Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

ANALISIS KEBUTUHAN E-LKPD FISIKA BERBASIS DUAL SPACE INQUIRY FRAMEWORK UNTUK MENSTIMULUS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Azizah, Izzati; Novitra, Fuja; Fauzi, Ahmad; Riyasni, Selma
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 2 (2025): February
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research explores the necessity for developing a physics-based Electronic Student Worksheet (E-LKPD) integrated with the Dual Space Inquiry Framework (DSIF), aimed at enhancing students' critical thinking abilities within the topic of heat. Conducted at the define phase of the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate), the study encompasses a series of analyses: front-end, learner, task, concept, and instructional objectives specification. Data were obtained through a combination of literature review, classroom observations, structured interviews, and questionnaires involving a physics teacher and 32 students at SMA Negeri 3 Bukittinggi. The results reveal a significant demand from both educators and learners for engaging, inquiry-based digital learning tools such as DSIF-based E-LKPDs to improve the quality of physics instruction, especially in the heat topic.
Analisis Kebutuhan Pengembangan E-LKPD Pencemaran Lingkungan Terintegrasi PjBL untuk Memfasilitasi Pengetahuan dan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Nabila, Yafiatul; Asrizal, Asrizal; Amir, Harman; Novitra, Fuja
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30955

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis kebutuhan untuk mengembangankan E-LKPD terintegrasi model Project Based Learning (PjBL) khususnya untuk materi pencemaran lingkungan.Tujuan utamanya adalah menciptakan E-LKPD yang meningkatkan pengetahuan dan keterampilan berpikir kreatif. Kondisi awal di SMAN 1 Lembah Gumanti menunjukkan bahwa LKPD yang digunakan belum memenuhi krateria LKPD yang baik, serta belum mendukung pengembangan pengetahuan dan keterampilan berpikir kreatif siswa. Selain itu, guru disekolah tersebut belum menerapkan pembelajaran terintegrasi PjBL. Penelitian ini mengadopsi jenis penelitian pengembangan dengan menggunkanan model Hannafin & Peck sebagai kerangka kerjanya. Hasil analisis awal mengidentifikasi bahwa pengetahuan dan keterampilan berpikir kreatif masih tergolong rendah. Hal ini diperkuat dengan nilai rata-rata ujian akhir semester fisika yang hanya 63,25, dibawah krateria ketuntasan minimum 75. Rata-rata indikator berpikir kreatif yang masih rendah dengan persentase masing masing indikatornya yaitu keluwesan 39%, kelancaran 37%, keaslian 23%, dan elaborasi 29%. Oleh karena itu, pengembangan E-LKPD terintegrasi PjBL menjadi solusi untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan berpikir kreatif siswa, serta mendukung inovasi pembelajaran sesuai Kurikulum Merdeka.
Needs Analysis of Physics E-Modules Based on Dual Space Inquiry Framework to Stimulate Students' Creative Thinking Ability on Static Fluid Material Hayati, Fitri; Novitra, Fuja; Mufit, Fatni; Suherman, Dea Stivani
Physics Learning and Education Vol. 3 No. 3 (2025): September Edition
Publisher : Department of Physics Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ple.v3i3.231

Abstract

In order to encourage students' creative thinking regarding static fluid material, this study aims to assess the need for physics e-modules based on the Dual Space Inquiry framework. This research employs a development (R&D) methodology using the Dick and Carey instructional design model. Descriptive quantitative data analysis was used in the study. The results showed that students’ creative thinking abilities were still categorized as low, with an average percentage of 24.22%. Observations revealed that the learning approach used had not effectively encouraged students’ creative thinking, and that teachers were still relying on print-based instructional resources. Furthermore, based on a questionnaire completed by students, static fluid was identified as a topic that is difficult for them to understand. In light of these issues, there is a need for teaching materials that are both technology-based and capable of stimulating students' creative thinking skills. Therefore, the researchers propose a physics e-module based on the Dual Space Inquiry framework as a solution to enhance students’ creative thinking in learning static fluid material.
Pembuatan Multimedia Interaktif Berbasis Discovery Learning Berbantuan Google Sites untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Pada Materi Fluida Statis Hanifah, Elsa Syadza; Festiyed, Festiyed; Mufit, Fatni; Novitra, Fuja
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi sesuai dengan tuntuan pembelajaran diabad 21 memberikan suatu pandangan baru. Siswa didorong untuk menjadi kreatif. Menurut informasi yang dikumpulkan dari penelitian ini, rendahnya kemampuan siswa dalam berpikir kreatif dan pembelajaran bersifat teacher centered. Solusi yang dilakukan untuk menyelesaikan masalah ini adalah dengan membuat multimedia yang interaktif. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan, memvaliditas dan praktikalitas terhadap multimedia interaktif. Pembuatan multimedia interakatif ini dilakukan dengan model desain pembelajaran dick&carey. Berdasarkan hasil penelitian, dibuat mutimedia interaktif dengan karakteristik: multimedia disusun dengan 6 sintak discovery learning yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berpikir kreatif materi fluida statis, yang dibuat dalam google sites. Hasil validasi diperoleh sangat valid pada nilai 0,89 dengan kategori sangat valid. Hasil uji kepraktisan dinyatakan sangat praktis dengan nilai 0,91. Jadi, dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif berbasis discovery learning berbantuan google sites untuk meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif siswa pada materi fluida statis valid dan praktis untuk digunakan.
Pengaruh Model Pembelajaran Generatif Berbantuan Media Mind Mapping terhadap Kompetensi Fisika Siswa Kelas XI MIA SMAN 1 Painan Lestra, Dila Ayu; Akmam, Akmam; Darvina, Yenni; Novitra, Fuja
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswa kurang aktif dan  kritis pada proses pembelajaran. Siswa sekedar menyimak apa yang guru jelaskan tanpa  memahami isinya, dan melupakannya pada pembelajaran berikutnya sehingga mengurangi efektivitas pembelajaran. Solusi yang mungkin dilakukan yakni melalui penerapan model ajar generatif dengan bantuan media mind mapping. Tujuan dilaksanakannya penelitian yakni mengetahui pengaruh dari model ajar generatif yang dibantu dengan media mind mapping ditinjau dari kompetensi fisika siswa Kelas kelas XI  MIA SMAN 1 Painan. Hipotesis  penelitian ini yakni ditemukan pengaruh dari penerapan model ajar generatif yang dibantu dengan media mind mapping  ditinjau dari hasil belajar  materi dinamika gerak. Penelitian ini berjenis eksperimen semu. Populasi untuk penelitian yakni keseluruhan siswa kelas XI FASE  SMAN 1 Painan tahun akadmik 2023/2024. Teknik purposive sampling dipakai untuk pengambilan sampel. Sampel penelitiannya yakni Kelas XI FASE 1 dan Kelas XI FASE 2. Instrumen yang digunakan berupa lembar berupa pertanyaan objektif. Uji-t digunakan untuk analisis data, dan tingkat signifikansinya adalah  0,05. Setelah dilakukan penelitian, kedua kelas sampel tersebut diberi perlakuan yang berbeda. Penelitian memperlihatkan ditemukannya perbedaan yang signifikan dari kelas yang menerapkan model ajar generatif dibantu dengan media mind mapping terhadap kelas yang menerapkan model ajar yang biasa guru pakai melalui  bantuan media mind mapping. Nilai belajar siswa rata-rata untuk kelas yang memakai model ajar generatif diraih 79,20, dan nilai belajar siswa rata-rata untuk kelas yang memakai model ajar yang biasa dipakai pendidik  diraih 76,15. Dampak dari model ajar generatif yang dibantu dengan media mind mapping terlihat pada hasil proses belajar siswa yang  dianalisis dan diuji hipotesisnya.Berdasarkan uji hipotesis diperoleh ttabel adalah 1,09 dan thitung adalah 2,00 .  Syarat H0 ditolak adalah jika t_tabel<thitung.  Nilai thitung berada dalam penolakan H0, sehingga H1 diterima.  Karena semua variabel dikontrol, kecuali model proses belajar sehingga bisa diraih Kesimpulan yakni penerapan model ajar generatif yang dibantu dengan media mind mapping pada materi Dinamika Gerak menyumbangkan pengaruh positif untuk hasil belajar peserta didik.
Menganalisis Kebutuhan Peserta Didik terhadap Media Pembelajaran yang ada di SMA N 1 Baso Nabila, Diva Syukra; Akmam, Akmam; Hidayati, Hidayati; Novitra, Fuja
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan siswa terkait media pembelajaran yang tersedia di sekolah, dengan fokus pada efektivitas dan relevansinya dalam mendukung pemahaman materi. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan melakukan survei kepada siswa dan guru di beberapa sekolah guna mengumpulkan data mengenai persepsi, preferensi, dan kendala yang dihadapi dalam penggunaan media pembelajaran. Tujuan lain dari penelitian ini adalah mengevaluasi penggunaan media melalui penyebaran angket kepada guru dan siswa, serta menganalisis data nilai pengetahuan siswa. Sampel penelitian terdiri dari siswa kelas XI Fase F di SMA N 1 Baso, dan hasil angket menunjukkan bahwa baik guru maupun siswa memiliki kebutuhan yang rendah terhadap media pembelajaran, dengan hasil belajar siswa juga berada pada kategori rendah. Penelitian ini menyoroti pentingnya media pembelajaran dalam meningkatkan prestasi siswa dan membuat proses belajar lebih menarik. Berdasarkan temuan ini, disarankan untuk meningkatkan akses dan keterampilan guru dalam memanfaatkan media digital agar lebih sesuai dengan kebutuhan belajar siswa.
Comparison of Students' Physics Concept Understanding Using STAD and Jigsaw Type Cooperative Learning Models in Grade XI Phase F at SMAN 1 Padang Ganting Putra, Reky; Dewi, Wahyuni Satria; Festiyed, Festiyed; Novitra, Fuja
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu aspek penting dalam pendidikan yang tidak dapat dipisahkan adalah proses pembelajaran. Dalam proses tersebut, penting bagi guru untuk memperhatikan metode pembelajaran yang digunakan agar dapat menarik perhatian siswa. Agar siswa dapat belajar fisika dengan lebih efektif, guru perlu memahami cara memilih metode pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Sayangnya, masih banyak sekolah yang menerapkan metode tradisional, yaitu guru mendominasi pembicaraan sementara siswa hanya mendengarkan. Salah satu cara agar pembelajaran menjadi lebih menarik dan menyenangkan adalah dengan menerapkan metode pembelajaran khusus, seperti STAD dan Jigsaw. Penelitian ini difokuskan pada topik usaha dan energi pada Kelas XI Fase F di SMAN 1 Padang Ganting. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Non-equivalent control group design. Populasi penelitian adalah siswa Kelas XI Fase F, dan sampel dipilih secara purposive sampling. Kelas XI F1 ditetapkan sebagai Kelas Eksperimen 1, sedangkan Kelas XI F2 ditetapkan sebagai Kelas Eksperimen 2. Fokus utama penelitian adalah pada penilaian pengetahuan siswa, dengan data dikumpulkan melalui tes. Metode analisis data meliputi analisis deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas yang menggunakan model pembelajaran STAD adalah 73%, lebih tinggi dibandingkan dengan nilai rata-rata kelas yang menggunakan model pembelajaran Jigsaw sebesar 71%. Pengujian hipotesis menunjukkan nilai t hitung sebesar 24,42, lebih besar dari nilai t tabel sebesar 1,99. Karena nilai t hitung lebih besar dari nilai t tabel (24,42 > 1,99), maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dalam peningkatan pemahaman konseptual siswa antara model pembelajaran STAD dan Jigsaw.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Terintegrasi STEM Terhadap Pemahaman Konsep Fisika Siswa di SMAN 1 X Koto Tanah Datar Utia, Rahimatul; Yurnetti, Yurnetti; Hidayati, Hidayati; Novitra, Fuja
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 1 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i1.2634

Abstract

This study aims to find out the influence of the Integrated Project Based Learning learning model of the Science Technology Engineering and Mathematics (STEM) approach on the understanding of physics concepts of grade X students of SMAN 1 X Koto Tanah Datar. This study was carried out using a quantitative method with the Quasy Experiment type. The research instrument is in the form of a multiple-choice test with 5 choices. Before the test is given, the instrument will be tested for validity, reliability, difficulty, and differentiation. A total of 67 students of Class X Phase E became the study sample, namely 32 students from the experimental group and 35 students from the control group. The methods used to analyze the data include homogeneity tests, normality tests, and hypothesis tests. The findings of the study in the hypothesis test showed a significance value of < 0.05 which means that the use of the STEM integrated PjBL learning model affects the understanding of physics concepts of grade X students of SMAN 1 X Koto Tanah Datar.
Analisis Validitas E-LKPD Fluida Statis berbasis Dual Space Inquiry Framework dalam Menstimulasi Keterampilan Proses Sains Afriza, Nada; Novitra, Fuja; Mufit, Fatni; Anshari, Rio
TSAQOFAH Vol 6 No 1 (2026): JANUARI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/tsaqofah.v6i1.7962

Abstract

The development of valid digital teaching materials is a key prerequisite for stimulating students’ science process skills in physics learning, particularly on static fluid topics for Phase F students at senior high schools/Islamic senior high schools (SMA/MA). This study aims to analyze the validity level of a Static Fluid E-Worksheet (E-LKPD) based on the Dual Space Inquiry Framework (DSIF) as a digital learning material designed to foster students’ science process skills. This Research and Development (R&D) study is limited to the validity phase and employs the ADDIE development model, encompassing the analysis, design, and development stages. Data were collected using expert validation sheets and analyzed with Aiken’s V formula. The validation process involved three expert validators in Physics Education who assessed six components: content feasibility, visual communication, instructional design, software utilization, DSIF stages, and indicators of science process skills. The analysis results show that all validity aspects obtained an average Aiken’s V value of 0.90, categorized as very valid. These findings indicate that the DSIF-based E-LKPD meets criteria of substantive accuracy, presentation quality, visual design, and pedagogical alignment, and is thus suitable for use as a digital teaching material in static fluid physics learning. The developed product has the potential to be used in inquiry-based learning and to support the enhancement of students’ science process skills; therefore, further studies are recommended to examine its practicality and effectiveness through direct implementation with students so that its impact and applicability in real learning contexts can be understood more comprehensively.
Design of Interactive Learning Media Using Google Sites Assisted Inquiry Learning to Improve Critical Thinking Ability of Studets at SMAN 2 Painan Fadhiel, M. Al; Festiyed, Festiyed; Desnita, Desnita; Novitra, Fuja
Physics Learning and Education Vol. 3 No. 4 (2025): December Edition
Publisher : Department of Physics Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ple.v3i4.262

Abstract

The development of 21st-century technology demands more interactive and student-centered learning. However, preliminary studies at SMAN 2 Painan showed that students' critical thinking skills on heat were still low. This was due to the teacher-centered learning style, which resulted in students being less active, and the media used did not support exploration and discovery of concepts. To address these issues, this study developed an interactive, inquiry-based learning media supported by Google Sites. The development process followed the Dick and Carey model, with expert validation and practicality testing on 30 students and 3 Physics teachers. The validation results showed a Cohen's Kappa value of 0.96 (very valid), while the practicality test produced a value of 0.88 (very practical). These findings suggest that Google Sites can be an effective alternative to support inquiry-based learning and improve students' critical thinking skills. Consequently, this media can be used as an adaptive and accessible digital learning innovation. However, this study was limited to a small sample size, focused on only one topic, and did not examine the long-term impact of media use.