Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

REVITALISASI TUNGKU API SEDERHANA UNTUK PENGERJAAN DAN PEMBENTUKAN LOGAM DI INDUSTRI PANDE BESI Seno Darmanto; Didik Purwadi; Hartono Hartono; Mohd. Ridwan
Jurnal Abdimas Vol 22, No 1 (2018): June 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v22i1.13381

Abstract

Kegiatan pengabdian bagi Kelompok Industri Pande Besi dilakukan untuk meningkatkan kualitas produk pande besi. Ada puluhan industri pande besi baik skala menengah dan kecil di Rejosari Pakis Magelang Jawa Tengah dan salah satunya tergabung di kelompok Mijil Karya. Pengembangan kelengkapan sarana anggota industri pande besi pada pelaksanaan kegiatan diarahkan pada peningkatan kapasitas/produktitas dan kualitas produk pande besi. Dan untuk mencapai tujuan tersebut, tim pengabdian menyusun langkah kerja atau kegiatan pengabdian meliputi desain tungku, perbaikan tungku, pelaksanaan di industri mitra. Industri pande besi mempunyai beberapa produksi rutin (selain pesanan) yakni perabot rumah tangga (dandang, panci, tempat lampu, hiasan dinding panci bermotif), senjata (sangkur, pedang, keris, tombak), alat pertanian (pacul, alat bajak), alat industri (pisau masak, sabit, parang dan alat potong lain), kerajinan (lampu, kapal, lambu hias, dan hiasan dinding). Pengerjaan tungku di industri pande besi diawali dengan identifikasi tungku perapian dan renovasi (modifikasi) untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan kerja pegawai. Realisasi renovasi tungku dikerjakan dengan satu lubang nyala api, perbaikan dinding luar dan perbaikan cerobong. Selanjutnya realisasi peralatan tangan untuk pengerjaan di pande besi dilengkapi beberapa peralatan meliputi klem  bangku /catok  /ragum, penggores, penitik, mata bor dan mesin bor, gergaji tangan, gunting plat, kikir, palu, mistar baja, tang dan alat solder. Selanjutnya beberapa peralatan digerakkan dengan tenaga mesin meliputi gergaji, bor baik bor tangan dan bor duduk, gerinda potong, gerinda penghalus.
Analisis Performa Heat Transfer pada Plastic Welding terhadap Sambungan Pelat Perahu Berbahan High Density Polyethilene (HDPE) Menggunakan Finite Element Method Putra, Lovian Ega Noorcahya; Sugeng, Sunarso; Ridwan, Mohd; Windyandari, Aulia; Yusim, Adi Kurniawan
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 3 (2024): Volume 19, Nomor 3, Desember 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i3.5934

Abstract

Dewasa ini, penggunaan material HDPE (High Density Polyethylene) sebagai alternatif dalam pembuatan perahu nelayan mempunyai keuntungan yang lebih baik daripada bahan kayu ditinjau dari segi teknis dan ekonomis. Untuk merakit bagian konstruksi perahu, salah satu metode yang digunakan adalah pengelasan plastik atau plastic welding. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh besar stress, strain, dan bentuk deformasi yang tercipta akibat distribusi temperatur pasca proses plastic welding terhadap sambungan pelat berbahan High Density Polyethylene (HDPE) yang mana penulis mencoba memprediksi dengan menggunakan bantuan software Finite Element Method (FEM). Ukuran dimensi spesimen yang akan digunakan yaitu 200mm x 200mm x 10mm menggunakan single V-Butt joint dengan besar sudut bevel 90o serta memiliki root opening dan root face sebesar 2mm. Kemudian, untuk temperatur pengelasan tiap sampel akan divariasikan dari 290oC, 315oC, dan 340oC. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan extrusion temperature 290 °C menunjukkan nilai stress 37,591 MPa, thermal strain 0,017617 mm/mm, dan deformasi 3,2215 mm. Kemudian extrusion temperature 315 °C menunjukkan nilai stress 38,954 MPa, thermal strain 0,018255 mm/mm, dan deformasi 3,3368 mm. Dan terakhir, untuk extrusion temperature 340 °C menunjukkan nilai stress 44,191 MPa, thermal strain 0,020706 mm/mm, dan deformasi 3,7796 mm. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa semakin besar extrusion temperature yang diberikan pada material las, maka nilai tegangan, regangan dan deformasi material akan semakin besar pula. Hal tersebut harus diperhatikan waktu dan proses pengelasannya yang mana penerapannya pada kapal bagian parallel middle body dan lajur pengelasan linear karena HDPE mempunyai melting point yang rendah sehingga dapat mempengaruhi hasil akhir produknya dan dapat memungkinkan menimbulkan deformasi. Namun di sisi lain, proses heat transfer cukup berperan dalam proses pembentukan haluan dan buritan kapal yang mana butuh temperatur tinggi atau tertentu untuk membantu membentuk lembaran pelat HDPE menjadi bentuk hasil bending.
DESIGN AND CONSTRUCTION OF A SAVONIUS TYPE L WIND TURBINE PROTOTYPE WITH OPEN VARIATIONS AS AN ELECTRIC ENERGY ALTERNATIVE FOR LIGHTING IN LIFT NET NORTH SEMARANG Naseem, Iqbal; Yusim, Adi Kurniawan; Windyandari, Aulia; Ridwan, Mohd; Mohammad, Luthfansyah
Journal of Marine-Earth Science and Technology Vol. 5 No. 2 (2024): September
Publisher : Marine & Earth Science and Technology Research Center, DRPM, ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j27745449.v5i2.1805

Abstract

This study investigates wind speed, wind turbine design to be implemented on fixed lift net in the waters of North Semarang in fishing with the help of lights. The research was carried out by designing and making a prototype of a Savonius type L wind turbine with a blade diameter of 400 mm and a height of 400 mm which was carried out directly on the beach for 10 hours and tested with a blue light to produce fish catches on the fixed lift net. The results of the use of blue lights were obtained from seven types of catfish, anchovies, Rebon fish, Selar fish, Cucut fish, mullet and layur fish with a total catch of 125.16 kg. The results obtained from processing wind turbine data are that the generator power at a wind speed of 1.3 m/s is 0.896 W, the highest power at a speed of 4.9 m/s is 5.214 W and the total generator power for 10 hours is 389.9 W. The energy produced is sufficient to light a 30-W lamp for 12 hours of use which will later be stored in a 12V 38 Ah capacity battery because the battery capacity used is 35.2 Ah with a battery efficiency of 85%.
IDENTIFIKASI DAN KAJIAN TEKNOLOGI SPINNING UNTUK PRODUK UKIR TEMBAGA Yuniarto, Yuniarto; Umardani, Yusuf; Nugroho, Adi; Ridwan, Mohd
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 3, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpv.2024.30669

Abstract

Potensi, peluang dan keunggulan-keunggulan di desa Banaran Kecamatan Cepogo Boyolali seharusnya menjadi modal dan pendorong dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan berbasis kearifan lokal dan berorientasi nasional. Selain mendorong sektor industri logam ukir, potensi dan keunggulan lain desa Banaran Cepogo Boyolali meliputi pertanian dataran tinggi, peninggalan sejarah, seni dan budaya, pemandangan alam, waduk/embung dan potensi jasa. Solusi yang diterapkan dalam kegiatan ini pada prinsipnya mendasarkan pada potensi dan kendala yang dihadapi oleh mitra terutama Desa Tumang Banaran kecamatan Cepogo Boyolali. Potensi industri kecil dan menengah di Tumang yang relatif banyak dan padat karya akan didorong untuk membuka diri pada potensi-potensi ekonomi ikutan selain sektor utama yakni produk ukir tembaga dan sejenisnya dengan menerapkan mesin spinning berbasis mesin bubut  meliputi pendidikan (edukasi), seni dan budaya, wisata, pertanian dan produk ekonomi unggulan lain. Teknologi spinning efektif diterapkan untuk produk ukir tembaga dan kuningan dan sejenisnya. Proses pembuatan produk profil lengking pada prinsipnya terdiri dari persiapan bahan, pembentukkan dengan alat spinning, penghalusan, proses ukir dan finishing. Penggunaan mesin spinning berbasis modifikasi mesin bubut menjadikan teknologi ini lebih terjangkau bagi UMKM lokal.
MEKANISME PEMBUATAN BATIK TULIS DI KEBON INDAH BAYAT Umardani, Yusuf; Darmanto, Seno; Nugroho, Adi; Yuniarto, Yuniarto; Ridwan, Mohd
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 3, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpv.2024.30671

Abstract

Kegiatan pengabdian skema Iptek bagi Daerah Binaan Undip (IBDU) bagi Industri Batik Tulis di Bayat Klaten Jawa Tengah dilakukan untuk meningkatkan kualitas produksi dan menajemen berbasis ekspor. Pengembangan kelengkapan sarana anggota industri batik tulis pada saat ini diarahkan pada peningkatan kapasitas/produktitas dan kualitas produk batik tulis. Di bagian produksi, beberapa peralatan produksi yang perlu dimodifikasi atau disempurnakan meliputi peralatan perancangan (desain) dan gambar (drafting), teknik membatik, pewarnaan, perendaman, pelorotan, pengeringan dan finishing (pengepakan). Proses pembuatan batik pada kelompok Batik Tulis Kebon Indah meliputi pemotongan kain mori, membuat pola / motif, membatik (proses pencantingan), pewarnaan alami, pembilasan, pengeringan dan finishing. Pelorotan merupakan tahap penting dalam proses pembuatan batik tulis yang bertujuan untuk meluruhkan malam (lilin batik). Pembilasan merupakan tahapan lanjutan setelah proses pewarnaan dan pelorotan, yang berfungsi untuk membersihkan sisa malam, zat warna yang tidak terserap, serta residu bahan kimia atau bahan alami yang digunakan dalam proses
Aplikasi Alat Bantu Mesin Bubut untuk Pengerjaan Spinning Ridwan, Mohd; Darmanto, Seno; Prayoga, Benidiktus Tulung; Hadi, Syamsul
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 4, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpv.2025.31114

Abstract

The potential, opportunities, and advantages of Banaran Village, Cepogo District, Boyolali should serve as capital and driving force in driving a people's economy based on local wisdom and national orientation. In addition to promoting the metal carving industry sector, other potentials and advantages of Banaran Village, Cepogo, Boyolali include highland agriculture, historical heritage, arts and culture, natural scenery, reservoirs/reservoirs, and service potential. The solutions implemented in this activity are principally based on the potential and constraints faced by partners, especially Tumang Village, Banaran, Cepogo District, Boyolali. The relatively large and labor-intensive potential of small and medium industries in Tumang will be encouraged to open themselves to the potential of the accompanying economy in addition to the main sector, namely copper carving products and the like, by implementing lathe-based spinning machines covering education, arts and culture, tourism, agriculture, and other superior economic products. In addition, these potentials, opportunities, and advantages will be encouraged with good management and governance patterns so that community movements can also stimulate the economic movements of the surrounding community
MEKANISME PERAWATAN PERAHU DI DOK NELAYAN TIMBULSLOKO Ridwan, Mohd; Darmanto, Seno; Purwanti, Tari
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 3, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpv.2024.30682

Abstract

Kegiatan pengabdian Iptek Desa Binaan Undip (IDBU) melalui sinergisitas kelompok nelayan, tokoh masyarakat dan  karang taruna  dilakukan untuk meningkatkan dan menggerakkan ekonomi masyarakat nelayan. Pengembangan wilayah pantai dan masyarakat nelayan sebagai pelaku wisata edukasi bahari dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan meliputi penguatan kelompok nelayan, penguatan kuliner khas pantai, penataan tanaman pantai (mangrove), keamanan mancing/berlayar dan integrasi semua komponen. Pengembangan kelengkapan sarana anggota kelompok nelayan untuk mendukung wisata edukasi bahari ini difokuskan pada peralatan untuk perbaikan dan renovasi lambung atau bodi. Klasifikasi perawatan perahu terdiri dari perawatan ringan, perawatan sedang, dan perawatan berat. Beberapa teknologi kunci yang sangat membantu dalam praktik perawatan berat perahu di dok meliputi teknologi untuk pembersihan lambung, teknologi untuk inspeksi kerusakan, teknologi untuk perbaikan dan persiapan permukaan, dan teknologi pengecatan.Kata kunci: perahu, dok, perawatan, pembersiahan, pengecatan
IDENTIFIKASI DAN PERBAIKAN MESIN PEMBENTUK KEJU MOZERRELLA Darmanto, Seno; Umardani, Yusuf; Bima, Damar Nurwahyu; Yuniarto, Yuniarto; Ridwan, Mohd
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 4, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpv.2025.30644

Abstract

Kegiatan pengabdian Iptek Desa Binaan Undip (IDBU) melalui sinergisitas UMKM Kampung Susu, Pemerintah Desa dan Bumdes  dilakukan untuk meningkatkan dan menggerakkan ekonomi masyarakat berbasis bahan baku susu sapi perah yang melimpah di desa Banyuanyar kecamatan Ngampel kabupaten Boyolali. Tujuan kegiatan diprioritaskan pada pengembangan diversifikasi produk turunan susu akan diprioritaskan pada rancang bangun peralatan untuk pembentukan keju jenis mozzerella berbasis teknologi poros berulir ganda. Realisasi perbaikan mesin pembentuk keju masih dalam capaian identifikasi ketidaksempurnaan membentuk keju mozerella. Ada indikasi kebocoran di mesin pembentukan sehingga tekanan yang dibangkitkan oleh poros berulir tidak mencapai tekanan operasional. Identifikasi mesin pengaduk juga menunjukkan bahwa mesin mengalami kendala kaitan gear transmisi yang sering patah. Indikasi penyebab kerusakan adalah beban putar yang tinggi dan tiba-tiba/kejut. Identifikasi mesin pasteurisasi menunjukkan pengatur temperatur yang tidak stabil dan sistem pengadukan untuk pasteurisasi yang masih terbuka
MEKANISME DESAIN MATRAS UNTUK PRODUK UKIR TEMBAGA DAN KUNINGAN Darmanto, Seno; Nugroho, Adi; Yuniarto, Yuniarto; Umardani, Yusuf; Purwanti, Tari; Ridwan, Mohd
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 4, No 2 (2025): November 2025
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpv.2025.31113

Abstract

Potensi, peluang dan keunggulan-keunggulan di desa Banaran Kecamatan Cepogo Boyolali seharusnya menjadi modal dan pendorong dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan berbasis kearifan lokal dan berorientasi nasional. Selain mendorong sektor industri logam ukir, potensi dan keunggulan lain desa Banaran Cepogo Boyolali meliputi pertanian dataran tinggi, peninggalan sejarah, seni dan budaya, pemandangan alam, waduk/embung dan potensi jasa. Solusi yang diterapkan dalam kegiatan ini pada prinsipnya mendasarkan pada potensi dan kendala yang dihadapi oleh mitra terutama Desa Tumang Banaran kecamatan Cepogo Boyolali. Potensi industri kecil dan menengah di Tumang yang relatif banyak dan padat karya akan didorong untuk membuka diri pada potensi-potensi ekonomi ikutan selain sektor utama yakni produk ukir tembaga dan sejenisnya dengan menerapkan mesin spinning berbasis mesin bubut  meliputi pendidikan (edukasi), seni dan budaya, wisata, pertanian dan produk ekonomi unggulan lain. Luaran kegiatan terdiri dua fokus utama, yaitu inovasi desain matras untuk pembentukan ukir tembaga/kuningan serta penyusunan Grand Design Desa Wisata Dusun Banaran. Melalui pendekatan partisipatif dan multidisiplin, program menghasilkan berbagai luaran berupa booklet desain matras 2D dan 3D, katalog digital, modul eco-coating, panduan K3, infografis akuntansi, guidebook desa wisata, branding dan logo Banaran, hingga panduan harga pokok penjualan. Luaran ini diharapkan meningkatkan efisiensi produksi, memperkuat identitas budaya, serta mendorong Cepogo sebagai destinasi wisata edukatif berbasis potensi lokalKata kunci: Matras, ukir, tembaga, kuningan
PERBAIKAN DOK PERAHU SOPEK BERBAHAN BAMBU Yuniarto, Yuniarto; Ridwan, Mohd; Darmanto, Seno; Sarwoko, Sarwoko; Yusim, Adi Kurniawan; Umardani, Yusuf
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 3, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpv.2024.30640

Abstract

Kegiatan pengabdian melalui sinergisitas kelompok nelayan, tokoh masyarakat dan  karang taruna  dilakukan untuk meningkatkan dan menggerakkan ekonomi masyarakat nelayan. Fokus kegiatan diarahkan pada pengembangan wilayah pantai dan masyarakat nelayan dengan menerapkan teknologi dok perahu untuk perawatan perahu sopek. Rancang bangun dok perahu mempunyai ukuran panjang x lebar yakni 8 m x 4 m dengan ketinggian menyesuaikan kedalaman pantai dan pasang surut air laut. Jarak pilar/penyangga diatur 2 meter antar penyangga lain dan penyangga ini menggunakan bambu petung. Realisasi perbaikan dok perahu dilaksanakan dengan berbahan utama bambu bambu petung dan bambu apus. Dok perahu di kelompok nelayan tersusun oleh penyangga bambu petung sebanyak 24 buah. Prosedur perbaikan dok perahu pada prinsipnya dilaksnakan pelepasan lapisan dasar yang berbahan bambu apus, pelepasan lapisan dasar penguat yang berbahan bambu petung dan penggantian atau perbaikan tiang dok yang berbahan bambu petung