Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : CEMARA

PERENCANAAN BISNIS PRODUK OLAHAN BERBASIS KOMODITAS NANAS DI KABUPATEN KEDIRI Nastiti Winahyu; Navita Maharani; Nunuk Helilusiatiningsih; Vifi Nurul Choirina; Sandra Dwi Angesti
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 19 No 1 (2022): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fp.v19i1.1983

Abstract

Kabupaten Kediri merupakan salah satu wiayah yang berpotensi dalam pengembangan komoditas nanas di Jawa Timur. Tingginya produksi nanas didukung dengan sumber daya alam yang sesuai. Namun, produksi yang melimpah dan tidak terserap pasar menimbulkan risiko kerugian pasca panen. Pemanfaatan nanas dengan cara diolah menjadi sari, selai, dan dodol dapat menjadi solusi dan meningkatkan nilai tambah. Metode perencanaan bisnis produk digunakan untuk mengetahui kelayakan usaha dan strategi pemasaran produk olahan berbasis komoditas nanas. Berdasarkan hasil yang diperoleh, nilai tambah pengolahan produk skala rumahan memberikan keuntungan yang positif.
RISIKO PRODUKSI PADI SEMIORGANIK DAN ANORGANIK Winahyu, Nastiti; Mulyaningtiyas, Ratna Dewi; Lestari, Retna Dewi; Sari, Prisca Nurmala
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 22 No 1 (2025): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fp.v22i1.4284

Abstract

Kecamatan Papar Kabupaten Kediri menjadi salah satu kecamatan yang telah menerapkan aktivitas usahatani semi organik dan anorganik. Perbedaaan besaran produktivitas pada usahatani padi semi organik dan anorganik menunjukkan bahwa adanya penambahan bahan organik kedalam aktivitas usahatani memberikan hasil yang positif. Namun, pergeseran aktivitas usahatani dari anorganik menuju semi organik belum banyak dilakukan oleh petani setempat. Analisis risiko produksi perlu dilakukan untuk mengetahui perbedaan variasi produktivitas yang dihasilkan dari usahatani padi semi organik dan anorganik. Hasil analisis menunjukkan rentang batas bawah dan batas atas produktivitas usahatani semi organik lebih besar yang menunjukkan potensi risiko yang lebih besar. Keragaman yang besar memiliki peluang risiko yang lebih besar pula. Hasil perhitungan ragam dan standar deviasi memperlihatkan bahwa usahatani padi semiorganik di Kecamatan Papar Kabupaten Kediri memiliki tingkat keragaman yang lebih besar dibandingkan usahatani padi anorganik. Walaupun demikian, nilai koefisien variasi dari usahatani padi semiorganik maupun anorganik kurang dari batas risiko sehingga dinyatakan petani terhindar dari risiko