Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Agrokompleks

Pengaruh Substrat Yang Berbeda Terhadap Sintasan Udang Putih Penaeus marguensis Rimal Hamal; Zainal Abidin Musa; Fauziah Nurdin; Nursyahran Nursyahran
Agrokompleks Vol 17 No 1 (2018): Agrokompleks Edisi Januari
Publisher : PPPM Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v17i1.157

Abstract

Substrat dasar tambak adalah salah satu bagian penting yang menentukan efisiensi produksi udang. Substrat dasar secara langsung dapat mempengaruhi kualitas air di tambak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substrat yang berbeda terhadap sintasan udang putih P. merguiensis de Man. Penelitian ini dilakukan pada Bulan Maret-Nopember 2017, di Hatchery Politeknik Pertanian Negeri Pangkep. Perlakuan yang diujicobakan dalam penelitian ini sebagai berikut: Perlakuan A : Substrat Tanah mangrove, Perlakuan B : Substrat Pasir, Perlakuan C : lapisan substrat Plastik. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan sehingga terdapat 9 unit percobaan. Sintasan tertinggi dicapai pada perlakuan B (Substrat pasir) yaitu 80%, disusul perlakuan A (Substrat tanah mangrove) yaitu 75% dan terendah pada perlakuan C (Substrat plastik) yaitu 70%. Suhu air pada tiap perlakuan memperlihatkan kisaran nilai sebesar 26,9°C-32°C. Rataan pH air pada tiap perlakuan memiliki kisaran nilai 8,2 – 8,77. Kandungan oksigen terlarut pada tiap perlakuan menunjukkan rataan nilai yang bervariasi antara 5,37 ppm – 7,28 ppm. Nilai salinitas air berkisar antara 30‰ – 34‰
PKM Kelompok Pembudidaya Ikan Air Tawar dengan Pakan Mandiri di Desa Palakka Kabupaten Barru Nursyahran Nursyahran; Kariyanti Kariyanti; Jayadi Jayadi
Agrokompleks Vol 19 No 2 (2019): Agrokompleks Edisi Juni
Publisher : PPPM Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v19i2.190

Abstract

Desa Palakka Kecamatan Barru, Kabupaten Barru merupakan Desa pertanian, sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani, selain itu sebagian masyarakat memanfatkan lahannya yang kosong menjadi kolam pemeliharaan ikan air tawar dengan dukungan aliran sungai bottoe sangat mendukung dalam kegiatan budidaya ikan air tawar. Budidaya ikan air tawar yang dilakukan oleh kelompok pembudidaya ikan air tawar tersebut adalah ikan nila dan lele, hasil dari produksi budidaya yang dilaksanakan belum sampai pada target produksi karena keterbatasan pengetahuan tentang teknis budidaya ikan, selain itu adalah harga pakan yang begitu mahal sementara pakan merupakan unsur penting dalam menunjang pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan. Pakan adalah salah satu faktor yang sangat menentukan kelangsungan hidup dan pertumbuhan organisme. Jumlah pakan yang dibutuhkan oleh ikan setiap harinya berhubungan erat dengan ukuran berat dan umurnya. Salah satu solusi tingginya harga pakan adalah dengan pemanfaatan bahan baku lokal menjadi pakan alternatif, yang mana bahan baku untuk pembuatan pakan tersebut mudah diperoleh disekitar daerah tersebut, sehingga dapat dimanfaatkan untuk pembuatan pakan ikan untuk menggantikan pakan ikan komersil yang harganya tidak dapat dijangkau oleh pembudidaya ikan Target luaran yang dihasilkan dari Kegiatan ini adalah tercapainya target produksi dan tersedianya pakan alternatif dari bahan baku lokal yang ramah lingkungan di Desa Palakka, Kecamatan Barru Kabupaten Barru dan diharapkan menjadi Kelompok pembudidaya ikan yang penyuplai ikan air tawar yang berkualitas. Dengan luaran tersebut diharapkan terjadinya peningkatan kesejahteraan bagi kelompok pembudidaya ikan dan keluarganya serta masyarakat.
Pemanfaatan Limbah Tepung Cangkang Telur sebagai Bahan Subsitusi Tepung Ikan pada Bahan Baku Pakan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Nursyahran Nursyahran; Fathuddin Fathuddin
Agrokompleks Vol 19 No 1 (2019): Agrokompleks Edisi Januari
Publisher : PPPM Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v19i1.201

Abstract

Pakan merupakan unsur penting dalam menunjang pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan. Pakan adalah salah satu faktor yang sangat menentukan kelangsungan hidup dan pertumbuhan organisme. Jumlah pakan yang dibutuhkan oleh ikan setiap harinya berhubungan erat dengan ukuran berat dan umurnya. Persentase jumlah pakan yang dibutuhkan semakin berkurang dengan bertambahnya ukuran dan umur ikan. Rata – rata jumlah pakan harian yang dibutuhkan oleh seekor ikan adalah sekitar 3% - 5% dari berat total badannya (biomassa). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung cangkang telur pada pakan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila. Faktor lain yang menentukan kebutuhan pakan harian adalah perbedaan lingkungan, terutama suhu air. Perubahan juga berepengaruh terhadap aktifitas hidup, khususnya metabolisme. Peningkatan kebutuhan pakan pada suhu tinggi disebabkan oleh pengeluaran energi untuk aktifitas hidup dan pemeliharaan tubuh yang juga meningkat. Kandungan oksigen terlarut juga mempengaruhi nafsu makan ikan. Kandungan oksigen terlarut berbanding terbalik dengan tinggi rendahnya suhu air. Kandungan oksigen terlarut rendah pada suhu air tinggi. Kandungan okisgen terlarut tinggi pada suhu air rendah. Beberapa alternatif sebagai sumber protein lain yang harganya relatif murah dan kualitasnya tetap baik untuk menggantikan atau mensubstitusi tepung ikan sebagai penyusun pakan dijadikan bahan baku pakan ikan seperti beberapa bahan limbah yang masih memiliki sumber protein yang tinggi sehingga tidak menutup kemungkinan bagi petani ikan untuk memproduksi pakan buatan sendiri yang mememiliki nilai ekonomis dan tingkat kualitas yang baik sehingga dapat menekan biaya produksi dan keuntungan pun dapat di tingkatkan.
Pemanfaatan minyak ikan Gabus terhadap tingkat kelangsungan hidup dan pertumbuhan benih ikan Gabus (Channa striata) Aulia Fitrah Purnama; Nursyahran Nursyahran; Heriansah Heriansah
Agrokompleks Vol 21 No 1 (2021): Agrokompleks Edisi Januari
Publisher : PPPM Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v21i1.268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi minyak ikan gabus yang berbeda pada pakan terhadap sintasan dan pertumbuhan pada benih ikan gabus. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi tentang pengaruh konsentrasi minyak ikan gabus pada pakan buatan terhadap sintasan dan pertumbuhan benih ikan gabus. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2019. Penelitian ini dilakukan di Hatchery Air Tawar Politeknik Pertanian Negeri Pangkep. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan perlakuan yaitu pengkayaan minyak ikan gabus pada pakan pellet, masing-masing dengan konsentrasi 10% (A), 15% (B), 20% (C) dan tanpa penambahan minyak ikan gabus (kontrol). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 12 unit percobaan. Variabel penelitian terdiri dari tingkat kelangsungan hidup dan pertumbuhan benih ikan gabus. Hasil penelitian menunjukkan penambahan minyak ikan gabus berpengaruh signifikan terhadap tingkat kelangsungan hidup benih ikan gabus. Demikian pula dengan pertumbuhan mutlak, penambahan minyak ikan gabus berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan. Hasil uji lanjut menunjukkan penambahan minyak ikan gabus 15% meningkatkan kelangsungan (96%) dan pertumbuhan (0.12 g) secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan dosis lainnya. Dengan demikian maka penambahan minyak ikan gabus dosis 15% merupakan konsentrasi terbaik untuk meningkatkan kelangsungan hidup dan pertumbuhan benih ikan lele.
Pengaruh fermentasi limbah jeroan ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) terhadap kelimpahan fitoplankton dan sintasan larva kepiting (Scylla serrata) Indra Cahyono; Wayan Kantun; Nursyahran Nursyahran
Agrokompleks Vol 21 No 2 (2021): Agrokompleks Edisi Juli
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v21i2.335

Abstract

Kepiting bakau (Scylla serrata) merupakan salah satu komoditas ikan air laut yang mendapat perhatian besar bagi usaha perikanan, harga jual yang selalu naik dan teknologi budidaya yang sudah berkembang. Namun pembudidaya masih mengalami kendala ketersediaan bibit yang belum kontinyu dan masih sulit mendapatkan kelangsungan hidup yang optimal. Salah satu upaya yang dilakukan adalah penggunaan fermentasi limbah jeroan ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) untuk optimalisasi kelimpahan fitoplankton sebagai pakan alami utama perbenihan kepiting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh limbah jeroan cakalang terhadap kelimpahan fitoplankton dan kelangsungan hidup stadia larva kepiting. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 kali ulangan.Wadah larva kepiting diberi air dari fermentasi limbah jeroan cakalang dengan dosis berbeda (5 ppm; 7,5 ppm;10 ppm; dan 0%). Hasil penelitian menunjukkan penggunaan limbah jeroan 10 ppm dapat memberikan hasil kelimpahan fitoplankton 6,09×104 sel/mil dengan kelangsungan hidup larva kepiting sebesar 15%.
Identifikasi peralatan keselamatan nelayan penangkap dan pengangkut ikan di Pelabuhan Perikanan Untia Wulandari, Sri; Rapi, Nuraeni L; Putra, Dandi Pratama; Nursyahran, Nursyahran
Agrokompleks Vol 24 No 1 (2024): Agrokompleks Edisi Januari
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan peralatan keselamatan nelayan penangkap dan pengangkut ikan merupakan salah satu faktor utama dalam menjamin keselamatan nelayan saat melakukan operasi penangkapan ikan. Insiden bisa terjadi kapan saja pada nelayan tanpa diduga. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelengkapan alat keselamatan serta menganalisis tingkat pengetahuan dan keterampilan nelayan yang mendaratkan kapalnya di Pelabuhan Perikanan Untia dalam menggunakan alat keselamatan. Penelitian dilaksanakan selama tiga bulan di Pelabuhan Perikanan Untia Kota Makassar, yakni mulai pada Bulan Agustus hingga Bulan Oktober Tahun 2022. Pengumpulan data dilakukan dengan metode survei lapangan, wawancara terstruktur dan studi literatur. Wawancara terstruktur dilakukan kepada nelayan purse seine, pancing ulur, dan nelayan pengangkut ikan yang ber-gross tonage kapal < 30GT. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan menguraikan data dalam bentuk tabel, gambar dan narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat keselamatan berupa life jacket, radio dan kompas tersedia di setiap kapal responden, namun tidak semua kapal menyiapkan life buoy, APAR, peralatan P3K, echosounder, dan fish finder. Mayoritas kapal nelayan Pelabulan Perikanan Untia juga menyiapkan alat keselamatan konvensional berupa ban dalam, ban luar dan sempang. Selain itu, mayoritas responden mengakui telah mengetahui dan terampil dalam penggunaan dan perawatan alat keselamatan nelayan, meskipun beberapa diantaranya menyatakan berada dalam taraf cukup mengetahui.
Pengaruh perendaman daun mangrove (Rhizophora mucronata) sebagai daya hambat mikroba terhadap nilai angka lempeng total ikan nila (Oreochromis niloticus) Nurhaliza, Siti; Angreni, Husni; Alifia, Frida; Nursyahran, Nursyahran
Agrokompleks Vol 24 No 2 (2024): Agrokompleks Edisi Juli
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v24i2.743

Abstract

Kesegaran ikan merupakan salah satu faktor penting yang sangat menentukan kualitas serta daya awet ikan sebelum diolah menjadi suatu produk. Salah satu cara untuk menghambat kerusakan ikan setelah ditangkap yaitu dengan cara pengawetan alami menggunakan daun mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman daun mangrove sebagai daya hambat mikroba pada ikan nila terhadap nilai Angka Lempeng Total (ALT). Penelitian ini dilakukan mulai bulan Mei sampai bulan Juni 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental. Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 konsentrasi (0%, 25% dan 50%) selama penyimpanan 12 jam. Data dianalisis menggunakan uji t. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa konsetrasi yang terbaik untuk menghambat pertumbuhan mikroba pada ikan nila yaitu pada konsentrasi 50% dengan nilai ALT sebesar 17.000 koloni/g.
Prevalensi penyakit pada karang di kawasan transplantasi coral tree nursery, Pulau Barrang Lompo Fathuddin, Fathuddin; Noor, Rahmat Januar; Zulkarnain, Muh; Lapong, Muhammad Imran; Nursyahran, Nursyahran; Megawanto, Rony; Alanshar, Toufik
Agrokompleks Vol 25 No 1 (2025): Agrokompleks Edisi Januari
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v25i1.916

Abstract

Upaya pelestarian karang perlu dilakukan secara berkelanjutan termasuk dalam penyediaan bibit karang menggunakan berbagai metode salah satunya coral tree nursery (CTN). Untuk memperoleh bibit karang berkualitas maka perlu dilakukan pemantauan utamanya terhadap prevalensi penyakit serta gangguan yang berpotensi timbul. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gangguan hama dan jenis penyakit yang terdapat pada fragmen karang di media coral tree nursery. Metode penelitian menggunakan eksperimen lapangan dengan menempatkan 3 modul coral tree nursery yang dipasangi fragmen di Pulau Barrang Lompo, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Kota Makassar. Pengamatan menggunakan kamera macro-underwater camera selama 1 bulan dan disertai pengukuran parameter oseanografi. Hasil pengamatan kemudian dianalisis secara deskriptif. Data parameter oseanografi menunjukkan kondisi yang sesuai untuk biota karang yaitu pH 8,01, suhu 30oC, salinitas 27,67 ppt, arus 0,07 m/s, kecerahan 100%, dan kedalaman 7 m. Spesies karang yang teramati yaitu Acropora cervicornis, Monitipora digitata, Pocilopora demicornis, Porites compressa, dan Echinopora horrida. Gangguan hama yang peneliti identifikasi yaitu alga, sponge, teritip, bekas gigitan ikan, bleaching, kerang, dan cacing kipas (Sabellidae). Jenis penyakit yang peneliti temukan yaitu White Band Disease (WBD) pada karang jenis Acropora cervicornis dengan frekuensi 6 koloni. Keberadaan hama dan penyakit pada fragmen karang yang dibudidayakan perlu memperoleh perhatian sebab secara jangka panjang akan berdampak pada tingkat kelulusan hidup dan pertumbuhan karang.
Pertumbuhan rumput laut hijau (Caulerpa sp.) pada media kultur (trays) di perairan Pulau Barrang Caddi, Kota Makassar Lapong, Muhammad Imran; Fatma, Fatma; Nursyahran, Nursyahran; Fathuddin, Fathuddin; Isman, Muh
Agrokompleks Vol 25 No 2 (2025): Vol 25 No 2 (2025): Agrokompleks Edisi Juli
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v25i2.922

Abstract

Anggur laut (Caulerpa sp.) umumnya dikenal sebagai lawi – lawi bagi warga lokal di Sulawesi Selatan dan beberapa daerah lainnya. Spesies ini dapat dikonsumsi lansung (edible seaweed) tanpa harus diolah terlebih dahulu. Lawi – lawi telah menjadi komoditi unggulan bagi para petambak di beberapa daerah pesisir. Komoditi ini dapat menjadi mata pencaharian alternative bagi masyarakat pulau. Studi ini bertujuan untuk melihat pertumbuhan lawi – lawi dalam media kultur (tray) di daerah pantai Pulau Barrang Caddi, Makassar. Data parameter kualitas air seperti Suhu, Salinitas, pH, Fosfat dan Nitrat berada pada kisaran optimal. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi perairan sekitar dapat mendukung pertumbuhan spesies rumput laut lawi – lawi di Pulau. Berdasarkan data monitoring, laju pertumbuhan spesisfik (SGR) lawi – lawi yang dibudidayakan dalam tray berkisar antara 0,1 hingga 0,5%/hari. Hal ini mendekati nilai SGR lawi – lawi yang dibudidayakan di tambak dengan menggunakan tray. Adapun uji kandungan logam berat pada sample lawi – lawi yang diambil pada lokasi penelitian menunjukkan angka yang jauh dibawah ambang batas SNI sehingga sangat aman untuk dikomsumsi. .