Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN Kurniahtunnisa Kurniahtunnisa; Zusje Wiesje Merry Warouw; Musma Rukmana
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v6i2.5224

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan aspek esensial dalam pembelajaran IPA, yang menjadi fondasi bagi siswa untuk mengambil keputusan dan memecahkan permasalahan kontekstual. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa pada topik sistem pernapasan. Metode yang diterapkan adalah Penelitian dan Pengembangan (RD). Hasil validasi oleh dua validator mengindikasikan bahwa instrumen tes sangat valid pada aspek kesesuain materi, konstruksi, dan penggunaan bahasa pada soal, dengan rata-rata skor sebesar 86,67. Analisis empiris melalui Anates 4.0 menghasilkan 29 soal valid dan 13 tidak valid. Terdapat 11 soal memiliki daya beda baik, 20 cukup, dan 11 jelek. Kesulitan soal bervariasi; 9 mudah, 18 sedang, dan 15 sukar hingga sangat sukar.  Uji reliabilitas diperoleh nilai  0,70 yang berarti instrumen reliabel. Berdasarkan validitas isi dan empiris, 25 soal dari 42 soal yang dikembangkan dapat digunakan dan efektif mengukur kemampuan berpikir kritis siswa, dengan hasil rata-rata menunjukkan siswa berada pada kategori cukup kritis.
PENGARUH PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN VIRTUAL LABORATORY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI GELOMBANG Kansil, Monica J.; Warouw, Zusje W. M; Harahap, Fransiska
SOSCIED Vol 7 No 1 (2024): SOSCIED - Juli 2024
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jsoscied.v7i1.774

Abstract

This study aims to determine the influence of learning using virtual laboratories on students' critical thinking skills on wave materials. The research was conducted at SMP Negeri 6 Tondano, Academic Year 2023-2024. This study uses a Quasi Experiment consisting of 2 classes, namely the Experiment class with 15 students and the control class with 16 students. The results of this study showed that there was a difference in the results of the critical thinking ability of the experimental class that was treated using virtual laboratory-assisted learning media and the control class using conventional methods. This difference can be seen from the average results of the post-test critical thinking ability of the experimental class that has been given learning using the virtual laboratory is 70.67 while the pre-test of the control class that uses conventional learning is 45.63. This is also evident from the results of the t-test calculation which produced a value of .
The Effect of the Discovery Learning Model on Student Biology Learning Outcomes on Human Digestive System Materials Class XI SMA Negeri 2 Tondano Etin Ruban; Helen J. Lawalata; Zusje W. M. Warouw
Polygon : Jurnal Ilmu Komputer dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 2 No. 6 (2024): November : Polygon : Jurnal Ilmu Komputer dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/polygon.v2i6.276

Abstract

This study aims to determine the influence of the Discovery Learning learning model on the cognitive learning outcomes of students' biology on the material of the human digestive system in class XI of SMA Negeri 2 Tondano. With this research method, it is quasi-experiment research. The result is a significance value (2-tailed) < 0.05, then H0 is rejected and H1 is accepted. In the results of the "t" test, a significant number (2-tailed) 0.000 < 0.05 is obtained, then H0 is rejected and H1 is accepted, meaning that there is an influence of the discovery learning model on the learning outcomes of Biology. Then it is seen from the average learning outcomes after being given treatment. Based on the results of the analysis, it shows that the average value of the experimental class at the time of the Pretest is 31.24 while the control class is 24.49. At the time of the posttest, the average score of the experimental class reached 86.82 while the control class was 57.27.
Application of Direct Learning Model to Improve Student Learning Outcomes on Digestive System Materials in Class XI Science 2 SMA Negeri 7 Southeast Maluku Sisilia Domitila Sangur; Helen J. Lawalata; Zusje W. M. Warouw
Polygon : Jurnal Ilmu Komputer dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 2 No. 6 (2024): November : Polygon : Jurnal Ilmu Komputer dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/polygon.v2i6.277

Abstract

This study aimed to describe students' learning outcomes using the Direct Instructions Learning Model on the digestive system material. This study is classroom action research. This study was conducted in class XI of SMA Negeri 7 Southeast Maluku. The subjects of this study were 22 students of class XI IPA. The study results showed that the percentage of classical learning completion in cycle I was 32% with an average score of 63.5% and cycle II was 82% with an average score of 80.22. With these research results, it can be concluded that applying the direct instructions learning model can improve student learning outcomes on the digestive system material in class XI of SMA Negeri 7 Maluku Tenggara.
Pengaruh Model Project Based Learning Dalam Pembelajaran Biologi Terhadap Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Keanekaragaman Hayati Zulviana Y. Sidabariba; Zusje Warouw; Emma M. Moko
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 4: Juni 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i4.3899

Abstract

Project Based Learning (PjBL) adalah salah satu model pembelajaran yang menggunakan masalah dunia nyata sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui project based learning (Pjbl) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi keanekaragaman hayati indonesia kelas X SMA Negeri 1 Tondano. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksperimen semu atau quasi experimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Thitung 7.558 >Ttabel 2.037 dengan nilai signifikansi yang 0.000< 0,05, artinya H0 ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa project based learning (Pjbl) berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Kemudian dilihat dari nilai rata-rata berpikir kritis siswa pada posttest kelas eksperimen yaitu 73.09, sedangkan posttest kelas kontrol yaitu, 64.71.
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN PADA SISWA KELAS VII SMPN 2 LANGOWAN Manopo, Olivia Jelita; Warouw, Zusje Wiesje Merry; Harahap, Fransiska
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v5i1.1614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model project based learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi pencemaran lingkungan pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Langowan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 23 siswa. Teknik pengumpulan data berupa tes. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar pada materi pencemaran lingkungan. Data penelitian dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata hasil belajar 61 pada pra siklus, meningkat menjadi 69 pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 81 pada siklus II. Selain itu, persentase ketuntasan juga terlihat 26% pada pra siklus, meningkat menjadi 48% pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 87% pada siklus II. Dengan demikian, peneliti menyimpulkan bahwa penerapan model PjBL dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi pencemaran lingkungan pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Langowan.
Transformasi Pembelajaran Biologi Menggunakan Video Animasi: Dampaknya terhadap Motivasi dan Pemahaman Konsep Siswa Pada Materi Klasifikasi Makhluk Hidup Shebianda Meiny Warow; Aser Yalindua; Zusje W. M. Warouw
Jurnal Cakrawala Pendidikan dan Biologi Vol. 2 No. 2 (2025): Juni: Jurnal Cakrawala Pendidikan dan Biologi
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jucapenbi.v2i2.401

Abstract

Low motivation to learn and limited conceptual understanding are significant challenges in learning biology at the junior high school level, especially in abstract material on the classification of living things. This study aims to analyze the influence of the use of animated videos on student learning motivation and learning outcomes. A quantitative approach with a pre-experimental design of one group pre-test and post-test was used in this study. The research sample consisted of 25 students in grade VIII of SMP Negeri 2 East Likupang. Data was collected through observation sheets to assess learning motivation and pre-test and post-test tests to evaluate learning outcomes. The results of the observation showed that the average motivation of students reached 86.32% in the outstanding category. The average pre-test score of 59.57 increased to 81.09 on the post-test, indicating a significant improvement in concept comprehension. The t-test corroborates these findings with a significant value at a 95% confidence level. These results show that animated videos can present a visualization of complex concepts in an engaging and contextual way, thereby increasing students' focus, active participation, and absorption of the material. In addition, the use of this media also supports the development of students' collaborative skills and critical thinking. This research confirms that animated videos are a strategic alternative in effective science learning, especially in school environments with limitations of conventional visual media. It is suggested that the application of this media be expanded to various materials and levels of education.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Audio Visual Menggunakan Aplikasi Capcut untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SMP pada Materi Sistem Pencernaan Manusia : Penelitian Patibang, Rike Trisanti; Paat, Meike; Rungkat, Jovialine Albertine; Warouw, Zusje Wiesje Merry; Rampengan, Mercy; Mokalu, Yohanes Bery
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.818

Abstract

Rendahnya motivasi belajar siswa akibat pembelajaran yang berpusat pada guru dan penggunaan media yang kurang menarik menyebabkan siswa pasif dan kesulitan memahami materi. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan media pembelajaran audio visual berbasis aplikasi capcut dalam meningkatkan motivasi belajar siswa SMP pada materi sistem pencernaan manusia. Penelitian ini menggunakan metode mix method dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, berfokus pada pemanfaatan media yang sebelumnya telah dikembangkan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian adalah 15 siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tombulu. Data dikumpulkan melalui angket motivasi belajar sebelum dan sesudah penggunaan media, tes hasil belajar, serta angket dan wawancara respon guru dan siswa terhadap pemanfaatan media. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar dengan skor N-Gain sebesar 0,95 atau 94,57% (kategori tinggi dan efektif), serta peningkatan hasil belajar dengan N-Gain 0,79 atau 79,44%. Selain itu, respon guru 98% dan siswa 96,42% menunjukkan bahwa media dinilai sangat praktis dan menarik digunakan dalam pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan media audio visual berbasis capcut mampu meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa secara signifikan, serta layak digunakan dalam proses pembelajaran IPA di SMP.
PENGARUH PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN VIRTUAL LABORATORY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI GELOMBANG Kansil, Monica J.; Warouw, Zusje W. M; Harahap, Fransiska
SOSCIED Vol 7 No 1 (2024): SOSCIED - Juli 2024
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jsoscied.v7i1.774

Abstract

This study aims to determine the influence of learning using virtual laboratories on students' critical thinking skills on wave materials. The research was conducted at SMP Negeri 6 Tondano, Academic Year 2023-2024. This study uses a Quasi Experiment consisting of 2 classes, namely the Experiment class with 15 students and the control class with 16 students. The results of this study showed that there was a difference in the results of the critical thinking ability of the experimental class that was treated using virtual laboratory-assisted learning media and the control class using conventional methods. This difference can be seen from the average results of the post-test critical thinking ability of the experimental class that has been given learning using the virtual laboratory is 70.67 while the pre-test of the control class that uses conventional learning is 45.63. This is also evident from the results of the t-test calculation which produced a value of .
Implementasi Pendekatan Keterampilan Proses Sains Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Ekosistem Pontoh, Febrianto; Warouw, Zusje W. M.; Rondonuwu, Anneke T.
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 4 No. 2: Desember 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPAK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/slj.v4i2.2062

Abstract

Pembelajaran saat ini umumnya diarahkan untuk menghafal, kurang pengaplikasian dan pemecahan masalah. Hal ini akan mengakibatkan siswa mengalami kesulitan mengaplikasikan pengetahuan yang diperolehnya dalam kehidupan nyata, oleh karena itu diperlukan mengembangkan pembelajaran yang melatihkan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dengan menggunakan pendekatan keterampilan proses sains pada materi ekosistem di SMP Negeri 6 Satap Likupang Barat. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII yang berjumlah 15 orang siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes essay. Dari 15 siswa, pencapaian KKM mengalami peningkatan yaitu rata-rata kemampuan berpikir siswa pada siklus I sebesar 71,67%, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 85,33%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui implementasi pendekatan keterampilan proses sains dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi ekosistem kelas VII SMP Negeri 6 Satap Likupang Barat.