Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Lateralisasi

DINAMIKA PRO DAN KONTRA PENGGUNAAN BAHASA BILINGUAL DI KALANGAN REMAJA Chairunnisa; Zaneta Maharani; Ira Yuniati
Lateralisasi Vol. 12 No. 02 (2024): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i02.7601

Abstract

Era serba trending dan banyaknya media bertebaran di tengah globalisasi, banyak remaja menggunakan bahasa dengan bilingual. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak bilingualisme pada remaja, apakah memberikan efek positif atau negatif. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan kuisioner yang diisi oleh 35 remaja berusia 13-19 tahun. Hasil menunjukkan bahwa 58,8% remaja terkadang menggunakan dua bahasa saat berkomunikasi dengan teman sebaya, dengan 50% di antaranya didorong oleh lingkungan sosial. Sebanyak 47,1% remaja terkadang merasa lebih percaya diri saat menggunakan dua bahasa, sementara 41,2% remaja terkadang mengalami kesulitan saat beralih bahasa. Selain itu, 44,1% setuju bahwa bilingualisme berdampak positif karena meningkatkan kemahiran dan keterampilan individu. Kesimpulannya, remaja cenderung setuju bahwa penggunaan bilingual memiliki manfaat, tetapi kebiasaan ini berdampak negatif pada pelestarian bahasa Indonesia. Upaya menjaga keaslian bahasa Indonesia diperlukan melalui penggunaan sesuai dengan kaidah Ejaan yang Disempurnakan (EYD) dan Kamus Besar bahasa Indonesia (KBBI) untuk menjaga keasriannya tetap utuh.
PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA YANG BAKU TERHADAP KEMAMPUAN BERPIDATO DI KALANGAN MAHASISWA Chairunnisa; Ahmad Ari Masyhuri; Ira Yuniati; Wianda Ramadhanty
Lateralisasi Vol. 13 No. 1 (2025): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i1.8506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penggunaan bahasa Indonesia yang baku terhadap kemampuan berpidato. sejauh mana kemampuan para mahasiswa mampu menggunakan bahasa Indonesia yang baku dalam berpidato. Penelitian ini menggunakan pendekatan jenis kuantitatif yaitu dengan cara teknik observasi melalui kuisioner dari google form yang sudah dikirim dan telah diisi oleh para sasaran penelitian, kemudian mengumpulkan data tersebut dari para responden. Sasaran penelitian ini adalah para mahasiswa dari berbagai Program Studi yang ada di FDIKOM UIN Jakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa para mahasiswa mampu berusaha untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baku ketika berpidato, meskipun dalam kehidupan sehari-hari mereka tidak menggunakan bahasa Indonesia yang baku. Namun masih ada beberapa mahasiswa yang masih belum menggunakan bahasa Indonesia yang baku dalam berpidato, yang disebabkan oleh kebiasaan para mahasiswa yang tidak menggunakan bahasa Indonesia yang baku dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menekankan betapa pentingnya menggunakan bahasa Indonesia yang lebih baik untuk mengubah kebiasaan dan meningkatkan kesadaran akan penggunaan bahasa Indonesia yang baku dalam kehidupan sehari-hari dan ketika sedang berpidato
IMPLIKATUR TEGUR SAPA DALAM BAHASA PEKAL DI KECAMATAN IPUH KABUPATEN MUKOMUKO Metalia, Agnes; Jelita Zakaria; Hasmi Suyuthi; Hafiz Gunawan; Ira Yuniati
Lateralisasi Vol. 13 No. 1 (2025): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i1.8561

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah Implikatur Tegur Sapa dalam Bahasa Pekal di Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko. Tujuan penelitian ini, yaitu: untuk mendeskripsikan Implikatur dalam Tegur Sapa Bahasa Pekal di Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko misalnya data diambil di Desa Sibak. Manfaat penelitian terbagi menjadi dua, yaitu manfaat teoritis, hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi peneliti selanjutnya yang membahas tentang impliktaur dalam Tegur Sapa Bahasa Pekal di Kecamatan Ipuh Kabupaten MukoMuko. Manfaat praktis yaitu dapat berguna untuk pengajaran Bahasa Indonesia dalam hal untuk mengenalkan bahasa daerah kepada siswa maupun mahasiswa. Data dalam penelitian ini berupa tegur sapa bahasa pekal dalam masyarakat, di desa Sibak Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah teknik simak bebas libat cakap, teknik catat, dan teknik rekam. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian ini terdapat total keseluruhan 41 data dari dua jenis implikatur yaitu implikatur percakapan terdapat 5 data dan implikatur konvesional terdapat 36 data.
PENGGUNAAN KONJUNGSI SUBORDINATIF DALAM NOVEL LAUT TENGAH KARYA BERLIANA KIMBERLY Dhiska Parera; Tri Dina Ariyanti; Yanti Paulina; Ira Yuniati; Hafiz Gunawan
Lateralisasi Vol. 13 No. 1 (2025): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i1.8589

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah apa sajakah konjungsi subordinatif yang digunakan dalam Novel Laut Tengah karya Berliana Kimberly. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan jenis konjungsi subordinatif yang digunakan dalam Novel Laut Tengah karya Berliana Kimberly. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis. Teknik Pengumpulan data penelitian ini adalah dilakukan melalui studi pustaka dengan cara membaca dan mencatat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan konjungsi subordinatif dalam Novel Laut Tengah karya Berliana Kimberly memiliki tujuh jenis konjungsi subordinatif (a) konjungsi penyebaban 423 data, (b) konjungsi persyaratan 421 data, (c) konjungsi tujuan 714 data, (d) konjungsi penyungguhan 21 data, (e) konjungsi kesewaktuan 441 data, (f) konjungsi pengakibatan 185 data, dan (g) konjungsi perbandingan 274 data. Konjungsi subordinatif yang ditemukan dalam novel Laut Tengah karya Berliana Kimberly yaitu berjumlah 2.479 data
TINDAK TUTUR DIREKTIF BAHASA SERAWAI ANTARA ANAK DAN ORANG TUA DI DESA DARAT SAWAH KECAMATAN SEGINIM BENGKULU SELATAN Milla Mustika; Jelita Zakaria; Hasmi Suyuthi; Yanti Paulina; Ira Yuniati
Lateralisasi Vol. 13 No. 1 (2025): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i1.8590

Abstract

Masalah dalama penelitia ini adalah jenis tindak tutur direktif apa saja yang digunakan antara anak dan orang tua di Desa Darat Sawah Kecamatan Seginim Bengkulu Selatan.bertujuan, yaitu: untuk Mendeskripsikan jenis-jenis tindak tutur direktif yang digunakan antara anak dan orang tua di Desa Darat Sawah, Kecamatan Seginim, Bengkulu Selatan. Manfaat penelitian terbagi menjadi dua, yaitu manfaat teoritis, hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi peneliti selanjutnya yang membahas tentang tindak tutur direktif bahasa serawai antara anak dan orang tua di Desa Darat Sawah Kecamatan Seginim Bengkulu Selatan. Manfaat praktis yaitu dapat berguna untuk pengajaran Bahasa Indonesia dalam hal untuk mengenalkan bahasa daerah kepada siswa maupun mahasiswa antara anak dan orang tua di Desa Darat Sawah, Kecamatan Seginim, Bengkulu Selatan. Data dalam penelitian ini berupa tindak tutur direktif.. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah teknik simak bebas libat cakap, teknik catat, dan teknik rekam. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian ini terdapat total keseluruhan 49 data dari 6 jenis tindak tutur direktif menyuruh 11 data, permintaan 9 data, ajakan 6 data, nasihat 6 data, kritikan 7 data dan larangan 10 data.
ANALISIS KALIMAT EFEKTIF DAN PARAGRAF SEBAGAI PILAR KETERAMPILAN PENULISAN KARYA ILMIAH MAHASISWA Izzah Sholehah; Al Munawwaroh, Hafizah; Ira Yuniati; ZS, Nensi Yuniarti; Seri Rahayu, Lola Cahaya; Nurdiah, Lise Salma; Azzah Nabila; Nabila Sakinah; Az Zahra, Fiona Gea; Merisa Anggraini; Dwi Pranoto, M Reja
Lateralisasi Vol. 13 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i2.8830

Abstract

Tulisan akademik yang baik memerlukan pemahaman mendalam terhadap struktur kalimat efektif dan penyusunan paragraf yang runtut. Artikel ini bertujuan menganalisis peran kalimat efektif dan struktur paragraf dalam mendukung keterampilan menulis mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kalimat efektif harus memenuhi prinsip kejelasan, ketepatan, dan keringkasan, sedangkan paragraf harus terdiri dari kalimat topik, pengembang, dan penegas. Penulisan yang baik mengombinasikan keduanya untuk menciptakan komunikasi tertulis yang jelas, logis, dan meyakinkan. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pengembangan kurikulum penulisan ilmiah serta strategi pembelajaran menulis di perguruan tinggi.  
DAFTAR PUSTAKA, CATATAN KAKI, KUTIPAN DAN KARYA ILMIAH Ezzy Cardila Vertiwi; Imellia Kontesa; Ira Yuniati; Nensi Yuniarti; Vivi Nurul Alfia; Nadia Safitri; Anisya Putri; Jedli Saputra; Risti Ayu Mawarni; M. Aziz Fitra Bunaya; Rahyatul Maidah; Dzakira Isratunnissa
Lateralisasi Vol. 13 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i2.8831

Abstract

Karya ilmiah merupakan hasil dari proses berpikir sistematis dan metodologis yang menuntut keakuratan dalam penulisan sumber referensi. Namun, masih banyak mahasiswa yang belum memahami secara tepat cara menyusun daftar pustaka, mencantumkan catatan kaki, serta mengutip sumber secara etis dan sesuai kaidah akademik. Artikel ini mengulas pentingnya tiga komponen utama—daftar pustaka, catatan kaki, dan kutipan—sebagai fondasi penulisan karya ilmiah yang kredibel. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, studi dokumentasi, dan studi pustaka, penelitian ini menemukan bahwa pemahaman mahasiswa meningkat setelah dilakukan sosialisasi penulisan referensi ilmiah. Hasilnya menunjukkan bahwa pemahaman teknis dalam menulis referensi berdampak langsung pada kualitas dan integritas karya ilmiah. Artikel ini diharapkan menjadi rujukan praktis dan edukatif dalam menyusun karya ilmiah yang sahih, sistematis, dan bebas dari plagiarisme.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INDONESIA MELALUI TEKNIK THINK PAIR SHARE PADA SISWA SMA NEGERI 9 KAUR Bambang Adi Putra; Reni Kusmiarti; Ira Yuniati
Lateralisasi Vol. 13 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i2.9729

Abstract

Kemampuan berbicara merupakan salah satu kompetensi dasar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang perlu dikembangkan secara aktif dan kontekstual. Namun, dalam praktiknya, banyak siswa SMA mengalami hambatan dalam menyampaikan gagasan secara lisan akibat kurangnya kepercayaan diri, minimnya kesempatan berlatih, serta metode pembelajaran yang masih bersifat teacher-centered. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan teknik Think-Pair-Share (TPS) dalam meningkatkan kemampuan berbicara Bahasa Indonesia siswa SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental berupa one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 9 Kaur, Bengkulu. Instrumen pengumpulan data meliputi tes lisan (pretest dan posttest), observasi, dan angket respons siswa. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor kemampuan berbicara meningkat dari 62,5 (pretest) menjadi 78,9 (posttest). Uji statistik paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat peningkatan yang signifikan setelah penerapan teknik TPS selama delapan kali pertemuan. Selain itu, respons siswa terhadap teknik ini tergolong positif, dengan 87,5% menyatakan bahwa TPS membuat mereka lebih percaya diri dan termotivasi untuk berbicara. Temuan ini mengindikasikan bahwa teknik Think-Pair-Share efektif sebagai strategi pembelajaran kolaboratif untuk meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Indonesia di tingkat SMA.