Claim Missing Document
Check
Articles

Did COVID-19–Era Tax Incentives Coincide with Changes in Corporate Tax Avoidance? Evidence from Indonesia (2019–2020) Dian Indriana Hapsari; Juli Ratnawati
International Journal of Economics and Management Research Vol. 5 No. 1 (2026): April: International Journal of Economics and Management Research
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijemr.v5i1.732

Abstract

Indonesia still faces serious challenges related to the low tax ratio due to tax avoidance practices. In 2020, the value of corporate tax avoidance was recorded at Rp 67.6 trillion. This study aims to test whether there is a significant difference between tax avoidance practices before the pandemic (2019) and during the pandemic (2020). The research method uses a quantitative approach with purposive sampling techniques. Data is obtained from the company's financial statements listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The study population consisted of 206 companies, with 91 companies meeting the criteria as samples. Data analysis was carried out using a paired sample t-test with tax avoidance variables in 2019 and 2020. The results of the study show that there are significant differences in tax avoidance practices before and during the pandemic. These findings indicate that the crisis conditions caused by the COVID-19 pandemic are affecting companies' strategies in managing tax liabilities, including the tendency to increase tax avoidance practices. This research contributes to the development of fiscal policy by emphasizing the importance of stricter supervision and regulation to minimize tax avoidance practices, especially in economic crisis situations.  
LITERASI KEUANGAN DAN PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK MENJADI PRODUK KREATIF PADA BANK SAMPAH LUMINTU SEMARANG Zaky Machmuddah; Anna Sumaryati; Juli Ratnawati; Bambang Minarso
ABDIMAS UNWAHAS Vol. 10 No. 2 (2025): Abdimas Unwahas
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v10i2.14856

Abstract

Bank Sampah Lumintu adalah sebuah lembaga berbasis komunitas yang berlokasi di Kelurahan Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang. Berdiri sejak tahun 2015, Bank Sampah ini memiliki misi untuk mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle), sekaligus menyediakan alternatif tabungan berbasis sampah anorganik. Berdasarkan hasil diskusi dan identifikasi langsung bersama pengurus Bank Sampah Lumintu, telah ditemukan permasalahan pengelolaan keuangan yang manual dan sampah yang tidak bernilai tambah untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan kegiatan ekonomi berbasis lingkungan yang dilakukan oleh lembaga ini. Permasalahan ini menyebabkan lemahnya akuntabilitas internal, sulitnya melakukan evaluasi berkala, serta menghambat pengembangan usaha karena tidak ada informasi keuangan yang dapat dianalisis secara kuantitatif. Solusi difokuskan pada peningkatan kapasitas, pendampingan teknis, serta pengembangan sistem sederhana namun berkelanjutan yang dapat diterapkan oleh mitra secara mandiri pasca-pengabdian. Metode pengabdian masyarakat dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa pelatihan literasi keuangan yang kontekstual, sederhana, dan praktis sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan tata kelola keuangan lembaga ekonomi rakyat. Selain itu, pendampingan pasca-pelatihan menjadi faktor penting untuk memastikan implementasi berjalan dengan baik. Temuan dan pengalaman tersebut menjadi dasar pendekatan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Bank Sampah Lumintu.