Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Tawḥīdī Epistemology: Uniting Rationality, Empiricism, and Transcendence within the Framework of Islamic Science Romdlony, Muhammad Zakiyullah; Darmawan, Dadang; Anwar, Rosihon; Rahman, Mohammad Taufiq
International Journal of Nusantara Islam Vol 13 No 2 (2025): International Journal of Nusantara Islam
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ijni.v13i2.47380

Abstract

This article proposes an integrative epistemology model based on tawḥīd (Tawḥīdī Epistemology) that synthesizes three main frameworks: Burhān al-Ṣiddīqīn (Ibn Sina's ontological argument about Wājib al-Wujūd); the Scientific Method (logico-hypothetico-verification), and the Revelation Guides Science paradigm from UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Through philosophical analysis and multidisciplinary case studies, this research demonstrates that this integration not only overcomes the science-religion dichotomy but also offers a structured methodology for dual validation (empirical and normative). This article enriches the discourse of contemporary Islamic philosophy by actualizing Ibn Sina's legacy in the context of modern science, while also addressing postmodern critiques of the objectivity of science.
Tawḥīdī Epistemology: Uniting Rationality, Empiricism, and Transcendence within the Framework of Islamic Science Romdlony, Muhammad Zakiyullah; Darmawan, Dadang; Anwar, Rosihon; Rahman, Mohammad Taufiq
International Journal of Nusantara Islam Vol 13 No 2 (2025): International Journal of Nusantara Islam
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ijni.v13i2.47380

Abstract

This article proposes an integrative epistemology model based on tawḥīd (Tawḥīdī Epistemology) that synthesizes three main frameworks: Burhān al-Ṣiddīqīn (Ibn Sina's ontological argument about Wājib al-Wujūd); the Scientific Method (logico-hypothetico-verification), and the Revelation Guides Science paradigm from UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Through philosophical analysis and multidisciplinary case studies, this research demonstrates that this integration not only overcomes the science-religion dichotomy but also offers a structured methodology for dual validation (empirical and normative). This article enriches the discourse of contemporary Islamic philosophy by actualizing Ibn Sina's legacy in the context of modern science, while also addressing postmodern critiques of the objectivity of science.
Desain Reflektor Berotasi Dengan Mikrokontroller Berbasis Pulse Width Modulation (Pwm) Gitatama, Radika; Suratman, Fiky Yosef; Romdlony, Muhammad Zakiyullah
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi khususnya dunia mikroelektronika sering kita jumpai dengan penggunaan mikrokontroller pada berbagai peralatan. Mikrokontroller digunakan pada beberapa aplikasi mencakup pengendalian, otomasi industri, akuisisi data dan sebagainya. Salah satu pengaplikasian mikrokontroller yaitu pada mobile robot digunakan untuk memuat reflector yang digerakan secara berputar dan pergerakan laju robot secara linier. Reflector yang dipakai adalah tembaga bertujuan untuk memantulkan gelombang elektromagnetik yang dimuat diatas mobile robot. Mikrokontroller berbasis Pulse Width Modulation (PWM) akan mengeluarkan sinyal untuk mengontrol kecepatan putar agar konstan yang dapat dikendalikan dengan beberapa level kecepatan putar. Pada penelitian ini akan dibangun sebuah reflektor berotasi yang dimuat diatas mobile robot berbasis Pulse Width Modulation (PWM) yang akan digerakkan secara berputar dan pergerakan laju robot secara linier. Dari hasil penelitian dan analisa data pada mobile robot bekerja dengan konstan, baterai mempengaruhi nilai PWM yang dihasilkan, disaat baterai dengan keadaan fully charge performa nilai PWM yang dihasilkan masih maksimal, tetapi dilihat di menit ke 25 hingga menit ke 60 keadaan baterai mulai menurun dikarenakan daya baterai sudah berkurang. Nilai konstan pada saat batter fully change rata-rata 12.04 rad/s.Kata kunci — Reflektor, Mikrokontroller, Pulse Width Modulation (PWM).
Desain Mobile Robot Dengan Reflektor dan Level Kecepatan Berbasis Doppler Kusumawardhana, Ridho Wahyu; Suratman, Fiky Yosef; Romdlony, Muhammad Zakiyullah
Jurnal Nasional SAINS dan TEKNIK Vol. 1 No. 1 (1): December 2023
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jnst.v1i1.6628

Abstract

Robot mobile merupakan salah satu kebutuhan di perkembangan teknologi saat ini. Namun, kelemahan dari desain robot mobile ketika operator robot mobile tidak dapat mengetahui tingkat keramaian sekitar, maka akan terjadi human error yang bisa menyebabkan kecelakaan kerja saat robot dioperasikan. Oleh sebab itu desain robot mobile harus bisa bergerak secara cepat atau lambat dengan mengetahui kecepatan robot. Agar operator mengetahui kecepatan robot, maka menggunakan radar yang ditembakkan kearah robot, untuk menunjang kerja radar untuk memantulkan sinyal maka robot membutuhkan reflektor Cara kerja reflektor yaitu bergerak bersama robot dan radar diam di satu titik, ini sama dengan cara kerja efek Doppler. Efek doppler adalah perubahan frekuensi adanya perubahan jarak antara sumber dan penerima. Reflektor berfungsi untuk memantulkan sinyal yang ditembakkan dari radar ke arah robot. Jadi radar menembakkan sinyal ke arah robot, karena radar membutuhkan sinyal yang kembali untuk mendeteksi robot maka robot membutuhkan reflektor yang bisa memantulkan sinyal radar tersebut. setelah radar mendeteksi sinyal yang dipantulkan oleh reflektor maka nantinya radar akan memproses sinyal tersebut dan akan diketahui kecepatan robot saat berjalan. Robot yang diterapkan pada tugas akhir ini, operator dapat memilih level kecepatan yang di inginkan untuk dijalankan, dan robot ini bisa mendeteksi nilai rpm yang dikeluarkan oleh Motor DC dan dapat dideteksi oleh rotary encoder. Percobaan robot ini menggunakan jarak 10 m yang mendapatkan nilai tercepat 0.3 meter per detik dan presentasi baterai yang berpengaruh pada kecepatan robot mobile. Dapat disimpulkan bahwa robot bisa berjalan lebih cepat ketika tidak membawa beban
Monitoring mission for multi-drones using decentralized chaos-bidding consensus with backstepping control via lyapunov barrier functions Romdlony, Muhammad Zakiyullah; Khayr, Rashad Abul; Nazaruddin, Yul Yunazwin; Tamba, Tua Agustinus; Kamal, Md. Abdus Samad
Teknomekanik Vol. 8 No. 2 (2025): Regular Issue
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/teknomekanik.v8i2.36072

Abstract

The mobility and flexibility of a quadrotor make it a popular choice for monitoring missions in remote areas. However, remote environments introduce constraints due to limited charging and communication stations that must be considered, alongside the possibility of collision with the environment. To ensure the quadrotor task was completed, a decentralized chaos-bidding consensus for decentralized task allocation was proposed, accompanied by control, Lyapunov, and barrier functions. These functions were simplified using the backstepping method to ensure the quadrotor's safety during task execution. The proposed method was evaluated through numerical simulation in multiple situations. The results indicate a minimum of 3% reduction in task completion time compared to other methods. When the battery constraint was applied, the proposed method successfully directed the drone to return to base before battery depletion and reassigned the task to other available quadrotors, thereby reducing the overall completion time for the entire system. Furthermore, this framework demonstrates the potential to support long-duration missions where continuous operation is required without relying heavily on ground control. The decentralized nature of the system also increases scalability, allowing multiple quadrotors to cooperate efficiently under dynamic environmental conditions. These advantages highlight the relevance of the proposed control strategy for practical field deployment, particularly in inaccessible locations.
PEDAMPINGAN KLUB ROBOTIKA MADRASAH ALIYAH MIFTAHUL FALAH KOTA BANDUNG UNTUK PERSIAPAN MADRASAH ROBOTIC COMPETITION Muhammad Zakiyullah Romdlony; Muhammad Azhar Ismail; Basith Abdurrahman Asy'ari
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 1 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v6i1.7891

Abstract

Ketersebaran literasi teknologi yang belum merata menjadi masalah klasik di beberapa sekolah, khususnya sekolah-sekolah yang berbasis agama, seperti Madrasah Aliyah (MA). Demikian pula tingkat partisipasi madrasah perlu ditingkatkan dalam kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI berupa Madrasah Robotic Competition (MRC). Kegiatan pendampingan dilakukan guna memastikan keberlanjutan dari peningkatan knowledge siswa MA dalam bidang robotika. Kegiatan dilakukan dengan beberapa tahap yaitu pelatihan robootika dasar berupa hands-on robotika, pendampingan klub robotika. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan interest dan knowledge siswa dalam partisipasi MRC.
Peningkatan Literasi Teknologi Informasi Melalui Pelatihan Live Streaming Untuk Dewan Kemakmuran Masjid Al-Kahfi Gedebage Bandung Muhammad Azhar Ismail; Muhammad Zakiyullah Romdlony; Muhammad Kodrat
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 2 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v4i2.8495

Abstract

Teknologi informasi pada masa kini merupakan suatu komponen penting dalam kehidupan sehari-hari. Selain memudahkan dalam komunikasi jarak jauh, teknologi informasi juga mempermudah dan mempercepat penyebaran suatu informasi. Kegiatan masjid pada era teknologi informasi digital juga perlu bertransformasi agar tetap relevan dengan teknologi yang berkembang dan dapat diterima masyarkat lebih luas. Dalam rangka meningkatkan pemahaman literasi teknologi informasi, maka kegiatan pelatihan live streaming perlu dilakukan dengan memanfaatkan platform StreamYard dan YouTube untuk mempermudah pengguna baru. Dari hasil pelatihan yang telah dilaksanakan pada pengurus DKM Al-Kahfi dan masyarakat sekitar masjid, dapat diketahui bahwa 89.9% peserta sudah mampu menguasai teknis pengaturan live streaming. Dimana hasil ini meningkat sekitar 28.8% dibandingkan sebelum ada pelatihan live streaming.
Sistem Inovatif Untuk Digitalisasi dan Manajemen Masjid Heru Syah Putra; Alwy Muhammad Ravi; Muhammad Zakiyullah Romdlony
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 1 (2025): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i1.9353

Abstract

Perkembangan teknologi digital saat ini membuka peluang besar untuk mendorong transformasi pengelolaan masjid secara transparan dan efektif. Implementasi sistem informasi yang terintegrasi menjadi strategi penting untuk meningkatkan efisiensi kerja DKM, memperkuat transparansi keuangan, serta memperluas jangkauan layanan informasi kepada jamaah. Program pendampingan implementasi sistem digitalisasi manajemen masjid menggunakan aplikasi MASLAM menjadi solusi efektif yang berpotensi mendukung manajemen pengelolaan semakin efektif. Penelitian melalui program pendampingan ini menggunakan metode pra-eksperimen One Group Pretest-Posttest Design untuk mengevaluasi dampak pelatihan terhadap peningkatan pemahaman dan kepuasan pengguna. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan wawancara. Hasil menunjukkan peningkatan tingkat pemahaman jamaah sebesar 14,14%, melebihi target minimal 10%. Selain itu, tingkat kepuasan peserta terhadap pelatihan dan aplikasi mencapai lebih dari 80% pada seluruh indikator, termasuk kemudahan penggunaan dan keinginan untuk melanjutkan program serupa. Indikator keberhasilan lain seperti keaktifan peserta, terdaftarnya Masjid Al-Yusna pada aplikasi MASLAM Jamaah, serta rekomendasi dari DKM untuk penggunaan berkelanjutan juga terpenuhi. Hasil ini menunjukkan bahwa implementasi MASLAM tidak hanya meningkatkan tata kelola masjid secara digital, tetapi juga mendorong budaya manajemen yang adaptif dan kolaboratif. Program ini dapat menjadi model replikasi bagi masjid lain dalam rangka transformasi digital yang berkelanjutan.
PERANCANGAN SISTEM PENGATURAN SPIN DAN KECEPATAN BOLA UNTUK ROBOT PELONTAR BOLA TENIS MEJA Adityo Wandasa Dharma P; Muhammad Zakiyullah Romdlony; Agung Surya Wibowo
Telkatika: Jurnal Telekomunikasi Elektro Komputasi & Informatika Vol. 1 No. 1 (2021): Desember 2021
Publisher : Perpustakaan Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam olahraga tenis meja, banyak orang berlatih dengan manual seperti berlatih bersama satu lawan satu. Metode ini dibilang kurang efektif karena menguras tenaga seorang pelatih yang melatih pemainnya, juga pukulan dari pelatih tenis meja akan menurun akurasinya jika sedang melatih dalam jangka waktu yang panjang. Maka dari itu dibutuhkan alat yang dapat melontarkan bola ping-pong yang dapat menghasilkan kecepatan dan spin tembakan yang dapat diatur seperti robot pelontar bola ping-pong. Penelitian untuk membuat robot yang dapat menghasilkan kecepatan dan spin tembakan yang dapat diatur memiliki beberapa langkah prosedural untuk mencapai hasil yang diinginkan seperti proses mencari informasi yang dibutuhkan, uji coba, dan implementasi. Robot pelontar bola ping-pong akan dikendalikan secara wireless menggunakan aplikasi android dimana aplikasi ini dapat mengatur kecepatan dan putaran spin bola ping-pong yang ditembakkan oleh robot. Untuk pengaturan kecepatan dan spin nya tersendiri akan memiliki sistem kendali yang akan menjaga kecepatan dan spin tembakan bola ping-pong yang diinginkan. Periode tembakan bola yang dihasilkan akan diatur menggunakan servo analog dengan delay yang telah ditentukan.Hasil yang diharapkan untuk dicapai adalah dapat menghasilkan robot pelontar bola ping-pong dengan kecepatan, periode, dan spin tembakannya dapat diatur melalui aplikasi android. Kecepatan tembakan yang dapat dihasilkan sekitar 2-20 m/s, jenis spin yang dihasilkan ada dua yaitu topspin dan  backspin, serta dapat melontarkan 40-70 bola /menit. Kata Kunci — Tenis meja, spin bola ping-pong, aplikasi android, tembakan periodik, kecepatan bola, robot tenis meja
A Two-Stage High-Gain Quadratic Boost Converter Using Inverse-Coupled-Inductors for Low Input-Current Ripple Alwy Muhammad Ravi; Herlambang Setiadi; Muhammad Zakiyullah Romdlony
Jurnal Teknik Elektro Vol. 18 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jte.v18i1.48133

Abstract

High step-up DC–DC converters are required to interface low-voltage renewable energy sources with higher-voltage dc buses in dc microgrid applications. This paper presents a simulation-based two-stage high-gain DC–DC converter integrating an inverse-coupled-inductor front end with a quadratic boost rear stage. The inverse-coupled front end is employed to reduce source-side input-current ripple and mitigate dc-flux accumulation, thereby lowering the risk of magnetic-core saturation in the front-stage inductors under high-power operation. Compared with uncoupled and direct-coupled configurations, the inverse-coupled arrangement enables ripple-current cancellation between the two input phases, which improves its feasibility for higher-power implementation. The quadratic boost rear stage provides high voltage gain and supports a more stable dc-bus voltage response. Analytical derivations of the operating principle, voltage gain, and input-current ripple ratio are presented, followed by comparative simulation of the three inductor configurations. The results show that the inverse-coupled configuration achieves the lowest average input-current ripple ratio of , with a minimum value of  at  = 0,5. The converter also produces an output voltage close to 400 V from a 20 V input, corresponding to a voltage gain of approximately 20. These results indicate that the proposed topology offers a promising trade-off between high voltage gain, reduced front-stage magnetic stress, source-side ripple suppression, and output-voltage stability for renewable-energy-fed dc-bus applications.