Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

SKRINING ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER 3 DENGAN ALAT PENGUKUR HB DIGITAL DI PUSKESMAS PEMBANTU GUMBANG Fransiska Nova Nanur; Dionesia Octaviani Laput; Catherine Mbohong
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v2i2.304

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh ibu hamil. Di Indonesia, prevalensi anemia mencapai 48,9% pada tahun 2018. Kekurangan zat besi merupakan salah satu penyebab anemia yang sering terjadi pada kehamilan. Faktor risiko yang paling sering dikutip untuk anemia defisiensi besi pada wanita hamil adalah pola makan yang buruk dan kurang mengkonsumsi makanan yang kaya zat besi serta memiliki masalah pencernaan yang mempengaruhi penyerapan. Sebagai bagian dari langkah pencegahan itu, skrining anemia sangat penting dilakukan baik di tingkat individu dan populasi, untuk menginformasikan perawatan dan pengobatan pasien, serta untuk memandu intervensi kesehatan masyarakat dan kebijakan nasional.Skrining untuk anemia defisiensi besi pada wanita hamil dapat mengarah pada identifikasi dini dan oleh karena itu pengobatan lebih dini dapat mencegah berbagai permasalah serius baik bagi ibu maupun bayi.Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk melakukan skrining atau deteksi dini anemia pada ibu hamil trimester tiga. Kegiatan ini dilakukan pada bulan Februari 2021 dengan jumlah sasaran sebanyak 20 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat 15 ibu hamil yang mengalami anemia sehingga diperlukan tindakan penanganan berupa konseling tentang asupan nutrisi yang beragam dan penegasan untuk patuh mengkonsumsi tablet besi yang telah diberikan. Kegiatan ini diharapakn dapat terus dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mencegah terjadinya kesakitan dan kematian pada ibu.
The Relationship Between Frequency of Infant Massage and Spa with The Quality of Sleep among Infants Aged 3-6 Months at The City Health Center Padeng, Eufrasia Prinata; Laput, Dionesia Octaviani; Halu, Silfia Angela Norce; Nanur, Fransiska Nova; Dewi, Imelda Rosniyati; Bandur, Paskalinda Maria Yosefa; Raden, Natalia Damaiyanti Putri
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 12, No 2 (2024): EDITION JULY 2024
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jc.v12i2.5934

Abstract

The quality of infant rest can be defined as a specific physiological state occurring when the child is at rest. Infants who receive adequate rest without frequent waking tend to be healthier and less irritable the next day. The quality of infant rest can be assessed by the duration of rest and any discomfort experienced during or after rest. According to WHO data from 2012, approximately 33% of infants experience sleep problems. This study aimed to investigate the effect of baby massage and spa frequency on sleep quality in infants aged 3-6 months. Using a quantitative approach, the study sampled 40 mothers and their infants at the City Health Center. The results showed a correlation between baby spa frequency and sleep quality. The study recommends conducting baby spa training and suggests future research explore the combination of massage with other interventions like music or aromatherapy to enhance sleep quality. This research aims to provide insights into the benefits of baby spa and massage for infant sleep quality and to recommend these interventions as part of routine care programs in health facilities
SELF-EFFICACY PADA IBU HAMIL DENGAN TINGKAT KECEMASAN SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 DI RUTENG Padeng, Eufrasia Prinata; Senudin, Putriatri Krimasusini; Laput, Dionesia Octaviani; Trisnawati, Reineldis Elsidianastika
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 10, No 2 (2022): EDITION JULY 2022
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jc.v10i2.2691

Abstract

Kecemasan yang dialami ibu hamil disebabkan oleh berbagai faktor. Hal ini akan berdampak pada kesehatan ibu dan janin. Efek yang akan terjadi pada ibu hamil yang mengalami kecemasan selama masa kehamilan akan terjadi prematur dan depresi pasca persalinan. Tujuan penelitian menganalisis pengaruh kecemasan saat kehamilan dan juga mengatasi dampak yang terjadi akibat kecemasan baik bagi janin maupun bagi ibu. Dalam Penelitian ini penulis  menggunakan rancangan penelitian Kuantitatif dengan desain penelitian survey analitik pendekatan  cross sectional. Populasinya adalah seluruh ibu hamil sejumlah 52 orang. sampel dalam penelitian dimaksud adalah sebesar 30 orang dan teknik pengambilan samplingnya Purposive Sampling. Uji Statistik yang digunakan adalah Chi Square.Pada penelitian ini instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner data Demografi, kuesioner General Self Efficacy dan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa selama masa pandemi COVID-19 sebagian besar ibu hamil mengalami kecemasan Berat dan self efficacy tingkat  sedang  yaitu sebesar 11 orang (55%). Terdapat pengaruh self efficacy yang sedang terhadap kecemasan ibu hamil selama masa pandemi COVID 19 dengan nilai p valuenya adalah   0.05. Semakin kurangnya percaya diri dari ibu hamil maka kecemasan juga akan selalu dialaminya selama masa pandemi. Kecemasan yang terjadi bisa menyebabkan kondisi ibu maupun janin menurun.. Saran dalam penelitian ini adalah bagi peneliti selanjutnya diharapkan untuk menggali lebih dalam lagi terkait pencegahan kecemasan dalam kehamilan serta ditambahkan variabel penelitian.
OPTIMALISASI PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PENCEGAHAN COVID-19 SELAMA MASA PANDEMI DI PUSKESMAS LAO, KABUPATEN MANGGARAI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Banul, Maria Sriana; Laput, Dionesia Octaviani; Manur, Maria Suryanti
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2021): DESEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.863 KB) | DOI: 10.32832/abdidos.v5i4.937

Abstract

COVID-19 merupakan salah satu wabah yang sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian. Ibu hamil tercatat sebagai salah satu kelompok rentan resiko terinfkesi COVID-19 karena adanya perubahan fisiologis pada masa kehamilan yang menyebabkan penurunan kekebalan parsial. Kegiatan ini dilakukan di Puskesmas Lao. Jumlah peserta yaitu 21 orang ibu hamil. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan COVID-19 selama masa kehamilan. Metode kegiatan adalah memberikan penyuluhan, demonstrasi dan diskusi dengan para peserta. Pengetahuan ibu hamil dinilai melalui hasil pengisian kuesioner yang diisi oleh peserta sebelum dan sesudah kegiatan serta hasil tanya jawab pada akhir kegiatan. Pengetahuan ibu hamil setelah mengikuti kegiatan ini dilaporkan meningkat. Diharapkan peningkatan pengetahuan ini, ibu hamil dapat memiliki sikap dan perilaku yang baik untuk menjaga kesehatannya selama hamil agar terhindar dari COVID-19.
Studi Fenomenologi: Persepsi Pasien Hemodialisa Terhadap Kualitas Hidup Pasien di RSUD Ruteng Jeniati, Erviolita; Simon, Maria Getrida; Laput, Dionesia Octaviani
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih Vol 6 No 2 (2025): I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih
Publisher : STIKes Panti Rapih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46668/jurkes.v6i2.377

Abstract

Latar Belakang : Gagal ginjal kronik adalah kondisi ketika ginjal mengalami masalah struktural atau fungsional selama lebih dari tiga bulan. Jika gangguan fungsi ginjal tidak segera teratasi, dapat menyebabkan kerusakan ginjal lebih lanjut hingga berakhir pada kematian. Penderita gagal ginjal kronis yang mendapat pengobatan jangka panjang akan mengalami stres psikologis dan sosial di samping komplikasi penyakit seperti pendarahan, kram, ke elektrolit, dan hipotensi, hal tersebut dapat berdampak pada kualitas hidup pasien. Tujuan :Untuk mengetahui dan memahami bagaimana persepsi pasien hemodialisa terhadap kualitas hidup pasien. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan rancangan penelitian menggunakan pendekatan studi fenomenologi, menggunakan wawancara semi terstruktur. Jumlah partisipan pada penelitian ini adalah 7 orang dengan cara pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis data menggunakan analisis tematik. Hasil: Hasil penelitian menghasilkan tiga tema utama Perubahan yaitu emosi, Keterbatasan fisik, dan Perubahan kondisi kesehatan sebelum dan sesudah menjalani hemodialisa. Kesimpulan : Peneliti menemukan bahwa persepsi pasien hemodialisa, kualitas hidup partisipan mulai membaik dengan adanya prosedur terapi hemodialisa. Hal ini dapat dilihat dari penerimaan pasien terhadap kondisi yang dialami, adanya perubahan kondisi kesehatan lebih baik dari sebelum menjalani hemodialisa dan juga adanya harapan akan kesembuhan dari partisipan untuk kedepannya. Kata Kunci:Gagal ginjal kronis, hemodialisa, kualitas hidup
SOSIALISASI DAN EDUKASI PROGRAM “TIGA PERTANYAAN WAJIB” UNTUK PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN IBU HAMIL Adar, Olivera Agnes; Manggul, Makrina Sedista; Laput, Dionesia Octaviani; Raden, Natalia Damaiyanti Putri; Trisnawati, Reineldis Elsidianastika
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.32495

Abstract

Abstrak: Sosialisasi Tiga Pertanyaan wajib dilakukan untuk membantu mengatasi masih tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia yang salah satunya disebabkan oleh rendahnya tingkat literasi kesehatan ibu hamil sehingga berdampak pada rendahnya interaksi antara ibu dan petugas Kesehatan selama kunjungan antental care. Pemberian sosialisasi tiga pertanyaan wajib ini bertujuan untuk meningkat pemahaman literasi Kesehatan ibu sehingga menekan risiko terjadinya komplikasi dalam kehamilan, persalinan, hingga nifas, dan mendorong interaksi aktif antara ibu dan tenaga Kesehatan. Metode yang digunakan meliputi ceramah, dan Focus Group Discussion (FGD). Evaluasi menggunakan kuesioner untuk mengukur perubahan pengetahuan dan sikap peserta. Sebelum penyuluhan, hanya 32% peserta mengetahui konsep “Tiga Pertanyaan Wajib”. Setelah edukasi, mayoritas peserta mampu menyebutkan tiga pertanyaan terkait kehamilannya yaitu 94% peserta menyatakan lebih percaya diri untuk bertanya kepada tenaga kesehatan. Diskusi dan simulasi berhasil meningkatkan partisipasi aktif peserta dan akan mereka implementasikan selama berkomunikasi dengan petugas Kesehatan.Abstract: The socialization of the Three Mandatory Questions is being conducted to help address the persistently high Maternal Mortality Rate (MMR) in Indonesia, which is partly due to the low level of health literacy of pregnant women, resulting in low interaction between mothers and health workers during antenatal care visits. The socialization of these three mandatory questions aims to improve maternal health literacy, thereby reducing the risk of complications during pregnancy, childbirth, and postpartum, and encouraging active interaction between mothers and health workers. The methods used include lectures and Focus Group Discussions (FGDs). Evaluation used a questionnaire to measure changes in participants' knowledge and attitudes. Before the counseling, only 32% of participants were aware of the concept of the "Three Mandatory Questions." After the education, the majority of participants were able to name three questions related to their pregnancy, with 94% of participants stating they felt more confident asking health workers. The discussion and simulation successfully increased active participant participation, which they will implement during communications with health workers.