Claim Missing Document
Check
Articles

Akomodasi Komunikasi dalam Interaksi Antar Budaya Suku Banjar dengan Suku Melayu di Desa Sanglar, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau Suryan, Restu; Salam, Noor Efni; Yozani, Ringgo Eldapi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i2.6531

Abstract

Kabupaten Indragiri Hilir adalah sebuah kabupaten yang terletak di Provinsi Riau. Berbagai suku bangsa yang tinggal di Inhil, di antaranya melayu dan Banjar. Dengan setiap perbedaan dan perbedaan budaya yang mereka miliki dapat berdampak pada komunikasi seseorang satu sama lain. Untuk menghindari kesalahpahaman, orang melakukan akomodasi komunikasi agar sesuai dengan gaya komunikasi dan sikap orang yang berinteraksi dengannya. Namun, akomodasi yang tidak tepat dapat menyebabkan kesalahpahaman baru dan bahkan konflik. Sebuah studi menunjukkan bahwa strategi konvergensi melibatkan adopsi bahasa yang digunakan oleh orang lain, sedangkan komunikasi non-verbal melibatkan penciptaan gerakan yang menunjukkan minat dalam berkomunikasi. Di sisi lain, strategi divergensi yang digunakan oleh orang Melayu dan Banjar antara lain tidak berusaha menggunakan bahasa lawan bicara, menciptakan batas jarak, dan menunjukkan perbedaan status sosial dan etnis melalui objek yang digunakan dalam komunikasi. Akomodasi berlebihan, juga dikenal sebagai akomodasi berlebihan, terjadi ketika orang membuat kesalahan dalam penggunaan bahasa, melebih-lebihkan pengalaman dan pengetahuan mereka, atau menyesuaikan jarak komunikasi tanpa mempertimbangkan kondisi fisik.
MODERNIZATION OF FISHERY AND CONFLICT AMONG FISHERMEN IN BENGKALIS DISTRICT OF RIAU PROVINCE Yasir Yasir; Nurjanah Nurjanah; Noor Efni Salam
Jurnal Kawistara Vol 9, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.39648

Abstract

Modernization fishery tools facilitated by government support is assumed to help improving fishermen incomes. However, on reality the introduction of the more advanced tools has also posed challenges to the traditional fishermen. Modernization of fishery technology can also caused conflict between fishermen. This found evidence in the conflict between longline (rawai) fishers and trawl fishers in Bengkalis District-Riau has occurred for more than 30 years. The modernization of fishing gear by government is one of the triggers of the conflict. This research aims to uncover the root causes of conflict and understand communication management to overcome the conflict between traditional and modern fishers. This research used the qualitative and explorative method. The results show that the conflict among fishers in the coastal area of Bengkalis occurs due to the use of trawl and the territorial dispute in fishing. The causes of conflict between fishers are related to lack of rule understanding, economic inequality, and differences in value and culture. Government delivery of the aid that is not sensitive to the need fo traditional fishermen play role in the conflict. This is due to the problem communication management. The resolution of the conflicts at the Fishers community level is possible if the government is able to build the atmosphere through appropriate policies, programs and communication ways for the Fishers community.
MAKNA ADAT MANJOPUIK LIMAU DI KECAMATAN KUANTAN MUDIK KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Permana, Muhammad Iqbal; Salam, Noor Efni
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 12: Edisi I Januari - Juni 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perahu Begandung a culture from the Kuantan Mudik sub-district, Perahu Baganduang is held for Manjopuik Limau, Manjopuik Limau is a tradition of single girls in groups or individually visiting a girl's house with the aim of looking for mate or just to stay in touch and enliven the Eid al-Fitr holiday, where before this event is held the men in one of the villages have appointed a woman for Manjopuik Limau, This study uses a qualitative research method with a descriptive approach. The informants in this study were community leaders, traditional elders and indigenous people of Lubuk Jambi, using the snowball technique. Data collection techniques were carried out by means of observation, interviews and documentation. For data analysis techniques using interactive data analysis techniques Miles and Huberman. While the data validity checking technique uses extension of participation and triangulation. The results of this study indicate that the traditional figures of Kenegerian Lubuk Jambi interpret the Manjopuik Limau tradition as a tradition that can build unity and togetherness between the tradition actors and the community. The people of Kenegerian Lubuk Jambi participate and work together in organizing the Manjopuik Limau tradition. The Manjopuik Limau tradition can also embrace young people in creating good relationships because in its implementation this tradition highly upholds religious values and customary norms. Keyword: Culture, baganduang boat, lubuk jambi, manjopuik limau
Makna Ritual Mambuek Jaluar Pada Tradisi Pacu Jalur Kabupaten Kuantan Singingi (Studi Pada Jalur Desa Koto Taluk) Prayoga, Dimas; Salam, Noor Efni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30231

Abstract

Pacu Jalur di Taluk Kuantan merupakan tradisi budaya yang awalnya digelar sebagai perayaan hari besar Islam dan kini berkembang menjadi perlombaan tahunan dalam agenda wisata budaya nasional. Proses pembuatan jalur (mambuek jaluar) mencerminkan perpaduan antara aktivitas fisik dan spiritual yang sarat akan nilai simbolik dan kebersamaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna dan nilai-nilai dalam tahapan ritual mambuek jaluar, seperti Mancari Kayu, Maelo Jaluar, Mambontuak Jaluar, Melayur Jaluar, dan Turun Mandi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dilaksanakan di Desa Koto Taluk, Kabupaten Kuantan Singingi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ritual ini mengandung makna spiritual dan simbolik serta memuat nilai-nilai sosial, agama, magis, dan budaya yang memperkuat identitas bersama dan menjaga keberlanjutan tradisi.
MAKNA TRADISI MAPPETTU ADA DALAM PERNIKAHAN ADAT BUGIS DI KELURAHAN BENTENG Jais, Ahmad; Noor Efni Salam; Nurjanah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.25228

Abstract

ABSTRACT This study examines the meaning of the mappettu ada tradition in Bugis traditional marriage in Benteng Village, Sungai Batang District, Indragiri Hilir Regency. Mappettu ada is a crucial stage that involves discussions between families about various aspects of marriage, including sompa (dowry) and dui mendre (expenses). Using a qualitative descriptive method, data were collected through interviews, observations, and documentation. The results show that mappettu ada symbolizes commitment, respect, and consensus in Bugis culture. This tradition strengthens family ties and preserves cultural heritage. Keywords: Mappettu ada, Symbolic Meaning, Cultural Values, Bugis Traditional
The Connotation Meaning of Social Problems in the Movie “Agak Laen” Priadi, Rizal; Hendri, Ridar; Salam, Noor Efni; Pratiwi, Rosi
Journal of English Language and Education Vol 10, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i4.1012

Abstract

This study explores the connotative meanings of various social problems as depicted in the Indonesian horror-comedy film Agak Laen through the lens of Roland Barthes’ semiotic theory. By applying Barthes' framework—denotation, connotation, and myth—this research identifies and analyzes the layered symbolic representations of poverty, gratification, crime, infidelity, and social inequality in selected film scenes. Using a qualitative descriptive method, supported by content analysis and semiotic interpretation, the study reveals how non-verbal cues, visual composition, and character dialogue convey implicit social criticism. The findings indicate that Agak Laen does more than entertain; it reflects structural issues within Indonesian society and offers a satirical critique of moral dilemmas, class divides, and systemic corruption. These connotative messages, embedded within comedic and horror narratives, function as powerful tools for audience reflection and social commentary. The film thus becomes not only a medium of entertainment but also a form of cultural discourse that challenges viewers to engage with the underlying societal issues presented on screen.
Kebijakan Komunikasi Perpustakaan Kabupaten Siak Melalui Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial untuk Pemberdayaan Masyarakat Yazid, Tantri; Salam, Noor Efni; Iskandar, Dahrial; Elsarena, Mai Sela Rosa
Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 23 No 2 (2024)
Publisher : Laboratorium Jurusan Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35967/njip.v23i2.740

Abstract

The current transformation of public libraries is a social inclusion-based library transformation that not only maintains the sustainability and existence of libraries, but also directs them to be part of achieving Sustainable Development Goals (SDG's), which is a sustainable development program that is aligned with the mission of the United Nations (UN) through a joint development resolution plan until 2030. This is what makes public libraries and village libraries to help the Indonesian government program in accelerating poverty alleviation. This study aims to analyze “How is the Communication Strategy of the Siak Regency Library and Archives Office in implementing a social inclusion-based library transformation program”. In this study researchers used several data collection techniques: interviews, observation, documentation. The results of this study indicate that the Library and Archives Service of Siak Regency in implementing the social inclusion-based library transformation program implemented it by holding seven trainings, namely the program being: cosmetology, making bread / pastries, making chili sauce, making shredded catfish, making Sablak crackers, making traditional herbal medicine turmeric acid, making plates from palm sticks. The strategy carried out is through three stages, namely planning, implementation, and evaluation. With this training, it is hoped that it can improve the community's economy, in accordance with the initial objectives of this program.
FENOMENA KOMUNIKASI PEMAIN ROLEPLAY PADA PENGGUNA AKUN K-POP TWITTER KALANGAN REMAJA DI KOTA PEKANBARU Atiqah, Atiqah; Salam, Noor Efni
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Komunikasi (JKMS)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35967/jkms.v13i1.7546

Abstract

Pemain roleplay pengguna akun K-Pop menjadi yang paling umum saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motif pemain roleplay Twitter kalangan remaja di Kota Pekanbaru memilih menggunakan akun K-Pop, makna karakter yang dipilih serta pengalaman komunikasi pemain selama bermain roleplay. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan motif karena (Because Motive) seperti keinginan mencari teman yang memiliki kesamaan minat yaitu menyukai K-Pop, ingin mengenal idola, serta memudahkan mencari teman dalam bermain roleplay serta motif harapan (In order to motive) yaitu mecari keuntungan, mendapatkan informasi pendidikan dan pekerjaan, meningkatkan kemampuan bersosialiasi serta meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris. Makna peran yang dipilih adalah sebagai versi lain dari diri roleplayer, sebagai inspirasi serta sebagai role model. Pengalaman menyenangkan yang ditemukan yaitu kesempatan menjalin hubungan diluar karakter yang diperankan, serta berpacaran didunia roleplay. Sedangkan pengalaman kurang menyenangkan meliputi konflik dengan sesama roleplayer, sextingl serta mendapat cemoohan dari lingkungan sekitar.
Strategi Komunikasi Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Dalam Pengembangan “Wisata Halal” Di Kota Pekanbaru Abrar, Siti Zakiyatul; Salam, Noor Efni
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Komunikasi (JKMS)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35967/jkms.v13i1.7549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat strategi komunikasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dalam pengembangan wisata halal di Kota Pekanbaru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data dilakukan dalam 3 cara yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi serta analisis data menggunakan model interactive analysis. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa strategi komunikasi dalam pengembangan wisata halal di Pekanbaru terdiri atas empat tahap yakni tahap penelitian yang meliputi pengumpulan informasi, perspektif publik, dan faktor-faktor yang mempengaruhi keadaan mengenai wisata halal di Kota Pekanbaru. Tahap perencanaan meliputi identifikasi masalah dengan strategi untuk memilih komunikator, pesan, media, sasaran atau target, dan efek atau feedback yang diharapkan. Tahapan implementasi meliputi pembentukan tim yang bertanggung jawab atas pengembangan wisata halal di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru, tayangan televisi, wawancara di radio, iklan di surat kabar, dan pengiriman tim penyuluhan ke komunitas target sasaran. Tahap evaluasi strategi komunikasi yang meliputi penggunaan media yang efektif dalam penerapan strategi, pencapaian tujuan strategi, pemahaman pesan oleh penerima, dan tindakan audiens setelah menerima dan memahami informasi yang diberikan.Kata Kunci: Strategi komunikasi, wisata halal, komunikator, pesan, media.
REPRESENTASI HWANG DO-HEE SEBAGAI PERENCANA STRATEGIS PUBLIC RELATIONS DALAM WEB DRAMA QUEENMAKER Herawati, Helda; Salam, Noor Efni
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Komunikasi (JKMS)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35967/jkms.v13i2.7611

Abstract

Web drama Queenmaker adalah serial drama Korea yang tayang pada aplikasi Netflix. Web drama Queenmaker mengangkat isu public relations yang berfokus pada perencana strategis yang dilakukan Hwang Do-hee. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi Hwang Do-hee sebagai perencana strategis public relations dengan menggunakan paradigma kritis. Adapun unit analisis berjumlah 20 unit dengan 11 episode. Teknik analisis menggunakan sistem yang dikembangkan Charles Sanders Peirce yaitu tanda, objek dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan tanda Hwang Do-hee sebagai perencana strategis mengarah pada berbagai kegiatan mempertahankan citra positif baik bagi perusahaan maupun individu. Objek yang direpresentasikan adalah perencanaan Hwang Do-hee untuk pemulihan citra negatif perusahaan dan perencanaan untuk memperkuat kepercayaan publik. Selanjutnya interpretasi yang ditampilkan adalah keberhasilannya sebagai PR profesional yang dapat menangani isu dengan baik. Sehingga disimpulkan bahwa Hwang Do-hee menerapkan perencanaan strategis public relations dari fase fact finding, planning, communicating dan evaluation.
Co-Authors ", Muryantono ", Noviandri Abdul Rahman Sayopi Abrar, Siti Zakiyatul Ade Irawan Ade Irda Savitri Aditiya Tri Mahfudi Adrian Eko Desrilianto Adriani Rahmida Hayati Albert Donatius Sirait Alfarabi Almasdi Syahza Alqorni, Rahmat Wais Amita Raharjo Anaomi " Annisa Afriani Anter Venus Anuar Rasyid Aprilianti, Welly Arfryani Lolyna, Arfryani Arimbi, Dwinsa Atiqah Atiqah Atiqah, Atiqah Belli Nasution Benny Heltonika Bimantara, Rota Dang Syaras Ahmad, Dang Syaras Deria Pradana Putri, Deria Pradana Desi Maryanti Devi Ariyani Dewantoro, Taufik Ilham Dinanty, Aditta Riska Dira Rawina Windasari Egi Rugeri Elsa Dwi Clarita Elsa Dwi Clarita Elsarena, Mai Sela Rosa Evawani Elysa Lubis Fani Aprilia Napitupulu Firdaus, Jia’an Sin Fitri Irma Susanti Frida Oktavia Fritta Faulina Simatupang Genny Gustina Sari Gusra Rianti harahap, marajoki Harianti, Ririn Indah Henny Herfianti Isfia Herawati, Helda Hidayah Fadillah Hikmah, Samsiatul I Gusti Ngurah Antaryama Ihdina Rahmadhani Hararap Ike Ireztyawan Iskandar, Dahrial Ismandianto Iswanti, Desi Jais, Ahmad Jelly Dwi Putri Juli Asri Kurnia Romi Latifah Nur Aini Liandi, Oksas Lingga Saputra M. Zikru Fardan Maduma Yanti Sari Manurung, Yuni Sri Ningsih Mardiatul Aulia Martgaretta Elisabet Sihombing, Martgaretta Elisabet Maryanti, Desi Medio Aprima Mega Ceisilia Mega Silvia Monica Restama Muammar Revnu Ohara Muchid Muhammad Firdaus Muhammad Firdaus Muhammad Firdaus Mulia Putri Dana, Mulia Putri Mutia Anggraini Nadya Asyafina Neno Lestari Nia Ramadhani Nova Yohana Novita Sari Novyandi, Ilham Nur Asarani Nur Azizah Nurjanah Nurjanah ' ' Nurjanah Nurjanah Nurrahmi Nurrahmi Nurul Asra Hadi Oktavia, Frida Permana, Muhammad Iqbal Pratiwi, Rosi Prayoga, Dimas Priadi, Rizal Putri Anggraini Putri Elza Putri, Nadia Safirna Qolby, Aqsha Qhairatul QURRATA AINI Rachmad Ramadha Rahmad Fauzi Saputra Rahmadi Rahmadi Rahmat Alpian. R Ramadhani, Tri Fitri Ramadhani Rani Ardina Ranny Puspita Sari Retno Sari Retno Windyarti, Retno Ria Putri Susanti Rianty Ellsa Ridar Hendri Riko Muriono Rinaldi, Ricki Eka Ringgo Eldapi Yozani Ringgo Eldapi Yozani Riska Marselina, Riska Rofina Istiqamah Nasution, Rofina Istiqamah Romi, Kurnia Rusmadi Awza Rusmadi Azwa Safitri, Anita Saipudin Ikhwan Sari, Mutia Novela Sari, Ranny Puspita Sefti Hariyani Selviana Utami Septa Alviana Septyani Adiyan Putri Siswanto, Abdul Hakim Siti Zakiyatul Abrar Suci Hanifah Suprianto " Suryan, Restu Susanti, Ria Putri Suwira Putra Syafirah, Nuryah Asri Syam, Siti Rohayani Taufiq, Ghina Shabrina Tiffani Kumala Tri Riska Rahmadilla Umroh Isradana Usfatun Zannah Vina Dwiyanti Wahidah, Resti Wan Vabella Adrilianza Wardyan Ihzan Wati, Anggri Juwita Wenny Anggraini Widyawati " Yasir Yasir Yasir Yasir Yasir Yasir Yasir Yazid, Tantri Yondhi Darmawan Zulkarnain Umar