Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Variasi Metode Seeding pada Reaktor Biofilter Ferisa Jenisa Putri; Ulvi Pri Astuti; Tanti Utami Dewi
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri kerupuk yang berkembang bisa berdampak negatif pada lingkungan sekitar. Proses produksi pada industri kerupuk dapat menghasilkan air limbah dengan konsentrasi polutan melebihi baku mutu yang dialirkan langsung ke badan air, sehingga perlu adanya pengolahan air limbah yang tepat untuk permasalahan tersebut. Salah satu alternatif pengolahan yang dapat digunakan yaitu pengolahan biofilter. Pada pengolahan biofilter terdapat proses seeding yang menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja biofilter. Hal tersebut dikarenakan proses seeding berfungsi sebagai pembiakkan mikroorganisme. Mikroorganisme yang tumbuh pada proses seeding dapat mereduksi kandungan organik seperti COD pada air limbah. Tujuan penelitian ini menentukan efisiensi penyisihan COD berdasarkan seeding metode batch dan batch-kontinyu. Media yang digunakan pada penelitian yaitu media bioball. Parameter yang diukur yaitu pH, suhu, dan COD. Hasil penelitian menunjukkan proses seeding sistem batch-kontinyu memiliki efisiensi penyisihan COD lebih tinggi dari pada proses seeding sistem batch. Proses seeding secara batch efisiensi penyisihan COD mencapai 61,60% dan seeding secara batch-kontinyu efisiensi penyisihan COD mencapai 62,21%. Proses seeding berakhir ditandai terbentuknya biofilm pada permukaan media dengan ciri-ciri munculnya lapisan berwarna hitam kecoklatan serta tidak mudah terlepas dari media. Mikroorganisme yang tumbuh pada proses seeding berada dalam rentang kisaran pH 5,5 – 8 dan suhu 25? - 35?.
Analisis Penurunan Kadar COD, TSS, Minyak dan Lemak Menggunakan Metode Fitoremediasi dengan Tanaman Eceng Gondok Muhammad Rizqy Dwi Aditya; Ulvi Pri Astuti; Tanti Utami Dewi
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah cair industri batik mengandung senyawa beracun yaitu zat warna yang berasal dari air cucian proses pewarnaan. Limbah cair industri batik mempunyai konsentrasi kadar COD sebesar 936 mg/L, kadar TSS sebesar 185 mg/L, pH sebesar 8, kadar lemak sebesar 22 mg/L. Parameter tersebut melebihi baku mutu yang sudah ditetapkan pada Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 72 Tahun 2013 tentang Baku Mutu Air Limbah bagi Usaha Dan/atau Kegiatan Industri Tekstil. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis efisiensi penyisihan parameter COD, TSS dan Minyak lemak limbah industri batik menggunakan tanaman Eceng gondok dengan sistem kontinu. Tahapan yang dilakukan selama penelitian ini yaitu propagasi, aklimatisasi, range finding test (RFT), dan fitoremediasi. Hasil dari penelitian ini adalah tanaman Eceng gondok dapat menyisihkan parameter COD sebesar 80% dengan konsentrasi akhir 189 mg/L, parameter TSS sebesar 84% dengan konsentrasi akhir 30 mg/L, dan parameter Minyak lemak 95% dengan konsentrasi akhir 30 mg/l.
Life Cycle Assessment (LCA) sebagai Strategi Mitigasi Dampak Lingkungan dari Pengelolaan Sampah di Industri Kimia Zain Khoirul Ihza; Tanti Utami Dewi; Ahmad Erlan Afiuddin
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri kimia berpotensi mencemari lingkungan akibat peningkatan produksi oleh permintaan konsumen. Pencemaran lingkungan dapat diakibatkan dari proses pengelolaan limbah salah satunya dari proses pengelolaan sampah. Potensi pencemaran dari proses pengelolaan sampah pada industri kimia dapat menghasilkan dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak lingkungan serta memberikan mitigasi dari dampak yang dihasilkan. Pendekatan yang digunakan yaitu Life Cycle Assessment (LCA) dengan software OpenLCA 1.11.0 dengan metode CML IA-Baseline. Database yang digunakan dalam running LCA yaitu database ELCD. Penilaian daur hidup (LCA) yang digunakan untuk menganalisis dampak lingkungan terdiri dari 4 tahapan sesuai dengan SNI ISO 14040 (2016). Berdasarkan hasil analisis LCA proses pengelolaan sampah dihasilkan 2 kategori dampak yaitu photochemical oxidation dan global warming. Kategori dampak tersebut memiliki nilai hotspot yaitu dari dampak Global Warming senilai 7,32 x 10-11 kg CO2 eq. Alternatif mitigasi yang dapat direkomendasikan yaitu pengomposan dengan drum komposter aerobik, pengomposan dengan composter bag, dan penerapan program 3R sampah.
Efektivitas Penggunaan Biokoagulan Biji Alpukat (Persea americana m.) dalam Menurunkan Kadar COD danTSS pada Air Limbah Industri Tahu Nisa Bella Ainindia; Tanti Utami Dewi; Ulvi Pri Astuti
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah cair industri tahu merupakan salah satu sumber pencemar pada badan air. Beban pencemar pada air limbah industri tahu mengandung kadar Chemical Oxygen Demand (COD) dan Total Suspended Solid (TSS) yang dapat merusak lingkungan jika tidak ditangani dengan metode yang tepat. Salah satu metode untuk mengurangi beban pencemar tersebut dapat dilakukukan melalui koagulasi-flokulasi dengan biokoagulan yang ramah lingkungan seperti biji alpukat. Senyawa tanin yang terdapat dalam biji alpukat dapat dimanfaatkan dalam proses koagulasi dan flokulasi untuk mengolah air limbah. Pembuatan ekstrak tanin biji alpukat dilakukan melalui metode maserasi dengan menggunakan pelarut ethanol 96%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan biokoagulan ekstrak tanin biji alpukat pada air limbah industri tahu. Dosis yang digunakan pada penelitian ini menggunakan variasi 16,32 mg/L, 20,04 mg/L, dan 24,48 mg/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biokoagulan biji alpukat dengan dosis 16,32 mg/L memiliki efisiensi penyisihan optimum dengan persentase penurunan kadar COD 0,5% dan TSS 88,96%.
Co-Authors Adhi Setiawan Adhi Setiawan Aga Sandya Laksana Ahmad Erlan Afiuddin Alma Vita Sophia Alya Andien Sajidah Am Maisarah Disrinama Ani Nur Hayati Arianingtyas, Nadya Ayu Aulia Aminatul Ula Ayu Nindyapuspa Ayu Nindyapuspa Bagas Adhiwangsa Bella Naziel Iqmalia Bhagaskara Cipta Linuwih Bhagaskara Cipta Linuwih Bhunga Althavis Urbania Danang Hadi Dara Puspitasari Denny Dermawan Desita Ramadona Syah Putri Dinda Maya Kristina Dinda Maya Kristina Dzulfikar, Muhamad Hanif Elok Diana Manzil Emeralda Eka Putri Setyawati Falenia Firdatul Jannah Fani Firmansyah Ferisa Jenisa Ferisa Jenisa Putri Firnandi, Rahmad Gigih Alam Pambudi Gunawan, Karina Larasati Haekal Irfan Titan Prianto Iga Ayu Wiratih Imam Hambali Azhori Jami’atul Hikmah Jannah, Nabillah Rodhifatul Julita Sindu Tifani Kahardhini, Marina Maharani Kania Salsabilah Nur Rifanda Karina Larasati Gunawan Kemala Diaz Maharani Krisna Sindu Alan Darmasaputra LINDAYANI LINDAYANI Lutfi Wicaksono Maddhani Saputra Mega Sidhi Nugrayanti Mirna Apriani Moch Luqman Ashari Moch. Defrianto Dwika Ramadhan Mochammad Choirul Rizal Mohammad Irfan Hidayat Muhamad Hanif Dzulfikar Muhammad Rizqy Dwi Aditya Nisa Bella Ainindia Novi Eka Mayangsari Nyoto Sulistiyo Nyoto Sulistiyo Prianto, Haekal Irfan Titan Priyambodo Nur Ardi Nugroho Putri, Desita Ramadona Syah Qurrotul Aini Rachma Dinihaque Pristantia Putri Rafi Narariya Ramadhan Rahmad Firnandi Rahmad Firnandi Rizka Amalia Suci Wulandari Tarikh Azis Ramadani Ulvi Pri Astuti Vivin Setiani Vivin Setiani Yesica Novrita Devi Zain Khoirul Ihza Zauzan Billah