Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN TINGKAT ENGAGEMENT LIKES PADA POSTINGAN INSTAGRAM DENGAN KEPERCAYAAN DIRI MAHASISWA KOMUNIKASI DIGITAL DAN MEDIA Naufal Rafi Aqil Putra; Wahyu Budi Priatna; Rici Tri Harpin Pranata; Sutisna Riyanto
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 7 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : CERED Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/js.v7i1.1469

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat engagement likes pada postingan Instagram dengan kepercayaan diri mahasiswa Komunikasi Digital dan Media. Kebaruan penelitian ini terletak pada fokus khusus terhadap likes sebagai bentuk validasi sosial digital. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional, menggunakan kuesioner yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas, serta analisis Spearman. Hasil menunjukkan koefisien korelasi 0.756 dengan signifikansi < 0.001, yang menandakan hubungan positif, kuat, dan signifikan antara jumlah likes dan kepercayaan diri. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi likes yang diterima mahasiswa, semakin tinggi pula kepercayaan diri mereka. Simpulan penelitian menegaskan bahwa likes berperan penting dalam membentuk persepsi diri dan validasi sosial mahasiswa di era digital.
HUBUNGAN MOTION GRAPHIC SEBAGAI MEDIA PROMOSI @AGRISYMPHONY TERHADAP MINAT INTERAKSI FOLLOWERS INSTAGRAM Raffi Andhika; Wahyu Budi Priatna; Rici Tri Harpin Pranata; Sutisna Riyanto
Jurnal Network Media Vol 9, No 2 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i2.8103

Abstract

Penelitian ini berfokus pada hubungan antara penggunaan motion graphic sebagai media promosi dan minat interaksi dari followers Instagram di acara Agrisymphony. Dengan fokus pada integrasi media sosial sebagai promosi yang lebih efektif serta peran komunikator sosial yang lebih efektif bagi mahasiswa dan lembaga pendidikan, penelitian ini berangkat dari permasalahan yang ada. Motion graphic dengan gabungan visual, teks serta audio, serta pesan promosi yang ditata, menjadi lebih menarik. Penelitian ini berfokus pada pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan eksplanatif. Penelitian ini dibagi pada 121 responden secara online yang merupakan followers aktif dari akun @agrisymphony, dan dianalisis dengan program SPSS berbasiskan korelasi, interval validitas dan reliabilitas, dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara penggunaan motion graphic dan minat interaksi followers dengan nilai korelasi 0,963 dan signifikansi < 0,001. Hal ini menunjukkan bahwa kadar keterlibatan audiens pada media sosial berbanding lurus dengan efektivitas dan kreativitas motion graphic yang digunakan. Hal ini menunjukkan bahwa komunikasi visual yang ditawarkan dengan motion graphic mampu untuk meningkatkan promosi digital serta komunikasi antara penyelenggara acara dengan audiens.
HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN INSTAGRAM STORY DENGAN INTERAKSI SOSIAL MAHASISWA KOMUNIKASI DIGITAL DAN MEDIA SEKOLAH VOKASI IPB UNIVERSITY Nazwa Aureliahermansyah; Wahyu Budi Priatna; Rici Tri Harpin Pranata; Sutisna Riyanto
Jurnal Netnografi Komunikasi Vol. 5 No. 1 (2026): Vol. 5 No. 1 (2026): JNK National Accredited Rank. SINTA 5 based on SK Kemdikti
Publisher : Communication Science Department - Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Satya Negara Indonesia (USNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59408/jnk.v5i1.127

Abstract

The development of social media has changed communication patterns and social interactions among university students, particularly through interactive visual features such as Instagram Story. This feature allows users to share temporary content and encourages responses and engagement in computer-mediated communication. High intensity of Instagram Story usage is assumed to increase opportunities for social interaction among users. This study aims to examine the relationship between the intensity of Instagram Story usage and social interaction among students of the Digital Communication and Media Program, Vocational School, IPB University. The research employed a quantitative approach with a correlational survey design. The population consisted of 319 active students from the 60th cohort, with 77 respondents selected using simple random sampling. Data were collected through an online questionnaire using a five-point Likert scale. The intensity of Instagram Story usage was measured through frequency, duration, and attention, while social interaction was assessed using indicators of responsiveness, engagement, and continuity of interaction. Data analysis was conducted using the Spearman Rank correlation test due to non-normal data distribution. The results show a positive relationship with a moderate level of strength between Instagram Story usage intensity and students’ social interaction (r = 0.458; p < 0.05). These findings indicate that higher intensity of Instagram Story usage is associated with increased social interaction. This study supports Social Information Processing Theory, which explains that social interaction in digital communication develops through continuous message exchanges over time.
HUBUNGAN PENGGUNAAN TIKTOK SEBAGAI MEDIA REFERENSI KONTEN TERHADAP KREATIVITAS MAHASISWA KOMUNIKASI DIGITAL DAN MEDIA SEKOLAH VOKASI IPB Nathaniela Anya Jeconia Manoppo; Wahyu Budi Priatna; Rici Tri Harpin Pranata; Sutisna Riyanto
Jurnal Netnografi Komunikasi Vol. 4 No. 2 (2025): Vol. 4 No. 2 (2025): JNK National Accredited Rank. SINTA 5 based on SK Kemdikti
Publisher : Communication Science Department - Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Satya Negara Indonesia (USNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59408/jnk.v4i2.130

Abstract

The rapid dominance of TikTok among Generation Z students has shifted consumption patterns, positioning it as a primary source of creative reference. This phenomenon poses a dilemma between mere imitation and genuine originality in the academic creative process. This study aims to analyze the correlation between using TikTok as a content reference medium and the creativity of Digital Communication and Media students at IPB Vocational School. A quantitative correlational survey approach was employed with a sample of 77 active students determined by random sampling. Data analysis utilized the Spearman correlation technique due to non-normal distribution, revealing a significant and moderately strong positive correlation between the two variables (r = 0.562, p = 0.001). This positive correlation is primarily driven by the students' high Creative Self-Efficacy (CSE) and the effective use of TikTok to boost Fluency and Flexibility dimensions. Creativity is actualized when students engage in Redefinition by recontextualizing viral trends, confirming that the platform acts as a constructive creative tool when supported by a strong internal drive.  
Bigu Squad sebagai Brand Ambassador terhadap Brand Image Bigu Fest 2025 Kania Syifa Maulida; Hari Otang Sasmita; Rici Tri Harpin Pranata; Sutisna Riyanto
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13734

Abstract

Brand ambassador merupakan kunci dalam membentuk citra sebuah merek. Bigu Fest 2025 mengadopsi pendekatan unik dengan menjadikan komunitas relawannya, Bigu Squad, sebagai brand ambassador utama, berbeda dari festival lain yang melibatkan selebritas atau influencer. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Bigu Squad sebagai brand ambassador terhadap brand image Bigu Fest 2025. Metode kuantitatif digunakan dengan menyebarkan kuesioner survei online kepada 98 pengikut akun Instagram Bigu Squad yang dipilih secara purposive sampling. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian membuktikan bahwa Bigu Squad berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand image. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,791 menunjukkan bahwa peran Bigu Squad menjelaskan 79,1% variasi pada brand image festival. Persamaan regresi Y = 1,955 + 0,741X menunjukkan bahwa setiap kenaikan satu poin persepsi terhadap Bigu Squad akan meningkatkan brand image sebesar 0,741 poin. Kesimpulannya adalah strategi brand ambassador berbasis komunitas relawan terbukti efektif membangun citra merek yang positif dan kuat, menawarkan alternatif dalam komunikasi pemasaran acara.
Peran Media Monitoring Weber Shandwick Indonesia dalam Mendukung Public Relation Exxonmobil Indonesia Muhammad Ghaza Abyan; Sutisna Riyanto; Erna Ernawati
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13909

Abstract

Pengelolaan reputasi dan respons terhadap narasi publik menjadi aset vital bagi keberlangsungan perusahaan sektor migas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas dan peran media monitoring yang dilakukan oleh Weber Shandwick Indonesia dalam mendukung strategi komunikasi Public Relations ExxonMobil Indonesia. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan konsultan senior, serta studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Weber Shandwick memfokuskan aktivitas monitoring secara eksklusif pada artikel situs web digital melalui tiga tahapan sistematis: pencarian berita, kurasi data menggunakan Google Workspace, dan analisis rekomendasi. Secara operasional, kegiatan ini diklasifikasikan ke dalam frekuensi harian, bulanan, dan per liputan acara untuk memantau isu makro, kompetitor, serta tren industri. Lebih lanjut, penelitian menemukan bahwa media monitoring berperan strategis dalam empat pilar utama: sebagai analisis lanskap kompetitif, tolok ukur evaluasi kinerja kampanye, landasan pembelajaran untuk manajemen krisis fase pra-krisis, serta penguatan reputasi dan brand positioning. Disimpulkan bahwa integrasi data media monitoring berfungsi sebagai sistem peringatan dini dan input krusial bagi ExxonMobil untuk meminimalisir risiko bisnis serta merumuskan keputusan komunikasi yang akurat di tengah dinamika pasar.
Efektivitas Akun X @infoBMKG dalam Penyebaran Informasi Gempa terhadap Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media IPB University Fitria Rahma Cahyani; Wahyu Budi Priatna; Rici Tri Harpin Pranata; Sutisna Riyanto
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.14504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas akun X @infoBMKG dalam penyebaran informasi gempa bumi terhadap mahasiswa Program Studi Komunikasi Digital dan Media IPB University. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya tingkat kerawanan gempa bumi di Indonesia serta semakin pentingnya peran media sosial sebagai saluran penyebaran informasi kebencanaan yang cepat, akurat, dan real-time. Akun X @infoBMKG sebagai kanal resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjadi salah satu sumber utama informasi gempa bagi masyarakat, khususnya kelompok digital native yang aktif menggunakan media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 76 mahasiswa semester lima yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert untuk mengukur aspek keakuratan waktu, kelengkapan, dan relevansi informasi, serta persepsi mahasiswa terhadap kejelasan, kredibilitas, dan manfaat informasi. Analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif, uji normalitas Kolmogorov–Smirnov, dan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun X @infoBMKG dinilai cukup efektif dalam menyampaikan informasi gempa. Namun, ditemukan hubungan negatif yang signifikan dengan kekuatan lemah-sedang antara efektivitas akun dan persepsi mahasiswa. Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi risiko bencana tidak hanya bergantung pada kecepatan dan akurasi informasi, tetapi juga pada strategi penyampaian pesan yang mampu membangun rasa aman dan kesiapsiagaan audiens.
IMPLEMENTASI STRATEGI DIGITAL MARKETING PADA AKUN INSTAGRAM @LEADNEX.ID DALAM UPAYA MENJANGKAU SEGMENTASI PASAR BARU Sekar Kinasih, Prasasti; Riyanto, Sutisna
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.52401

Abstract

The growth of Instagram users in Indonesia, exceeding 100 million active accounts, positions the platform as a strategic channel for businesses reaching new market segments. LeadNEX, an AI-based hybrid learning platform under PT Leadership Nasional Asia, faces the challenge of expanding its target segmentation from professionals to university students during the soft launching phase of the @leadnex.id account. This study examines digital marketing strategy implementation on the account to reach new market segments, describes content management aligned with young audience characteristics, and identifies influencing factors. A descriptive qualitative approach was applied through participatory observation, in-depth interviews with two key informants from the company, and literature review during an internship period from January 26 to May 10, 2026. Results indicate that LeadNEX implemented a structured strategy through profile optimization, three content format distribution (Feed, Reels, and Stories), and a marketing funnel from awareness to conversion. Visual consistency through a corporate color palette and uniform AI voiceovers in Reels progressively strengthened brand identity. Instagram Insight data recorded a total reach of 4,080, with 48.8 percent from non-followers, confirming Reels’ effectiveness in expanding new market exposure. Research-based educational content management further sustained organic audience engagement. Limited team capacity, dependence on external visual resources, and Instagram algorithm dynamics emerged as primary barriers. Leveraging AI for content calendar management and enhancing interactive content are recommended as key strategic priorities for LeadNEX going forward.
Strategi Visual Storytelling dan Copywriting Pada Konten Program Potensi Wilayah Di Instagram Reels @pemkotbogor Lintang Asya Arita; Sutisna Riyanto
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 12 No. 3 (2026): Volume 12 No 3 September 2026
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/5jap1f34

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi visual storytelling dan teknik copywriting pada program konten Potensi Wilayah di Instagram Reels @pemkotbogor dalam mengoptimalkan diseminasi informasi publik. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis isi (content analysis) serta teknik triangulasi data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penyampaian informasi ditentukan oleh keselarasan aspek visual dan narasi verbal melalui integrasi tujuh unsur digital storytelling Joe Lambert. Penggunaan Dramatic Question sebagai hook visual-verbal di awal tayangan serta pemanfaatan voice over terbukti efektif menaikkan retensi menonton audiens muda. Selain itu, struktur naskah berbasis model AIDA yang dilengkapi takarir dwibahasa (bilingual subtitle) bahasa Inggris berhasil mendorong interaksi dua arah publik digital berupa peningkatan metrik komentar dan pembagian ulang (shares) konten. Simpulan dari riset ini menegaskan bahwa transformasi gaya komunikasi dari birokratis konvensional menjadi interaktif melalui pendekatan mobile journalism berbasis smartphone berimplikasi nyata pada penguatan transparansi, peningkatan kepercayaan publik, serta dukungan terhadap pengenalan potensi ekonomi daerah di ruang siber. Kata Kunci: Copywriting, Instagram Reels, Komunikasi Publik,  Pemerintah Daerah, Visual Storytelling   Abstract This study aims to analyze the implementation of visual storytelling strategies and copywriting techniques in the "Potensi Wilayah" content program on Instagram Reels @pemkotbogor to optimize public information dissemination. The method used is descriptive qualitative with a content analysis approach, utilizing data triangulation through in-depth interviews and participatory observation. The results indicate that the effectiveness of information delivery relies heavily on the alignment between visual aspects and verbal narratives through the integration of Joe Lambert's seven elements of digital storytelling. The use of a Dramatic Question as a visual-verbal hook at the beginning of the video and the optimization of voice-over are proven effective in increasing the watch retention of young audiences. Furthermore, the AIDA-based script structure equipped with English bilingual subtitles successfully drives two-way interaction among the digital public, as evidenced by an increase in comments and content shares metrics. The conclusion of this research confirms that transforming communication styles from conventional bureaucracy to interactive methods through a smartphone-based mobile journalism approach has a tangible implication on strengthening transparency, public trust, and supporting local economic potential promotion in cyberspace. Keyword: Copywriting, Instagram Reels, Local Government, Public Communication, Visual Storytelling
Hubungan Kualitas Konten Akun Instagram @acc_svipb dengan Tingkat Pemenuhan Kebutuhan Informasi Lowongan Kerja Followers Lyra Amanda Putri; Sutisna Riyanto
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 12 No. 3 (2026): Volume 12 No 3 September 2026
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/yf5wkc90

Abstract

Abstrak Pemanfaatan Instagram oleh career center perguruan tinggi sebagai media penyebaran informasi lowongan kerja terus meningkat, namun kajian tentang hubungan kualitas konten dengan tingkat pemenuhan kebutuhan informasi followers dalam konteks pendidikan vokasi masih sangat terbatas. Penelitian ini mengkaji hubungan antara kualitas konten Instagram @acc_svipb milik Alumni Career Center Sekolah Vokasi IPB dengan tingkat pemenuhan kebutuhan informasi lowongan kerja followers menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Sebanyak 100 followers aktif dipilih melalui purposive sampling dan data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang dianalisis menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Kualitas konten diukur melalui empat dimensi teori Ashley dan Tuten, sedangkan pemenuhan kebutuhan informasi diukur melalui empat pendekatan teori Guha. Hasil menunjukkan kualitas konten berada pada kategori tinggi (mean = 4,07) dengan Visual Appeal sebagai dimensi terkuat, sementara Catching-up Need Approach menjadi jenis kebutuhan yang paling terpenuhi (mean = 4,03) dan Everyday Need Approach paling lemah (mean = 3,42). Uji korelasi menghasilkan koefisien ρ = 0,841 (p < 0,001) yang mengindikasikan hubungan positif sangat kuat antara kedua variabel. Temuan ini memperkuat relevansi teori Uses and Gratification dalam konteks media institusional dan menunjukkan bahwa kualitas konten merupakan prediktor dominan pemenuhan kebutuhan informasi, meskipun perlu diimbangi dengan peningkatan frekuensi unggahan dan kedalaman informasi. Kata Kunci: Kualitas konten Instagram; pemenuhan kebutuhan informasi; lowongan kerja; career center; uses and gratification.   Abstract The use of Instagram by university career centers as a medium for disseminating job vacancy information continues to grow, yet studies examining the relationship between content quality and followers' information needs fulfillment within vocational education contexts remain scarce. This study investigates the relationship between the Instagram content quality of @acc_svipb, owned by the Alumni Career Center of IPB Vocational School, and the level of job vacancy information needs fulfillment among its followers using a correlational quantitative approach. A total of 100 active followers were selected through purposive sampling, and data were collected via a Likert scale questionnaire analyzed using the Spearman Rank correlation test. Content quality was measured through four dimensions of Ashley and Tuten's theory, while information needs fulfillment was assessed through four approaches of Guha's theory. Results indicate that content quality falls in the high category (mean = 4.07) with Visual Appeal as the strongest dimension, while Catching-up Need Approach is the most fulfilled information need (mean = 4.03) and Everyday Need Approach the weakest (mean = 3.42). The correlation test yields a coefficient of ρ = 0.841 (p < 0.001), indicating a very strong positive relationship between both variables. These findings reinforce the relevance of Uses and Gratification theory in institutional media contexts and demonstrate that content quality is a dominant predictor of information needs fulfillment, though it must be complemented by increased posting frequency and content depth. Keyword: Instagram content quality; information needs fulfillment; job vacancy; career center; uses and gratification.
Co-Authors . Dahri Abiya Rafa Abyan, Muhammad Ghaza Adi Firmansyah Aldy Satya Roosputranto Alvito Haris Amirah Inas Amiruddin Saleh Andriana, Amanda Anggi Widia Khairunisa Anggi Widia Khairunnisa Aqsha Assifah Asyifa Rozen, Auliya Auliya Asyifa Rozen Awalina, Salwa Putri Azzahra, Maharani Cahya Pratiwi, Maylani Caroline, Keysha Desianti, Salsa Efliani, Novita Erika Difa Nadia Kharisma Erna Ernawati Erna Ernawati Ernawati, Erna Eziza Rahmi Fadillah, Muhammad Rezky Faisal, M.Fadli Fakhrana, Amanda Putri Febrimasya, Ardilamita Fenny Istiana Fitria Rahma Cahyani Givary Apriman Zulkarnaen Givary Apriman Zulkarnaen, Givary Apriman Gusti Kayleen Nicole Hadiyanto Hakim, Nisrina Nur Halwa Khairani Hari Otang Sasmita Indra Nur Ramadhansyah Kamal, Raden Rubensyach Nalendra Kamila, Fauzia Ayu Kania Syifa Maulida Kesyahda, Meyzal Khairunisa, Anggi Widia Krishandini Krishandini Kurniawan, Ervan Muhammad Putra Leonard Dharmawan Leonard Dharmawan Leonard Dharmawan Lintang Asya Arita Lyra Amanda Putri M. Farhan Manisya, Nabhila Maulania, Maghfira Izzani Maulida, Kania Syifa Meta Meidina Risanti Moenawar, Mohamad Ghozali Mohamad Ghozali Meonawar Mubarok, Tubagus Ahmad Naufal Muhammad Ghaza Abyan Muhammad Rezky Fadillah Mulqi, Aulia Nabhila Manisya Nathaniela Anya Jeconia Manoppo Naufal Rafi Aqil Putra Naura Cantika Nazwa Aureliahermansyah Nida Aminaturrizqi Nurman, Farrel Wiratama Raisyah Putri Awalina, Salwa Putri Eksanika Putri Eksanika, Putri Raffi Andhika Rafli Dwi Prasetya Ramadhani, Azhar Rangkuti, Michelia Aisha Rici Tri Harpin Pranata Rici Tri Harpin Pranata Rici Tri Harpin Pranata Rici Tri Harpin Pranata Rici Tri Harpin Pranata Rici Tri Harpin Pranata Rici Tri Harpin Pranata Rici Tri Harpin Pranata Rully Novianti S. Suparman Salwa Putri Awalina Santoso, Hudi Sasmita, Hari Otang Sawitri, Louisa S U Sekar Kinasih, Prasasti Shabila, Ailsha Shafira Oktaviany Shannia Nada Annafi Shapta Maulana Febriansyah Siregar, Dwita Oktavani Siti Marsya Asmarjeni Fadilah Sufyan , Ahmad Baihaqi Sumardjo Suparman Suparman Suparman Suparman Tenri Fahira Larasati Isma Titania Aulia Tumpak Panggabean, Yohanes Wahyu Budi Priatna Widia Khairunisa, Anggi Winda Lestari Z, R Givary Apriman Zhevio Aufa Amanu