaksanakan untuk memfasilitasi guru dalam mendesain pembelajaran jarak jauh di era new normal. PKM ini menggunakan metode partisipatif, peserta mengikuti penuh seluruh rangkaian kegiatan, baik penyampaikan materi maupun tugas-tugas mandiri. Seluruh materi disampaikan secara virtual melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting mengingat masih dalam masa pandemic covid-19. Peserta yang mengikuti workshop dapat mengakses materi melalui zoom, live facebook dan live streaming youtube. Sebanyak 300 peserta yang mengikuti kegiatan PKM ini diketahui bahwa sebagian besar (73%) peserta berasal dari sekolah tingkat dasar (SD) dan 14% berasal dari sekolah menengah pertama (SMP), sisanya berasal dari TK,SMA dan Perguruan Tinggi. Berdasarkan hasil kegiatan bahwa sebagian besar peserta memahami konsep pembelajaran jarak jauh dan mampu mengembangkan desain pembelajaran jarak jauh. Peserta mampu mengembangkan perangkat pembelajaran jarak jauh yaitu RPP dan bahan ajar pembelajaran dalam bentuk luring, daring maupun kombinasi. 100% peserta mengumpulkan tugas membuat RPP dan bahan ajar melalui google classroom. Sebagian peserta juga mampu dalam mengoperasikan media dan evaluasi pembelajaran digital. Karena pada kurikulum 2013 guru juga diharapkan mampu menguasai dan menerapkan teknologi dalam proses pembelajaran. Pada abad 21 Indonesia menyongsong generasi emas pada usia emas dengan melakukan penyempurnaan kurikulum dan peningkatan profesionalisme guru.
Pelatihan Pengembangan Desain Video Pembelajaran Interaktif Abd Ghofur; Durrotun Nafisah; Ninies Eryadini; Nur Fitria Wiji Astutik; Hadi Suryanto
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku480

Abstract

Permasalahan mitra adalah bagaimana mengembangkan desain media pembelajaran berbasis multimedia, terutama video pembelajaran interaktif. Tujuan diadakannya pendidikan dan pelatihan ini adalah 1) Meningkatkan pemahaman guru dalam membuat dan mengembangkan desain video pembelajaran yang menarik dan 2) Meningkatkan keterampilan guru dalam merancang, membuat dan mengembangkan desain video pembelajaran yang interaktif dan menarik. Mitra kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah guru SMA Negeri Kembangbahu. Metode yang digunakan adalah Pelatihan, yaitu kegiatan yang disertai dengan demonstrasi atau percontohan untuk menghasilkan keterampilan tertentu. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat terlaksana dengan baik dan mendapatkan antusia yang baik oleh mitra karena tidak banyak memerlukan keterampilan yang tinggi akan teknologi dan tidak memerlukan jaringan internet yang kuat. Pentingnya pengabdian ini dilakukan karena terdapat hasil karya guru berupa video pembelajaran atau presentasi guru yang dibuat dengan aplikasi Screencast O Matic.
The diversity of students' emotional intelligence and its influence on student activities in the learning process Ninies Eryadini
Journal of diversity in learning (JDIL) Vol. 1 No. 3 (2021): Vol. 1. No. 3. August 2021
Publisher : PPPM STKIP PGRI Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intellectual intelligence (IQ) and emotional intelligence (EQ) are indispensable in the learning process. The two intelligences complement each other. The balance between intellectual intelligence and emotional intelligence is the key to successful learning for students. There are many potential students that can be developed. Various emotional intelligences in learning     affect learning activities. Each student has a different emotional intelligence background, how to respond to the incoming stimulus is also different. The process of interaction during the learning process in the classroom is strongly influenced by emotional intelligence and social skills so it is necessary to consider the background of emotional intelligence in accompanying them during the learning process in the classroom. Students with high emotional intelligence are easier to interact, adapt to their learning environment. Emotional intelligence can be developed by providing a lot of experience to them directly to improve their emotional intelligence under the guidance of the teacher in the learning process. 
Strengthening character education in fostering a wise attitude using social media Ninies Eryadini
Journal of diversity in learning (JDIL) Vol. 1 No. 4 (2021): Vol. 1. No. 4. December 2021
Publisher : PPPM STKIP PGRI Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Today's rapidly developing technological advances, not only bring convenience and comfort to people but also contribute to many worrying problems. The development of social media with the ins and outs of a virtual world that is free without limits will have a negative impact if it is not used wisely. The existence of technological developments that make it easier to access social media should have a positive impact and bring benefits, especially for students, but it is often misused so that it has negative impacts and problems that ultimately weaken the character of the nation's children. . Therefore, strengthening character education is an important thing to do. The values ​​of religious character, nationalism, independence, integrity, and gotong royong do not stand and develop alone, but interact and develop dynamically to form personal integrity. Armed with a good character, an individual will be better at speaking and communicating through social media. Individuals who have a strong character will be wiser in using social media.
Blended Learning in Revolution Industrial for Generation Z Ety Youhanita; Ninies Eryadini; Ratna Nurdiana
INTERNATIONAL JOURNAL OF ECONOMICS, MANAGEMENT, BUSINESS, AND SOCIAL SCIENCE (IJEMBIS) Vol. 2 No. 2 (2022): May 2022
Publisher : CV ODIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The digital era is one of the eras resulting from the impact of the application of the industrial revolution; therefore, the increasingly sophisticated digital era will also force educators to move faster to follow the flow of technological developments that are currently happening because education today is very important for every human life that is the goal is to promote better intellectual property and social integrity. One of the results of technology development in the digital era that can be used in the learning process in the pandemic era is the combination of offline and online learning, more commonly known as blended learning. The blended learning model is applied in the learning process to support the independent learning program at the independent campus. The independent learning program is a challenge faced by universities in curriculum development in the industrial era 4.0 to produce graduates with new literacy skills. Furthermore, the graduates that will be produced fall into the category of Generation Z, where generation Z is a digitally literate generation, so the learning process must also be digital-based. The results of the application of blended learning are increased student motivation and increased student learning outcomes or increased student achievement in education policy courses.
Pengaruh Pemberdayaan Perempuan Terhadap Peningkatan Ekonomi Produktif Ninies Eryadini; Nurdiana Ratna; Alfarucha Fitrotun Nufus
Journal of Education and Religious Studies Vol. 1 No. 01 (2021): APRIL
Publisher : Academia Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57060/jers.v1i01.11

Abstract

This study aims 1) to find out how women’s empowerment is carried out in Balai Sakinah Aisyiyah, 2) to determine the effect of women’s empowerment on increasing the productive economy in Balai Sakinah Aisyiyah’s programs (BSA). Respondents used in the study amounted to 30 membersof Balai Sakinah Aisyiyah.Dta collection methods used in this research are questionnaire and documentationmethods. This research uses a quantitative approach with inferential analysis with a simple linear regression model with the help of SPSS 23. Significance is written by default as 0,05 (5%). Research result are:1) after participating in coaching The Balai SakinahAisyiyah’s programs, members get useful result, namely the knowledge and the economic aspect. 2) from the analysis, it was obtained that the R square value or the coefficient of determination (KD) was 0,344, which means that women’s empowerment had an effect on increasing the productive economy by 34% and the remaining 66% was influenced by other factors. Sig 0,001 which means that the probability value is smaller than 5%, namely 0,05, identifies that women’s empowerment has an effect on the productive economy.
THE ROLE OF ACADEMIC SUPERVISORS IN IMPROVING STUDENT LEARNING ACHIEVEMENT Ninies Eryadini
Jurnal Scientia Vol. 11 No. 02 (2022): Education, Sosial science and Planning technique, November
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the roles and functions of Academic Advisors in providing guidance services to students. In attending college, students often experience problems that need help in dealing with these problems, which are not only academic problems such as preparing KRS, but also problems allocating time, participation in lectures and even problems that are personal or non-academic in nature. This research uses a descriptive method with a qualitative approach. Data collection is done through observation, interviews and documentation. The results of the study show that the role of Academic Advisors is very strategic in helping students during lectures. The main task of the Academic Advisor is to act as an informant, facilitator, motivator and supervisor for students.
PSIKOLOGI BELAJAR DALAM PENERAPAN DISTANCE LEARNING Ninies Eryadini; Durrotun Nafisah; Ahmad Sidi
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2020): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.901 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v3i3.2002

Abstract

Pandemi Covid-19 mempengaruhi dunia pendidikan, dimana proses belajar mengajar dilakukan secara distance learning (pembelajaran jarak jauh). Hal ini dilakukan dengan tujuan menekan laju penyebaran virus corona sesuai kebijakan pemerintah untuk bekerja di rumah, belajar dari rumah, dan beribadah dirumah. Salah satu media pembelajaran jarak jauh adalah internet, dimana banyak peserta didik yang belum mampu menyaring hal baik dan buruk dari internet. Tujuan pengabdian masyarakat disini adalah memberikan penguatan kecerdasan emosional dalam pembelajaran jarak jauh dan Distance Learning Dalam Menjawab Tantangan Generasi Z. Pengabdian masyarakat disesuaikan dengan kebutuhan guru dan orang tua dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh (daring). Untuk guru diharapkan mampu mengembangkan pembelajaran daring yang efektif dan untuk orang tua diharapkan dapat menjadi pendamping proses belajar peserta didik. Hasil pengabdian masyarakat adalah mengubah mindset atau paradigm guru agar memasukkan unsur-unsur kecerdasan emosional dalam menyampaikan materi dalam proses pembelajaran jarak jauh. Pembelajaran jarak jauh membutuhkan banyak proses penyesuaian sehingga salah satu faktor yang berpengaruh kuat terhadap penyesuain peserta didik adalah kecerdasan emosional. Oleh sebab itu dalam pembelajaran guru harus memasukkan kebiasaan-kebiasaan positif untuk melatih dan meningkatkan kecerdasan emosional peserta didik. Guru dipaksa untuk menjalankan metode pembelajaran baru sesuai dengan kondisi new normal.