Claim Missing Document
Check
Articles

Ketahanan Tanaman H. verticillata dan E. hyemale Terhadap Konsentrasi Air Limbah Tahu dengan Metode Range Finding Test (RFT) Mohammad Irfan Hidayat; Ulvi Pri Astuti; Tanti Utami Dewi
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan industri tahu menghasilkan limbah cair. Industri Tahu yang terdapat di Kabupaten Mojokerto memiliki konsentrasi COD dan TSS yang melebihi baku mutu yaitu 4531 mg/L dan 380 mg/L. Permasalahan tersebut mendorong adanya pengolahan lebih lanjut untuk mereduksi kadar COD dan TSS. Metode pengolahan limbah cair yang umum dilakukan dengan memanfaatkan tanaman disebut fitoremediasi. Proses Range Finding Test (RFT) merupakan tahapan yang harus dilakukan untuk mengetahui berapa besar persentase konsentrasi air limbah yang dapat diterima oleh tanaman. Tahapan ini dilakukan sebelum tanaman dimanfaatkan sebagai agen fitoremediator untuk pengolahan limbah cair. Penelitian ini meliputi pengujian Range Finding Test pada tanaman H. verticillata dan E. hyemale yang disiapkan dengan metode propagasi. RFT dilakukan selama 96 jam dengan 5 konsentrasi yang berbeda sesuai dengan USEPA Guidelines Part 850.4500. RFT yang dilakukan pada H. verticillata memiliki rentang persentase konsentrasi 0%, 20%, 40%, 60%, 80% dan 100%. RFT yang dilakukan pada E. hyemale memiliki rentang persentase konsentrasi 0%, 20%, 40%, 60%, dan 65%. Tanaman H. verticillata mampu bertahan hidup pada persentase 100% air limbah, sedangkan E. hyemale dapat bertahan hidup pada persentase 65% air limbah.
Analisis Karakteristik Fisik Kompos dari Proses Vermikomposting menggunakan Cacing Tanah Merah Dinda Maya Kristina; Vivin Setiani; Tanti Utami Dewi
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah rumah tangga merupakan salah satu penyumbang sampah terbesar di Kota Surabaya. Data SIPSN menyebutkan bahwa 40,46% sampah di Kota Surabaya berasal dari rumah tangga. Sampah sayur, sampah daun, dan limbah ikan merupakan jenis sampah organik yang sering dijumpai di lingkungan masyarakat. Upaya untuk mengolah sampah tersebut adalah dimanfaatkan sebagai bahan kompos vermikomposting menggunakan cacing merah atau disebut Lumbricus rubellus. Penambahan bioaktivator seperti EM4 berfungsi untuk mempercepat proses pengomposan. Proses vermikomposting dilakukan di dalam reaktor Continuous flow bin dengan ukuran 45cm x 40cm x 35cm. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas bau, warna, dan tekstur kompos berdasarkan standart SNI 19-7030-2004, dan untuk mengetahui penyusutan kompos serta biomassa cacing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekstur, bau, dan warna kompos telah memenuhi SNI 19-7030-2004 tentang spesifikasi kompos matang, kemudian penyusutan kompos terbesar mencapai 71,7% dan biomassa cacing terbesar adalah 33 gram pada reaktor A8 yang menggunakan bahan kompos 45% limbah ikan, 35% serbuk gergaji, 20% sampah sayur, dan diberi 15 ml EM4.
Range Finding Test (RFT) Tanaman Canna indica Sebagai Penelitian Pendahuluan dalam Pengolahan Limbah Cair Industri Tahu Iga Ayu Wiratih; Tanti Utami Dewi; Ulvi Pri Astuti
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air limbah di salah satu industri tahu di Mojokerto memiliki kadar COD sebesar 4531 mg/L, TSS sebesar 380 mg/L dan pH sebesar 4,7. Nilai parameter tersebut tidak memenuhi baku mutu air limbah menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014. Alternatif pengolahan yang digunakan pada penelitian ini yaitu fitoremediasi mengunakan tanaman Canna indica yang telah melalui tahap propagasi, aklimatisasi dan RFT. Propagasi merupakan tahap awal dalam rangkaian pengolahan air limbah industri tahu. Tujuan dari proses RFT pada penelitan ini adalah untuk menganalisis kemampuan tumbuhan dalam menyerap polutan pada konsentrasi tertentu. Proses RFT berlangsung selama 4 hari dengan variasi air limbah yang diberikan pada tanaman yaitu 65%, 70%, 75%, 80%, dan 85%. Selama proses RFT air limbah mengalami kenaikan PH pada semua variasi konsentrasi dan suhu air limbah berada pada kisaran 31°C - 32°C, serta tanaman mengalami pertambahan tinggi sekitar 1-3 cm setiap harinya. Konsentrasi air limbah yang dipilih dari hasil RFT adalah konsentrasi 85% yang merupakan konsentrasi optimum yang bisa ditoleransi untuk tanaman Canna indica.
Pengaruh Waktu Kontak Terhadap pH dan Suhu dalam Proses Biogas dengan Bahan Baku Serbuk Kayu Sengon (Albizia chinensis) Hasil Pretreatment Biologis Julita Sindu Tifani; Tanti Utami Dewi; Tarikh Azis Ramadani
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serbuk kayu sengon (Albizia chinensis) merupakan salah satu jenis kayu yang sangat melimpah di Indonesia. Serbuk kayu sengon ini memiliki kandungan selulosa yang cukup tinggi dan berpotensi untuk dijadikan bahan baku biogas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh waktu kontak pada pH dan suhu dalam proses biogas dengan bahan baku serbuk kayu sengon hasil pretreatment biologis. Serbuk kayu sengon hasil pretreatment akan dicampurkan dengan kotoran sapi sebagai starter dalam biogas. Proses produksi biogas akan dianalisis dengan rentang waktu 0, 15, dan 30 hari untuk menganalisis pengaruh lama fermentasi terhadap parameter pH dan suhu pada biogas. Hasil penelitian diperoleh bahwa pH dan suhu mempengaruhi proses pembentukan biogas. Parameter pH pada sampel berkisar antara 6,6 – 7 yang cenderung mendekati pH netral, sedangkan suhu pada sampel berkisar antara 29,3ºC – 29,7 ºC pada rentang suhu ruang atau suhu mesofilik. Kenaikan suhu dan penurunan pH terjadi pada hari ke-15 pada sampel biogas.
Dampak lingkungan Proses Pengolahan Air Limbah Di Industri Pengolahan Susu dengan Metode Life Cycle Assessment Recipe Endpoint 2016 Muhamad Hanif Dzulfikar; Ahmad Erlan Afiuddin; Tanti Utami Dewi
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil susu sapi perah yang melimpah memicu berdirinya industri pengolahan susu di sekitar Pasuruan. Air limbah industri pengolahan susu biasanya memiliki kandungan organik yang tinggi dan logam berat yang berpotensi mencemari ekosistem perairan. Proses pengolahan air limbah pada IPAL dapat menghasilkan dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak lingkungan proses pengolahan air limbah industri pengolahan susu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak lingkungan proses pengolahan air limbah industri pengolahan susu. Pendekatan yang digunakan yaitu Life Cycle Assessment (LCA) dengan software OpenLCA 1.11.0, dan Recipe 2016 Endpoint (H). Berdasarkan hasil analisis LCA pada proses pengolahan air limbah industri pengolahan susu dihasilkan 3 kategori dampak endpoint. Ecosystem quality sebesar 9,59×10-4 spesies.yr, human health sebesar 3,14×10-1 DALY, dan resources availability sebesar 0 USD2013.
Penyisihan Kadar COD, TSS, dan Minyak Lemak Limbah Cair Industri Batik Dengan Metode Fitoremdiasi Lindayani Lindayani; Ulvi Pri Astuti; Tanti Utami Dewi
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses Pewarnaan dan pencelupan kain batik merupakan sumber pencemaran lingkungan akibat pewarna sintetis yang digunakan. Kandungan limbah batik seperti COD,TSS dan Minyak lemak yang tinggi menjadi penyebab pencemaran lingkungan. Salah satu upaya pengololaan yang dapat dilakukan yaitu dengan fitoremediasi Sistem Free Water Surface. Fitoremediator yang digunakan dalam penelitian ini adalah T. Latifolia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan T.latifolia terhadap penyisihan kadar COD, TSS, dan Minyak Lemak dalam limbah batik, penelitian dilakukan selama 15 hari. Air limbah yang digunakan adalah efluen dari salah satu industri batik di Sidoarjo, dengan konsentrasi awal COD sebesar 1.039 mg/l, TSS sebesar 100 mg/l, dan minyak lemak sebesar 30 mg/l. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman T. latifolia dapat menyisihkan parameter COD dengan efisiensi 73%, menghasilkan konsentrasi akhir sebesar 280 mg/l; parameter TSS dengan efisiensi 82,8%, menghasilkan konsentrasi akhir sebesar 50 mg/l; dan parameter minyak lemak dengan efisiensi 95%, menghasilkan konsentrasi akhir sebesar 1,5 mg/l.
Pengaruh Warna Cahaya Putih dan Cahaya Merah pada Proses Biosorpsi Limbah Cair Artifisial Logam Cu(II) Menggunakan Mikroalga Skeletonema costatum Karina Larasati Gunawan; Tanti Utami Dewi; Novi Eka Mayangsari
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah logam Cu(II) merupakan limbah logam yang bila berlebihan dalam mencemari badan air dapat membahayakan sistem fisiologis dan biologis manusia. Strategi penanganan fisikokimia menghasilkan sludge dan memakan biaya yang besar. Oleh karena itu, strategi penanganan logam Cu(II) yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik penanganan organik biosorpsi Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh warna cahaya, waktu kontak, dan konsentrasi terhadap penyisihan kadar Cu(II) dalam limbah cair artifisial menggunakan mikroalga Skeletonema costatum. Warna cahaya yang digunakan adalah putih (380 – 750 nm) dan merah (625 – 740 nm). Variasi waktu kontak Cu(II) adalah 60 menit, 120 menit, dan 180 menit sedangkan konsentrasi awal Cn(II) adalah 2 mg/L dan 5 mg/L. Analisis yang digunakan untuk menganalisis penurunan kadar Cu(II) adalah analisis spektrofotometer UV-Vis. Hasil yang didapatkan yaitu penurunan kadar Cu(II) menggunakan cahaya putih, waktu kontak 180 menit, konsentrasi Cu(II) awal 5 mg/L dengan persentase penyisihan mencapai 63,78%. Sedangkan pada cahaya merah sebesar 60,98% dengan waktu kontak 60 menit.
Kajian Dampak lingkungan Energy Corrected Milk Produksi Susu Segar pada Peternakan Sapi Perah di Nongkojajar dengan Metode Life Cycle Assessment Krisna Sindu Alan Darmasaputra; Tanti Utami Dewi; Ahmad Erlan Afiuddin
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan produksi susu mulai dari peternakan sampai dengan distribusi susu ke pabrik berpotensi menimbulkan emisi dan limbah yang mencemari lingkungan. Air limbah pada kegiatan peternakan sapi perah memiliki kandungan organik yang tinggi seperti BOD, COD, TSS, Amonia yang berpotensi mencemari perairan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis dampak lingkungan dari proses produksi susu segar menggunakan analisis Life Cycle Assessment (LCA). Penelitian ini menggunakan batasan cradle to gate meliputi kegiatan peternakan, Transportasi susu ke Pos Penampungan Susu, penampungan susu di Pos Penampungan Susu dan Koperasi Susu, dan Transportasi susu ke industri pengolahan susu. Analisis dampak lingkungan menggunakan software OpenLCA 1.11.0 menggunakan metode CML-IA Baseline. Nilai dampak untuk setiap 1 kg ECM susu segar pada salah satu peternakan di Nongkojajar yaitu Global Warming Potential sebesar 3,14 x 10-2 Kg CO2 eq, eutrofikasi sebesar 1,15 x 10-6 Kg PO4 eq, asidifikasi sebesar 1,81 x 10-6 Kg SO2 eq, Human Toxicity sebesar 4,15 x 10-6 Kg 1,4-DB eq, Photochemical Oxidation sebesar 1,19 x 10-7 Kg CO2 eq. Hotspot proses produksi susu segar terletak pada kegiatan peternakan dengan dampak Global Warming Potential sebesar 7,51 x 10-16 dari substansi pencemar CO2.
Pengaruh Typha angustifolia dalam Menurunkan Kadar COD dan TSS Limbah Cair Industri Tahu Alya Andien Sajidah; Tanti Utami Dewi; Ulvi Pri Astuti
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses produksi tahu di Kabupaten Jombang menghasilkan air limbah dengan kadar COD dan TSS yang melebihi baku mutu yaitu sebesar 7.299 mg/L dan 426 mg/L. PERMENLH No. 5 Tahun 2014 menyatakan kadar pencemar COD dan TSS untuk industri pengolahan kedelai maksimal sebesar 300 mg/L dan 200 mg/L. Alternatif pengolahan menggunakan fitoremediasi metode free water surface dengan tanaman Typha angustifolia. Tanaman ini dipilih karena memiliki akar serabut yang lebat sehingga tanaman dapat menyerap lebih banyak zat hara. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh Typha angustifolia terhadap penyisihan COD dan TSS pada limbah cair industri tahu. Penelitian ini menggunakan sistem kontinu dengan waktu kontak 15 hari. Hasil akhir konsentrasi COD dan TSS dengan waktu kontak 15 hari menunjukkan nilai sebesar 1.479,5 mg/L dan 45 mg/L.
Pengaruh Warna Cahaya Putih dan Merah pada Biosorpsi Mikroalga Skeletonema costatum Terhadap Limbah Cair Artifisial Logam Anorganik Pb(II) Haekal Irfan Titan Prianto; Tanti Utami Dewi; Novi Eka Mayangsari
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencemaran logam anorganik timbal memiliki dampak yang berbahaya bagi tubuh manusia dan hewan apabila terpapar dalam kontaminasi yang melebihi ketetapan regulasi oleh pemerintah. Terdapat berbagai metode upaya penurunan logam anorganik, tetapi pengolahan menggunakan metode biologis dinilai lebih ramah lingkungan karena sedikitnya lumpur yang dihasilkan dari proses pengolahannya. Penggunaan mikroalga dengan metode biosorpsi logam anorganik dinilai mampu menurunkan kandungan logam anorganik karena kemampuan biomaterial mikroba untuk mengikat dan mengkonsentrasikan logam anorganik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh warna cahaya putih dan merah pada biosorpsi, waktu kontak, dan konsentrasi logam anorganik Pb(II) terhadap penurunan kadar Pb(II) dalam limbah cair artifisial menggunakan mikroalga Skeletonema costatum. Warna cahaya yang digunakan adalah putih dengan panjang gelombang 380-750 nm dan warna cahaya merah dengan panjang gelombang 620-750 nm. Variasi waktu kontak mikroalga dengan logam anorganik Pb(II) adalah 60 menit, 120 menit, dan 180 menit sedangkan konsentrasi awal Pb(II) adalah 3 mg/L. Analisis yang digunakan untuk menganalisis penurunan kadar Pb(II) adalah analisis spektrofotometer UV-Vis. Hasil yang didapatkan yakni penurunan kadar Pb(II) tertinggi yakni pada kondisi cahaya warna merah dengan waktu kontak selama 60 menit dengan persentase removal mencapai 66,3154 %.
Co-Authors Adhi Setiawan Adhi Setiawan Aga Sandya Laksana Ahmad Erlan Afiuddin Alma Vita Sophia Alya Andien Sajidah Am Maisarah Disrinama Ani Nur Hayati Arianingtyas, Nadya Ayu Aulia Aminatul Ula Ayu Nindyapuspa Ayu Nindyapuspa Bagas Adhiwangsa Bella Naziel Iqmalia Bhagaskara Cipta Linuwih Bhagaskara Cipta Linuwih Bhunga Althavis Urbania Danang Hadi Dara Puspitasari Denny Dermawan Desita Ramadona Syah Putri Dinda Maya Kristina Dinda Maya Kristina Dzulfikar, Muhamad Hanif Elok Diana Manzil Emeralda Eka Putri Setyawati Falenia Firdatul Jannah Fani Firmansyah Ferisa Jenisa Ferisa Jenisa Putri Firnandi, Rahmad Gigih Alam Pambudi Gunawan, Karina Larasati Haekal Irfan Titan Prianto Iga Ayu Wiratih Imam Hambali Azhori Jami’atul Hikmah Jannah, Nabillah Rodhifatul Julita Sindu Tifani Kahardhini, Marina Maharani Kania Salsabilah Nur Rifanda Karina Larasati Gunawan Kemala Diaz Maharani Krisna Sindu Alan Darmasaputra LINDAYANI LINDAYANI Lutfi Wicaksono Maddhani Saputra Mega Sidhi Nugrayanti Mirna Apriani Moch Luqman Ashari Moch. Defrianto Dwika Ramadhan Mochammad Choirul Rizal Mohammad Irfan Hidayat Muhamad Hanif Dzulfikar Muhammad Rizqy Dwi Aditya Nisa Bella Ainindia Novi Eka Mayangsari Nyoto Sulistiyo Nyoto Sulistiyo Prianto, Haekal Irfan Titan Priyambodo Nur Ardi Nugroho Putri, Desita Ramadona Syah Qurrotul Aini Rachma Dinihaque Pristantia Putri Rafi Narariya Ramadhan Rahmad Firnandi Rahmad Firnandi Rizka Amalia Suci Wulandari Tarikh Azis Ramadani Ulvi Pri Astuti Vivin Setiani Vivin Setiani Yesica Novrita Devi Zain Khoirul Ihza Zauzan Billah