Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Automatic Geographic Information System algorithm for temporal mangrove observation: A case study in Gopek Beach, North Banten Della Ayu Lestari; Willdan Aprizal Arifin; Novi Sofia Fitriasari; Taufiq Ejaz Ahmad; Amien Rais; Dhea Rahma Azhari
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 27, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um017v27i22022p163-174

Abstract

Temporal observation is a series of processes started by collecting the necessary data, which is then processed, so that valid information is obtained to support the right decision. To increase the ease of data collection, an automatic algorithm is needed to increase efficiency, shorten the time, and reduce the required resources. The automatic algorithm based on the geographic information system developed in this study was applied to monitoring mangrove forests in Gopek Beach, located on the north coast of Serang, Banten. Using the cloud computing process from an automatic algorithm, the results of vegetation monitoring showed increased efficiency in time and resources. Thus, this study can be used for Geographic Information Systems learning materials in schools or universities.
STATUS SEBARAN DAN KERAPATAN KANOPI MANGROVE DI PULAU TOBEA BESAR SULAWESI TENGGARA MENGGUNAKAN DATA SATELIT LANDSAT 8 Kiffah Kayyisah Ahmad; Kiran Aulia Putri; Alya Dina Wilujeung; Della Ayu Lestari; Willdan Aprizal Arifin
Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vol 20, No 2 (2021): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/penaakuatika.v20i2.1363

Abstract

AbstrakPenelitian terapan ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis sebaran dan luasan hutan mangrove. Data yang diolah pada penelitian ini menggunakan citra satelit Landsat 8/ETM+ sehingga hasil dari penelitian ini didapati struktur jenis komunitas hutan mangrove di Pulau Tobea Besar. Proses identifikasi mangrove dilakukan melalui penggunaan band RGB 564, RGB 453 serta RGB dari band buatan yaitu RGB 53/24/2. Pengolahan digital untuk setiap data set meliputi seleksi fusi multispektral, penajaman, dan pemfilteran. Penentuan citra subset (cropping) dilakukan untuk mengakomodasikan ukuran citra sesuai dengan ukuran lokasi penelitian untuk menentukan sebaran, luasan dan perubahannya. Analisis kerapatan mangrove dilakukan dengan menggunakan formula NDVI. Berdasarkan hasil penelitian bahwa untuk kerapatan kanopi mangrove memiliki nilai yang sama yaitu mangrove dengan sebaran kanopi yang rapat, tidak adanya daerah yang memiliki daerah sebaran kanopi mangrove untuk nilai yang jarang maupun sedang.Kata kunci: Kerapatan, Landsat 8, Mangrove, Sebaran  AbstractThis applied research is a study that aims to study and analyze the distribution and extent of mangrove forests. The data processed in this study using satellite imagery landsat 8/ETM+ so that the results of this study found the structure of mangrove forest community types in Tobea Besar Island. Mangrove identification process is done through the use of RGB band 564, RGB 453 and RGB from artificial bands namely RGB 53/24/2. Digital processing for each data set includes multispectral fusion selection, sharpening, and filtering. Determination of subset imagery (cropping) is done to accommodate the size of the image according to the size of the research site to determine the spread, extent and changes. Mangrove density analysis is done using the NDVI formula. Based on the results of the study, the mangrove canopy density has the same value that is mangrove with a tight spread of canopy, the absence of areas that have mangrove canopy distribution areas for rare or moderate value.Keywords: Density, Landsat 8, Mangrove, Distribution
ANALISIS KANDUNGAN KLOROFIL-A SEBAGAI FISHING GROUND POTENSIAL (IKAN PELAGIS KECIL) DI SEKITAR PERAIRAN DESA SUNGSANG KABUPATEN BANYUASIN PROVINSI SUMATERA SELATAN Cakra Rahardjo; Willdan Aprizal Arifin; Della Ayu Lestari; Abdul Malik; Shafa Salsabilla Buchori Salsabilla Buchori
Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vol 20, No 2 (2021): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/penaakuatika.v20i2.1388

Abstract

Adanya zat hijau pada tumbuhan sebagai warna yang paling menonjol yaitu warna hijau yang disebut klorofil. Klorofil memiliki fungsi sebagai salah satu parameter yang sangat menentukan produktivitas primer yang ada di laut, pengukuran klorofil sangat penting dilakukan karena kadar klorofil dalam suatu volume air laut tertentu merupakan suatu ukuran bagi biomassa tumbuhan yang terdapat pada suatu perairan tersebut. Ketersediaan nutrient dan intensitas cahaya matahari yang cukup sanagat mempengaruhi konsentrasi dari klorofil-a. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data yaitu menggunakan metode studi literatur. Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa tingginya kandungan klorofil-a di perairan sekitar Desa Sungsang berkisar antara 5,10- 6,32 mg/m3. Kandungan klorofil rata-rata sangat tinggu sekitar 5,355 mg/ m3. Perbedaan nilai konsentrasi klorofil-a dan suhu permukaan laut, dikarenakan adanya hembusan angin di pesisir pantai sehingga nutrient terangkat.
Analisis Spasial Perubahan Sebaran Mangrove Akibat Tumpahan Minyak di Laut Banten Utara Pardip Maulana; Irawati Devi; Stefany Mariyori; Della Ayu Lestari
Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vol 21, No 2 (2022): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/penaakuatika.v21i2.2109

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan kekayaan biodiversitas mangrove terbesar di dunia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perubahan sebaran mangrove di Laut Banten Utara yang diduga akibat adanya tumpahan minyak. Penelitian ini dilakukan dengan konsep pemodelan data menggunakan bantuan software ArcGIS Pro. Kemudian data dianalisa berdasarkan data band inframerah pada formula NDVI (Normalized Difference Vegetation Index) untuk dapat dilakukan analisa deskriptif.. Hasil penelitian ini menunjukan luas tutupan mangrove pada tahun 2018 sebesar 223,67 Ha dengan kerapatan berkisar antara 0.046-0.399, luas tutupan mangrove bulan Agustus tahun 2019 sebesar 230,32 Ha dengan tingkat kerapatan 0.134-0.400, sedangkan luas tutupan mangrove bulan Agustus 2020 sebesar 229,08 Ha dengan tingkat kerapatan berkisar antara 0.086-0.457. Adapun penyebab berkurangnya luasan mangrove pada pantai Kecamatan Tirtayasa diduga diakibatkan oleh tumpahan minyak yang terjadi, serta adanya aktifitas pemanfaatan pohon mangrove oleh masyarakat. Tingkat sebaran mangrove yang di Laut Banten Utara yang beragam memberikan manfaat yang dinamis bagi ekosistem hayati dan non-hayati disekitarnya. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa telah terjadi perubahan luas sebaran dan tingkat kerapatan mangrove di Laut Banten Utara yang kemungkinan disebabkan oleh kegiatan deforestasi dan pencemaran limbah tumpahan minyak pada tahun 2019-2020.
Model Prediksi Kenaikan Permukaan Air Laut Menggunakan Data Satelit Altimery Jason-1 dengan pendekatan Algoritma Long-Short Term Memory (Studi Kasus: Teluk Jakarta) Amien Rais; Della Ayu Lestari; Willdan Aprizal Arifin
Jurnal Georafflesia: Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/georaf.v7i2.3203

Abstract

The capital city of Jakarta is the area with the highest population density in Indonesia with a population density of 16,937 people/sq km. Topographically, DKI Jakarta is located in the lowlands and is vulnerable to natural disasters, especially sea level rise. Data on sea level rise records show The trend of sea level rise is clearly visible in this tide gauge record from 1984 to 2004, at a rate of about 10mm/year. This certainly needs special attention to find out how much sea level rise will be so that it can be used as a coastal reference in making Jakarta regional policies. One way to find out the rate of sea level rise is by forecasting. In modeling time series forcing requires a model that can accommodate the time interval and the variables involved in the calculation. Each variable has a value depending on its past value and also on other past value variables. Therefore, we use the Long Short-Term Memory (LSTM) algorithm for forecasting sea level rise in Jakarta Bay. We use data from the last 30 years to model sea level rise in Jakarta Bay. The results show that there will be a maximum increase of 140 centimeters in 2040 with a maximum area of 6144.2 ha.
Pemodelan Spasial Genangan Banjir Rob, Studi Kasus: Pesisir Utara Banten (Kecamatan Kasemen) Dhea Rahma Azhari; Della Ayu Lestari; Willdan Aprizal Arifin
Jurnal Georafflesia: Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/georaf.v7i2.3201

Abstract

The northern coast of Banten, especially Kasemen District, is an area with accessibility that is directly opposite the Java Sea and has a sloping topography so that it has vulnerability to the potential for tidal flooding. This certainly has a significant impact on community activities. It is impossible to avoid the risk of tidal flooding, but spatial distribution of land use can be carried out to produce information for policy makers. This study uses a Geographic Information System by utilizing spatial data to analyze tidal flood modeling through historical data scenarios of the worst tidal flood events for the last 3 years, as well as knowing the area of ??vulnerability land with tidal flood detection in the North Coast region of Banten. The spatial approach is carried out through data processing which is divided into several stages, including reassessment, as well as cropping DEMNAS data, rasterization, and carrying out a modeling process to produce a map of the tidal flood area using the equilibrium method. The results showed that the Kasemen District area with a 0.10 meter scenario might inundate an area of ??574.38 ha, a 0.15 meter scenario inundate an area of ??582.67 ha, a 0.20 meter scenario an area of ??591.28 ha, and with a 0.25 meter scenario it inundate an area of 598.49 ha. Keywords: equilibrium, spatial model, tidal flood
Model Prediktif Genangan Kenaikan Muka Air Laut Di Kecamatan Telukbetung Barat dan Telukbetung Selatan Taufiq Ejaz Ahmad; Della Ayu Lestari; Ishak Ariawan
Jurnal Georafflesia: Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/georaf.v7i2.3200

Abstract

Kenaikan muka air laut merupakan suatu perubahan di alam yang terjadi secara eksponensial yang dapat memberikan tekanan pada kehidupan manusia, dimana area yang terendam akan memberikan kesulitan untuk melaksanakan aktivitas pada wilayah terdampak. Tujuan penelitian ini adalah melakukan permodelan area terdampak kenaikan muka air laut secara prediktif menggunakan GIS yang spesifik pada wilayah administratif Kecamatan Telukbetung Timur dan Kecamatan Telukbetung Selatan, Kota Bandar Lampung, dimana informasi yang dihasilkan dapat diperuntukan dalam menentukan keputusan di masa mendatang untuk dapat dirancang dengan baik. Dengan mengunakan data elevasi digital dengan resolusi tinggi dan nilai ketinggian muka air laut prediktif yang diperoleh dari penelitian sebelumnya, kemudian menerapkannya pada metode equilibrum yang akan membandingkan data elevasi digital dengan kenaikan muka air laut di Platform ArcGIS Pro, sehingga informasi hasil didapatkan, dimana pada skenario kenaikan muka air laut setinggi 0.4 m, Kecamatan Telukbetung Timur memiliki kemungkinan sebesar 17.42 ha untuk terendam dan pada Kecamatan Telukbetung Selatan seluas 6.74 ha. Pada skenario ketinggian 0.6 m, Kecamatan Telukbetung Timur memiliki kemungkinan seluas 30.66 ha untuk terendam dan pada Kecamatan Telukbetung Selatan seluas 11.87 ha, pada skenario terburuk dimana ketinggian muka air laut mencapai1.2 m, Kecamatan Telukbetung Timur memiliki kemungkinan untuk terendam seluas 44.60 ha dan Kecamatan Telukbetung Selatan seluas 17.27 ha.
MAPPING THE DISTRIBUTION OF MANGROVES IN SERANG REGENCY USING REMOTE SENSING (CASE STUDY OF PULAU PANJANG) Amelia Luthfi Kamil Amel; La Ode Alam Minsaris; Della Ayu Lestari
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI Vol 14 No 1 (2023): Maret
Publisher : UNIVERSITAS STEKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/jtikp.v14i1.535

Abstract

Mangroves are a multifunctional coastal ecosystem in coastal areas. Mangrove ecosystems can adapt to extreme coastal conditions, but are highly vulnerable to hazards such as regional degradation, species degradation, conflicts of interest, exploitation, and excessive mangrove use. Remote identification can help obtain the latest data related to the area of mangrove areas with time criteria and coverage of certain areas. The remote sensing used is Google Earth Engine (GEE). This study aims to be able to determine changes in the area of mangrove distribution and the level of density of mangrove ecosystems on Panjang Island, Serang Regency for the last 5 years from 2017 to 2021. The results of the distribution of mangrove areas in the span of 5 years from 2017 to 2021 the mangrove area on Panjang Island experienced a decrease in mangrove area by 5.47 ha. The level of mangrove density on Panjang island in the 5-year period from 2017 to 2021 is classified as a very rare mangrove density category.
Perancangan WebGIS sebagai Daya Tarik Destinasi Wisata Bahari di Raja Ampat Fitriyani, Sakila Divia; Vinsa Qatrunnada; Dini Dwi Andini; M. Fahri; Lestari, Della Ayu; Silaban, Joy Elisabeth; Ramadhani, Tirta Samudera
TAMIKA: Jurnal Tugas Akhir Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol 4 No 1 (2024): TAMIKA: Jurnal Tugas Akhir Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/tamika.Vol4No1.pp146-151

Abstract

Indonesia, with 17,540 islands spread from Sabang to Merauke, is known as a maritime country with extensive natural potential, especially in marine tourism. One of the famous marine tourism potentials is Raja Ampat or known as "last paradise on earth." The marine tourism management process still needs to be improved. This research aims to design WebGIS, using GIS technology and other software, to help increase information about marine tourism destinations in Raja Ampat. The research method applied uses the waterfall model, which includes analysis, design, and system implementation. This research resulted in designing a WebGIS system that makes it easier for users to find information about marine tourism destinations in Raja Ampat. WebGIS is an innovative solution to overcome this challenge, so that tourists can find out about tourist infrastructure in Raja Ampat easily and quickly. It is hoped that this will improve the tourist experience and support the management of marine tourismto be more effective, especially in Raja Ampat.
Meningkatkan Literasi TIK bagi Guru SD Labschool UPI Serang melalui Pelatihan Pemrograman Scratch Arifin, Willdan Aprizal; Lestari, Della Ayu; Apriansyah, Muhamad Renaldi; Rahardjo, Cakra; Azhari, Dhea Rahma
Jurnal Komunitas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2: Januari 2024
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/jks.v6i2.1939

Abstract

Dalam upaya untuk meningkatkan literasi TIK bagi guru-guru SD Labshool UPI Serang, tim pengabdian kepada masyarakan program studi sistem infromasi kelautan melaksanan kegiatan pelatihan pemrograman scratch. Pemrograman Scratch merupakan bahasa pemrograman visual yang diadaptasi dari metode pembelajaran creative learning cycle yang dijanjikan dapat mendukung pembelajaran abad 21. Kegiatan diawali dengan persiapan yang cukup baik, yang kemudian dilanjutkan ke tahapan pelaksanaan. Peserta cukup antusias dalam mengikuti kegiatan ini karena dapat secara langsung mencoba membuat program menggunakan bahasa pemrograman scratch yang dinilai cukup mudah digunakan. Studi kasus yang terapkan pada pelatihan ini adalah membuat permainan sederhana tentang memilah sampah organik dan unorganik. Sebagai bentuk tindak lanjut dari kegiatan ini, tim pengabdian kepada masyarakan program studi sistem informasi kelautan akan melakukan pendampingan secara berkala terkait pembuatan program menggunakan bahasa pemrograman scratch ini.Dalam upaya untuk meningkatkan literasi TIK bagi guru-guru SD Labshool UPI Serang, tim pengabdian kepada masyarakan program studi sistem infromasi kelautan melaksanan kegiatan pelatihan pemrograman scratch. Pemrograman Scratch merupakan bahasa pemrograman visual yang diadaptasi dari metode pembelajaran creative learning cycle yang dijanjikan dapat mendukung pembelajaran abad 21. Kegiatan diawali dengan persiapan yang cukup baik, yang kemudian dilanjutkan ke tahapan pelaksanaan. Peserta cukup antusias dalam mengikuti kegiatan ini karena dapat secara langsung mencoba membuat program menggunakan bahasa pemrograman scratch yang dinilai cukup mudah digunakan. Studi kasus yang terapkan pada pelatihan ini adalah membuat permainan sederhana tentang memilah sampah organik dan unorganik. Sebagai bentuk tindak lanjut dari kegiatan ini, tim pengabdian kepada masyarakan program studi sistem informasi kelautan akan melakukan pendampingan secara berkala terkait pembuatan program menggunakan bahasa pemrograman scratch ini.
Co-Authors Acep Saepul Zamil Achmad Muhyidin, Arifai Achmad, Andika Adi Saputra Ahmad, Kiffah Kayyisah Ahmad, Taufiq Ejaz Aji Prasetyo Akbar, Muhammad Fikri Alya Dina Wilujeung Amelia Luthfi Kamil Amel Amien Rais Amien Rais amien rais, amien Andika Adi Saputra Achmad Anzani, Luthfi Apriansyah, Muhamad Renaldi Apriansyah, Muhammad Renaldi Aris Munandar Armelita, Ayang Azhari, Dhea Rahma Cakra Rahardjo cakra rahardjo Dewi Susilongtyas Dewi Susiloningtyas Dhea Rahma Azhari Dhea Rahma Azhari Dhea Rahma Azhari Dian Primasari Dini Dwi Andini Ester Frescila Simbolon Eva Rachmi Fawaz Fawaz Fitriyani, Sakila Divia Hendarmin, Rum Herli Salim Hidayat, Muhammad Syarifuddin Irawati Devi Ishak Ariawan Januar, Tri Wandi Juli, Hildayati Kiffah Kayyisah Ahmad Kiran Aulia Putri Kukuh Widiyanto Kusuma, Nasywa Difa Kusuma, Sigit Candra Winata Kusumawati, Lia Lesi Hertati, Lesi Lestari, Filya Rizky Lili Syafitri, Lili M. Fahri M. Fikri Akbar Maryam, Azizah Shafira Minsaris, La Ode Alam Muhamad Renaldi Apriansyah Nabillah, Qori Novi Sofia Fitriasari Nurul Sri Rahatiningtyas Pardip Maulana Pratiwi, Anggun Nia Putri, Amanda Murdiah Putri, Kiran Aulia Rahardjo, Cakra Rahatiningtyas, Nurul Sri Rahmawati, Zahira Rahmayang, Tito Ramadhani, Tirta Samudera Sandy Allifiansyah Sartono, Muhammad Naufalio Tamam Septiantina, Shinta Shafa Salsabilla Buchori Salsabilla Buchori Sigit Candra Winata Kusuma Silaban, Joy Elisabeth Stefany Mariyori Supriatna Supriatna Supriatna Supriatna Susilongtyas, Dewi Syamsul Arifin Taufiq Ejaz Ahmad Taufiq Ejaz Ahmad Taufiq Ejaz Ahmad Tirtana, Denta Tuty Handayani Tuty Handayani Vinsa Qatrunnada Wahyu Hidayat Willdan Aprizal Arifin Wirasena, Adinata Yuliani, Hafri Zamil, Acep Saepul