Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengaruh Model Project Based Learning Dalam Pembelajaran Biologi Terhadap Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Keanekaragaman Hayati Zulviana Y. Sidabariba; Zusje Warouw; Emma M. Moko
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 4: Juni 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i4.3899

Abstract

Project Based Learning (PjBL) adalah salah satu model pembelajaran yang menggunakan masalah dunia nyata sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui project based learning (Pjbl) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi keanekaragaman hayati indonesia kelas X SMA Negeri 1 Tondano. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksperimen semu atau quasi experimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Thitung 7.558 >Ttabel 2.037 dengan nilai signifikansi yang 0.000< 0,05, artinya H0 ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa project based learning (Pjbl) berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Kemudian dilihat dari nilai rata-rata berpikir kritis siswa pada posttest kelas eksperimen yaitu 73.09, sedangkan posttest kelas kontrol yaitu, 64.71.
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN PADA SISWA KELAS VII SMPN 2 LANGOWAN Manopo, Olivia Jelita; Warouw, Zusje Wiesje Merry; Harahap, Fransiska
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v5i1.1614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model project based learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi pencemaran lingkungan pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Langowan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 23 siswa. Teknik pengumpulan data berupa tes. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar pada materi pencemaran lingkungan. Data penelitian dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata hasil belajar 61 pada pra siklus, meningkat menjadi 69 pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 81 pada siklus II. Selain itu, persentase ketuntasan juga terlihat 26% pada pra siklus, meningkat menjadi 48% pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 87% pada siklus II. Dengan demikian, peneliti menyimpulkan bahwa penerapan model PjBL dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi pencemaran lingkungan pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Langowan.
Transformasi Pembelajaran Biologi Menggunakan Video Animasi: Dampaknya terhadap Motivasi dan Pemahaman Konsep Siswa Pada Materi Klasifikasi Makhluk Hidup Shebianda Meiny Warow; Aser Yalindua; Zusje W. M. Warouw
Jurnal Cakrawala Pendidikan dan Biologi Vol. 2 No. 2 (2025): Juni: Jurnal Cakrawala Pendidikan dan Biologi
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jucapenbi.v2i2.401

Abstract

Low motivation to learn and limited conceptual understanding are significant challenges in learning biology at the junior high school level, especially in abstract material on the classification of living things. This study aims to analyze the influence of the use of animated videos on student learning motivation and learning outcomes. A quantitative approach with a pre-experimental design of one group pre-test and post-test was used in this study. The research sample consisted of 25 students in grade VIII of SMP Negeri 2 East Likupang. Data was collected through observation sheets to assess learning motivation and pre-test and post-test tests to evaluate learning outcomes. The results of the observation showed that the average motivation of students reached 86.32% in the outstanding category. The average pre-test score of 59.57 increased to 81.09 on the post-test, indicating a significant improvement in concept comprehension. The t-test corroborates these findings with a significant value at a 95% confidence level. These results show that animated videos can present a visualization of complex concepts in an engaging and contextual way, thereby increasing students' focus, active participation, and absorption of the material. In addition, the use of this media also supports the development of students' collaborative skills and critical thinking. This research confirms that animated videos are a strategic alternative in effective science learning, especially in school environments with limitations of conventional visual media. It is suggested that the application of this media be expanded to various materials and levels of education.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Audio Visual Menggunakan Aplikasi Capcut untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SMP pada Materi Sistem Pencernaan Manusia : Penelitian Patibang, Rike Trisanti; Paat, Meike; Rungkat, Jovialine Albertine; Warouw, Zusje Wiesje Merry; Rampengan, Mercy; Mokalu, Yohanes Bery
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.818

Abstract

Rendahnya motivasi belajar siswa akibat pembelajaran yang berpusat pada guru dan penggunaan media yang kurang menarik menyebabkan siswa pasif dan kesulitan memahami materi. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan media pembelajaran audio visual berbasis aplikasi capcut dalam meningkatkan motivasi belajar siswa SMP pada materi sistem pencernaan manusia. Penelitian ini menggunakan metode mix method dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, berfokus pada pemanfaatan media yang sebelumnya telah dikembangkan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian adalah 15 siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tombulu. Data dikumpulkan melalui angket motivasi belajar sebelum dan sesudah penggunaan media, tes hasil belajar, serta angket dan wawancara respon guru dan siswa terhadap pemanfaatan media. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar dengan skor N-Gain sebesar 0,95 atau 94,57% (kategori tinggi dan efektif), serta peningkatan hasil belajar dengan N-Gain 0,79 atau 79,44%. Selain itu, respon guru 98% dan siswa 96,42% menunjukkan bahwa media dinilai sangat praktis dan menarik digunakan dalam pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan media audio visual berbasis capcut mampu meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa secara signifikan, serta layak digunakan dalam proses pembelajaran IPA di SMP.
PENGARUH PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN VIRTUAL LABORATORY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI GELOMBANG Kansil, Monica J.; Warouw, Zusje W. M; Harahap, Fransiska
SOSCIED Vol 7 No 1 (2024): SOSCIED - Juli 2024
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jsoscied.v7i1.774

Abstract

This study aims to determine the influence of learning using virtual laboratories on students' critical thinking skills on wave materials. The research was conducted at SMP Negeri 6 Tondano, Academic Year 2023-2024. This study uses a Quasi Experiment consisting of 2 classes, namely the Experiment class with 15 students and the control class with 16 students. The results of this study showed that there was a difference in the results of the critical thinking ability of the experimental class that was treated using virtual laboratory-assisted learning media and the control class using conventional methods. This difference can be seen from the average results of the post-test critical thinking ability of the experimental class that has been given learning using the virtual laboratory is 70.67 while the pre-test of the control class that uses conventional learning is 45.63. This is also evident from the results of the t-test calculation which produced a value of .
Implementasi Pendekatan Keterampilan Proses Sains Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Ekosistem Pontoh, Febrianto; Warouw, Zusje W. M.; Rondonuwu, Anneke T.
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 4 No. 2: Desember 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPAK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/slj.v4i2.2062

Abstract

Pembelajaran saat ini umumnya diarahkan untuk menghafal, kurang pengaplikasian dan pemecahan masalah. Hal ini akan mengakibatkan siswa mengalami kesulitan mengaplikasikan pengetahuan yang diperolehnya dalam kehidupan nyata, oleh karena itu diperlukan mengembangkan pembelajaran yang melatihkan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dengan menggunakan pendekatan keterampilan proses sains pada materi ekosistem di SMP Negeri 6 Satap Likupang Barat. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII yang berjumlah 15 orang siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes essay. Dari 15 siswa, pencapaian KKM mengalami peningkatan yaitu rata-rata kemampuan berpikir siswa pada siklus I sebesar 71,67%, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 85,33%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui implementasi pendekatan keterampilan proses sains dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi ekosistem kelas VII SMP Negeri 6 Satap Likupang Barat.
Pengaruh Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) Berbantuan Mind Mapping Terhadap Hasil Belajar IPA Kelas VIII SMP Negeri 3 Belang Pada Materi Sistem Pencernaan Pada Manusia Pandaleke, Novia; Warouw, Zusje W. M.; Harahap, Fransiska
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 4 No. 2: Desember 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPAK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/slj.v4i2.4962

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) berbantuan mind mapping terhadap hasil belajar IPA kelas VIII SMP Negeri 3 Belang pada materi sistem pencernaan pada manusia. Rancangan penelitian ini adalah quasi experimental dengan pretest posttest nonequivalent control group design pada sampel kelas VIIIA sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIIB sebagai kelas kontrol yang terdiri dari 20 siswa. Data hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pretest kelas eksperimen yaitu 40,5 dan rata-rata nilai posttest kelas eksperimen yaitu 82 sedangkan rata-rata nilai pretest kelas kontrol yaitu 32 dan rata-rata nilai posttest kelas kontrol yaitu 71,75. Data dianalisis menggunakan statistik uji-t dengan nilai thitung 207,41 dan nilai ttabel 1,685 pada taraf α=5%. Berdasarkan pada kriteria penerimaan Ha yaitu thitung>ttabel. Maka H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya terdapat pengaruh model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) berbantuan mind mapping terhadap hasil belajar IPA kelas VIII SMP Negeri 3 Belang pada materi sistem pencernaan pada manusia.
Pengaruh Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning CTL Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPA Materi Sistem Pencernaan Manusia Parwasih, Ni Wayan Sri; Warouw, Zusje W. M.
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 1 No. 1: Juni 2020
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPAK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/slj.v1i1.29

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning< em> nbsp; CTL terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem pencernaan manusia kelas VIII SMP Swadharma Mopugad Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest posttest control group design< em> Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Swadharma Mopugad yang terdiri dari 2 kelas Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan random sampling < em>yaitu 1 kelas sebagai kelas kontrol dan 1 kelas sebagai kelas eksperimen dengan jumlah masing masing kelas 25 siswa Uji prasyarat menggunakan uji normalitas dan homogenitas teknik analisis data menggunakan uji t dalam pengujian tersebut diperoleh thitung< sub> = 10 70 gt; ttabel< sub> = 1 708 Kesimpulannya yaitu model CTL berpengaruh terhadap hasil belajar siswa < p>
Kesulitan Belajar Siswa dalam Memahami Konsep Virus di SMA Negeri 1 Tondano: Students' Learning Difficulties in Understanding the Concept of Viruses at SMA Negeri 1 Tondano Zusje Wiesje Merry Warouw; Nikita Aydelina Br Karo; Fanny Nella Nanlohy
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 5 No. 02 (2025): Research Articles, August 2025
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v5i02.6684

Abstract

Virus material in high school biology often causes learning difficulties due to its abstract nature and difficulty in visualizing. This condition results in low student conceptual mastery and high potential for misconceptions. This study aims to map the pattern of student learning difficulties in the virtual material and the factors that cause it. Descriptive research was conducted at SMA Negeri 1 Tondano in April 2025, involving 21 grade X-1 students selected using a simple random technique. Data were collected through observation, written tests (15 multiple-choice questions and 5 essays), and questionnaires on difficulty factors covering aspects of self, family, school, and society. The test instrument was tested for validity with point-biserial correlation and reliability, KR-20, resulting in a coefficient of 0.63, indicating sufficient reliability. The results of the study showed that the average student conceptual mastery only reached 31.14, far below the Minimum Completion Criteria (70). The memory aspect (C1) was higher (34.19%) than the understanding aspect (C2) (26.45%), indicating the dominance of memorisation. A total of 47.61% of students were in the high difficulty category, while 23.8% were in the very high difficulty category. The dominant external factors came from the school environment (88%), particularly limited visual media and laboratory facilities, followed by family support (83.2%), while community influence was lower (52.2%). Internal factors such as student interest, motivation, and attention also contributed significantly.In conclusion, students' learning difficulties in viruses were dominated by weak conceptual understanding and limited learning resources. Innovative learning strategies based on visualization, interactive technology media, concept maps, and virtual laboratories are needed. Practical implications: Biology teachers need to design more contextual and visual learning experiences, utilize technology, and provide space for exploratory activities to strengthen student understanding.
Development of interactive multimedia on environmental pollution topics with STEM approach for junior high school students Zusje Wiesje Merry Warouw; Elcia Romarta Purba; Widya Anjelia Tumewu; Ester Caroline Wowor; Brian Ricard Wola
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 6, No 3 (2024): October 2024
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bino.v6i3.19525

Abstract

The 21st century is known as the digital age, in which teachers' and students' ability to access and utilize technology is essential. This study aims to develop feasible and practical interactive multimedia on environmental pollution topics with a STEM approach for junior high school students. The research type we use is development research using the ADDIE model. The data collection techniques used were interviews and questionnaires. The research instruments used were interview sheets and questionnaires. Quantitative and qualitative data analysis techniques were used in this study. The results showed that the validation of subject matter experts was 93%, learning media experts was 94%, and peer assessment was 94%. All three were included in the very feasible category and did not require revision. In addition, the small group evaluation obtained an average score of 4.50 with a percentage of 90%. Based on these findings, interactive multimedia on environmental pollution topics with a STEM approach for junior high school students was declared feasible and practical for science learning. The STEM-based teaching material we have successfully produced can support and answer some of today's science learning challenges.Abstrak. Abad ke-21 dikenal sebagai era digital, dimana kemampuan guru dan siswa dalam mengakses dan memanfaatkan teknologi menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangan multimedia interaktif berbasis STEM pada topik pencemaran lingkungan untuk siswa SMP yang layak dan praktis digunakan. Jenis penelitian yang kami gunakan adalah penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE. Teknik pengumpulan data yang kami gunakan adalah wawancara dan kuisioner. Instrumen penelitian yang kami gunakan adalah lembar wawancara dan angket. Teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli materi pelajaran 93%, ahli media pembelajaran 94%, dan penilaian teman sejawat 94% yang mana ketiganya termasuk pada kategori sangat layak dan tidak memerlukan revisi. Selain itu, hasil penilaian siswa dalam small group evaluation memperoleh skor rata-rata 4.50 dengan persentase 90%. Berdasarkan temuan tersebut, multimedia interaktif berbasis STEM pada topik pencemaran lingkungan untuk siswa SMP dinyatakan layak dan praktis dimanfaatkan dalam pembelajaran IPA. Bahan ajar berbasis STEM yang berhasil kami produksi diharapkan mendukung dan menjawab sebagian tantangan pembelajaran IPA masa kini.