Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PELATIHAN REGISTRASI AKUN DAN SUBMIT ARTIKEL BERBASIS OJS 3 La Ode Sahidin; Andi Muh. Ruum Sya'baan; Fahruddin; Sri Suryana Dinar; La Ode Akhiri Zulzaman; Yustih Yasin
JESASI (JURNAL EDUKASI, SAINS, DAN INOVASI) Vol. 1 No. 2 (2024): JESASI (Jurnal Edukasi, Sains, dan Inovasi) Edisi November 2024
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/jesasi.v1i2.10

Abstract

Students often face various challenges when trying to create or register an account on the Open Journal System (OJS), a platform used for managing scientific journals. One common issue is limited access, as some institutions don’t provide full access or clear guidance on how to use the platform. The registration process can also feel complicated, especially for first-timers, since the steps aren’t always straightforward. On top of that, technical issues like device compatibility or browser settings can make things even more frustrating. Institutional policies sometimes add another layer of difficulty, requiring students to meet extra conditions to sign up. The instructions provided on OJS are often incomplete or confusing, which doesn’t help either. Language barriers can be another obstacle, particularly for students who aren’t comfortable with the available languages on the platform. Lastly, slow or unstable internet connections can drag out the registration process, making it even harder to get started.
Utilization of wattpad media to enhance the effectiveness of poetry writing learning for high school students La Ode Adili; Irianto Ibrahim; Sri Suryana Dinar; La Ode Sahidin; La Ode Syukur; La Aso; La Tike; Saidiman Saidiman; N Nurfadillah; R Risna
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 13 No. 3 (2025): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1157800

Abstract

One of the learning materials for 11th-grade high school students is writing poetry based on short stories. The characteristics of this material direct students to read short stories first to gain inspiration so that they can write poetry well. However, the learning process for this material seems less attractive to students due to the limitations of the learning media used by teachers. One digital medium that can stimulate students' imagination and creativity is the Wattpad application. This study explores the use of Wattpad media to improve the effectiveness of poetry writing learning. The research design used a one-group pretest-posttest design. The research instruments included: (1) student activity observation format, (2) learning outcomes test in the form of pretest and posttest, and (3) student response questionnaire to Wattpad media. There were 24 students who participated in this study. The results showed that student activity reached an average of 4.67 (very effective), and learning outcomes based on N-Gain analysis reached 0.76 (effective). Student responses to Wattpad media reached an average of 4.42 (very effective). This study concludes that the use of Wattpad media can improve the effectiveness of poetry writing learning. The implication is that the use of Wattpad can stimulate creativity and student engagement, leading to better learning outcomes. Indonesian language teachers can utilize Wattpad media for relevant learning materials.
KEMAMPUAN SISWA SDN 2 WOLASI DALAM MENGHASILKAN KARYA SENI DARI BAHAN ANORGANIK Lusi Ariati; La Ino; La Ode Sahidin
Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya Vol. 8 No. 1 (2023): JPSB (Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya)
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/gefv7265

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menghasilkan karya seni dari bahan anorganik (2) untuk mengetahui karya seni yang dapat dibuat dari bahan anorganik (3) untuk mengetahui hambatan yang diperoleh siswa dalam pengolahan bahan anorganik menjadi karya seni di SDN 2 Wolasi Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Siswa kelas 6 SDN 2 Wolasi memiliki kemampuan yang yang cukup tinggi dalam menghasilkan karya seni dari bahan anorganik. Siswa menunjukkan kemampuan untuk menggabungkan berbagai bentuk, warna, dan tekstur bahan anorganik dengan cara yang inovatif dan menarik. Hal ini menunjukkan bahwa pemanfaatan bahan anorganik dalam pembuatan karya seni dapat menjadi sarana yang efektif bagi siswa dalam berkarya. Selain siswa memiliki kemapuan dalam membuat karya seni, siswa juga menunjukkan peningkatan keterampilan teknis dalam memotong, melipat, dan menyusun sampah anorganik menjadi karya seni yang diinginkan. Mereka juga dapat mengembangkan kemampuan dalam menggunakan alat-alat yang diperlukan dalam proses pembuatan kerajinan. Siswa SDN 2 Wolasi dapat memanfaatkan bahan anorganik menjadi kerajinan tangan berupa bunga yang terbuat dari aneka botol bekas, tempat minuman dan hiasan gorden dari berbagai gelas-gelas minuman bekas dan Tas serta anyaman tikar yang terbuat dari berbagai plastic pembungkus makanan dan minuman.Faktor-faktor yang dapat menghambat kemapuan siswa dalam membuat kerajinan tangan dari bahan anorganik di SDN 2 Wolasi meliputi; (1) Kurangnya pengetahuan cara membuat karya seni dari bahan anorganik, (2) Siswa takut kotor, (3) kurangnya kepedulian terhadap lingkungan sekitar, (4) Motivasi dan keterampilan, (5) tenaga Pendidik yang kurang kompeten di bidangnya
Peran Mahasiswa dalam Inovasi Pembelajaran Berbasis AI dan Penguatan Literasi Masyarakat La Ode Sahidin; La Ode Adili; La Ode Syukur; Yunus Yunus; Saidiman Saidiman; Rachman Rachman
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i2.693

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya literasi digital guru dan peserta didik, serta terbatasnya pembelajaran kontekstual yang relevan dengan kebutuhan lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan membangun karakter masyarakat melalui pendekatan teknologi dan keagamaan. Metode pelaksanaan meliputi penyusunan modul ajar berbasis AI, pembelajaran langsung di kelas SD dan SMP, pelatihan guru dalam pembuatan media pembelajaran digital, serta pembinaan keagamaan bagi anak-anak santri. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest dengan analisis N-Gain Score, menunjukkan peningkatan hasil belajar yang signifikan dengan kategori “cukup efektif” hingga “efektif.” Selain itu, pelatihan guru dan kegiatan mengaji berhasil meningkatkan literasi digital dan religiusitas masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa integrasi teknologi dan pendekatan berbasis komunitas mampu menciptakan pembelajaran yang adaptif, kreatif, dan bermakna. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pengabdian yang dapat direplikasi untuk mendukung transformasi pendidikan dan pembangunan karakter di wilayah lain. Program ini berhasil meningkatkan literasi digital dan karakter religius melalui integrasi modul berbasis AI serta pembinaan keagamaan. Evaluasi menggunakan N-Gain Score membuktikan peningkatan hasil belajar yang signifikan. Sinergi teknologi dan pendekatan komunitas ini menciptakan pembelajaran adaptif yang efektif sekaligus menjadi model replikasi transformasi pendidikan di wilayah lain.
Perjuangan dan Idealisme Pendidikan Tokoh Desi Istiqomah dalam Novel Guru Aini Karya Andrea Hirata: Kajian Sosiologi Sastra: The Struggle and Educational Idealism of Desi Istiqomah in the Novel Guru Aini by Andrea Hirata: A Sociology of Literature Study La Ode Sahidin; Marwati; Wahyuni Widya Safitri
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.46

Abstract

Novel Guru Aini karya Andrea Hirata menampilkan persoalan pendidikan, ketimpangan akses belajar, dan idealisme seorang guru yang memilih mengabdi di wilayah pelosok. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk perjuangan tokoh Desi Istiqomah dalam mewujudkan cita-cita sebagai guru matematika serta menafsirkan makna sosial perjuangan tersebut dalam perspektif sosiologi sastra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Sumber data penelitian adalah novel Guru Aini karya Andrea Hirata, sedangkan data berupa kutipan narasi, dialog, dan peristiwa yang memuat perjuangan tokoh utama. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca intensif dan catat, kemudian dianalisis dengan tahapan identifikasi, reduksi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjuangan Desi Istiqomah terwujud dalam enam tahap naratif, yaitu memperjuangkan pilihan masuk pendidikan guru, menempuh perjalanan menuju kampung pelosok, menyesuaikan diri dengan kehidupan sederhana di daerah penugasan, mencari murid yang mampu berkembang dalam matematika, mempertahankan idealisme pendidikan, dan mencerdaskan Aini. Temuan ini memperlihatkan bahwa perjuangan tokoh utama tidak hanya merupakan kegigihan individual, tetapi juga representasi kesadaran sosial tentang pemerataan pendidikan, martabat profesi guru, dan harapan emansipatoris bagi peserta didik di wilayah pinggiran. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian sosiologi sastra dengan menempatkan perjuangan tokoh sebagai bentuk agensi pedagogis yang berhubungan dengan masalah sosial pendidikan.