Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENGUATAN KELUARGA MELALUI EDUKASI PARENTING: STUDI EFEKTIVITAS WORKSHOP PRINSIP PARENTING Riyono, Bagus; Intani, Zahra Frida; Afandi, Ardian Rahman; Bustan, Radhiya; Jannah, Lu’luul; Itsnaini, Nur Rohmah; Apriasari, Hastinia
JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Vol. 17 No. 2 (2025): JIP: Jurnal Intervensi Psikologi
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT: The family, as society’s foundational unit, shapes social, cultural, educational, economic, and civilizational outcomes. In Indonesia, family resilience faces significant challenges, evidenced by a high divorce rate (408,347 cases as of February 2024) and widespread family conflict (246,018 cases of domestic violence). This study evaluates the effectiveness of a parenting workshop in enhancing parental self-efficacy (PSE) in parenting. Utilizing a quasi-experimental design with pre- and post-tests, the study involved 16 parents aged 27–50 years. Results revealed a statistically significant improvement in parenting self-efficacy (p < .001, Cohen’s d = -1.18), demonstrating the workshop’s effectiveness in deepening parenting knowledge and skills. These findings underscore the value of community-based parenting education as a preventive intervention to bolster family resilience and promote positive family dynamics. Key words: self efficacy, family strengthening, parenting workshop. ABSTRAK: Keluarga merupakan unit dasar masyarakat yang memengaruhi kualitas sosial, budaya, pendidikan, ekonomi, dan peradaban. Di Indonesia, tantangan terhadap ketahanan keluarga tercermin dari tingginya angka perceraian (408.347 kasus per Februari 2024) dan konflik keluarga (246.018 kasus kekerasan dalam rumah tangga). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas workshop parenting dalam meningkatkan efikasi diri orang tua dalam pengasuhan. Dengan menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan prates dan pascates, penelitian ini melibatkan 16 orang tua berusia 27–50 tahun. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam efikasi diri pengasuhan (p < .001, Cohen’s d = -1.18), yang menunjukkan bahwa workshop tersebut efektif dalam memperdalam pengetahuan dan keterampilan pengasuhan. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi pencegahan berbasis komunitas untuk memperkuat ketahanan keluarga dan mempromosikan dinamika keluarga yang positif. Kata kunci: efikasi diri, penguatan keluarga, workshop pengasuhan.
PENGUATAN KELUARGA MELALUI EDUKASI PARENTING: STUDI EFEKTIVITAS WORKSHOP PRINSIP PARENTING Riyono, Bagus; Intani, Zahra Frida; Afandi, Ardian Rahman; Bustan, Radhiya; Jannah, Lu’luul; Itsnaini, Nur Rohmah; Apriasari, Hastinia
JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Vol. 17 No. 2 (2025): JIP: Jurnal Intervensi Psikologi
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT: The family, as society’s foundational unit, shapes social, cultural, educational, economic, and civilizational outcomes. In Indonesia, family resilience faces significant challenges, evidenced by a high divorce rate (408,347 cases as of February 2024) and widespread family conflict (246,018 cases of domestic violence). This study evaluates the effectiveness of a parenting workshop in enhancing parental self-efficacy (PSE) in parenting. Utilizing a quasi-experimental design with pre- and post-tests, the study involved 16 parents aged 27–50 years. Results revealed a statistically significant improvement in parenting self-efficacy (p < .001, Cohen’s d = -1.18), demonstrating the workshop’s effectiveness in deepening parenting knowledge and skills. These findings underscore the value of community-based parenting education as a preventive intervention to bolster family resilience and promote positive family dynamics. Key words: self efficacy, family strengthening, parenting workshop. ABSTRAK: Keluarga merupakan unit dasar masyarakat yang memengaruhi kualitas sosial, budaya, pendidikan, ekonomi, dan peradaban. Di Indonesia, tantangan terhadap ketahanan keluarga tercermin dari tingginya angka perceraian (408.347 kasus per Februari 2024) dan konflik keluarga (246.018 kasus kekerasan dalam rumah tangga). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas workshop parenting dalam meningkatkan efikasi diri orang tua dalam pengasuhan. Dengan menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan prates dan pascates, penelitian ini melibatkan 16 orang tua berusia 27–50 tahun. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam efikasi diri pengasuhan (p < .001, Cohen’s d = -1.18), yang menunjukkan bahwa workshop tersebut efektif dalam memperdalam pengetahuan dan keterampilan pengasuhan. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi pencegahan berbasis komunitas untuk memperkuat ketahanan keluarga dan mempromosikan dinamika keluarga yang positif. Kata kunci: efikasi diri, penguatan keluarga, workshop pengasuhan.
The Cultural Synthesis of Success: An Intrinsic Case Study of a Chinese-Indonesian Entrepreneur and Royal Courtier Puspitasari, Nungki; Riyono, Bagus
Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol. 31 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: In the complex landscape of Indonesian ethnic and economic identity, the convergence of Chinese entrepreneurial spirit and Javanese royal traditions offers a unique lens into the multidimensional nature of success. This study explores the core values of a Chinese-Indonesian entrepreneur who holds the noble title of Kanjeng Mas Tumenggung in the Yogyakarta Palace. Utilizing an intrinsic case study design within a constructivist paradigm, we examine how the subject navigates and synthesizes two distinct cultural orientations. Our findings reveal that success and happiness are driven by a synergy of self-direction, universalism, and benevolence. Critically, the Javanese philosophy of "migunani tumpraping liyan" (being of benefit to others) serves as a catalyst that transforms business ambition into cultural service. This study demonstrates that cultural hybridity, rather than being a source of tension, provides a robust foundation for subjective well-being. These results contribute to cross-cultural psychology literature by redefining success as an integration of economic achievement and ancestral honor within a pluralistic society Key Words: courtier, Indonesian Chinese businessman, values