Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGARUH LAYANAN INFORMASI TEKNIK CINEMA THETAPY UNTUK MENINGKATKAN INTERAKSI SOSIAL SISWA SMP IT UMMI A'YUNI PERBAUNGAN Maila, Siti Maila Faiza Tanjung; Yenti Arsini; Irwan
Jurnal Tinta Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Tinta
Publisher : Universitas Al-Qolam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/jurnaltinta.v6i2.1471

Abstract

Penelitian berjudul Pengaruh Layanan Informasi Teknik Cinema Therapy Untuk Meningkatkan Interaksi Sosial Siswa SMP IT UMMI AYUNI Perbaungan bertujuan untuk mengatasi masalah pada interaksi sosial siswa yang sering memicu perselisihan antar individu dalam mengekspresikan interaksi terhadap lingkungan sekitar yang berlebihan. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest dan melibatkan 32 siswa kelas VIII-A di SMP IT UMMI A'YUNI Perbaungan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala interaksi sosial dengan uji statistik inferensial yaitu uji t (paired sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik cinema therapy meningkatkan kemampuan interaksi sosial siswa secara signifikan sebesar 78,125%. Hal ini menunjukkan pentingnya penerapan layanan informasi dengan teknik khusus di sekolah untuk mengembangkan potensi siswa.
MENGEMBANGKAN SIKAP SELF LOVE MELALUI KONTEN MEDIA SOSIAL TERHADAP MENTALITAS KALANGAN REMAJA Yenti Arsini; Alifah Dini; sa, Nerisa
Journal of Student Research Vol. 1 No. 1 (2023): Januari: Journal of Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jsr.v1i1.1779

Abstract

Nowadays social media offers a variety of content for entertainment and others. One form of content that is widely presented is the theme of self love. Self-love which means loving yourself is a form of appreciating and creating happiness in oneself without worrying about other people's talk. But not all self-love is interpreted wisely by young people or adolescents. They interpret self-love in the form of staying in place, not improving themselves for the better, and making criticism as something to ignore under the pretext of self-love. The different meanings taken by young people make them mentally vulnerable and fragile. So that young people seem not to have the mental steel to face the world because they are trapped in self-love in the wrong meaning. For this reason, it needs to be straightened out that self-love must actually be able to make you more developed yourself, do your best, but make you at the top instead of staying in place.
Kemampuan Interaksi Anak Introvert Dalam Kelompok Sosial Yenti Arsini; Noviani; Zeny Novita Marpaung
Journal of Student Research Vol. 1 No. 5 (2023): September: Journal of Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jsr.v1i5.1971

Abstract

Kepribadian introvert merupakan perilaku di mana seorang individu cenderung pendiam, malu serta terasa tak nyaman pada kondisi kesosialan tertentu. Kepribadian ialah sejenis introvert nan kecenderungan semakin terfokus terhadap perasaan serta terpikir nan asalnya dari dalam dirinya. Sehingga mereka terkadang disebut sebagai orang yang anti sosial. Padahal, mereka tetap melakukan sosialisasi walau harus kelihatan malu. Maka penyebab anak kepribadian lebih proses kesesuatu secara dalam serta piker kelebih dulunya kesebelum bicara, serta harus memilah apa nan diperlukan untuk mengungkapkan terhadap orang lainnya. Kepribadian cenderung membatasi interaksi dengan orang-orang sekitarnya, karena sejatinya berinteraksi nan merupakan hubungan menimbal balik antar dua orang bahkan berlebih, serta masingnya orang yang terlibatkan di dalamnya yang mainkan peran secara aktif. Berbanding terbalik dengan orang berkepribadian introvert yang terkesan kaku dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Maka, peneliti memakai metode penelitian kualitative dengan metode descriptive untuk mengetahui bagaimana cara mengetahui penyebab seseorang berkepribadian introvert, dan bagaimana cara seseorang mengembangkan kepribadiannya.
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIR PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 LAWE BULAN Miranda; Yenti Arsini; Irwan S
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki hubungan antara efikasi diri siswa kelas sebelas dengan pengambilan keputusan karier di SMA Negeri 1 Lawe Bulan. Penelitian ini menggunakan pendekatan korelasional dan metodologi kuantitatif. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah pengambilan keputusan karier, sedangkan variabel bebasnya adalah efikasi diri. Penelitian ini melibatkan 120 siswa SMA Negeri 1 Lawe Bulan, dengan sampel sebangyak 31 siswa yang dipilih secara acak dengan teknik simple random sampling. Pengukuran psikologis, khususnya skor efikasi diri dan pengambilan keputusan karier, yang keduanya ditampilkan dalam skala Likert, digunakan untuk mengumpulkan data. Premis penelitian ini menyatakan bahwa di antara siswa SMA Negeri 1 Lawe Bulan, efikasi diri dan pengambilan keputusan karier berkorelasi positif. Dengan bantuan SPSS 27 for Windows, pendekatan korelasi momen-produk digunakan untuk menganalisis data. Hipotesis ini didukung berdasarkan temuan analisis, yang menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,662 pada tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan adanya hubungan antara pengambilan keputusan vokasional dan efikasi diri. Fokus penelitian ini adalah pada masalah pengambilan keputusan karier di antara siswa kelas sebelas di SMA Negeri 1 Lawe Bulan, dengan menggunakan efikasi diri sebagai metrik untuk menyelidiki lebih banyak data pengambilan keputusan karier.