Claim Missing Document
Check
Articles

KOMUNIKASI PERSUASIF BADAN PENDAPATAN DAERAH DALAM PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KOTA PEKANBARU harahap, marajoki; Nurjanah, Nurjanah; Salam, Noor Efni
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Komunikasi (JKMS)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35967/jkms.v14i1.7643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi komunikasi persuasif yang diterapkan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru dalam upaya meningkatkan kepatuhan wajib pajak terhadap Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebagai salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan komunikasi persuasif sangat dipengaruhi oleh kredibilitas, etos, dan daya tarik petugas pajak sebagai persuader, serta pemahaman terhadap karakteristik wajib pajak (persuadee). Pesan-pesan yang disampaikan berfokus pada kombinasi pendekatan rasional, emosional, dan etis, namun masih ditemukan keterbatasan dalam distribusi dan konsistensinya. Bapenda telah memanfaatkan beragam saluran komunikasi, baik tatap muka maupun media digital, namun efektivitasnya masih perlu ditingkatkan melalui integrasi strategi dan optimalisasi umpan balik dari masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi persuasif dapat menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kepatuhan pajak dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.
Komunikasi Pariwisata Pulau Rupat Utara Sebagai Destinasi Wisata Yang Berdimensi Kearifan Lokal Salam, Noor Efni; Syahza, Almasdi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Peraturan Presiden (PP) Nomor 50 tahun 2011 terdapat beberapa wilayah di seluruh Indo`nesia yang termasuk pada Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), termasuk Pulau Rupat Utara. Secara geografis, pulau ini memiliki luas 628,50 km dan terletak di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Sebagai salah satu Kawasan strategis pariwisata nasional, Pulau Rupat Utara memiliki dua fokus potensi pariwisata yang tengah dikembangkan, yakni wisata bahari/alam dan wisata budaya. Dua fokus wisata ini tidak terpisah dan bahkan saling mempengaruhi dan mendukung eksistensi masing-masing. Penelitian ini selanjutnya hendak merumuskan formula komunikasi pariwisata di Rupat Utara dalam dimensi kearifan lokal dengan rincian tujuan sebagai berikut. Pertama, menelusuri nilai-nilai kearifan lokal beserta dimensi-dimensinya yang eksis dan lestari di Pulau Rupat Utara. Kedua, mengaplikasikan kearifan lokal dalam pola komunikasi pariwisata di Pulau Rupat Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan dari beberapa konsep seperti pariwisata, kearifan lokal, dan komunikasi pariwisata. Sementara itu, metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan eksploratif. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa, pertama, terdapat beberapa nilai kearifan lokal di Rupat Utara yang mendasari kehidupan masyarakatnya. Kedua, nilai-nilai kearifan lokal ini kemudian membentuk pola komnikasi pariwisata berbasis kearifan lokal yang terbagi menjadi enam pola, yaitu local knowledge, local values, local skills, local resources, local decision-making, and local group solidarity.
Strategi Komunikasi Dinas Pariwisata Kabupaten Siak dalam Penyelenggaraan Festival Siak Bermadah untuk Mempertahankan Eksistensi Budaya Melayu Novyandi, Ilham; Salam, Noor Efni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.12632

Abstract

Festival Siak Bermadah merupakan rangkaian visualisasi tradisi seni budaya Melayu yang telah menjadi darah dan daging bagi orang-orang Siak, dalam keseharian dan tutur laku. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi komunikasi Dinas Pariwisata Kabupaten Siak melalui penyelenggaraan Festival Siak Bermadah untuk mempertahankan eksistensi budaya melayu Siak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunujukan Dinas Pariwisata Kabupaten Siak menggunakan strategi komunikasi dalam mempertahankan eksistensi budaya melayu siak melalui penyelenggaraan Festival Siak Bermadah dengan empat tahapan. Pertama: menetapkan khalayak yakni pegiat sanggar seni siak dan tamu undangan dari serumpun melayu yang menampilkan budaya melayu asal daerah meraka. Kedua: menyusun pesan, yakni pengembangan kreativitas kaula muda sebagai penguat jati diri masyarakat melayu siak. Ketiga: menetapkan metode, dengan metode festival, pegelaran seni melayu yang dikonsepkan dalam bentuk perlombaan dan pertunjukan seni, Keempat: pemilihan media, yakni media online sebagai salah satu jurus jitu untuk menyebar luaskan informasi kegiatan Festival Siak Bermadah.
Implementasi Program CSR Energi Mega Persada Bentu Limited dalam Pengembangan UMKM di Kabupaten Pelalawan Taufiq, Ghina Shabrina; Salam, Noor Efni
Komunikasiana: Journal of Communication Studies Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjcs.v5i1.26129

Abstract

Program Corporate Social Responsibility  (CSR) di Energi Mega Persada (EMP) Bentu Limited dibagi menjadi lima garis besar, yaitu ekonomi, kesehatan, pendidikan, insfrasruktur dan tanggap bencana alam. Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan langkah perusahaan untuk meningkatkan ekomoni masyarakat di Kelurahan Langgam Kabupaten Pelalawan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi program CSR EMP Bentu Limited dalam mengembangkan UMKM dan upaya yang dilakukan perusahaan untuk memotivasi UMKM yang dibina. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan dan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukan ada empat tahapan dalam mengimplementasikan program CSR EMP Bentu Limited dalam mengembangkan UMKM di Kelurahan Langgam Kabupaten Pelalawan melalui Tim CSR dan elemen kehumasan, yaitu tahap perencanaan yang terdiri dari 3 langkah utama yaitu awareness building, CSR assessment, dan CSR manual building. Kedua, tahap pelaksanaan dan Ketiga, tahap evaluasi. Kempat, tahap pelaporan. Kemudian dalam meningkatkan ekonomi di Kelurahan Langgam, perusahaan memberikan motivasi melalui pendampingan UMKM.
Komunikasi Korporat PT Riau Andalan Pulp and Paper Melalui Program Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Citra Perusahaan di Kampung Penyengat Kabupaten Siak Putri, Nadia Safirna; Yasir, Yasir; Salam, Noor Efni
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i11.16850

Abstract

Komunikasi Korporat PT Riau Andalan Pulp and Paper Dalam Meningkatkan Citra Perusahaan Melalui Program Pemberdayaan Masyarakat di Kampung Penyengat Kabupaten Siak, dibimbing oleh Yasir dan Noor Efni Salam. Penelitian ini didasari oleh program pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi untuk meningkatkan nilai jual dari komoditas pertanian yang ada di Kampung Penyengat selain untuk menyelamatkan hasil panen yang berlimpah, program diversifikasi nenas ini hadir untuk mengobati kekecewaan masyarakat yang terjadi pada tahun 2022 silam, dimana sempat terdengar isu bahwa masyarakat sekitar Kampung Penyengat merasa dianaktirikan karena tidak diberdayakan oleh Perusahaan untuk menjadi tenaga kerja pada project di Futong Port. Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Kampung Penyengat, Bapak Abok Agustinus kepada PR Perusahaaan dari departemen stakeholder relations. Sehingga jika isu ini tidak diatasi dapat mempengaruhi citra dan reputasi perusahaan yang sudah baik di daerah tersebut. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data secara langsung dan tenik pengambilan sample menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis tentang Komunikasi Korporat PT RAPP dalam meningkatkan citra perusahaan melalui program pemberdayaan masyarakat di Kampung Penyengat, Kabupaten Siak. Hasil analisis penelitian mendapatkan bahwa bentuk Komunikasi Korporat yang dilakukan oleh PT RAPP terbagi menjadi dua yaitu Komunikasi Internal dan Komunikasi Eksternal. Proses kegiatan komunikasi internal di PT RAPP dilakukan oleh satu department yaitu corporate communication dan Komunikasi Eksternal yang dilakukan oleh department stakeholder relations.
Community Empowerment Based on Collaborative Communicationfor the Development of Superior Village Products: Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Komunikasi Kolaboratif untuk Pengembangan Produk Unggulan Desa Yasir, Yasir; Firdaus, Muhammad; Salam, Noor Efni; Awza, Rusmadi; Lubis, Evawani Elysa; Sari, Mutia Novela
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 4 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/7f8rm023

Abstract

Desa Bandar Sungai adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan Sabak Auh Kabupaten Siak. Desa ini memiliki potensi produk unggulan UMKM seperti emping melinjo, jamu, kerupuk cabe, bolu kembojo dan lain sebagainya yang sudah dikemas namun belum dipasarkan dengan baik. Masyarakat belum menyadari pentingnya pengembangan produk unggulan agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarkat. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memperbaiki cara mengelola dan memasarkan produk-produk UMKM agar dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Sasaran utama pengabdian ini adalah kelompok UMKM, Pengelola Bumdes dan Ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Metode komunikasi kolaboratif digunakan melalui kegiatan pengabdian masyafrakat bersinergi dengan kegiatan kuliah kerja nyata. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan mengadakan pemetaan bersama masyarkat, FGD, pelatihan dan juga pendampingan terhadap desa-desa di sekitar Kecamatan Sabak Auh terutama Desa Bandar Sungai. Kegiatan pelatihan difokuskan pada pengembangan pengemasan dan pemasaran produk UMKM untuk dapat memasarkan produk secara lebih luas, melalui pemsasaran digital dan penggunaan media sosial. Pelatihan berkontribusi positif bagi peningkatan pemahaman, sikap dan keahlian masyarakat dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran yang efektif.
STRATEGI KOMUNIKASI DINAS PARIWISATA PEMUDA DAN OLAHRAGA (DISPARPORA) DALAM MENARIK MINAT PENGUNJUNG FESTIVAL BOTUANG DI KOTA PAYAKUMBUH Alqorni, Rahmat Wais; Salam, Noor Efni
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 11: Edisi II Juli - Desember 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Botuang Festival is an annual event held in Payakumbuh City, West Sumatra, with the aim of introducing the city's culture and tourism to the wider public. This study aims to examine the communication strategies implemented by the Department of Tourism, Youth and Sports of Payakumbuh City in attracting visitors. This type of research is qualitative descriptive research, data collection techniques are carried out by interviews, observation and documentation. The data source uses 8 informants and resource persons consisting of the Head of the Destination Division of Disparpora, Sub. Coordinator of Tourism Promotion in the Tourism Marketing Division of Disparpora, Volunteers who work together with the Department of Tourism, Youth and Sports of Payakumbuh City, the Media Team @sudutpayakumbuh who is the media partner of the Botuang Festival in Payakumbuh City, Visitors who attended the Botuang Festival in Payakumbuh City, Visitors who did not attend the Botuang Festival in Payakumbuh City but knew that the festival was being held were selected using a purposive technique. The results of this study indicate that the success of the communication strategy used by the Payakumbuh City Disparpora in attracting visitors' interest in the Payakumbuh Botuang Festival event began with planning that was prepared as optimally as possible by considering visitor satisfaction both with the appearance and also the conduciveness of the event provided by the Disparpora.
MAKNA SIMBOLIK “KEMBAR MAYANG” DALAM PERNIKAHAN ADAT JAWA DI KECAMATAN BAGAN SINEMBAH KABUPATEN ROKAN HILIR Wati, Anggri Juwita; Salam, Noor Efni
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 11: Edisi II Juli - Desember 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kembar mayang are one of the main requirements in the manten meeting procession in holding a traditional Javanese wedding, where kembar mayang themselves are neatly arranged flowers and leaves neatly and beautifully resembling a bouquet. In kembar mayang there are symbolic aspects that have certain meanings that are represented through the attributes used and human behavior in the use of kembar mayang. The purpose of this study is to determine the meaning of symbolic situations, the meaning of social interaction products, the meaning of interpretation on kembar mayang in traditional Javanese weddings in Bagan Sinembah District, Rokan Hilir Regency. This research uses descriptive qualitative method with interpretive paradigm. The informants in this study amounted to 10 people, namely, 2 traditional leaders, 2 kembar mayang makers, 2 masterminds of meeting manten, 2 parents of brides, and 2 brides by using purposive techniques. The results of this study show that the meaning of the symbolic situation of kembar mayang in Javanese traditional weddings in Bagan Sinembah District, Rokan Hilir Regency consists of physical objects and social objects, the meaning of social interaction products includes the meaning of each informant, the meaning of kembar mayang interpretations includes open actions and closed actions.
MAKNA SIMBOLIK SESAJEN DALAM KESENIAN TRADISIONAL KUDA LUMPING SANGGAR KARYA BUDAYA DI DESA KEMUNING MUDA KECAMATAN BUNGA RAYA KABUPATEN SIAK Susanti, Ria Putri; Salam, Noor Efni
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 5: Edisi I Januari - Juni 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuda lumping is one of local cultural assets that owned by the Indonesian people and must preserved. In this art sesajen is one of the elements that can not be separated. In the sesajen in kuda lumping by Karya Budaya group, there are some symbolic aspects that have certain meaning is represented from the attributes and sesajen activities performed by the handler and kuda lumping toward sesajen. The purpose of this study is to know the meaning of physical symbols, social situation and social interaction of sesajen in the traditional art kuda lumping by Karya Budaya group at Kemuning Muda Village. This research uses qualitative research method with Symbolic Interaction approach. The informants in this research are the kuda lumping masterpiece of Karya Budaya, the trainer of kuda lumping of Karya Budaya, the senior and junior players of kuda lumping of Karya Budaya also the kuda lumping audiences which are selected purposively. Data collection techniques are conduted through in-depth interviews, observation and documentation. The results of this study indicate that the symbolic meaning of sesajen in the kuda lumping art of Karya Budaya at Kemuning Muda Village Bunga Raya Subdistrict Siak Regency consists of physical symbols that include people offer in the sesajen it self such as incense, chicken ingkung, pisang raja, snacks, rice pulut, egg, cassava flower, drink, rice, crackers, peyek, lalaban, tubers, pencok bakal, white rice and tempe bacem, comb, powder, mirror and lipstick, yellow rice, ketupat, dadap leaf, mermaid and young coconut with certain meanings every part. The social situation of the offerings in the art of the kuda lumping of Culture consists of the chants of prayer (mantra) read by the handler, incense burning by the handler, sow yellow rice by the handler and eat the offerings by the kuda lumping players of Karya Budaya which also have a certain meaning. The meaning of social interaction products include the meaning of sesajen from the handler's, from the coach, from the side of the kuda lumping by Karya Budaya group and from the viewer art of kuda lumping art show.
ETNOGRAFI KOMUNIKASI UPACARA HARI RAYA GALUNGAN DI KEPENGHULUAN PASIR PUTIH KECAMATAN BALAI JAYA KABUPATEN ROKAN HILIR PROVINSI RIAU Oktavia, Frida; Salam, Noor Efni
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 5: Edisi I Januari - Juni 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ceremony is one of the rituals performed to celebrate the dharma victory (goodness) against adharma (evil) and as a form of gratitude to God Almighty. Ceremony of this galungan feast is also done by presenting banten that has been prepared by the people of bali villages and held this ceremony also to keep the rope silahturahmi between the people of Bali tribe in Kepenghuluan Pasir Putih with other communities. The purpose of this study to know the communicative situation, communicative events, and communicative acts in ceremonies Galungan feast in Kepenghuluan PasirPutih.The research method used is qualitative method by using ethnographic approach of communication. Informants in this study were 5 persons consisting of one person with adat stakeholder status, one person with status of community leader, one person with status of temple chairman, and two people with community status. And data collection technique using snowball sampling technique after that done participant observation, depth interview, and documentation.Based on the results of this study obtained shows that the communicative situation occurred in Pura Ganathana Kepenghuluan Pasir Putih and attended by the people of Bali and other communities. Communicative events in galungan ceremony consists of the type of event that is the opening greetings from the adat and community stakeholders and accompanied by the sound of bells. Topics in the form of a sign of gratitude. Purpose and function to request a prayer to Hyang Widhi. Setting is a ceremony held on the day around 10:00 pm until finished. Participants are family and society. The forms of messages are verbal and nonverbal. The contents of his message was begging for purgation and thankfulness. The sequence of action is to prepare a sitting posture, praying prayer, praying, mentirtha.The rules of interaction are found when the adat stakeholders begin the ceremony, at the mentirtha, discourse, and visit. The norms of interpretation there are values of decency, solidarity, and values of obedience and obedience to religion and custom. Communicative acts in the ceremony of Galungan festivities in the form of people who know the norms and have the skills in undergoing a series of ceremonies of Galungan.
Co-Authors ", Muryantono ", Noviandri Abdul Rahman Sayopi Abrar, Siti Zakiyatul Ade Irawan Ade Irda Savitri Aditiya Tri Mahfudi Adrian Eko Desrilianto Adriani Rahmida Hayati Albert Donatius Sirait Alfarabi Almasdi Syahza Alqorni, Rahmat Wais Amita Raharjo Anaomi " Annisa Afriani Anter Venus Anuar Rasyid Aprilianti, Welly Arfryani Lolyna, Arfryani Arimbi, Dwinsa Atiqah Atiqah Atiqah, Atiqah Belli Nasution Benny Heltonika Bimantara, Rota Dang Syaras Ahmad, Dang Syaras Deria Pradana Putri, Deria Pradana Desi Maryanti Devi Ariyani Dewantoro, Taufik Ilham Dinanty, Aditta Riska Dira Rawina Windasari Egi Rugeri Elsa Dwi Clarita Elsa Dwi Clarita Elsarena, Mai Sela Rosa Evawani Elysa Lubis Fani Aprilia Napitupulu Firdaus, Jia’an Sin Fitri Irma Susanti Frida Oktavia Fritta Faulina Simatupang Genny Gustina Sari Gusra Rianti harahap, marajoki Harianti, Ririn Indah Henny Herfianti Isfia Herawati, Helda Hidayah Fadillah Hikmah, Samsiatul I Gusti Ngurah Antaryama Ihdina Rahmadhani Hararap Ike Ireztyawan Iskandar, Dahrial Ismandianto Iswanti, Desi Jais, Ahmad Jelly Dwi Putri Juli Asri Kurnia Romi Latifah Nur Aini Liandi, Oksas Lingga Saputra M. Zikru Fardan Maduma Yanti Sari Manurung, Yuni Sri Ningsih Mardiatul Aulia Martgaretta Elisabet Sihombing, Martgaretta Elisabet Maryanti, Desi Medio Aprima Mega Ceisilia Mega Silvia Monica Restama Muammar Revnu Ohara Muchid Muhammad Firdaus Muhammad Firdaus Muhammad Firdaus Mulia Putri Dana, Mulia Putri Mutia Anggraini Nadya Asyafina Neno Lestari Nia Ramadhani Nova Yohana Novita Sari Novyandi, Ilham Nur Asarani Nur Azizah Nurjanah Nurjanah ' ' Nurjanah Nurjanah Nurrahmi Nurrahmi Nurul Asra Hadi Oktavia, Frida Permana, Muhammad Iqbal Pratiwi, Rosi Prayoga, Dimas Priadi, Rizal Putri Anggraini Putri Elza Putri, Nadia Safirna Qolby, Aqsha Qhairatul QURRATA AINI Rachmad Ramadha Rahmad Fauzi Saputra Rahmadi Rahmadi Rahmat Alpian. R Ramadhani, Tri Fitri Ramadhani Rani Ardina Ranny Puspita Sari Retno Sari Retno Windyarti, Retno Ria Putri Susanti Rianty Ellsa Ridar Hendri Riko Muriono Rinaldi, Ricki Eka Ringgo Eldapi Yozani Ringgo Eldapi Yozani Riska Marselina, Riska Rofina Istiqamah Nasution, Rofina Istiqamah Romi, Kurnia Rusmadi Awza Rusmadi Azwa Safitri, Anita Saipudin Ikhwan Sari, Mutia Novela Sari, Ranny Puspita Sefti Hariyani Selviana Utami Septa Alviana Septyani Adiyan Putri Siswanto, Abdul Hakim Siti Zakiyatul Abrar Suci Hanifah Suprianto " Suryan, Restu Susanti, Ria Putri Suwira Putra Syafirah, Nuryah Asri Syam, Siti Rohayani Taufiq, Ghina Shabrina Tiffani Kumala Tri Riska Rahmadilla Umroh Isradana Usfatun Zannah Vina Dwiyanti Wahidah, Resti Wan Vabella Adrilianza Wardyan Ihzan Wati, Anggri Juwita Wenny Anggraini Widyawati " Yasir Yasir Yasir Yasir Yasir Yasir Yasir Yazid, Tantri Yondhi Darmawan Zulkarnain Umar