Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

APLIKASI MESIN TEMPA MINI DI INDUSTRI PANDE BESI Seno Darmanto; Didik Purwadi; Hartono Hartono; Mohd. Ridwan; Didik Ariwibowo; Alaya Fadllu Hadi Mukhamad
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 1, No 3 (2020): Juni 2020
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.794 KB)

Abstract

The PKUM scheme service activities for the Iron Pande Industry Group are carried out to improve the quality of production and export-based management. There are dozens of large, medium and small scale iron pande industries in Rejosari Pakis Magelang in Central Java and one of them is a member of the Mijil Karya group. The development of facilities for members of the iron pane industry is aimed at increasing the capacity / productivity and quality of iron pane products and carved bamboo furniture. And to achieve the capacity and quality of local content-based iron products and with local and national market share (exports), the service team prepares work steps or service activities including deepening company management management, especially in the flow of materials or goods and finance, deepening of improvements and improvements production units, deepening the improvement and refinement of local and national scale marketing (exports), completing showrooms to support marketing, implementation in partner industries and formulating indicators of success. Forging machine design of hammer system includes, overall machine design, component design, pully calculation, motor power calculation, belt calculation, shaft calculation, clutch calculation, peg calculation, welding strength calculation and flywheel analysis
APLIKASI MESIN ROLL BERPROFIL ALUR UNTUK PRODUK PERABOT RUMAH TANGGA Hartono Hartono; Adi Nugroho; Fakhruddin Mangkusasmito; Seno Darmanto; Mohd Ridwan; Sarwoko Sarwoko; Adi Kurniawan Yusim
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 2, No 2 (2021): Nopember 2021
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.013 KB) | DOI: 10.14710/jpv.2021.12350

Abstract

Kegiatan pengabdian skim PKUM bagi Kelompok industri perabot rumah tangga dan mebel bambu dilakukan untuk meningkatkan kualitas produksi dan menajemen berbasis ekspor. Ada puluhan industri perabot rumah tangga baik skala besar, menengah dan kecil di Tegalrejo Magelang Jawa Tengah dan salah satunya tergabung di Industri Maju Mulyo. Selanjutnya puluhan industri mebel ukir bambu di Tegalrejo Magelang oleh pejabat daerah diwadahi dalam beerapa paguyuban dan salah satunya adalah kelompok Pengrajin Bambu Mas. Pengembangan kelengkapan sarana anggota industri perabot rumah tangga dan mebel ukir bambu pada usulan kegiatan diarahkan pada peningkatan kapasitas/produktitas dan kualitas produk perabot rumah tangga dan mebel bambu berukir. Dan untuk mencapai kapasitas dan kualitas produk perabot rumah tangga dan ukir bambu berbasis muatan lokal dan dengan pangsa pasar lokal dan nasional (ekspor), tim pengabdian menyusun langkah kerja atau kegiatan pengabdian meliputi pendalaman manajeman pengelolaan perusahaan terutama pada aliran bahan atau barang dan keuangan, pendalaman akan perbaikan dan penyempurnaan unit produksi, pendalaman akan perbaikan dan penyempurnaan pemasaran skala lokal dan nasional (ekspor), melengkapi showroom untuk mendukung pemasaran, pelaksanaan di industri mitra dan merumuskan indikator keberhasilan. Berdasarkan kegiatan di unit produksi, ada rancang bangun alat/mesin roll berprofil alur pada prinsipnya terdiri dari kaki atau dasar, motor listrik, meja, power transmition, hand-feed lever, ragum, klem set, landasan (blok paralel), pencekam mata bor, sarung pengurang, pasak pembuka, boring head, dan mata bor. Teknik pengerollan bertujuan untuk mempermudah, mempercepat dan menghaluskan permukaan dalam beberapa bentuk profil yakni bentuk profil yang dihasilkan berbentuk cembungan keluar maupun kedalam (tergantung pengaturan operator), menghasilkan profil permukaan yang menarik, tempat untuk menaruh penyaringan dan menambah banyaknya tingkatan perabot kukusan. Dengan adanya profil alur, produk perabot rumah tangga akan memberikan peningkatant kekuatannya, dan perabot terlihat kokoh
Perbaikan Teknik Gambar dan Ukir Berbasis Rekayasa Peralatan Tangan untuk Industri Mebel Bambu Hartono Hartono; Seno Darmanto; Indartono Indartono; Pangi Pangi; Yusuf Umardani; Mohd Ridwan; Murni Murni; Sutrisno Sutrisno
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 1, No 3 (2020): Juni 2020
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.798 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian aplikasi teknologi dan peralatan permesinan dilakukan untuk menyempurnakan renovasi dan perbaikan mebel bambu. Pengembangan kelengkapan sarana anggota kelompok pengrajin bambu pada saat ini difokuskan pada unit produksi. Berdasarkan kajian lapangan menunjukkan bahwa problem utama di lingkungan pengrajin bambu adalah bahan baku bambu berkualitas dan seragam, teknik perlakuan, peralatan permesinan, permodalan dan pemasaran. Dan berdasarkan persetujuan mitra kelompok pengrajin Bambu Mas, kegiatan pengabdian ke depan difokuskan pada perbaikan di unit produksi melalui peningkatan teknik gambar dan ukir berbasis rekayasa peralatan tangan terutama pada perlakuan (fisik dan kimia) dan peralatan permesinan (tangan dan ukir). Dan solusi yang akan diberikan selama kegiatan pengabdian melalui Program Kemitraan Masyarakat secara rinci adalah merancang model gambar dan peralatan permesinan untuk pengerjaan mebel dan ukir bambu bagi pengrajin, aplikasi alat desain gambar dan peralatan permesinan untuk merenovasi dan membuat mebel bambu polos dan atau berukir, melakukan pelatihan perbaikan/perawatan alat desain gambar dan peralatan permesinan dan tahapan pengerjaan meliputi desain, penyiapan bahan, pengerjaan dan finishing dan memberikan konsultasi secara rutin perbaikan/perawatan
APLIKASI MATRAS DAN PENDUKUNG DI INDUSTRI UKIR TEMBAGA UNTUK WISATA EDUKASI Seno Darmanto; Adi Nugroho; Yuniarto Yuniarto; Hartono Hartono; Mohd Ridwan; Didik Ariwibowo; Sutrisno Sutrisno
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 2, No 2 (2021): Nopember 2021
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.242 KB) | DOI: 10.14710/jpv.2021.12349

Abstract

Potensi, peluang dan keunggulan-keunggulan di desa Banaran Kecamatan Cepogo Boyolali seharusnya menjadi modal dan pendorong dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan berbasis kearifan lokal dan berorientasi nasional. Selain mendorong sektor industri logam ukir, potensi dan keunggulan lain desa Banaran Cepogo Boyolali meliputi pertanian dataran tinggi, peninggalan sejarah, seni  dan budaya, pemandangan alam, waduk/embung dan potensi jasa. Solusi yang diterapkan dalam kegiatan ini pada prinsipnya mendasarkan pada potensi dan kendala yang dihadapi oleh mitra terutama Desa Tumang Banaran kecamatan Cepogo Boyolali. Potensi industri kecil dan menengah di Tumang yang relatif banyak dan padat karya akan didorong untuk membuka diri pada potensi-potensi ekonomi ikutan selain sektor utama yakni produk ukir tembaga dan sejenisnya  meliputi pendidikan (edukasi), seni dan budaya, wisata, pertanian dan produk ekonomi unggulan lain. Selain itu potensi, peluang dan keunggulan-keunggulan tersebut akan didorong dengan pola menejemen dan tatakelola yang baik supaya gerak masyarakat mampu juga menstimulus gerak ekonomi masyarakat sekitar. Berdasarkan kajian di industri menunjukkan bahwa limbah plat cukup banyak dan dapat dimanfaatkan sebagai produk souvenir. Motif matras didesain sederhana yaitu motif binatang (sapi, burung), bunga, wayang kulit, gunungan wayang. Proses pembuatan produk ukir dengan matras dapat diterapkan untuk wisata teknologi (tekno wisata). Produk ukir untuk souvenir dapat dibuat dan diselesaikan dalam waktu 20-30 menit bagi pemula
EFEKTIFITAS PEMAKAIAN MESIN BOR PADA HOME INDUSTRI mohd Ridwan
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 2, No 2 (2021): Nopember 2021
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.712 KB) | DOI: 10.14710/jpv.2021.12632

Abstract

[Effectiveness of Use of Production Machines in Home Industry] Increasing the quality of production at home industry is very much needed with the use of appropriate tools or auxiliary machines. There are dozens of large, medium and small scale home industries in Magelang, Central Java. The development of production machines is directed at increasing the productivity capacity and quality of home industry products, especially steel/metal product home industry, based on local content and with local and export market shares. the field shows that the use of the right production machines will affect the increase in productivity and production quality. Research by using a sitting drill machine sample and comparing it with hand drill machine users used by the previous home industry, with various production materials from brass and cast iron, showed significant results where productivity looks optimal at 3500 rpm engine speed which is 202%, and production time is much shorter. The difference in working time in hand drilling is an average of 34.3 seconds longer than the sitting drill machine. Good hole results are in the range of 2400 to 2550 rpm
Pemilihan Mesin Induk Kapal Purseiner Masyarakat Pesisir Nelayan Pekalongan solichin ds; Mohd Ridwan
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 1, No 2 (2019): Nopember 2019
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.95 KB)

Abstract

Pembangunan kapal kayu penangkap ikan masyarakat pesisir nelayan pekalongan jenis purseiner dengan metode tradisional dengan mengambil mesin induk dari mesin penggerak truk, tampa disadari banyak menimbulkan pemborosan + 30% biaya operasional berasal dari pemakaian bahan bakar, sehingga perlu adanya kajian ulang terhadap pemakaian motor induk tersebut.Penelitian yang dilakukan dengan metode survey menghasilkan bahwa terdapat pemakaian daya motor induk berkisar 40% sampai dengan 90%. Mesin Induk memiliki daya sebesar 300 HP dan digunakan untuk penggerak utama kapal dengan ukuran kapal 45 s.d. 100 GT. Data-data survey dianalisa secara perbandingan, diperoleh kapal berukuran 60 GT dengan memanfaatkan daya mesin hingga 80% dapat menghasilkan kecepatan 10,2 knots.
PENYULUHAN TEKNIK PENGELASAN DASAR UNTUK KARANG TARUNA DI DESA KANGKUNG DEMAK Adi Kurniawan Yusim; Bambang Sri Waluyo; Eko Julianto Sasono; Sarwoko Sarwoko; Mohd. Ridwan; Sunarso Sugeng; Sulaiman Sulaiman; Solichin Djazuli Said; Budi Utomo; Aulia Windyandari; Muhammad Sawal Baital; Samuel Febriary Khristyson
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 1, No 4 (2020): Nopember 2020
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.552 KB) | DOI: 10.14710/jpv.2020.9195

Abstract

Desa Kangkung merupakan salah satu Desa yang berada di Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak. Desa ini termasuk desa dengan penghasilan masyarakat dibawah sejahtera. Keterbatasan masyarakat dalam produksi sangkar burung dan memasarkan hasil produksinya menjadi isu yang diangkat oleh tim pengabdian program studi Teknologi Rekayasa Konstruksi Perkapalan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membekali keterampilan pengelasan sehingga bisa membuka lapangan usaha yang lebih luas. Hasil yang dicapai dari pengabdian ini adalah pengenalan alat las yang lebih modern dan praktis untuk bengkel las listrik di Desa Kangkung.
MODIFAKASI PERAHU WISATA BAHARI DAN TRANSPORTASI BERBASIS PERAHU SOPEK TRADISIONAL Seno Darmanto; Sarwoko Sarwoko; Adi Kurniawan Yusim; Hartono Hartono; Mohd Ridwan; Yuniarto Yuniarto; Yusuf Umardani
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 2, No 2 (2021): Nopember 2021
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.005 KB) | DOI: 10.14710/jpv.2021.12351

Abstract

Kegiatan pengabdian Penguatan Komoditi Unggulan Masyarakat (PKUM) melalui sinergisitas kelompok nelayan, tokoh masyarakat dan  karang taruna  dilakukan untuk meningkatkan dan menggerakkan ekonomi masyarakat nelayan. Fokus kegiatan diarahkan pada pengembangan wilayah pantai dan masyarakat nelayan sebagai pelaku wisata edukasi bahari di Timbulsloko Sayung Demak. Pengembangan wilayah pantai dan masyarakat nelayan sebagai pelaku wisata edukasi bahari dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan meliputi penguatan kelompok nelayan, penguatan kuliner khas pantai, penataana tanaman pantai (mangrove), keamnan mancing/berlayar dan integrasi semua komponen. Pengembangan kelengkapan sarana anggota kelompok nelayan untuk mendukung wisata edukasi bahari ini difokuskan pada peralatan untuk perbaikan dan renovasi lambung atau bodi pengolahan pasca panen tangkapan nelayan awal rajungan melalui pengukusan,  pelatihan perbaikan dan perawatan berkala mesin pengukusan. Selain potensi alam laut yang indah, wisata bahari juga direncanakan dengan spot wisata meliputi Kuliner khas pantai,jembatan kayu, gazebo, kano perahu dan fasilitas lain. Selain jembatan kayu dan gazebo menjadi daya tarik untuk wisata selfi dan foto, ke dua fasilitas ini dapat untuk jalan-jalan dan olah raga. Berdasarkan data di lapangan modifikasi perahu nelayan pencari ikan menjadi perahu wisata dilaksanakan pada beberapa hal meliputi tempat duduk, peneduh, peralatan keamanan dan pendukung lain seperti pegangan, tempat barang dan pelampung. Modifikasi tempat duduk atau penempatan tempat duduk diaplikasikan pada beberapa nomer gading yakni 3, 4, 5, dan 6. Selanjutnya pengerjaan atap dilakukan dengan menambahkan frame model kuda-kuda sederhana di kedua soko/jagak dan menambahkan blandar kayu ukuran sama (lebih kecil) di sisi-sisi yang prinsipnya melewati sisi tepi buritan perahu.
DESAIN BALING-BALING PENGGERAK GENERATOR MAGNET PERMANEN PADA BAGAN Mohd Ridwan; Sunarso Sugeng; Sulaiman Sulaiman; Solichin Djazuli Sa’id
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 1, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.706 KB)

Abstract

Arus laut yang berada disekeliling Bagan Apung/Tancap, dapat dimanfaatkan sebagai sumber energy untuk penerangan selama operasional penangkapan ikan atau disaat kapal berlayar. Pemanfaatan energi arus laut untuk kapal ikan/nelayan dan bagan merupakan usaha untuk mengurangi pemakaian energi fosil. Energi arus laut dapat ditangkap menggunakan turbin/baling-baling, yang diteruskan dengan poros ke generator putaran rendah, hingga dihasilkan energi listrik untuk kebutuhan nelayan saat menangkap ikan di laut. Pengabdian ini akan melakukan pengamatan eksperimental pemanfaatan energi arus laut skala kecil, menerapkan generator magnet permanan  (+ 600 rpm), karena lebih ringan dan sederhana, dengan penggerak baling-baling (skala 1:1) dengan diameter baling-baling 100 mm, 200 mm, 300 mm dan 400 mm, menghasilkan listrik 33,22 watt; 132,88 watt; 298,99 watt dan 531,53 watt pada arus laut 0,5 knots.
Analisis performa mesin oily water separator tipe CYF-1.OY pada pembangunan kapal baru 2000 GT dengan metode eksperimen Budi Utomo; Sulaiman; Sunarso Sugeng; Mohd Ridwan; Samuel Febriary Khristyson
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol. 17 No. 2 (2022): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36289/jtmi.v17i2.276

Abstract

For the ideal operation of the oily water separator, maintenance and repairs should be carried out regularly so as not to interfere with the operation of the ship. The purpose of this article is to analyze the performance of the Oily Water Separator engine type CYF-1.OY on the 2000 GT ship building project. Experiment method used to determine the performance of the machine and assuming evaluation correction approach. The result of engine performance, time the machine works is directly proportional to the volume of waste capacity so that the more volume, the longer it takes depending. The efficiency is similar, meaning that the results are below 5% and are still in relevance. In operating and adjusting the Oily Water Separator, more observation and attention is needed, especially for the display and capacity of the machine.