Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

KEBIJAKAN BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH TERHADAP PENINGKATAN SARANA PRASARANA Irjus Indrawan; Desvi Dahlia; Surahmat Surahmat; Buana Mustikawati; Wulandari Wulandari
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurimea.v5i1.869

Abstract

This research aims to analyze school operational assistance policies towards improving facilities and infrastructure. This research uses a descriptive qualitative research type by descriptively explaining qualitative data taken from various articles. The method used is systematic literature review (SLR). The results of this research show that the procurement of school facilities and infrastructure still requires clear and sufficient funding sources. Where before procuring all the facilities and infrastructure that will be used, you must make a clear plan for the needs and expenditure of money that will be used. Facilities and infrastructure that have been met can be put to good use to support the smooth running of learning and attention must be paid to their maintenance.
ANALISIS PROGRAM PENDIDIKAN VOKASI DALAM MENGHADAPI TANTANGAN INDUSTRI Riska Angriani; Irjus Indrawan; Alridho Fransiska; Siti Naimah
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurimea.v5i1.870

Abstract

This research aims to analyze the relevance of vocational education programs in Indonesia to the challenges facing industry today. This research uses a descriptive qualitative research type by descriptively explaining qualitative data taken from various articles. The method used is systematic literature review (SLR). The research results show that there is a gap between the skills provided by vocational education institutions and actual needs in the field. For this reason, regular curriculum updates are needed, improving the quality of technology-based teaching, as well as strengthening cooperation between vocational education institutions and industry to create more effective synergies.
TEKNIK PENGUMPULAN DATA EVALUASI PENDIDIKAN Desvi Dahlia; Silvia Wulandari; Haldian; Irjus Indrawan
Jotika Journal in Education Vol. 4 No. 2 (2025): Februari
Publisher : Jotika English and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56445/jje.v4i2.174

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya Teknik Pengumpulan Data Evaluasi Pendidikan dengan menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan. Teori dan pemikiran yang tertuang dalam sumber pustaka digunakan sebagai dasar bagi peneliti untuk mendeskripsikan dan menganalisis seputar Teknik Pengumpulan Data Evaluasi Pendidikan. Hasil analisis penulis menunjukkan bahwa teknik pengumpulan data dalam evaluasi pendidikan sangat bervariasi, mulai dari metode tradisional seperti observasi, wawancara, dan angket, hingga teknologi modern seperti platform survei daring, LMS, big data, dan aplikasi mobile. Setiap teknik memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri, sehingga pemilihan teknik yang tepat harus mempertimbangkan konteks evaluasi, jenis data yang diinginkan, serta sumber daya yang tersedia.
MAISIR DALAM EKONOMI SYARI’AH SERTA KAITANNYA DENGAN PERJUDIAN Junaidi; Irjus Indrawan; Miftahul Jannah
Jotika Journal In Management and Entrepreneurship Vol. 4 No. 2 (2025): Februari
Publisher : Jotika English and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56445/jme.v4i2.175

Abstract

Maisir adalah konsep yang diatur dalam ekonomi syariah, merujuk pada segala bentuk aktivitas spekulatif atau perjudian yang mengandung unsur ketidakpastian dan ketergantungan pada keberuntungan. Aktivitas ini dilarang dalam Islam karena bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar ekonomi syariah, seperti keadilan, transparansi, dan kepastian dalam transaksi. Maisir dianggap merugikan, baik bagi individu maupun masyarakat, karena dapat menyebabkan kerugian finansial yang tidak adil dan berpotensi menciptakan ketidakstabilan ekonomi. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam hubungan antara maisir dan perjudian, dengan menekankan kesamaan karakteristik keduanya, yaitu spekulasi yang melibatkan risiko tinggi dan tanpa dasar yang jelas. Perjudian dan maisir keduanya tidak berlandaskan pada kontribusi produktif atau nilai tambah yang jelas, melainkan pada hasil yang bergantung pada faktor keberuntungan atau peluang acak. Dalam konteks ekonomi syariah, aktivitas tersebut tidak hanya merugikan individu, tetapi juga dapat berdampak negatif terhadap kesejahteraan sosial secara keseluruhan. Oleh karena itu, larangan terhadap maisir bertujuan untuk menciptakan sistem ekonomi yang lebih adil, stabil, dan bermanfaat bagi semua pihak. Artikel ini juga membahas dampak negatif dari praktik maisir dan perjudian terhadap perekonomian serta pentingnya penerapan prinsip ekonomi syariah untuk menjaga keseimbangan dalam transaksi keuangan.
Kepemimpinan Dalam Organisasi Pendidikan Irjus Indrawan; Fiddian Khairudin
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 1 No 1 (2024): 2024
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qouba.v1i1.26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memahami kepemimpinan dalam organisasi pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan library research, dengan cara pengumpulan bahan pustaka, membaca, mencatat, dan memproses bahan penelitian. Melalui studi kepustakaan, didapatkan hasil bahwa; Pemimpin pendidikan harus mampu melakukan reformasi dalam proses pendidikan, dengan tekanan menciptakan sistem pendidikan yang lebih komprehensif dan fleksibel. Kepemimpinan pendidikan sekolah harus mampu menyesuaikan program pengajaran dengan kebutuhan sekolah, mempromosikan kerja tim di antara guru, terlibat dalam pemantauan, evaluasi, pengembangan profesional guru, melakukan hubungan personal dalam mengarahkan, mengorganisir, mengkoordinir dan mengawasi bawahan untuk mencapai tujuan bersama, mampu memberikan visi ke depan (visionary), memiliki gairah dan semangat yang tinggi (passionate), kreatif, fleksibel, menginspirasi, inovatif, berani, dan mengeksperimen imajinasi untuk memulai perubahan kearah yang lebih baik.
Kebijakan Pengembangan Kompetensi Guru Melalui Program Sertifikasi Irjus Indrawan; Eka Indah Rahayu; M. Ramzany Satendra; Silvia Wulandari
Global Perspectives in Education Journal Vol. 1 No. 1 (2025): Januari
Publisher : CV Najmi Edu Creative

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64008/hmn5n767

Abstract

Sertifikasi guru berperan penting dalam meningkatkan kompetensi, kinerja, dan kualitas pendidikan. Kajian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis studi literatur dengan analisis data sekunder dari 35 artikel jurnal, buku, dan dokumen kebijakan yang relevan, yang diterbitkan antara tahun 2010 hingga 2023. Data dianalisis menggunakan metode meta-analisis kuantitatif untuk mengidentifikasi pola, tren, dan hubungan yang terukur dari hasil penelitian sebelumnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa sertifikasi guru berdampak positif terhadap peningkatan kompetensi pedagogik dan profesional guru, serta memberikan motivasi melalui tunjangan profesi. Ukuran efek menunjukkan peningkatan rata-rata kompetensi pedagogik sebesar 25% dan kompetensi profesional sebesar 30%. Meski demikian, efektivitas program ini dipengaruhi oleh faktor seperti komitmen individu, dukungan institusi, dan kendala implementasi di lapangan.
Peran Kepala Tata Usaha dalam Pengelolaan Arsip Pendidikan Irjus Indrawan; Desvi Dahlia; Ria Wulan Safitri; Wulandari Wulandari
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): April : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i1.5176

Abstract

Pengelolaan arsip merupakan bagian penting dalam mendukung efektivitas dan efisiensi administrasi pendidikan. Di lingkungan sekolah, arsip yang terkelola dengan baik tidak hanya berfungsi sebagai bukti historis, tetapi juga menjadi dasar dalam pengambilan keputusan dan kebijakan. Dalam konteks ini, kepala tata usaha memiliki peran sentral dalam memastikan bahwa kegiatan kearsipan berjalan sesuai dengan tujuan institusi dan ketentuan yang berlaku. Artikel ini membahas peran kepala tata usaha dalam mengelola arsip pendidikan, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan terhadap proses pengarsipan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, di mana data diperoleh dari buku dan jurnal yang relevan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa kepemimpinan dan inisiatif kepala tata usaha sangat memengaruhi kualitas pengelolaan arsip, terutama dari segi ketepatan, keamanan, dan kemudahan akses. Kajian ini menekankan pentingnya fungsi strategis kepala tata usaha dalam meningkatkan akuntabilitas publik dan tata kelola lembaga pendidikan.
Supervisi Kepala Sekolah Dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: SMP Negeri 1 Keritang Kabupaten Indragiri Hilir Irjus Indrawan; Rania Muspa; Kartika, Adelda; Dea Sahida Ruhina
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65226/jpmp.v1i1.11

Abstract

Abstract This research aims to examine the supervision of school principals in the Islamic Religious Education learning process at SMP Negeri 1 Keritang. This research approach uses descriptive qualitative research methods with the technique of determining research objects carried out purposively. The data collection techniques used were observation, interviews and documentation. Meanwhile, the data analysis technique uses a flowing data analysis model, which includes: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on the results of research data analysis, the conclusions obtained are: First: The principal's supervision in the Islamic Religious Education learning process at SMP Negeri 1 Keritang has been implemented, such as involving teachers in creating school programs, providing direction to teachers who are experiencing difficulties in teaching, making arrangements. orderly regarding teacher discipline and conducting school program assessments at the end of the semester. Second: Factors that influence the principal's supervision in the Islamic Religious Education learning process at SMP Negeri 1 Keritang, namely low teacher teaching motivation, lack of discipline, lack of developing teaching media, lack of learning innovations, teachers often arrive late, do not comply with the calendar education, the level of education does not match the requirements to become a teacher, teachers are less skilled in dealing with deficiencies in teaching, teachers look for side jobs because the salary is inadequate, and schools do not care about teachers' health. Third: The principal's efforts to improve supervision in the Islamic Religious Education learning process at SMP Negeri 1 Keritang are by always discussing various activity problems at school, looking for solutions with teachers and the school committee, planning teaching and learning activities, involving teachers in various activities teaching, as well as looking for breakthroughs to obtain budget funds. Keywords: Supervision, Principal, Learning, Islamic Religious Education.
Motivasi Kerja SDM Pendidikan Dalam Meningkatkan Kinerja Profesional Mirnawati; Irjus Indrawan
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi kerja merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja profesional sumber daya manusia (SDM) di bidang pendidikan. penelitian ini membahas tingkat motivasi kerja, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta dampaknya terhadap profesionalisme tenaga pendidik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan merujuk pada teori-teori motivasi kerja dan manajemen SDM dalam konteks pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa motivasi kerja dipengaruhi oleh faktor internal seperti tingkat pendidikan, kebutuhan pribadi, kepuasan kerja, serta orientasi nilai individu terhadap profesi. Selain itu, faktor eksternal seperti lingkungan kerja yang kondusif, sistem kompensasi yang adil, serta gaya kepemimpinan yang inspiratif juga memainkan peran penting dalam membentuk tingkat motivasi kerja tenaga pendidik. Motivasi yang tinggi, baik secara intrinsik maupun ekstrinsik, berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan kinerja guru, dedikasi, kreativitas, serta komitmen terhadap pengembangan profesional berkelanjutan. Oleh karena itu, strategi manajemen SDM yang berorientasi pada penguatan motivasi kerja menjadi langkah strategis dalam menciptakan lembaga pendidikan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di era globalisasi.
Peran Guru Penggerak Dalam Pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar Di SMP Negeri 1 Tembilahan Hamlani; Suryani; Irjus Indrawan
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran guru penggerak dalam pelaksanaan kurikulum merdeka belajar di SMP Negeri 1 Tembilahan serta faktor pendukung dan penghambatnya, jenis penelitian kualitatif deskriptif, metode pengumpulan data yaitu obsevasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan penyajian data dan penarikan kesimpulan, sedangkan Teknik keabsahan data menggunakan data triangulasi. Hasil penelitian ini adalah, pertama: peran guru penggerak dalam pelaksanaan kurikulum merdeka belajar di SMP Negeri 1 Tembilahan telah melaksanakan tugasnya dengan baik dan sesuai dengan teori-teori yang telah dikemukakan sebelumnya. Diantara peran yang telah dilakukan oleh guru penggerak tersebut adalah mendorong peningkatan kualitas pembelajaran dan prestasi peserta didik dalam kurikulum merdeka belajar seperti mendidik dengan baik, melaksanakan pembelajaran dengan benar, membimbing secara tertib, melatih dengan gigih, mengembangkan inovasi yang bervariasi, memberi contoh dan teladan, meneliti sepenuh hati, mengembangkan kreativitas, dan menilai pembelajaran. Sedangkan untuk rekan sesama guru peran guru penggerak bisa menjadi pemimpin/pelatih (coach) mereka dalam proses pembelajaran dengan berbagi pengalaman yang kreatif sebagai tujuan utama dari kurikulum merdeka. Kedua: faktor pendukung peran guru penggerak dalam pelaksanaan kurikulum merdeka belajar di SMP Negeri 1 Tembilahan adalah adanya dukungan dari kepala sekolah, rekan sesame guru, peserta didik, dan sarana dan prasarana yang menunjang proses pembelajaran. Sedangkan faktor penghambat adalah manajemen waktu yang belum bisa dikoordinasikan, sehingga belum bisa berbagi pengalaman kepada teman guru.