Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN GAME ONLINE DENGAN INTERAKSI SOSIAL PADA REMAJA DI LINGKUNGAN 4 KELURAHAN HUTASUHUT KECAMATAN SIPIROK nasution, Nazaruddin; sagala, nanda suryani; ritonga, sukhri herianto
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 7 No 2 (2022): Vol. 7 No. 2 Desember 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v7i2.900

Abstract

Game online merupakan aplikasi permainan yang berupa petualangan, pengaturan strategi, simulasi, dan bermain peran yang memiliki aturan main dan tingkatan-tingkatan tertentu. Intensitas penggunaan game online adalah besarnya minat atau seringnya seseorang dalam memainkan permainan melalui akses jaringan internet secara online yang memiliki sifat kuantitatif dan kualitas. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sedangkan rancangan penelitian menggunakan uji spearman. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 32 remaja dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah intensitas penggunaan game online dan variabel dependennya adalah interaksi sosial. hasil analisis menggunakan uji sperman dapat kan nilai signifikansi p value = 0.016< 0,05 maka Ha diterima, artinya ada Hubungan antara intensitas penggunaan game online dengan interaksi sosial pada remaja di Lingkungan 4 Kelurahan Hutasuhut Kecamatan Sipirok. Semakin tinggi tingkatan ukuran frekuensi intensitas yang dihabiskan dalam bermain game online, berarti semakin buruk juga interaksi sosial remaja. Dan semakin rendah tingkatan ukuran frekuensi yang dihabiskan dalam bermain game online, berarti semakin baik juga interaksi sosial remaja. Prediabetes is a serious health condition in which blood sugar levels are higher than normal, but not high enough to be diagnosed as type 2 diabetes. Prediabetes occurs mostly in respondents aged >45 years. WHO data found that after reaching the age of 30 years, blood glucose levels will rise 1-2 mg%/year during fasting and will increase by 5.6-13 mg%/year 2 hours after eating. The purpose of this study was to determine the risk factors that cause prediabetes in the city of Padangsidimpuan. This research is a cross-sectional study with a total sample of 52 respondents selected by purposive sampling. The results showed that the majority of respondents aged 40-49 years were 22 people (42.3%), the majority of respondents had BMI > 25 kg/m2 of 30 people (57.7%), the majority of light physical activity were 28 people (53 .8%), the majority had families with a history of DM as many as 37 people (71.2%). From the results of the study it can be concluded that the risk factors for prediabetes in Padangsidimpuan City include age, BMI, physical activity, family history of DM. The higher the age, the risk for uncontrolled blood sugar levels will be even greater. It is expected that patients with prediabetes will be able to carry out good self-care so as to prevent complications from prediabetes into diabetes and other microvascular and macrovascular diseases.
KEPIAWEAAN REMAJA PUTRI DIFABEL DALAM MENGHADAPI MENSTRUASI DI SEKOLAH LUAR BIASA NEGERI (SLBN) DI KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2022: KEPIAWEAAN REMAJA PUTRI DIFABEL DALAM MENGHADAPI MENSTRUASI DI SEKOLAH LUAR BIASA NEGERI (SLBN) DI KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2022 Sagala, Nanda Suryani; Napitupulu, Natar Fitri; Simamora, Asnil Adli; Harahap, Eky Maryo
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 8 No 1 (2023): Vol.8 No. 1 Juni 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v8i1.1028

Abstract

ABSTRAK Menstruasi adalah pengeluaran darah dari vagina yang berasal dari dinding rahim perempuan, defenisi lain bisa juga diartikan sebagai siklus alami yang terjadi secara reguler untuk mempersiapkan tubuh perempuan setiap bulannya. Seperti remaja normal menstruasi juga akan dialami oleh remaja dengan difabel kecuali bagi mereka yang mengalami gangguan sehingga berefek pada organ reproduksinya maupun terdapat kerusakan pada bagian otaknya yang berpengaruh pada hormon yang mengatur fungsi ovarium. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain penelitian fenomenologi deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada 5 partisipan dengan menggunakan purposive sampling. Pengambilan data dengan melakukan wawancara mendalam (in-depth-interview) dan dokumentasi. Hasil penelitian didapatkan 6 tema yaitu: Tema 1: Tanda-tanda menstruasi, Tema 2: Kepiaweaan pertama haid pada remaja difabel, Tema 3: Peran ibu mengajarkan Self Hygiene remaja difabel saat menstruasi, Tema 4: Peran keluarga membantu perawatan diri menstruasi pada remaja difabel, Tema 5: Perawatan diri remaja difabel saat menstruasi, Tema 6: Perubahan mental pada remaja difabel saat menstruasi. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kepiawean remaja putri difabel dalam menghadapi menstruasi dikategorikan menjadi remaja difabel mengetahui menstruasi itu keluarnya darah dari vagina dan remaja difabel memiliki kepiawean yang dirasakan saat pertama kali menstruasi yaitu berupa takut, khwatir, bingung. Kata Kunci : Remaja, difabel, menstruasi, kepiaweaan
PENGALAMAN IBU MERAWAT BALITA DENGAN STUNTING: PENGALAMAN IBU MERAWAT BALITA DENGAN STUNTING Simamora, Asnil Adli; Napitupulu, Natar Fitri; Sagala, Nanda Suryani; Dalimunthe, Kombang Ali Yasin
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 8 No 1 (2023): Vol.8 No. 1 Juni 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v8i1.1039

Abstract

ABSTRAK Stunting adalah kondisi mengalami tinggi badan lebih pendek. stunting dianggap sebagai gangguan pertumbuhan irreversibel yang sebagian besar dipengaruhi oleh asupan nutrisi yang tidak adekuat. Rendahnya status gizi menyebabkan gangguan perkembangan pada balita. Kebutuhan pemberian gizi menjadi suatu kewajiban bagi orang tua terlebih ibu balita. Tujuan Mengeksplorasi pengalaman ibu yang merawat balita dengan stunting di wilayah kerja Puskesmas Pasar Matanggor.Jenis penelitian ini merupakan kualitataif dengan desain pendekatan studi fenomenologi deskriptif. Partisipan ditentukan berdasarkan informasi yang dibutuhkan sebanyak 5 orang, data dikumpulkan dengan wawancara. hasil analisis tema (1) Riwayat perawatan balita dengan stunting (2) Riwayat Perlindungan Penyakit, (3) Riwayat Perawatan Balita Sakit. Kesimpulan pada balita dengan stunting aspek pemberian makanan ternyata ditemukan anak tidak diberi kolostrum dan ASI. Anak lebih sering diberi makanan yang kurang bergizi dan penyajian makana juga kurang steril. Diharapkan kepada ibu yang memiliki balita dengan stunting dapat lebih memerhatikan kesehatan balitanya terkait pengetahuan peawatan payudara, pemberian makanan tambahan. Kata kunci : Pengalaman Ibu, Balita, Stunting
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN SELF CARE ACTIVITY PADA PENDERITA DM DI PUSKESMAS GUNUNG TUA TAHUN 2023 Sagala, Nanda Suryani; Daulay, Nanda Masraini; Napitupulu, Natar Fitri; Yasin, Kombang Ali; Hairani, Winda May
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 8 No 2 (2023): Vol. 8 No. 2 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v8i2.1195

Abstract

Dukungan keluarga merupakan hal penting dalam penatalaksanaan pencegahan diabetes melitus untuk meminimalkan terjadinya komplikasi yang muncul. Self care activity diabetes merupakan tindakan membantu mengendalikan gula darah yang dapat menghasilkan kondisi kesehatan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan self care activity pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Gunung Tua. Jenis penelitian ini kuantitatatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cros sectional study. Populasi pada penelitian sebanyak 96 pasien diabetes melitus dengan jumlah sampel 77 responden. Tehnik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan uji statistik uji chi square. Hasil penelitian signifikan dengan p value=0,001 menunjukkan adanya hubungan antara dukungan keluarga dan kepatuhan self care activity pada penderita diabetes melitus di puskesmas Gunung Tua Padang Lawas Utara. Saran dari penelitian ini pentingnya perilaku perwatan diri (self care) diabetes meliputi diet dan pola makan yang teratur, aktivitas fisik atau olahraga secara rutin, minum obat secara rutin, cek gula darah dan perawatan kaki secara teratur sehingga akan mendapatkan hasil yang optimal. Perlunya keterlibatan dukungan keluarga agar perilaku perawatan diri pasien diabetes melitus optimal.
Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Dasar Pada Bayi Di Puskesmas Simarpinggan Tahun 2023 Lubis, Mutia Sari; ., Juliana; Harahap, Tina Marito; Hasibuan, Elmi Sariani; Sagala, Nanda Suryani
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 8 No 2 (2023): Vol. 8 No. 2 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v8i2.1215

Abstract

Setiap tahun lebih dari 1,5 juta anak di dunia meninggal karena berbagai penyakit yang sebenarnya dapat dicegah dengan imunisasi. Cakupan imunisasi dasar di Indonesia Tahun 2019 sebesar (93,7%), sementara cakupan imunisasi di Puskesmas Simarpinggan adalah 38,4%, angka tersebut masih sangat rendah karena belum mencapai target nasioanal imunisasi dasar lengkap 93%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Ibu tentang Imunisasi Dasar pada Bayi di Puskesmas Simarpinggan Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, dengan populasi 69 ibu dan sampel dalam penelitian yaitu ibu yang mempunyai bayi 9-12 bulan di Puskesmas Simarpinggan berjumlah 69 ibu. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukan Mayoritas usia ibu interval 30–34 tahun sebanyak 31 orang (44.9%). Mayoritas responden memiliki pendidikan SMA sebanyak 34 orang (49,3%) Mayoritas mayoritas ibu rumah tangga sebanyak 53 orang (76,8%) Mayoritas pengetahuan ibu adalah baik yaitu sebanyak 39 orang (53,5%). Diharapkan ibu meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya memberikan imunisasi dasar lengkap kepada bayinya melalui membaca buku kesehatan, berkonsultasi dengan tenaga kesehatan, yang pada akhirnya akan memperbaiki persepsi ibu tentang imunisasi dasar lengkap
Pengaruh Terapi Thought Stopping Terhadap Kecemasan Pecandu Narkoba Pada Warga Binaan Lapas Kelas IIb Kota Padangsidimpuan Simamora, Asnil Adli; Sagala, Nanda Suryani; napitupulu, fitri natar
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i1.1337

Abstract

Narkoba masih menjadi masalah utama didunia, dimana angka penyalahgunaan terus meningkat di setiap tahunnya, Kecemasan merupakan dampak yang tertinggi yang dialami oleh pengguna narkoba. Salah satu teknik yang dapat dilakukan dalam mengatasi kecemasan dengan menggunakan teknik thought stopping yang merupakan bentuk latihan atau terapi dengan melihat hubungan antara pikiran yang disadari dan yang tidak disadari. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh teknik thought stopping terhadap kecemasan pecandu narkoba pada warga binaan Lapas Kelas IIB Kota Padangsidimpuan. Metode Desain penelitian adalah quasi eksperimen menggunakan rancangan one group pretest - posttest. Sampel sebanyak 57 orang yang merupakan warga binaan lapas kelas IIB Kota Padangsidimpuan menggunakan teknik purposive sampling, dengan analisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil ada pengaruh yang signifikan antara pretest dan posttest dilakukan terapi thought stopping terhadap kecemasan pecandu narkoba pada warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kota Padangsidimpuan dengan nilai p = .000. Kesimpulan Penelitian ini menyimpulkan bahwa Ada pengaruh terapi thought stopping terhadap kecemasan kecemasan pecandu narkoba pada warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kota Padangsidimpuan. Dimana thought stopping dalam mengubah proses berpikir yang dapat mengatasi kecemasan warga binaan Lapas Kelas IIB Kota Padangsidimpuan.
Kepatuhan Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Melakukan Kontrol Kadar Gula Darah Di Puskesmas Kayu Laut Mandailing Natal Simamora, Febrina Angraini; Manurung, Dina Mariana; Sagala, Nanda Suryani; Daulay, Nanda Masraini; Yasin, Kombang Ali; Sujoko, Edy; Harahap, Nurhasanah; Harahap, Eky Mario
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1799

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular yang sering ditemukan serta memiliki tingkat morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Terjadinya diabetes dan komplikasinya yang terus berlanjut menyebabkan sebanyak 1 orang meninggal setiap 8 detik di dunia, yang berarti sekitar 11.000 jiwa meninggal dalam sehari. Penderita DM berisiko mengalami komplikasi. Komplikasi tersebut dapat dicegah dengan mengkontrol kadar glukosa darah diabetes. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kepatuhan Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Melakukan Kontrol Kadar Gula Darah Di Puskesmas Kayu Laut Mandailing Natal. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien penderita DM Tipe 2 di Puskesmas Kayu Laut Kabupaten Mandailing Natal sebanyak 130 orang, dengan sampel sebanyak 60 orang menggunakan metode purposive sampling. Analisa yang digunakan adalah distribusi frekuensi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden sebanyak 38 responden (63,3%) memiliki kepatuhan yang baik dalam melakukan kontrol kadar gula darah, dan sebanyak 22 responden (36,7%) tidak patuh dalam melakukan kontrol kadar gula darah. Diharapkan kepada perawat agar melakukan pendidikan kesehatan dan rutin mengajak penderita diabetes melitus tipe 2 untuk rutin melakukan kontrol kadar gula darah sebagai upaya pencegahan terjadinya komplikasi lainnya.
Edukasi Manajemen Laktasi Pada Ibu Hamil Untuk Meningkatkan Pengetahuan Tentang Asi Eksklusif di Posyandu Bhayangkari PC. Tapanuli Selatan Siregar, Miftahul Khoiriyah; Batubara, Rini Amalia; Edy Sujoko; Hasibuan, Khoirunnisah; Napitupulu, Natar Fitri; Napitupulu, Mastiur; Simamora, Asnil Adli; Sagala, Nanda Suryani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2363

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi terbaik bagi bayi karena mengandung zat gizi lengkap serta memberikan perlindungan terhadap berbagai penyakit. Namun, masih banyak ibu hamil yang menghadapi kendala dalam praktik menyusui akibat kurangnya pengetahuan mengenai manajemen laktasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang ASI eksklusif melalui edukasi manajemen laktasi di Posyandu Bhayangkari PC. Tapanuli Selatan. Kegiatan dilakukan dengan metode penyuluhan menggunakan media presentasi dan demonstrasi teknik menyusui serta memerah ASI, diikuti sesi tanya jawab. Materi meliputi pengertian manajemen laktasi, manfaat ASI bagi bayi dan ibu, faktor yang memengaruhi produksi ASI, serta teknik pijat payudara untuk mendukung kelancaran laktasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep manajemen laktasi, mengenali manfaat ASI, serta mempraktikkan teknik menyusui dan memerah ASI dengan benar. Selain itu, peserta juga lebih percaya diri dalam mengelola pemberian ASI secara mandiri. Kesimpulannya, edukasi manajemen laktasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai ASI eksklusif sehingga diharapkan dapat mendukung keberhasilan pemberian ASI pada periode pasca persalinan.