Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

WORK MOTIVATION AND EMPLOYEE ENGAGEMENT AS PREDICTORS OF TURNOVER INTENTION Safitri, Ria; Hartati, Wiwi; Sylvani, Sylvani
Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Vol. 14 No. 4 (2025)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jm.v14i4.3333

Abstract

Introduction: This study examines the relationship between the intention to leave among PT X workers and their degrees of job motivation and engagement. The company has recently experienced a high turnover rate, which has challenged operational consistency and increased hiring costs. Turnover intention denotes an employee's inclination to quit their position, shaped by several organizational and psychological factors. Intrinsic and extrinsic job motivation, along with employee engagement —defined as the emotional and intellectual involvement of employees in their work —are considered to impact this purpose significantly. Methods: A quantitative explanatory research methodology was employed, utilizing a saturated sample of 234 employees. Questionnaires gathered data. Questionnaire data were gathered, and multiple linear regression analysis was performed using SPSS.. Assessments of validity and reliability were essential to the instrument procedure, followed by t-tests and F-tests performed at a 5% significance level to evaluate the hypothesis. Results: The data indicate that there is no statistically significant relationship between employee engagement and the intention to leave. Conversely, employment motivation demonstrates a substantial negative correlation, suggesting that as an employee's drive escalates, their likelihood of leaving the firm decreases. Turnover intention is significantly affected by job motivation and employee engagement. The results indicate that while employee involvement is crucial, reducing turnover intentions may be more effectively achieved by enhancing job motivation. To retain talent and minimize employee turnover, organizations are advised to adopt incentive methods, including career progression, recognition, and equitable compensation frameworks. Keywords: Employee Engagement, Work Motivation, Turnover Intention
The Role of Law On the Implementation of Green Banking in Indonesia Safitri, Ria; Hartiwiningsih, Hartiwiningsih; Purwadi, Hari
Jurnal Cita Hukum Vol. 7 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Syariah dan Hukum, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jch.v7i1.10897

Abstract

Abstract: The Economic development in Indonesia shows significant results, yet it has a negative impact towards the environment. The trouble  is that if the bank has provided credit or financing to customers, it turns out that the credit recipient company discharges waste into the river or other actions that undermine the environment. Do banks have helped in financing environmental damage? Then how was the bank's responsibility for credit channeled to polling debtors? Economic development cannot be separated from bank institutions as an intermediary institution which has become one of the drivers of the economy and business so that it has a strategic role that can be used to achieve certain goals. One of the objectives of development is environmental sustainability. In order to espouse environmental preservation, the pattern of green banking can be applied, but only a small number of conventional banks and Islamic banks implement it in credit assessment terms. The pattern of green banking practice that can be realized in each credit agreement and financing at the bank, among others: administrative patterns, associative patterns, incentive patterns and evaluative patterns. Those patterns can be implemented with great awareness and responsibility from all banks in Indonesia.Keywords: law, bank, green banking Abstrak: Pembangunan ekonomi di Indonesia menunjukkan hasil yang cukup signifikan, akan tetapi menghasilkan dampak buruk terhadap lingkungan hidup. Permasalahannya yaitu apabila bank sudah menyalurkan kredit atau pembiayaan kepada nasabah yang ternyata perusahaan penerima kredit melakukan pembuangan limbah ke sungai atau kegiatan lainnya yang merusak lingkungan. Apakah bank dapat dikatakan turut membiayai terjadinya kerusakan lingkungan? Lalu bagaimana tanggungjawab bank terhadap kredit yang disalurkan pada debitur pencemar? Pembangunan ekonomi tidak dapat dilepaskan dari lembaga bank sebagai intermediary institution yang merupakan salah satu penggerak ekonomi dan bisnis sehingga memiliki peran strategis yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan tertentu. Salah satu tujuan pembangunan adalah kelestarian lingkungan hidup. Dalam rangka menunjang pelestarian lingkungan hidup, pola green banking dapat diterapkan, akan tetapi hanya sebagian kecil bank konvensional dan bank syariah yang melaksanakannya dalam syarat penilaian kredit. Pola pelaksanaan green banking yang dapat direalisasikan dalam setiap perjanjian kredit dan pembiayaan pada bank, antara lain: pola administrative, pola asosiatif, pola pola insentif dan pola evaluative. Pola demikian dapat dilaksanakan dengan kesadaran dan tanggungjawab yang besar dari semua bank di Indonesia. Kata Kunci: Hukum, Bank, green banking  
Peningkatan Eevaluasi Pembelajaran Al-Qur’an Bagi Guru untuk Anak Usia Dini di TK Al-Hikmah Desa Baru Siak Hulu Kampar Yenni Yunita; Quratul Ain, Siti; Nabila, Restu; Anggun; Safitri, Ria
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2023): Desember 2023 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v1i3.39

Abstract

PKM ini berupa pelatihan bagi Guru dalam meningkatan Evaluasi Pembelajaran Al-Qur’an terhadap Anak Usia Dini. Sebagai seorang Pendidik termasuk Guru pada level Anak Usia Dini  hendaknya bisa menanamkan kecintaan yang tinggi terhadap Al-Qur’an dan berusaha mempelajarinya dengan baik dan benar serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran Al-Qur’an ini hendaknya dimulai sejak Anak Usia Dini agar timbul rasa cinta dan keinginan pada diri anak untuk mempelajari Al-Qur’an. Apabila sudah muncul keinginan yang kuat untuk mempelajari Al-Qur’an dalam diri anak maka pengenalan dasar-dasar pembelajaran Al-Qur’an akan lebih mudah oleh Guru dalam mengajarkannya kepada Anak Usia Dini. Kemudian untuk melihat dan mengukur kemampuan anak dalam menghafalkan surat-surat pendek dan do’a-doa harian di laksanakan dengan PAIKEM (Pembelajaran Aktif Inovatif Kreatif Efektif dan Menyenangkan) maka perlu bagi guru meningkatkan evaluasi pembelajaran Al-Qur’an  agar tujuan pembelajaran Al-Qur’an dapat di capai dengan maksimal.Adapun lokasi Pengabdian masyarakat ini di laksanakan di  TK Al-Hikmah Desa Baru Siak Hulu Kampar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan penguatan kepada Guru dalam  membimbing anak agar terbiasa dalam membaca dan menghafalkan Al-Qur’an dengan fasih dan lancar sesuai dengan makhraj dan tajwid yang benar sehingga tujuan pembelajaran Al-Qur’an tercapai dengan maksimal.
Edukasi Hukum Melalui Media Sosial Bagi Generasi Z Safitri, Ria; Kelmaskouw, Andjela Lenora; Deing, Ahmad; Bonin, Bonin; Haryanto, Bambang Agus
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 2 No. 2 (2022): Civic Education Dalam Perspektif Global
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.793 KB) | DOI: 10.37640/jcv.v2i2.1517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menganalisis tentang bagaimana meningkatkan Kesadaran Hukum Masyarakat (Generasi Z) melalui pemanfaatan media Sosial. Metode Metode penelitian ini adalah penelitian kepustakaan, dimana sumber data diperoleh dari berbagai buku-buku, jurnal dan internet, serta sumber lainnya yang relevan. Hasil Penelitian Menunjukkan bahwa edukasi hukum melalui media sosial bagi generasi Z dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan hukum yang bijak dan cerdas. Alhasil dengan melalui pemanfaatan dari media social ini bagi generasi Z di Indonesia, dapat meningkatkan Kesadaran Hukum Masyarakat Indonesia yang mana akses media social yang sering digunakan adalah Instagram, YouTube, Snapchat, dan TikTok. Alhasil dengan Penerapan Edukasi Hukum Melalui Media Sosial Bagi Generasi Z dapat mewujudkan pengguna media social yang bijak dan cerdas.
Sistem Organisasi Kemasyarakatan Kampung Adat Dukuh Dalam di Garut Jawa Barat Taufiqurrahman, M; Safitri, Ria; Haryanto, Pajar; Yulianengsih, Lita; Putri, Mega Aliffia Cahya
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 3 No. 2 (2023): Nilai-nilai Budaya Lokal Dan Implementasi Dalam Pembelajaran Modern
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v3i2.1870

Abstract

Kampung adat dukuh adalah salah satu masyarakat adat yang masih memegang teguh adat istiadat berdasarkan ajaran Islam dari karuhun/kekolotan yang dipimpin oleh seorang kuncen. Ditengah kemajuan ilmu dan teknologi adalah penting untuk memahami bentuk kearifan lokal dalam tata organisasi adat kampung dukuh yang beiringan dengan kedaulatan NKRI. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif dan analisis model interaktif. Penelitian ini menemukan bahwa terbentuk kearifan lokal dalam tata organisasi adat yaitu sistem kekolotan yang dipimpin seorang kuncen yang dipilih berdasarkan garis keturunan dari kuncen sebelumnya. Keberadaan RT dan RW tidak menjadi penghalang bagi masyarakat adat untuk tetap menghormati nenek moyang/leluhur dalam melaksanakan ajaran Islam yang khas. Fakta tersebut berimplikasi pada kehidupan bermasyarat yang menggunakan kedua tata organisasi yaitu tata adat dan tata pemerintahan Indonesia.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Pada Materi Ekosistem Safitri, Ria; Hadi, Sopiyan; Widiasih, Widiasih
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 9 (2023): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i9.4772

Abstract

The background of this study is the low learning motivation and learning outcomes of grade V students of SDN 01 Banjar Sari. This study aims to determine the effect of the Problem Based Learning (PBL) Model on student learning motivation and learning outcomes of grade V students at SDN 01 Banjar Sari. This research uses a type of experimental research type of Quasi-Experimental research design. The method used is by quantitative research methods, with. The quasi-experimental design used in this study was a pretest posttest nonequivalent control group design. This study used two classes consisting of a control class and an experimental class. In the experimental class, they will get a Problem Based Learning model, while in the control class they will get an expository learning model. The population of this study is all grade V students of SDN 01 Banjar Sari for the 2021/2022 academic year. The number of population subjects is 60 students divided into 2 classes, namely VA and VB classes, with each VA class 30 students and VB 30 students. Data collection in this study used Nonprobability sampling technique. The results of this study show that the Problem Based Learning model affects student learning motivation by 100.00, the Problem Based Learning model affects student learning outcomes by 95.00. The average score of the learning outcomes of the control class was 57.00, the average score of the experimental class was 82.83. The average value of the control class learning motivation was 85.93 and the average value of experimental class learning motivation was 90.15.
Strategies for Handling Students' Negative Behavior in Arabic Subject Classes: Strategi penanganan Negatif siswa kelas Bahasa arab Safitri, Ria
Al-Ahruf (Journal for Arabic and Linguistics Education) Vol. 2 No. 02 (2025): JUNI
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/alahruf.v2i02.2394

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji strategi guru dalam menangani perilaku negatif siswa di kelas bahasa Arab. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi bentuk perilaku negatif yang umum muncul di empat keterampilan bahasa—membaca, menulis, mendengarkan, dan berbicara—serta menelaah pendekatan pedagogis yang efektif dalam menanganinya. Menggunakan metode kualitatif melalui observasi kelas dan wawancara dengan guru di MTs Negeri 1 Situbondo, data dikumpulkan dan dianalisis untuk menemukan pola dan strategi dalam pengelolaan perilaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi proaktif seperti penetapan aturan yang jelas, komunikasi empatik, dan intervensi tepat waktu sangat penting untuk mengurangi perilaku mengganggu. Selain itu, kesadaran guru terhadap karakteristik siswa turut meningkatkan efektivitas pengelolaan kelas. Diskusi menegaskan pentingnya strategi yang kontekstual dan menyarankan perlunya pelatihan berkelanjutan bagi guru guna mendukung disiplin kelas yang berkelanjutan. Keterbatasan penelitian meliputi ruang lingkup sampel yang terbatas dan penggunaan pendekatan kualitatif, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut di berbagai jenjang pendidikan dan konteks berbeda. Secara umum, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman teoritis dan praktik pengelolaan perilaku dalam pembelajaran bahasa asing. Kata Kunci: Pengelolaan Perilaku, Pengajaran Bahasa Arab, Strategi Guru, Disiplin Kelas, Perilaku Siswa Referensi Ahmadi, Rulan, “Metodologi Penelitian Kualitatif” (Yogyakarta: Ar- Ruz Media, 2014) Ch. Sella, "Pengelolaan Kelas Bahasa Inggris Sekolah Dasar Pangudi Luhur Yogyakarta," (Yogyakarta : Universitas Sanata Dharma, 2015) Cresswell, John W.. Perencanaan Penelitian Pendidikan, Menyelenggarakan dan Mengevaluasi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif, edisi ke-4. (Boston: Pearson Education, Inc., 2010) Dalgıc, Gulay dan Guzide Bayhan. "Meta-Analisis: Perilaku Buruk Siswa yang Memengaruhi Manajemen Kelas". Jurnal Ilmu Pendidikan Siprus. Vol. 9. Marais, Petro dan Corinne Meier, "Perilaku yang mengganggu dalam Fase Dasar sekolah". Jurnal Pendidikan Afrika Selatan, vol.30, 2010. Matahari, Rachel C. F dan Daniel TL Shek. "Perilaku Kelas Siswa: Studi Eksplorasi Berdasarkan Persepsi Guru" The ScientificWorld Journal Volume 2012. Merah, W George. "Ensiklopedia SAGE Manajemen Kelas". (AS : Publikasi SAGE, 2015) Newman, Isadore dan Carolyn R. Benz, Metodologi Penelitian Kualitatif-Kuantitatif: Menjelajahi Kontinum Interaktif (Illinois: Southern Illinois University Press, 1998) Pembelajar Remaja, Karakteristik Pelatihan Tim Inti MS Fase 1, Musim Panas 2007 Rahimi, Mehrak dan Fatameh Hosseini K, Strategi disiplin kelas guru EFL: Perspektif siswa", Prosedural - Ilmu Sosial dan Perilaku. 2014 Rahimi, Mehrak dan Fatemeh Hosseini Karkami, Peran disiplin kelas guru dalam efektivitas pengajaran mereka dan motivasi dan prestasi belajar bahasa siswa: Metode jalur. Universitas Urmia. Ryan, Alberyk.“English Classroom Management Strategy in SMP Immaculata Yogyakarta. (Yogyakarta : Universitas Sanata Darma Yogyakarta,2017) Susan dan James, "Keyakinan dan Tanggapan Guru Terhadap Perilaku Buruk Siswa: Pengaruh Defisit Keterampilan Kognitif" Jurnal Psikologi Sekolah Terapan, Volume 33, 2017 Tauber, Robert T. "Manajemen Kelas: teori yang baik dan praktik yang efektif". Amerika Serikat, 2007. Sandya - Dr T Shrimathy Venkatalakshmi, "Pendidikan Bahasa Inggris - dari Metode Masa Lalu ke era Metode Pos di India". Vol. 18 No. 2, 2016. 8 Volume 2 No 1, Mei 2012. Walters, James dan Shelly Frei. Mengelola Perilaku dan Disiplin Kelas. Amerika Serikat : Shell Education, 2007. Xinrui, Yuan. "Bagaimana Menangani Perilaku Buruk di Kelas?". Yohannes, Tilahun "Manajemen Perilaku Buruk Kelas Di Kelas Pendidikan Jasmani Badewacho Woreda Timur Dan Kota Administratif Bersinar Di Sekolah Menengah Dan Persiapan Terpilih" (Ethiopia: Universitas Addis Ababa) 2016. Yusuf Özturk, "Perilaku Buruk Siswa di Kelas EFL: Persepsi Guru Pra dan Dalam Layanan". Jurnal Pendidikan dan Praktek. Vol.8, No.29, 2017
Structural Model of Resilience as a Mediating Variable Between Job Stress and Work Engagement among Multigenerational Employees Khoerunnisa, Yulia; Yolanda, Helen; Safitri, Ria
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 2: Januari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i2.15236

Abstract

Penelitian ini bertujuan dalam menganalisis model struktural job stress terhadap work engagement dengan resilience sebagai variabel intervening yang memediasi pada karyawan multigenerasi. Fenomena meningkatkan tekanan kerja di era saat ini menjadi dasar untuk setiap karyawan mampu beradaptasi secara psikologis dan memiliki keterikatan kerja yang tinggi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melakukan penyebaran terhadap 83 responden multigenerasi yang bekerja pada sektor jasa dan produksi. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) Versi 4.1.1.6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa job stress berpengaruh secara langsung dan signifikan terhadap resilience dan work engagement. Terbukti resilience juga berperan sebagai variabel mediasi antara job stress dan work engagement. Temuan ini menunjukkan bahwa resilience merupakan mekanisme psikologis dalam membantu karyawan mengelola tekanan kerja dan mempertahankan keterikatan kerja. Penelitian ini memberikan dampak praktis bagi pengembangan sumber daya manusia dalam merancang program pengelolaan stress kerja guna meningkatkan keterikatan kerja secara berkelanjutan. Keywords: Job Stress; Resilience; Work Engagement.
Pengaruh Kepemimpinan, Beban Kerja, dan Lingkungan Kerja terhadap Stres Kerja yang Berdampak pada Kinerja Karyawan PT Yamaha Indonesia pada Departemen Wood Working di Jakarta Timur Rahmawati, Irma; Safitri, Ria
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 17 No. 1 (2026): February: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan, beban kerja, dan kondisi kerja semuanya berdampak pada tingkat stres dan kinerja yang dialami oleh karyawan di departemen pertukangan PT Yamaha Indonesia di Jakarta Timur. Stres pada pekerjaan memengaruhi seberapa baik karyawan menyelesaikan pekerjaan mereka di departemen pertukangan PT Yamaha Indonesia Jakarta Timur. Meneliti peran kepemimpinan, beban kerja, dan lingkungan kerja dalam kaitannya dengan stres di tempat kerja adalah tujuan utama dari penelitian ini. Perusahaan dapat melakukan bagian mereka untuk membuat tempat kerja lebih sehat dan lebih produktif dengan berinvestasi dalam penelitian tentang penyebab stres kerja, yang merupakan faktor yang dapat mengurangi produktivitas dan efektivitas kinerja. Metodologi deskriptif kuantitatif digunakan dalam penyelidikan ini. Ada total 104 peserta dalam prosedur pengambilan sampel jenuh. Asumsi klasik, uji-t, uji-F, koefisien determinasi, analisis regresi (baik linier sederhana maupun berganda), dan pemeriksaan validitas dan reliabilitas adalah beberapa metode yang digunakan untuk menganalisis data. Temuan pengujian hipotesis menunjukkan bahwa ada korelasi yang kuat antara kepemimpinan dan berkurangnya tingkat stres kerja. Pada tingkat signifikansi 0,004 < 0,05, nilai-t prediksi sebesar 7,371 lebih besar daripada nilai t-tabel sebesar 1,659. Terdapat korelasi yang kuat antara stres kerja dan variabel beban kerja. Nilai t parsial sebesar 4,145 dihasilkan, melampaui 1,659 pada tabel-t, karena 0,000 < 0,05 dianggap signifikan secara statistik. Hubungan terbalik antara stres kerja dan karakteristik yang berkaitan dengan lingkungan kerja merupakan komponen penting lainnya. Meskipun melebihi nilai t-tabel sebesar 1,659 dengan nilai t terhitung sebesar 7,288, tingkat signifikansi 0,027 berada di bawah ambang batas 0,05. Gaya kepemimpinan, beban kerja, dan kondisi kerja semuanya berperan dalam tingkat stres karyawan di tempat kerja. Nilai F estimasi sebesar 62,069 lebih tinggi daripada nilai F tabel sebesar 2,31, dengan tingkat signifikansi 0,000, yang lebih rendah dari 0,05. Menurut penelitian ini, kinerja karyawan berkorelasi negatif dengan stres kerja. Nilai t hitung sebesar 8,838 melampaui nilai t tabel sebesar 1,659, dan tingkat signifikansi 0,000, di bawah batas 0,05, memungkinkan kami untuk menyatakan signifikansi statistik