Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Statistika

Survey Potensi Excess Power di Kabupaten Indragiri Hilir Akbar Alfa; Roberta Zulfhi Surya
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 16, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v16i2.2291

Abstract

Energi Listrik merupakan komponen kunci untuk pengembangan daerah dan merupakan strategiyang akan berkelanjutan dengan dampak-dampak yang telah terbukti memberikan kontribusi besarpada pengembangan kesejahteraan masyarakat. Tingkat pemakaian energi sering digunakan sebagaisalah satu indikator tingkat kemakmuran. Namun kebutuhan energi listrik hingga saat ini belumterpenuhi karena seringnya terjadi pemadaman dan rencahnya rasio elektrifikasi. Di KabupatenIndragiri Hilir beroperasi sekitar 25 Perusahaan besar yang memiliki pembangkit listrik sendiri, baikitu menggunakan Tenaga Uap maupun Tenaga Diesel. Penelitian ini mengkaji potensi penerapanExcess Power surplus energi listrik yang dimiliki perusahaan untuk didistribusikan kepadakonsumen melalui PLN. Sampel dari penelitian ini adalah 3 perusahaan besar yakni PT. AgroSarimas Indonesia, PT. Kokonako Indonesia dan PT. Pulau Sambu Kuala Enok. Disamping itu jugamewawancarai keinginan masyarakat serta mengkaji regulasi terkait Excess Power. Hasil penelitianadalah potensi Excess Power adalah PT. Agro Sarimas Indonesia yang sedang membangun powerplandan diharapkan beroperasi awal 2017. PT.ASI berpotensi excess power sebesar 5-6 MW. Setidaknyadapat membantu pemenuhan demand energi di Kecamatan Kempas. Selain itu surplus energi PT.Pulau Sampu Kuala Enok juga diharapkan mampu menutupi kekurangan pasokan energi listrik diDesa Tanah Merah dan Kelurahan Kuala Enok. Disaat swasta menyediakan tenaga listrik bagikepentingan umum, tarif yang ditagih kepada konsumen diatur dalam pasal 41 ayat (2) UU Nomor30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan untuk wilayah kabupaten Indragiri Hilir tarif harusdisahkan oleh Bupati Indragiri Hilir.
Pemanfaatan Ergonomi dalam Kegiatan Pascapanen Kelapa Sawit untuk Mengurangi Keluhan Moskuluskletal Petani Roberta Zulfhi Surya; M. Gasali M
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 14, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v14i2.1206

Abstract

Wheelbarrow adalah salah satu alat angkut material yaitu gerobak sorong, wheelbarrow padaawalnya merupakan alat angkut yang sangat berguna bagi masyarakat yang melakukan aktivitaspengangkutan hasil perkebunan ataupun juga barang-barang bangunan yang lain sebagainya.Sedangkan Hook T adalah alat yang digunakan sebagai material handling buah kelapa sawit.Aktivitas mengangkut Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit merupakan aktivitas fisik danperalatan dirancang belum sesuai dengan kebutuhan petani. Pekerjaan yang membutuhkan energiyang besar seringkali menimbukan keluhan fisik petani. Pada penelitian ini dirancang du alat tersbutmenggunakan data antropometri dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Kemudian tingkat keluhanmoskuluskletalnya di ukur menggunakan nordic body map. Hasil penelitian setelah dilakukanperancangan ulang Wheelbarrowdengan mengedepankan aspek ergonomi menurunkan Keluhanmuskuloskeletal petani sebesar 31,79% sedangkan Hook T memberikan kontribusi penurunankeluhan moskuluskletal sebesar 27,81%